Asal cucak rowo kontesan

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK... CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Pertanyaan:

Sebenarnya Cucak rowo yg saat ini merajai kontes2x tanah air kebanyakan asalnya dari mana sih ?

CR Lampung, Medan ataukah Kalimantan ?

Apa kelebihan dan kekurangannya masing2x ?

Krn ada teman diluar KM yg pingin invest penangkaran CR, siapa tahu bisa memberi masukan.

Biar tahap awal ttg pemilihan asal daerah jenis burung sendiri bisa mengikuti trend lomba juga nantinya (kalau berhasil,.. hee..hee), tk’s (std).

Jawab:

Dari Jawa (penangkaran, Mas)……………hehehehehe….

Kalau menurut saya, belum ada jawaban pasti soal itu Mas. Soalnya, kalau kita lihat para CR jawara di berbagai lomba itu tidak (belum) pernah diidentifikasi asal-muasalnya.

Hanya secara umum, CR2 asal Medan dan juga Lampung, itu besar2 bodynya dan suaranya keras tetapi ngebas.

Sedangkan CR asal Kalimantan, bodynya kecil2 tetapi suaranya cenderung lantang memekakkan telinga.

Nah untuk lomba, penilaian biasanya lebih pada lagunya (ngropel enggak, panjang2 enggak) sebab CR yang lagunya panjang2, apalagi ngropel, akan terlihat sekali mendominasi lapangan dan juri akan segera ketahuan oleh peserta kalau memberikan penilaian “ngawur”.

Soal mental, tergantung “pelatihan”. Kalau terbiasa ditempatkan di tempat ramai dan biasa ketemu CR lain, biasanya mentalnya bagus (dalam artian, ketika kondisi kesehatan dan psikisnya normal) dan mau bunyi saat gabung di arena lomba.

Kalau untuk ditangkarkan, saya sarankan yang body gedhe saja. Sangat “menjual”.

Saya tebak nih, yang mau nangkar itu teman saya sendiri. Inisialnya Std….. Nah Anda sendiri!!! Bukan siapa-siapa, ya kan ya kan ya kan? Hehehehe…….(Duto)

About these ads

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 157.961 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: