Skip to content
Tentang iklan-iklan ini

Q-A Anis Merah (3): Pakan dan EF (1)

Lanjutan tulisan mengenai perawatan Anis Merah (AM) mulai dari perawatan sehari-hari sampai ke masalah perbedaan jenis kelamin dan sebagainya.

Widodo Tri:
Saya memelihara anis merah untuk tujuan lomba. Karena terus terang saya belum pernah main di burung ini. Sedangkan biasanya saya main lomba di burung-2 type fighter ( kacer, hwamei dan murai batu ). Dan setiap saya ketemu orang yang punya jagoan anis merah, kemudian saya tanya mengenai seluk beluk perawatannya selalu saja mengelak. Justru malah memberikan informasi yang ‘menakutkan’ yang katanya ginilah atau gitulah kalau memelihara anis merah. Tapi itu justru membuat saya semakin penasaran. Kebetulan dulu waktu saya tugas di jambi, saya sempat browsing dan menjadi anggota milis MPZ, dan saya lihat tulisan maupun penjelasan yang diberikan mas duto itu enak sekali. Tidak menutup-nutupi suatu hal. Cuma sayangnya saya nggak sempat copy banyak mengenai perawatan burung anis merah dan begitu kembali ke jakarta server kantor kena serang virus sehingga semua milis di yahoo di block oleh IT kita. Jadinya saya belum bisa gabung lagi di milis dan saya minta bantuan mas dutonya melalui japri.
Mengenai perawatanan anis merah untuk lomba apakah berbeda sekali dengan perawatan normal seperti yang mas duto tuliskan di bawah? Apakah pemberian extrafooding yang berlebih yg dapat memepercepat rontok bulu punya efek negatif yang besar setelahnya?
Dan saya ingin menanyakan fungsi ekstra fooding. Terutama cacing dan buah. Ada yang memberi informasi kalau pemberian cacing tiap hari akan memudahkan anis merah teler waktu di gantang. Tetapi ada yang memberitahu kalau tiap hari di beri cacing akan membuat burung tsb gembos. Dan buah khususnya apel merah bisa menggelontor/menguruskan burang pasca mabung. DAn katanya itu harus diberikan setiap hari. Yang benar itu gimana mas?

Duto:
Ok Mas,
Perawatan anis merah untuk rumahan dan lomba, sebenarnya tidak ada bedanya. Semuanya harus menurut standar kecukupan gizi (untuk makanan) dan perlakuan (agar tidak mudah stress). Cuma saja, biasanya, burung untuk rumahan tidak terawat secara maksimal karena kita hanya memerlukan kicau merdunya setiap hari, setiap saat. Sedang kalau untuk lomba, kita perlu melatihnya bertarung di berbagai arena latihan bersama. Kalau terbukti suaranya “tembus” (keras melebihi kerasnya suara rata-rata burung lain) dan bermental bagus (teler habis dari awal sampai akhir) dengan gaya teler yang bagus (ngipas– ekor kembang-kempis seperti kipas atau nyacah– gaya teler dengan kepala mengangguk2 beritme cepat), maka kita pelihara burung itu untuk jagoan di arena lomba.
Sedangkan kalau hanya sebatas gacor tetapi gaya telernya biasa atau hanya teler kalau sendirian misalnya, maka itu cocok untuk burung rumahan.
Intinya, untuk perawatan, sebaiknya tidak ada beda. Harus sama-sama bagus.
Percepatan perontokan dengan penambahan EF (biasanya kroto dan ulat hongkong) bisa dilakukan. Cuma saja, ulat hongkong dibatasi jumlahnya (paling 10-15 ekor) dan itupun hanya ulat hongkong yang sudah diberi makan wortel atau daun pepaya.
Efeknya, burung bisa kegemukan dan kalau sudah kegemukan, sulit sekali menguruskannya lagi. Padahal, burung gemuk biasanya males bunyi.
Soal cacing, ya pastilah dia akan membuat burung mudah teler karena cacing bergizi tinggi dan merangsang burung untuk selalu bergembira ria (hehehehe….setara daging kambing untuk manusia kali ya…..).
Kalau kaitannya dengan gembos, saya kira tidak. Cuma, kalau burung terlalu banyak bunyi ketika sendirian. Maka dia akan mudah gembos kalau ditarungkan. Nah kita pilih mana? Kalau kita perlihara burung untuk kicauan di rumah, ya kalau di rumah nggak usaha dikerodong biar bunyi terus. Kalau mau buat lomba, ya kalau di rumah dikerodong terus agar tidak kehabisan stamina ketika lomba karena sudah bunyi terus sehari-dua hari sebelumnya secara terus menerus.
Kalau burung makan buah jadi kurus itu ya masuk logika sih Mas. Cuma biasanya, pemberian buah harus dibarengi dengan pengurangan jatah pakan lain (vorr——-sumber karbohidrat ataupun EF yang banyak lemaknya spt jangkrik dsb). Kalaupun digelontor buah kok tidak ada pengurangan karbohidrat, ya sama saja bohong.
Kalau kurang karbohidrat dan cuma banyak mengkonsumsi buah, maka burung bisa cepet kurus.
Cuma, pengurangan karbohidrat dan EFnya jangan kebangetan, nanti kurang gizi.
Untuk pengurusan, hal yang paling utama adalah sering memandikan burung di karamba. Dengan mandi di karamba, burung mengeluarkan energi yang besar untuk mengepak2kan dan menggetarkan sayap serta untuk menaikkan suhu tubuh. Jadi itulah sebenarnya, mengapa burung yang sering dimandikan malam hari “relatif” bagus. Sebab, kelangsingan tubuhnya terjaga dan karenanya rajin bernyanyi.
Begitu dulu ya Mas, moga-moga bermanfaat.

Ada pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja). Navigasi Utama:

Tentang iklan-iklan ini

13 Comments »

  1. Salam kenal mas Duto,

    Saya ini penggemar Murai Batu dan Kacer, tetapi saat ini saya punya keinginan kuat dalam hati ingin memelihara Anis Merah untuk Lomba tetapi tidak dalam waktu dekat ini karena saat ini saya sedang menanti seorang anak. Nah sebagai seorang pemula Anis Merah saya mau memelihara trotolan nah pakan jangkriknya apakah suda buleh diberikan pada saat trotolan utau pada saat usia berapa ???? sebelumnya saya ucapkan terimakasih banyak yah mas.

    Jawab:
    Untuk komentar dan pertanyan dari Om dan Tante dengan ID = aryoudha, triofabianto, galang, MDz, Inay, kemal, Ridwan, FAHMI, Hamdi, choung yang, Anang, MARDI, Ken Arok, firmansyah, indra, safrudinplncikupa, buto, galang, processed69., sudah saya masukkan dan jawab di link ini: http://omkicau.com/about/curhat/. Dikopi saja link itu dan paste-kan di browser. Kemudian "enter". Terima kasih.

    Suka

  2. Met sore mas saya mau nanya lagi mas tentang burung anis merah ma anis kembang
    1.Tuk anis merah saya punya anis merah dua ekor yg masi trotolan warna ringnya biru dgn tulisan ppn sam 335 ma 360 itu apa sich maksudnya mas
    2.Kemaren waktu masi satu dia anis merahnya dia mau ngoceh2 gt dan baru tumbuh bulu baru di pangkal sayap warna putih masi bulu jarum mas, tp setelah ada yg baru langsung mau plong gt suaranya sama2 trotolan mas dan saya liat memang yg udah mau plong itu suaranya burungnya udah agak tua gt daripada yg lama ketakutan gt dia mas ndengar suara burung yg plong itu?Mas kl bunyinya dah plong gt lama lg mas biar burungnya mabok gt mas?
    3.Tuk anis kembang kemaren2 kan aku pernah cerita ma mas dia punya ring warna emas dgn tulisan YY 52.Pemilik pertama sebelum ngurak tu burung dah plong sampe di sini nguraknya mau hampir rampung hanya ngoceh aja mas dan memang kalo tuk anis kembang ekornya agak pendek dari pada anis merah ya mas? Kl soal makanan kayaknya udah bagus karna saya liat kemaren pemilik yg pertama ngasi makan hanya pakan voor ayam gt mas mohon petunjuknya ya mas thank ya…

    Jawab:
    1. Saat ini belum/tidak ada standarisasi kode ring Om. Jadi soal makna, saya tidak tahu. Kadang satu orang (pengepul AM) dengan yang lainnya tidak sama. Namun biasanya kode huruf itu menunjukkan nama orang (kalau untuk AM ya pengepul pertama). Sedangkan kode angka, menunjukkan pemberian ring untuk burung "yang ke berapa".
    Kalau di penangkaran rumah, biasanya ring menunjukkan urutan kelahiran. Misalnya ada kode 001, maka itu anakan angkatan pertama. 002 adalah angkatan kedua dst. Sedangkan kode huruf, menunjukkan nama birdfarm-nya. Misalnya, CR 023 Lintang BF, maka itu adalah CR anakan ke 23 dari Lintang Bird Farm, dsb.
    2. Burung yang sama2 mulai bunyi jangan dijadikan dalam satu ruangan. Untuk cepet teler, nggak bisa dipaksakan. Itu tergantung karakter dan usia. Rawat yang bagus saja Om soalnya sudah ngeplong itu pun sudah bagus.
    3. Ya, secara umum ekor AK lebih pendek ketimbang ekor AM Om.
    Untuk pakan, yang paling bagus sesuai dengan pola rawatan sebelumnya saja. Jaga konsistensi, biasanya burung nggak akan banyak berubah karakter.

    Suka

  3. menurut dokter ahli burung yang di sebuah tabloit burung terkenal saya dapat sarn tenteng am setelah selesai mabung,pak doc bilang mesti di beri EF yang banyak hinga puas ,stlah saya ikutin saran pak doc malah am saya jadi malas bunyi cuma ngriwik saj sepanjang hari padahal sudah 2 bulan lebih pascamabung,bagai mana mengembalikan performa am sya sebelum mabung? kayana am saya kegemukan coz badannya terlihat lbh besar dari sebelumnya ,EF apa yang pas untuk condisi seperti ini dan bagaimana melangsing kan dam gacor kembali.trims om.

    Jawab:
    Seandainya Om sudah membaca tulisan saya yang ini, tentu nggak akan mengalami masalah seperti itu. Untuk melangsingkannya, ya selain ikuti tips saya itu juga diperbanyak mandi dan jemur Om. Kalau perlu mandi pagi, sore atau malam untuk mempercepat pembakaran lemak. Jemur bukan cara mempercepat pembakaran lemak cuma menyebabkan burung mengurangi konsumsi karbohidrat (banyak minumnya) sehingga secara logis memang membuat langsing. Cuma yang paling cepat adalah beri pakan secukupnya dan lakukan terapi banyak mandi. Begitu Om.

    Suka

  4. Saam kenal Om.
    Saya baru beli AM dan baru aja selesai mabung.Minta penjelasan pola makannya dan perawatannya dong Om.Umur kira2 2x mabung
    Pemberian voer yg baik merk apa OM?
    EF Jangkrik berapa /hari?
    EF UH berapa /hari?
    EF Buah apa aja berapa/hari?
    EF Kroto berapa/hari?
    Serta perawatan mandi jemurnya gimana Om.?
    Infom Saya sendiri bekerja pagi pulang malam.Mohon di bantu Om,saya takut AMnya malah macet bunyi.sedangkan sekarang bunyi tirrrrtirrrr…….
    terimakasih banyak Om
    Jono

