Kunci Utama Perawatan Burung

Persoalan yang paling banyak dimunculkan dalam berbagai forum burung adalah bagaimana membuat burung yang tidak bunyi menjadi bunyi; bunyi jelek menjadi bagus; bunyi bagus tetap konsisten bagus. Hal ini sangat wajar karena tujuan utama yang dikejar para kicaumania dalam memelihara burung adalah bagaimana burung mereka bisa bunyi bagus.

Ya, namanya saja “kicau (burung) mania” dan bukan “gaya (burung) mania” dan bukan pula “tarian (burung) mania”. Meskipun masalah penampilan juga sangat penting, khususnya untuk burung2 lomba, tetapi dalam hal ini saya lebih banyak berbicara dalam hal kicauan dulu. Lagi pula, kebanyakan gaya burung dalam bertarung relatif tetap dan relatif tidak bisa di-treatment untuk diubah.

Kicauan burung sangat berkaitan dengan kesehatan sebagai variabel independen (yang mempengaruhi). Kesehatan ini ada dua; fisik dan mental, yang keduanya tidak bisa dipisahkan sama sekali. Sesehat apapun kondisi fisik burung, kalau terganggu kondisi mentalnya, maka kesehatan fisik langsung terganggu dan tidak akan pernah mau bunyi, apalagi bunyi bagus. Begitu juga kalau mentalnya bagus, maka ketika kondisi fisiknya terganggu, misalnya nglabrak2 dan pangkal paruhnya berdarah, maka akan menyebabkan burung tidak bisa tampil maksimal.

Pakan

1. Kesehatan fisik akan tercapai bila burung tercukupi dalam hal pakan (4 sehat, 5 sempurna), air dan sinar matahari.
2. Kesehatan mental akan tercapai bila burung berada dalam kondisi “senang” dan tidak tertekan.

Kunci utama: Konsistensi

Kunci utama: Konsistensi

Berkaitan dengan terpenuhinya 4 sehat 5 sempurna, maka pentinglah bagi burung untuk selalu disuplai makanan tambahan.

- Untuk burung dengan pakan utama serangga (MB, jenis2 kacer, dll) perlu diberi tambahan vitamin secara rutin dan terukur. Untuk jenis burung ini yang terbiasa diberi voor, bisa dipertimbangkan perlu tidaknya pemberian vitamin. Kalau dalam kemasan voor sudah tertulis bahwa voor tsb kaya akan kandungan vitamin, mungkin tidak perlu ada tambahan suplemen. Untuk burung2 yang tidak diberi voor (karena dikhawatirkan akan menurunkan kualitas suara) mutlak harus ditambah suplemen (khususnya vitamin).

- Untuk burung dengan pakan utama berupa buah (jenis cucak misalnya), perlu diberi serangga secara teratur dan terukur.

- Untuk burung pemakan biji, perlu sering diberi serangga dan buah/sayuran. Kenari dan branjangan misalnya, perlu ada kroto dalam menu makanannya.

Berkaitan dengan terpenuhinya sinar matahari (untuk pengubahan pro vitamin D menjadi vit D; mematikan jamur dan juga kutu), maka itulah perlunya penjemuran. Untuk sekadar alasan kesehatan (bukan treatment agar “ganas” dsb), penjemuran rutin cukup 30 – 60 menit di pagi hari.

Konsistensi

Lebih penting dari semua hal di atas adalah masalah konsistensi dalam pemberian, baik dalam hal jadwal maupun takaran.

Pemberian pakan dengan jadwal yang tidak teratur, kadang diganti pagi, kadang sore; atau jumlah yang tidak teratur, kadang sesendok kadang tiga sendok, atau jenis pakan (misalnya voer) yang berganti-ganti, kadang merk A kadang merk B, membuat burung tidak stabil.

Berkaitan dengan masalah konsistensi inilah maka perlu kiranya bagi para kicaumania untuk menetapkan jenis, jadwal dan jumlah pakan bagi burung mereka yang dilaksanakan secara konsisten.

Misalnya Anda sudah menetapkan pola makan: pagi jangkrik 4 ekor, siang kroto sesendok, sore jangkrik 5 ekor plus cacing 2 ekor, maka konsisten saja itu dilakukan.

Demikian pula halnya dalam hal memandikan dan menjemur. Harus konsisten. Kalau burung Anda biasa dimandikan pagi, ya pagi terus. Kalau sore, ya sore terus. Kalau pagi-sore, ya pagi-sore terus. Kalau seminggu hanya sekali pada hari Minggu, ya seminggu sekali saja pada haru Minggu. Bukan menjadi seminggu dua kali hanya karena kebetulan pada pekan itu ada libur selain hari Minggu.

Kalau memang perlu ada perubahan maka hendaknya perubahan tidak dilakukan secara drastis dan konsisten menerapkan pola baru tersebut. Adakan perubahan secara bertahap. Untuk ganti merk pakan misalnya, maka campurkan saja pakan yang biasanya dengan pakan yang baru. Hari berikutnya, merk tertentu yang hendak dihilangkan, dikurangi porsinya sedikit demi sedikit, sampai pada akhirnya hanya voer pengganti yang kita sodorkan.

Tips dan trik menjaga kesehatan fisik:

1. Jangan pernah iseng memberi pakan burung tidak pada jadwal waktunya (misalnya ada jangkrik lepas, ya masukkan kandang jangkrik, jangan iseng diberikan ke burung yang ada di dekat Anda).
2. Jangan iseng memandikan burung tidak pada waktunya (misalnya biasanya sepekan dua kali, menjadi setiap hari selama sepekan karena kebetulan pekan itu Anda libur atau cuti).
3. Jangan iseng menjemur burung lebih lama dari biasanya untuk sesekali waktu, misalnya hanya karena Anda kebetulan sempat menunggui berlama-lama.
4. Jangan iseng meniru-niru pola pakan dari kawan, jika Anda tidak yakin bisa konsisten untuk melaksanakannya.
5. Jangan sampai kehabisan voor merk tertentu yang biasa Anda berikan ke burung Anda. Jangan terlalu yakin bahwa merk tertentu itu selalu tersedia di kios pakan burung langganan Anda (kecuali Anda mau repot muter2 ke kios lain).
6. Tips (paling gampang dilaksanakan): Konsisten merawat burung secara tidak konsisten…(dengan risiko ditanggung sendiri…., hehehehe).

Tips dan trik menjaga kesehatan mental burung:

1. Biasakan diubah2 tempat gantungannya di tempat2 yang relatif ramai orang, gaduh, berisik.
2. Jangan diubah2 posisi tempat pakannya.
3. Jangan diubah2 bentuk dan ukuran tempat tenggeran/tangkringannya.
4. Biasakan burung dengan kerodong, topi, payung dan lain-lain, dengan warna yang beragam.
5. Biasakan dipertemukan dengan burung lain (baik sejenis maupun lain jenis). Catatan: Jangan lama2, kalau Anda belum yakin dengan kondisi mental si burung.
6. Biasakan dibawa bepergian (entah pakai mobil ataupun motor) entah untuk tujuan lomba, latber, atau sekadar muter2 kota. Misalnya Anda main ke rumah kawan dan tidak merasa repot, bawa saja burung Anda meskipun di sana hanya digantung sendirian, sementara Anda ngobrol.
7. Milikilah burung sejenis sebagai sparring partner atau “unthul” (bahasa Jawa, bahasa Indoensia-nya apa saya tidak bisa memilih kata yang pas) dengan kualitas mental yang jeblok, untuk selalu “dilabrak” oleh burung andalan kita. Ini seperti kalau kita punya ayam bangkok petarung, maka kita perlu ayam jago lainnya (biasanya ayam lokal) yang kualitas tarungnya jelek dengan tugas “menerima pukulan” bangkok jagoan kita. Ini bertujuan meningkatkan mental burung dengan cara memberi perasaan bahwa dia adalah burung “menangan” (padahal musuhnya-lah yang jelek, hehehe bo’ongi saja biar dia pede).

Perlu catatan perilaku

Perlu catatan perilaku

Catatan A:

Burung-burung yang sangat sensitif terhadap perubahan pakan, perawatan dan lingkungan:

1. Jenis kacer/anis (AM, AK, kacer)
2. Jenis cucak (terutama CR dan CI/CH).

Catatan B:

Untuk konsistensi bisa diabaikan ketika Anda men-treatment burung dalam proses ngurak/ bodol/ mabung karena untuk burung2 tertentu kadang diperlukan treatment khusus yang sama sekali berbeda (saya pernah menulis tentang ini. Coba lihat threat tentang AM).

Burung perlu medical/behavior record

Berkaitan dengan masalah konsistensi ini, perlu kiranya setiap burung memiliki medical/behavior record. Tentu ini sekadar catatan kesehatan dan perilaku yang kita tulis secara sederhana. Dalam record itu antara lain terdapat catatan tentang pola makan, pola mandi/jemur, design/pola kandang dan tangkringannya. Record itu kalau bisa ditempel di tempat yang terlihat sehingga siapa saja yang merawat burung itu akan menanganinya dengan pola yang sama. Kalau Anda punya satu dua burung, mungkin tidak bingung ketika Anda pergi dan meninggalkan burung pada perawat khusus/orang lain. Coba saja Anda punya burung lebih dari 10, maka konsistensi perawatan akan kurang terjamin, apa lagi kalau Anda mau mengoperkan perawatan kepada orang lain.

Inilah sesungguhnya yang terjadi, mengapa selama ini banyak orang yang kecewa karena burung yang mereka beli tidak sebagus ketika masih ada di tangan pemilik sebelumnya, misalnya. Jadi kalau Anda beli burung bagus, tanyakan secara detil bagaimana perawatannya, bukan sekadar pada pola pakan, tetapi juga pada pola mandi/jemur, pola sangkar dan detail dalamnya, serta kebiasaan2 lain yang membuat burung dalam kondisi happy (trauma pada benda2 tertentu, bisa membuat burung macet bunyi ketika melihat benda2 sejenis).

Di dalam record itu, juga perlu ada catatan tentang pola perawatan insidentil. Misalnya saja, ada catatan detail pola perawatan ketika mau turun lomba/latber, sebab banyak yang memberikan pola makan berbeda ketika dalam kondisi biasa dan kondisi akan dilombakan/dilatberkan. Bisa saja ketika mau ditandingkan, biasa ditambah porsi pakan A-nya dan dikurangi porsi pakan B-nya, atau malah diberi pakan C yang tidak pernah diberikan secara harian, dan sebagainya.

Sebagai penutup tulisan ini, saya berikan catatan dalam huruf kapital: SEKECIL APAPUN PERUBAHAN DALAM POLA PERAWATAN AKAN BERPENGARUH, BAIK POSITIF ATAUPUN NEGATIF, PADA KONDISI KESEHATAN (FISIK DAN/ATAU MENTAL) BURUNG.

Sekian dan semoga bermanfaat.

diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).

Navigasi Utama:

Tentang iklan-iklan ini

There are 56 comments

  1. zacky

    om salam kenal ya,aq mo nanya knapa burung kacer saya klo mo di adu suara mesti bagong,ya pertama ketemu musuh berkicau tp kelama-lamaan burung kacer saya jadi g punya mental,gmana cara ngatasi burung kacer saya agar punya mental berkicau bagus?

  2. kemaz

    halo master…saya baru beli burung kacer murah 200 rebu udah berkicau.
    yang saya tanyakan kicau yang bagus buat burung ini gimana ..terus saya baru beli makanan nya.yang murah 5000 perak.apa ada jenis makanan yang berkualitas bagus..dalam arti udh selama ini saya mandikan tiap pagi 1 minggu 3 kali.untuk pemberian makanannya yaa kalo abis saya tambahin ntah itu pagi siang atau sore…thanks yah master walaupun pertanyaannya rada ngaco tapi mudah mudahan bisa di pahami

  3. dixie

    terima kasih banyak om atas smua ptunjuknya..
    skalian mo minta nambah ptunjuk, utk pngobatan AM saya yg “mencret”, trus ujung paruh atasnya patah sdikit ( klo kata org sunda mah “cuplak”, klo ga salah itu jg om..). skali lgi terima kasih om.. saran dari om sangat berharga untuk pemula sprti saya. salam

    1. Om Kicau

      Mencret? Kurangi buah yang masam. Kalau buah, bisa diberi pepaya atau yang sawo matang benar. Bisa juga salak yang cenderung sudah gembur (sudah agak masam bau dan rasanya).

    2. Om Kicau

      Mencret? Kurangi buah yang masam. Kalau buah, bisa diberi pepaya atau yang sawo matang benar. Bisa juga salak yang cenderung sudah gembur (sudah agak masam bau dan rasanya).
      Untuk masalah paruh, saya tidak yakin bisa pulih Om. Cuma kadang ada juga yang bisa numbuh dengan sendirinya.