    Jawab:
    -Pemberian voer yg baik merk= rata2 voer di pasaran kualitas hampir sama. Cari yang warna natural kalau AMnya mau.
    -EF Jangkrik berapa /hari = 4/2 pagi sore.
    EF UH berapa /hari = hindari dulu, bikin gemuk.
    EF Buah apa aja berapa/har = kates/ pepaya/ sawo matang ya dikira2 saja. Besuknya jangan diberikan lagi (sehari habis).
    EF Kroto berapa/hari = sepekan sekali saja setengah sendok makan.
    Serta perawatan mandi jemurnya gimana = mandi pagi/sore. Kalau buliu baru, jemur sebentar saja setelah diangin2kan.
    Begitu Om.

    Suka

  5. salam kenal om…..q msih perdana neh.,..
    mo share tentang am,am ku kalo di gantang gak mau langsung jalan loncat2 dulu trus ampe 20 menit.kadang2 loncat2 trus kenapa ya om ?ef yang cocok buat am apa ya?trim pencerahannya.

    Jawab:
    Apakah dulu pernah punya performa bagus? Ataukah memang masih reatif muda? Untuk menelitinya satu persatu, coba dilihat berbagai kemungkiannnya. Untuk treatmen, sudah banyak saya tulis di kategori anis merah.
    Kalau dulu pernah bagus dan tiba-tiba macet bunyi atau berubah karakter, coba dicek dan bisa dilihat tipsnya di sini.

    Suka

  6. Mas saya mau nanya soal anis kembang soalnya ada di bw temen dari solo lg diperjalanan ke medan saya bayarin 700 ampe sini kata yg punya burung dah bunyi tp kondisi lg ganti bulu tapi belum selesai dulunya burung udah plong kata dia sich apa gak stres gt kl di bawa apek sini mas?Gak kemahalan harganya segitu?Trus apa yg harus di buat biar nanti dia gak stres mas?Udah dulu ah nanti2 kl dah nampak burungnya aku tanya mas lg dech thank ya.

    Jawab:
    Kalau misalnya betul sudah ngeplong dan jantan, harga segitu sampai dibawakan ke Medan, murah Om. Nanti kabarkan informasi selanjutnya ya.

    Suka

  7. Pagi mas duto.Mas burung am yg kemaren dah mau bunyi ngoceh tp gak lama2 bunyinya pun gak keras mas kira2 berapa bulan lg ya mas kalo dari trotolan tuk ganti bulu dewasa?Trus tu burung royal banget abis makanannya ditumpahin gt gak tau dia krisis global kali ya mas gmn cara ngatasinya mas biar dia gak tumpahin voor dia.Thank ya

    Jawab:
    Hehehe, jangan ukur "kapan" dengan waktu. "Kapan" jawabnya adalah ketika Om sudah merawatnya secara baik dan benar. Trotol ganti bulu dewasa antara 3-4 bulan. Setelah itu, 2-4 bulan lagi molting yang pertama.
    Untuk selanjutnya, ya baca yang ini saja.

    Suka

  8. Mas saya nanya lg yg mas:
    1. Anis yg baru di kirim kemaren td pagi saya liat mulutnya bedarah gt mungkin krongkonganya kali yg luka ya mas kl pita suaranya yg luka apa bisa bunyi chiit gt.
    2. Kalo didekatin tangan dia langsung nyambar dan mematuk tangan sambil bulunya ngembang gt tu burung jantan pa betina ya mas.Mas.
    3. Kalo burungnya digantung dkt burung yg lain itu gak papakan mas?
    4. Trus burungnya sering tidur ambil kaki diangkat satu kalo abis dimandiin burungnya gak mau bersihin bulunya sendiri apa tu tandanya burung masi stes ya mas?
    5. Ada kemaren orang bilang kalo dimandiin langsung aja bw ke tepi sungai yg ngalir biar gak stres katanya apa itu benar mas..
    Thank ya

    Jawab:
    1. Itu AM kiriman dari mana dan menggunakan kemasan apa? Coba pegang saja dan cek apa ada luka di sekitar paruh. Kalau dari kerongkongan bisa jadi tenggorokanya terluka. Kalau pita suara yang kena dan nggak segera diobati ya nggak akan bisa bunyi. Coba belikan antibiotik untuk burung sebagai jaga-jaga agar tidak infeksi.
    2. Nggak ada hubungan antara mematuk tangan ketika didekati tangan dengan jenis kelamin Om.
    3. Nggak apa2 asal nggak dekat banget dan bukan burung fighter dengan burung fighter lainnya (misalnya MB, kacer, tledekan/sulingan, juga decu).
    4. Kalau angkat kaki satu, itu biasa. Kalau nggak mau merapikan bulu sendiri berarti AMnya memang stres/sakit.
    5. Wah enggak juga. Cukup dirawat secara baik saja dan kalau di rumah ya dekatkan dengan keriwikan air ledeng/sumur atau bisa juga disetelkan musik pakai kaset atau CD dsb.

    Suka

  9. Makasi ya atas informasi mas memang kalo tuk penangkaran di sini kayaknya gak ada mas mungkin karna masi byk burung di hutan kali ya mas saya mau nanya lagi mas.Kalo kisaran harga tuk anis merah ma anis kembang yg masi trotolan berapaan sich di situ yg jantan mas.

    Jawab:
    Harga AM trotolan sekitar Rp. 300.000 s/d 400.000 untuk yang pilihan jaminan jantan sekitar Rp. 500 s/d 750.000.
    Untuk AK jantan trotolan ring/penangkaran sekitar harga hampir sama, tetapi semua tergantung indukannya. Di penangkaran tertentu yang anakan2nnya terkenal bagus harga anakan Rp 1 s/d 1,5 juta (inden lagi)….

    Suka

  10. 1. Bole mas he. . He. . Saya mau nanya kedua2nya AM ma AK perawatannya sehari2 fodingnya ma buah pa yg dia sukai biar cpt jadi burung yg mabok n anis kembang yg gecor.
    2. Mas saya pernah shering ma tmn yg pernah pelihara dia beli dari Bali yg dah teler kian tapi sampe di sini gak bunyi boro2 mau teler ngoceh aja gak mau hanya suaranya chiit gt mas ampe 3 tahun, kl soal fodingnya bgs mas apa perbedaan cuaca berpengaruh ya mas?
    3. Mas ni saya br dpt kiriman dari yg jual burung dari Semarang dia tiap bulan dtg ke mari bw burung dr sana kl pulangpun bw burung dari sini murai, cucak ijo yg di bw dari sini.
    4. Mas saya dpt anisnya masi bintik dia punya ring tp kata dia ni burung muda hutan tapi kok ada ringnya ya mas burungnya dari bali katanya sich.
    5. Mas saya mau cerita dikit keluar dari jalur ni saya heran saya kemarin jerat ke hutan pake jaring saya dpt burung warna kuning dadanya sebagian warna putih bdnnya hampir imbang burung jalak di bawah ma diatas matanya ada garis warna putih Bunyiya sama kaya anis merah chiit gt emang ada burung anis kuning mas?
    6. Satu lg mas saya pertama denger kabar saya gak percaya setelah saya lihat br saya percaya mungkin mas jg gt ada di sini burung kacer yg di pelihara dari anaan yg masi disuap2 setelah besar anehnya tu burung warnanya putih semua, induknya sama warnanya kaya kacer biasa yg hidup di sumatra ada hitamnya aneh ya mas.
    Kayaknya dah byk nanya nich thank ya..