  4. buto

    siang om..temen saya minta tolong agar ditanyakan ke om duto agar diberikan contoh perawatan kacer bakalan miliknya yg belum makan voer. dia pemula dalam dunia perburungan (ngikut2 saya)..tolong ya om dibantu biar nanti tak print trus dikasih ke dia..

    Jawab:
    Untuk komentar dan pertanyan dari Om dan Tante dengan ID = aryoudha, triofabianto, galang, MDz, Inay, kemal, Ridwan, FAHMI, Hamdi, choung yang, Anang, MARDI, Ken Arok, firmansyah, indra, safrudinplncikupa, buto, galang, processed69., sudah saya masukkan dan jawab di link ini: http://omkicau.com/about/curhat/. Dikopi saja link itu dan paste-kan di browser. Kemudian "enter". Terima kasih.

  5. salman

    salam kenal om..
    saya punya hobby baru nih, pelihara burung. 2 minggu yg lalu sy beli bakalan MB Medan di Padangsidimpuan.ekornya belum tumbuh pd saat itu, tp skrg sudah mulai ada kira-kira 3 cm. skrg dia sdh makan voer kok. tp yg jadi masalah burungnya masi sangat liar banget, gmn ya om caranya biar tidak terlalu liar, krn saya takut dia luka habis tabrak sana-sini. trimakasih ya om atas petunjuknya.. ;)

    Jawab:
    Coba Om baca, tips saya mengenai cara menjinakkan burung. Coba dlihat di sini.

  6. arie

    om salam kenal ya. Sy punya Am dr trotol tp sy ragu. Tanya kl Am abis mabung tp skrg ngeleper sambil ngangkat badanya dan bunyi siir… pasti cewek ya!!! trims atas jwbanya.

    Jawab:
    Enggak Om, sama sekali bukan pertanda AM cewek, walau saya tidak bisa memastikan bahwa itu cowok. Co ce sering ngecir juga kok.

  7. eman

    met siang om AM ku dah berumur 1 tahun lebih tapi cuma bunyi citt..cit saja mandi dan jemur tiap pagi, kroto seminggu 3x buah apel tiap hari gimana om biar cepet ngeplong apa ada ramuannya….hehehhe.

    Jawab:
    Coba perhatikan rawatannya. Juga itu tergantung karakter burung Om, ada yang cepet bunyi dan ada yang lambat bunyi. Kalau jantan dan dirawat dengan baik, akan bunyi bagus juga Om. Oh iya, ditambah sabar ya Om…

  8. maz_kim

    Malem om, moga om sehat slalu. Mo nanya nich..
    1. Kalo kita sdh putuskan mandi jemur setiap hari pada pagi dan sore tapi pada musim hujan sprt ini sorenya sering hujan. Apa tindakan yg hrs diambil?
    2. Voer apa kita jatah jg misalnya satu sendok, habis tdk habis segitu ato kita sediakan trus?
    3. Jangkrik kan ada yg kecil, sedang dan besar. Biasanya yg jd pathokan yg mana?


    Jawab:

    Ya nggak usah jemur Om. Oleh karena itu kalau jemur secara rutin utamakan pada pagi hari. Jangan biasakan jemur pagi-sore. Kalau datang musim penghujan kan repot (nggak bisa konsisten). Saya punya branjangan misalnya, nggak pernah saya jemur sampai siang hari meski banyak yang melakukan penjemuran untuk branjangan sampai siang hari. Hal itu saya lakukan agar saya bisa selalu konsisten dalam perawatan. Banyak branjanganmacet bunyi di musaim hujan karena kurang jemur akibat selama musim panas dijemur seharian.
    Untuk voer, kalau bisa memang juga dibatasi Om.
    Jangkrik ambil patokan yang sedang saja Om. Kalau jangkrik ukuran sedang misalnya biasa diberi 3. Ya kalau pas dapatnya kecil2 bisa dikasih 4 atau 5. Kalau besar2 ya kasih saja 2, itu sebagai contoh Om.

  9. rahmat

    8 bulan yang lalu saya beli anis merah babgus suara keras dan teler doyong kiri kanan nya jg bagus ,stelah 1 bulan saya tidk urus dengan benar karna sya harus ke luar kota setelah itu burung jd ngeriwik saja 3 bulan yang lalu burung itu mabung dan saya rawt kembali dengan benar(jagkrik 3×2 dan ulet hongkong 2 ekor pada pagi saja dan buah semingu 3 kali) seperti pertama saya beli tapi setelah selesai mabung suaranya tidak sekeras pertama kali saya beli dan tidak mau teler ,dan sering kali saya melihat AM ketika buang air besar susah dan tersendat sendat mungkin kalau pada orang istilahnya "mejen" mohon kiranya om membantu ,trims lo om.

    JawaB:
    Untuk kondisi kesehatan (cara buang kotoran begitu), coba beri buahnya jangan pisang, tetapi kates/pepaya. Juga beri cacing sehari 3 kali 1 ekor untuk memulihkan kondisi.
    Soal suara dan gaya teler, baru akan pulih kalau kondisi fisik dan mental benar2 sudah pulih seperti dulu.

  10. yunus

    Bagaimana cara tips dan tetik dalam merawat dan komposisi makanan burung kacer?
    Bagaimana memilih burung kacer yang terbaik untuk lomba?

    Jawab:
    Yang utama tetap pada masalah konsistensi Om, baik dalam hal perawatan mandi jemur maupun menu dan porsi pakan. Sepertinya itu mudah diucapkan, tetapi kadang sulit dilaksanakan karena kita kan kadang2 mood bagus, tetapi kadang2 males2an.
    Tidak ada tips dan trik yang lebih ampuh dari itu Om.
    Kalau uintuk lomba sudah lain ceritanya Om. Cari saja di latberan2 kecil dan lihat performa masing2. Biasanya kan ada yang sebenarnya punya karakter mental dan volume yang bagus tetapi mungkin kurang variatif suaranya dan sebagainya. Biasanya kalau tidak menang, bisa ditawar dengan harga yang tidak terlalu tinggi.
    Kalau untuk lomba diawali dengan memulai memilih bahan, ya bisa sebenarnya tetapi kapan waktunya siap lomba, masih luamaaaa banget nunggunya Om. Bukannya jadi jawara, tetapi kitanya yang jadi jueeeraaa hehehe. Kelelahan ngrawat burung bakalan…

  11. dank

    omm……!!! aq bru mlhara burung kacer,,,aq udh plhara sktar 2bln tp brg kcr itu msh liar n prnh berkicau .kacer it aq dpt dr tman yg hobi memikat burung….
    gimana cara buat brg trsbut cepat jinak n bkicau???
    giman cara merawat brg trsebut ttpi simpel???

    Jawab:
    Coba jinakkan dengan cara ini..
    Sementara untuk rawatan, baca yang ini.
    Sementara mengapa Om beli burung bakalan? Padahal saya sudah menulis tentang yang ini. Hayo.

  12. taufikurrozak

    ketemu lagi Om…anis kembangku yg msh trotol klo pagi suka keluarin suara ngagetkan spt titttttterrrrrrrrrr,ngriwik jga rajin tapi terkadang klo siang hari sayape suka ngleper,bodi tegap,supit keras _+5mm,badan dan leher panjang dan mata blotot,cewek apa cowok ya om terima kasih

    Jawab:
    Duh maaf telat njawabnya. Lihat saja kalau pas ngriwiknya. Kalau cowok, ngriwik sambil buka paruh. kalau cewek, meski terdengar keras, tidak buka paruh dan hanya terlihat nggelembung2kan leher.

  13. jeibei

    Om Duto,mo Banyak tanya nih Om.
    1.Setelan Pakan buat trotolan kacer(pada umumnya)maklum,saya belum tau karakternya?
    2.Trotolan perlu mandi keramba ndak Pak?Pernah saya coba,mau masuk sendiri tapi ga mau mandi.malah loncat sana sini.apa perlu diguyur aja ya Pak?he.
    3.di Lintang BF trotolan MB Berapa Pak?
    Saya sampai(maaf)ngowoh lihat Foto tempat Penangkaran Lintang BF.Weleh..weleh.Kalo Bole tau,Pemiliknya itu berprofesi apa Pak selain Penangkar?Sampe ratusan Juta gitu.Gile…..saya mau jadi anak kandangnya.hehehe..
    Tanx abis bis…bis…Om Duto.

    Jawab:
    Untuk trotolan kacer pakan setelan biasa saja dg jangkrik 5/3/2 (pagi, siang sore) atau 5/5 (pagi, sore).
    Untuk mandi, yang penting mau belajar karambanan. Kalau nggak mau jangan disiram. Pagi nggak mau, dicoba sore… begitu ya.
    Mas Samino kerja sebagai marketing sebuah perusahaan obat2an tanaman.
    Di Lintang BF sekarang tidak menangkar MB, karena fokus ke CR dan jalak bali.
    Begitu Om….

  14. handy

    Pak kenapa kacer ga usa di kroto?saya punya trotolan kacer usia 2bln,kata Dokter nih"kroto,jangkrik,ulat jangan dibatasi"maksudnya biar nutrisinya sempurna dan cepat gacor cor.nah,,bener ga sih Pak saran ini menurut Bapak sendiri.porsi yang bagus dari ulat hongkong berapa banyak untuk kacer saya?matur nuhun Bapak.sukses.

    Jawab:

    Berdasar pengalaman, performa kacer tidak meningkat meski dikasih kroto. Kalau dengan jangkrik, terlihat sekali efeknya.
    Namanya juga dokter, pastilah "4 sehat 5 sempurna" hehehehe…

  15. dwie

    AM-ku kok cuman ngeriwik saja ya, Boss…?
    Padahal EF jangkrik 2 pagi & 2 sore..sudah saya kasih pisang.
    Sudah rampung ngurak 1 1/2 bulan kemarin dan Bulu sudah rapat.
    Mandi sore setiap hari…
    Mohon jawabannya.. trims

    Jawab:
    Di rumah ada burung apa saja? Dulu pernah bunyi atau memang burung masih muda? Psernah dipertemukan dengan AM lain atau belum?
    Mohon dijelaskan hal2 seperti sehingga kita lebih mudah mendiskusikannya.

    Juga, mohon dilihat tulisan-tulisan di kategori Anis Merah, karenan hal-hal seperti itu sudah saya bahas di sana.
    Salam,
    Duto Solo

  16. arjuna_dp

    halo mas duto, saya mau tanya apa penilaian di latber dengan di lomba lain ? atau ada faktor lainnya seperti permainan. soalnya jika di taruh dilatber allhamdulillah sering masuk 3 besar tp jika dilomba paling bagus masuk 10 besar. thank's.

    Jawab:
    Tata cara penilaian sama. Bedanya, kalau di lomba kan peserta secara umum memang burung2 yang suidah sangat diandalkan pemiliknya. Terlepas dari persoalan permainan (yang di manapun pasti ada celahnya), masuk 10 besar di sebuah lomba juga sudah bagus loh.

  17. danto

    Mas,padahal sy sudah cek semuanya loh.dari kepala sampai kq.ga ada yg mencurigakan.sampe2 konsultasi sm temen2 mereka bil sy ga pantes punya MB & klo pantes musti ngabisin uang 3jt dl br berhasil (apa iya)..Hihihihihi…..tapi memang belum jodohnya x y.

    Oh y mas td sy plng kntr liat burung AK,kondisinya sudah makan voer,masih bakalan n amat bakalan,masih nabrak n sayap sebelah kiri agak turun tp saya cek sih ga ada masalah,sy agak tertarik sih.dia patok harga 200rb.kira2 saya beli ga y?

    Tentang pentet n kacer,kok ga ada patokan untuk EF jangkrik y?kira2 berapa per harinya mas?

    mohon petunjuk dan sarannya.Thx bgt mas.

    Thx,

    danto

    Jawab:

    Om, saat lagi seneng-senengnya main burung, tetap ingat pesan saya yang saya tulis mengenai cegah hobi burung jadi malapetaka di sini . Jangan keburu nafsu dikit-dikit kepingin. Nanti malah tambah stress.

    Soal MB yang mati kena pancing, nggak ada tanda2 fisik dari luar yang mencurigakan. Ya itu sekadar kemungkinan, yang tidak bisa dipastikan kecuali setelah MB mati lalu "diotopsi".

    Soal bakat nggak bakat untuk pelihara burung jenis tertentu, itu kan hanya sugesti yang nggak pas.

    Nah kalau soal AK, ya kembali lagi, jangan tergesa-gesa. Murah sih murah tetapi dg kondisi seperti itu, malah bikin susah. Pelihara saja burung yang sudah jadi. Berapa sih paling selisih harga? 200-300 ribu tetapi hati seneng. Ketimbang ngirit dikiit tetapi selalu stres, kan repot.

    Untuk settingan jangkrik, kacer bisa 5/3 pagi sore (tanpa kroto; kacer nggak usah dikroto). Untuk pentet, bisa juga ukuran yang sama (bisa diberi kroto sedikit-sedikit, sekitar 1 sendok teh pada siang hari; kalau nggak dikroto, juga tdk apa-apa).

    Oke?

    Salam,

    Duto Solo

  18. yono

    aku mau cari anakan anis bata yang pasti jantan bgmn ya

    Jawab
    Hayo, siapa yang punya? Om, omong2 nanti di blog ini akan saya pasang halalan iklan gratis…tissss… untuk penjual burung dan mereka yang akan beli (yang cari). Tunggu tanggal mainnya ya.
    Salam,
    Duto Solo

  19. danto

    Mas.Akhirnya MB saya wafat jg.Padahal semlm pas plng kerja saya kasih makan jangkrik 5/5 dr tangan sy dia mau loh n kelihatan sehat2 aja.paginya sudah di dasar kandang.jadi selama saya punya MB sudah 3x yg wafat.Dan semuanya tidak lebih dari 3 minggu hidupnya.Saya bingung apa perawatannya yg salah apa ada faktor lain.Saya punya kacer 2 hidup n ga ada masalah sudah 5 bulan lg.
    Katanya perawatannya hampir sama n juga saya konsultasi sama mas n dijalanin jg loh.
    Sampe hopless sy mau merawat MB,tp jg penasaran bgt2.
    Tolong kasih tau cara mencari MB medan yg baik
    yg trotolan,mau pun yg setengah jadi? terutama yg pasti hidup dan bakal berkicau.
    Dan mencarinya dimana?mengingat saya tinggal di Jakarta Timur.
    Terima kasih,
    Danto

    Jawab:
    Maaf itu MB yang mana sih Om?
    Saya kok curiga MB2 yang Om beli (tiga kali mati) adalah hasil pancingan, jadi terjadi infeksi akut. Seandainya masih sempat tadinya, coba dibuka bagian leher. Kadang banyak MB hasil pancingan ketika mati masih bisa dilacak pancingnya di tenggorokan.
    MB yang kena pancing dan pancing nyantel di tenggorokan, kadang bisa bertahan sampai berbulan2 meski pada akhirnya juga mati.
    Wah kalau saya tetap menganjurkan Anda beli MB hasil tangkaran saja, entah dari tangkaran mana saja. Selain mudah perawatannya, juga mudah gacor. Nggak bikin stress juga nggak nambah2 kerusakan alam, hehehe.
    Di wilayah Jakarta, coba nanti saya tengok lagi nomer kontak yang pernah ada pada saya.

    Salam,.
    Duto Solo

  20. Muharto

    Salam Mas Duto,
    Mau curhat lagi nih,
    Begini Mas, CR saya dulu senang sekali makan jangkrik, tetapi sekarang bila saya beri jangkrik cuma dipatuk…kemudian dibuang. Tidak dimakan sama sekali.
    Yang ingin saya tanyakan, apa penyebabnya ?
    dan bagaimana mengembalikannya agar mau makan jangkrik lagi.
    Bila tidak mau jangkrik, apakah CR akan kekurangan gizi ? Apakah bisa sakit ?
    Trims sebelumnya.
    Wassalam.

    Jawab
    Apa pernah punya pengalaman nggak mengenakkan dengan jangkrik ya CR-nya? Kalau dulu suka (dan umumnya CR manapun suka), pasti CRnya trauma ke jangkrik. Bisa jadi dulu diberi jangkrik yang tidak dibuang kaki belakangnya ketika dia dalam kondisi lapar kemudian langsung memakannya dan mengganjal/melukai tenggorokan dsb.
    Coba untuk jangkriknya dibikin bersih dari kaki. Kalau perlu dibikin agak lapar dulu. Misalnya dari pagi sampai siang tidsak diberi voer atau buah, dan siang harinya baru diberi jangkrik yang sudah dibersihkan kakinya. Satu per satu Om jangan sekaligus "byuk".
    Kalaupun enggak mau makan jangkrik, nggak akan kekurangan gizi juga, kan diberi voer… Kalau memang tidak mau makan jangkrik, bisa diberi alternatif lain, misalnya kroto atau belalang.

    Salam,
    Duto Solo

Komentar ditutup.