    Jawab:
    1. Buahnya ya standar saja…pepaya,, Kalau pisang, cari yang kepok putih, soalnya kalau kepok kuning sering bikin burung sulit buang kotoran (bebelen). Kalau ada juga buah lainnya seperti salak (yang sudah gembur), sawo atau buah apa saja yang penting burung mau memakannya.
    2. Perubahan bisa jadi membuat burung ngadat. Cuma kalau sampai 3 tahun wah… luar biasa sabaranya Om yang pelihara hehehe. Apa betul itu memang burung yang dulu dan tidak "tertukar" dengan burung lain? Kalau selama 3 tahun sama sekali tidak kembali bunyi padahal secara fisik sehat (lha bisa bertahan 3 tahun kan berarti secara fisik OK2 saja) jangan2 suatu ketika dulu pernah telat memberi air sehingga burung serak/luka pada pita suara dan akhirnya bisu. Coba diminta ingat2.
    3. Kalau suatu ketika saya bisa main ke tempat Om dan bawa burung ke sana, maka saya pulangnya nggak mau bawa burung ah… soalnya pasti burung-burung liar tangkapan hutan. Habislah nanti burung di hutan. Saya cederung suka untuk "mempromosikan" burung hasil tangkaran (hutan atau rumahan) saja ya hehehe.
    4. Ya, di Bali memang istilahnya penangkaran hutan. Artinya, di sana AM dipanen dari hutan ketika masih anakan dan diberi ring. Tidak semua anakan diambil tetapi disisakan untuk konservasi alam. Pengawasan pun dilakukan secara ketat dan sesuai adat Bali.
    5. Burung di hutan kita sebenarnya sangat beragam. Cuma memang sekarang populasi dan jenisnya terus menyusut akibat penangkarpan2 yang dilakukan seperti Om heheheh…. Saran saya, nggak usahlah menangkapi burung di hutan Om. Kalau perlu, Om borong AM trotolan utuk ditangkarkan di rumah atau di ladang dengan kandang raksasa yang khusus dibuat untuk itu. Itu malah lebih mengasyikkan….
    6. Ada memang. Teman saya Solo juga pernah ada yang punya. Itu kemungkinan adalah karena kelainan gen sehingga muncul anakan albino (tanpa pigmen).
    Begitu Om…

    Suka

  11. Salam nal mas duto saya mau nanya ni tentang anis karna saya buta tentang burung anis soalnya di tempat saya jarang yg memelihara burung jenis tersebut semua murai batu.Saya tinggal di pedalaman sumut tepatnya di desa ujung batu sosa kira2 4 jam dari kota padang sidimpuan.Yg saya mau tanya ada gak yg bisa ngirim burung tersebut ke sini mungkin mas duto kali he..He.. N trik memelihara burung tersebut kebiasaanya habitatnya di alam terbuka pokoknya kalo bisa semua deh he..He..He.. Thank ya

    Jawab:
    Waduh, kira-kira mau tanya tentang apanya. Juga maksudnya anis merah ataukah anis kembang. Coba secara spesifik dulu, apa yang mau ditanyakan. Nah satu-persatu nanti saya jawab. Kalau masih ada yang ngganjel, ditanyakan lagi begitu seterusnya….
    Mengenai habitat dan sebagainya, eh..apakah kira-kira mau menangkarkan di hutan sana? hehehe…serius nih soalnya seperti halnya Yayasan Kutilang, saat ini sedang mencari lahan penangkaran hutan untuk anis merah…
    Kalau ada yang bisa kirim burung ke tempat Om atau tidak, secara teknis tetap bisa. Kalau saya yang kirim? Hehehehe…saya nggak kuat di ongkos, kecuali kalau Om mau membiayai "perjalanan wisata" saya…wuah enak banget neh…
    Oke saya tunggu pertanyaan yang lebih spesifik ya….

    Suka

  12. hallo om, mau tanya nih, saya mempunyai anis merah mletik (pada bola matanya berwarna putih susu) apakah masih bisa diobati?. terus penyebabnya apa? apakah karena salah perawatan atau karena turunan secara genetik. mksh.

    Jawab:
    Coba Om baca di tulisan saya yang lalu. Nanti akan ketemu jawabnya. Bisa di klik di sini.

    Salam,
    Duto Solo

    Suka

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 156.117 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: