
- Meski terlihat bulat ramai, yang jelas ini bukan salak bali tetapi anakan Anis Merah baru saja dipanen.
Ya itu sekadar pengantar. Tetapi jangan sampai keluar air liur loh, hehehe. Berikut ini saya uploadkan foto-foto lain jepretran kawan dari Yayasan Kutilang Jogjakarta tentang penangkaran alam anis merah di Bali.
Untuk cerita panjangnya, kali lain segera saya upload juga.
DI MANAKAH PENANGKARAN HUTAN ITU DILAKUKAN? INI FOTO-FOTONYA:
Hutan untuk berkembang biak AM. Pohon-pohon yang terlihat tinggi adalah pohon-pohon pelindung kebun kopi tempat AM berkembang biak.
Kebun kopi dan semak-semak yang terlindung pohon-pohon tinggi, tempat AM berkembang biak.
Kebun terbuka, juga untuk ajang AM indukan berkeliaran.
Ini juga semak-semak tempat AM cari makan.
Hutan dengan semak belukar lebat; ideal untuk tumbuh kembang anis merah.
DI TEMPAT SEPERTI APAKAH BIASANYA ANIS MERAH BERSARANG? INI NIH:
Tempat-tempat seperti ini disukai anis merah untuk bersarang.
PENYIAPAN LAHAN UNTUK BERKEMBANG BIAKNYA CACING SEBAGAI PAKAN ALAMIAH AM:
Menyiapkan lahan agar cacing berkembang biak sebagai pakain Anis Merah.
Sepertinya AM ini sedang mengeram, tetapi berdasar film tentang AM yang saya lihat, dia sedang melindungi akanya sehabis memberi salah satu anaknya makanan. Sementara pasangannya sedang mencari makan. Begitu pasangannya datang, dia segara bangkit dan menyerobot pakan dari pasangannya untuk diberikan ke anak lainnya yang belum dia beri pakan. Jadi, dia sebagai penunggu sarang dan tahu mana anaknya yang belum diberi pakan atau belum, sementara tugas pasangannya adalah mencari makan.
INI AM SEDANG MENCARI MAKAN:
AM sedang cari makan
Am siap santap cacing
“Berpose” sehabis meloloh salah satu anakan. Perhatikan salah satu anakannya sedang hendak menelan cacing yang diberikan indukannya. Tidak seperti kalau penangkar meloloh anakan burung dengan cacing dipotong-potong dulu, kalau indukan AM meloloh anakan dengan cacing yang nyaris utuh meski cacingnya besar.
KETIKA MASA PETIK TIBA
Ketika mau memetik anakan AM, para penangkar alam harus memanjat pohon seperti di bawah ini:
Para pemanen in action….
MASA PERAWATAN HINGGA SIAP DIPASARKAN
Menggiurkan…
Ini juga…
saiap angkut






bang dijogja dimana bs dapetin trotolan umur 4 bulan selain dibakul2
Posted by ade | 26 November 2009, 19:53Bang ganti dunk dengan gambar terbaru atau tambahain koleksi potonya biar pada ngilerrr
Posted by Boni Bajingan Kecil | 26 November 2009, 10:58harga nya burung anis merah umur 2 bln brp
Posted by andri | 24 November 2009, 23:11Sekitar 400-an, bisa kurang bisa lebih tergantung kualitas Om… (dilihat dari kualitas indukan yang bisa dihafal oleh para penangkar alam anis merah di Bali sana).
Posted by Om Kicau | 25 November 2009, 18:19ok banget deh liputannya
Posted by a_d km | 5 November 2009, 16:01om harga AM kira2 skrg ud brp y….???
Posted by along | 15 Oktober 2009, 22:48@Along:
AM usia berapa dan kondisi bunyi enggak; juga bunyi yang spt apa…sangat variatif Om. Untuk anakan, saat ini belum musim.
Posted by Om Kicau | 15 Oktober 2009, 23:38alamat peternak AM di Bali dimana ya,Om? kalo boleh alamatnya sekalian. Trim’s ya om Duto.
Posted by injun bks | 1 Oktober 2009, 20:25Pupuan, telepun (Mas Zaenal) 081805470200
Posted by Om Kicau | 3 Oktober 2009, 13:54Bila kita semua ingin memilikinya lha terus siapa yang melestarikannya…?????
ayolah kita sama2 menjaga populasinya. kita ambil yang baik2 aja.. yang jelek jangan. kita ambil seperlunya saja jgn berlebihan. lebih baik kita punya 1 atau 2 Anis merah dari pada punya puluhan. krna anis adalah burung yang bernaluri tinggi. dia mengerti dgn perawatnya. maka sayangilah burung ada dan jangan menyiksanya krna terlalu bnyak memilikinya. mmg sifat manusia itu “serakah”. tetapi apakah kita tidak bisa Mengeremnya. agar dunia ini tetap indah.. tetap hijau tetap kaya akan segala sumberdaya alamnya.. saya yakin.. bila anda datang ke Bali sendiri akan merasakan gimana nasib burung2 itu kelak.. banyak yang mati banyak yang sakit.. populasinya pun sudah mulai berkurang.. ingatlah bahwa alam juga hidup dan berkembang.. jangan kita menghalaginya.. tetapi sebaliknya… nikmatilah alam sebagai sara wisata yang mengagumkan… siapa yang kepengen punya burung bagus.. semua pasti pengen.. terus terang saya juga pernah melihatnya bahkan menyalurkannya.. tetapi setelah saya lihat populasinya smakin menurun.. saya prihatin sekali. saya sedih melihatnya… maka dari itu saya berhenti melakukannya.. coba saja anda bayangkan.. umur berapa burung anakan yang ada di Kranjang2 tsb…? apakah semua pasti bisa hidup….? sehebat apapun perawatnya… coba anda tanya…!!! berapa burung yang harus mati sia2 setiap musimnya.. KARENA ULAH KITA SEMUA TERMASUK SAYA>>>>. Maka dari itu… marilah kita sama2 menjaga dan melestarikannya… bolehlah kita miliki.. tetapi batasilah dan jangan serakah.. agar semua bisa tetap terjaga kelestariannya… sekian terimakasih.. MOHON MAAF BILA ADA YANG KURANG BERKENAN. TETAPI ITU MMG KENYATAAN. DAN SAYA SANGAT MENDUKUNG UNTUK KELESTARIANNYA AGAR BISA TETAP MENJADI WISATA ALAM YANG MENGAGUMKAN SAJA>>> AGAR KITA SEMAKIN TAHU SEMUA KEBESARAN SANG PENCIPTA KITA.
Posted by MR. ---VL---DK--- | 30 September 2009, 00:44harga AM anakan jika dlm bentuk partai berapa ya om
Posted by lubis | 23 September 2009, 14:35Om Lubis: Saat ini belum ada anakan lagi, nunggu musim penghujan. Harganya, musim lalu, mulai Rp. 325rb/ekor.
Posted by Om Kicau | 27 September 2009, 06:48bos, tempatnya di mana yach itu penangkarannya? saya berminat membeli anakannya…. kalo murai ada ga ya ditangkarkan disana?
Posted by hari0271 | 18 September 2009, 10:57oke,banget foto penangkaran alam AM di Bali
Posted by nana wiyana | 15 September 2009, 20:04waduh om bgus bget artikel’e
Posted by pepng | 11 September 2009, 10:47wesssss, keren banget profile tangkaran alamny sangat indah sekali dilihatnya ya…. top lah…. kalo bisa tempat2 penangkaran lainnya juga di liput om….
Posted by Blacktree | 1 September 2009, 11:33om ……… secepatnya kasi kabarnya. gimana caranya anis merah tidak liar2 lagi mohon petunjuknya
Posted by One_dha | 25 Agustus 2009, 00:59Om sya punya anis merah, namun liarnya minta ampun. gimana ya supaya jinak dan nggak liar lagi. mohon petunjuknya
Posted by One_dha | 25 Agustus 2009, 00:57Lihat foto2 AM hasil panen jd ngiler pengen punya. dmn contact person buat pesan bayi imoet AM? aku punya AM lg mabung lmyan bekas jawara LATBERAN, gmn tips yg merawat baik biar ntar mocer lg. thank !
Posted by Husni | 22 Agustus 2009, 00:41om,moga moga menjadi inspirasi.kapan kita bisa buat penangkaran juga ya
Posted by sigitup | 18 Agustus 2009, 04:13Salam indonesia………
Mau nanya nieh……..sy pny AM sudah teler tapi kok blm sering telernya……
trus kasih makan cacingnya berapa ahri sekali……trus kalau jangkrik?
thank’s you…
Posted by Budi YKA | 12 Agustus 2009, 15:57kang manuk e semakin lama kok semakin habis prehatin aku ,ayo sama sama lestarikan perburungan kita hehehe
Posted by tejo boyo kesupen | 11 Agustus 2009, 15:51Om tolong informasi alamat penangkaran burung AM yang di jakarta,,, Than<s
Posted by ANTO | 11 Agustus 2009, 12:13yang fotonya “siap angkut” itu kauak agus melaz ya om… piss
Posted by acoek | 3 Agustus 2009, 17:40Hahaha…
Posted by Om Kicau | 3 Agustus 2009, 17:55nice inpho om……
wah jadi pengen nernak juga …..
Posted by anton | 3 Agustus 2009, 11:05Ya mangga…
Posted by Om Kicau | 3 Agustus 2009, 11:12om,,,busyet… anakan nya buanyak banget,, bisa gitu bnyak ya lahan nya gede ya om,,, bali nya alamat nya mana ya om,,, nemuin sapa ya,,kira kira berapa duit tu,,,?? mau dong,,?
Posted by ADE GUNTUR | 2 Agustus 2009, 07:30dibali mana ya mas? aku jga mau kesana,,,
masak dari dulu ga tau tempatnya.. hehehe
Posted by wahyu | 31 Juli 2009, 15:03Di Karangasem dan ada juga di seputaran Pupuan.
Posted by Om Kicau | 3 Agustus 2009, 09:22Bos Mau tanya ?? anis merah kalo udah keluar suara jreet2 keras, kira kira berapa lama lagi burung itu bernyanyi. he he he emang orang.(maksudnya gacor). makasih
Posted by didi | 31 Juli 2009, 08:55Tidak bisa dipastikan, tergantung kondisi mental dan fisik Om. Tidak ada ukuran baku kapan burung bisa gacor uwor-uwor…
Posted by Om Kicau | 3 Agustus 2009, 09:18masa panen AM di bali bulan apa aja om?
jadi nanti liburannya dipaskan waktu panen sekalian beli
Posted by conta | 12 Juli 2009, 16:11Pas/seputaran musim hujan Om.
Posted by Om Kicau | 23 Juli 2009, 01:29om emang harga anakan AMnya disana berapa ya????
Di malang harganya untuk bakalan sampai 450.000 soalnya??
Posted by lukman | 4 Juli 2009, 06:28Om bisa naca artikel yang ini (juga tanya jawabnya):
http://agroburung.com/2009/05/road-to-bali-2-awas-banyak-am-ring-zaenal-palsu/
http://agroburung.com/2009/05/road-to-bali-3-beda-am-jantan-dan-betina/
Posted by Om Kicau | 4 Juli 2009, 13:01murahan disana ya om.Bakalan yg sudah makan sendri aja cuma 350.000…
Posted by lukman | 6 Juli 2009, 10:58Mahal bawanya hehehe…
Posted by Om Kicau | 8 Juli 2009, 02:06mlm om…
om sy maw tanya inpo soal penangkaran MB di daerah jogja,klaten ato solo.
tp klo bs yang indukannya Ex-jawara.
tlg carikan almt n no hp ya om.
mathuurrr suwun bwt inponya…
Posted by andrie_aves | 3 Juli 2009, 22:13Salam kicau…
Om Duto, gimana caranya bedain AK jantan betina ketika masih trotol dah ngriwik, dilihat dari sisi fisik dan suara ngriwiknya(Variasi/Volumenya)
Thx Om…
Frm ian – kediri
Posted by Tigerian145 | 30 Juni 2009, 21:29Makasih Om atas jawabanyya, Qu mau tanya lg niCh Om : Kemarin Aq punya aniz merah Gacor bget Volume Bagus, tp memang lg sial Nasib BurungQu, baru beli 2 Hari udah jatuh dari atap.. Bizz itu burungnya lgsung gak bunyi lagi, Keesokan Harinya burungnya mau bunyi lagi tp tdk segacor sebelumnya,dan malahan Bulunya sekarang pada Rontok.. Yang ingin saya tanyakan apakah perlu dirubah pola makannnya Omm biar jadi Gacor lagi? Apakah burung saya ini udh tidak Bagus lagi, karena Stress.. Mohon inputnya yaa Om, thanxx B4..
Posted by TSani | 30 Juni 2009, 20:57Om Tsani
Bisa bagus lagi meski harus telaten ngrawatnya. Rawat biasa saja nggak usah ganti2 setting pakan. Banyak dimandikan (di karamba) biar cepet sembuh dari stressnya.
Posted by Om Kicau | 2 Juli 2009, 15:55Maksih Om atas sarannya,.. Jgn bosen2 jawab pertanyaanNQu ya, ThanXs Be4,..
Posted by TSANI | 3 Juli 2009, 11:58Wahh Web ini baguuuuzz bgett Omm, Qu jadi tambah pinter dwechhh…
Ngomong2, Penangkaran yang bagus itu di daerah Mana Omm,
Kalo informasi yang perna saya dapat, ada Ring WWN.Bali, ada ring Karang asem, Yang paling bagus itu yang didaerah Mana,.. Makasih banyak informasinyaaa..
Posted by TSANI | 26 Juni 2009, 13:14Om Tsani
Relatif banget Om. Tidak ada yang bisa mengklaim AM asal daerah A lebih bagus ketimbang daerah B dsb. masing2 daerah ada burung yang bagus, juga ada yang jelek. Cuma untuk pengepul yang sudah punya nama, biasanya mereka akan jaga nama dengan mencari anakan2 pilihan untuk pelanggannya.
Posted by Om Kicau | 27 Juni 2009, 01:52wah luar biasa ide untuk pengembangbiakan dengan cara penangkaran alam ini, saya orang Bali yang awam tentang kicauan. Apakah penangkaran seperti ini tidak membuat populasi burung terutama di Bali (Pupuan) akan musnah???? apakah ada setiap panen anak burung tersebut dibiarkan dibesarkan oleh induknya dan hidup liar ????/?????? Saya memang masih awam tentang penangkaran alam ini , mohon penjelasannya…
Jawab:
Selama musim penghujan, begitu anakan diambil, AM indukan akan segera bikin sarang dan beranak lagi. Hal itu akan berulang sampai anakan diambil oleh pemilik lahan sebanyak dua kali. Untuk yang ketiga kalinya, biasanya tidak diambil karena sudah akan memasuki musim kemarau. Kalau diambil lagi, AM tidak akan bertelur/beranak lagi sampai datangnya musim penghujan berikutnya.
Cuma saja ancamannya sekarang adalah banyak para pemilik lahan tidak lagi menyisakan anakan AM yang terlahir paling akhir untuk terus hidup di alam liar. Mereka ambil habis semua anakan. Ya pastilah, ini ancaman serius untuk kelestarian AM…
Posted by degus | 14 Mei 2009, 12:52saya ingin belajar untuk mengetahui cara penangkaran burung Anis Merah, bagaimana caranya ? dan dari mana beli indukannya ?
Jawab:
Persiapan kandang dsb sudah saya tulis itu Pak, juga untuk memulai penjodohan dan sebagainya. Mangga dilihat.
Posted by NONO SUMARNO | 12 Mei 2009, 18:14mas saya pengemar burung anis merah…
mau dong saya masarin buat di bandung..
gimna caranya buat masarin di bandung..
minta alamatnya atau minta no telphonnya
saya mohon atas balasannya…
terima kasih……
Posted by denny budiman | 1 Mei 2009, 23:48Pertanyaan Om denny budiman:
mas saya pengemar burung anis merah…mau dong saya masarin buat di bandung..
gimna caranya buat masarin di bandung.. minta alamatnya atau minta no telphonnya,
saya mohon atas balasannya…
terima kasih……
Jawab:
Bisa kontak2an sama teman Bali mengenai kemungjkinan itu. Dia punya minat untuk mengambil AM2 dari penangkar alam dan mencari mitra pemasaran di kota2 di Jawa. Cuma karena ketersediaan AM trotol untuk musim tahun ini sudah lewat, ya bisa dijalin kerja sama untuk masa2 yang akan datang. SMS saya saja (02715847923) nanti saya berikan nom,or teleponnya Om.
Posted by admin | 3 Mei 2009, 07:31
Posted by sandy | 10 April 2009, 02:19Sore Om , mau saran nya nih…
sy di rmh ada kacer Jabar ( Udah rajin ), anis macan dan terucukan , mau nambah momongan om bagusnya apa ya…? thanks bgt..
Jawab:
Untuk ramai-ramau sekalian untuk isian dan tidak “konflik” dengan burung lain ya jenis2 pemakan biji (kenari, blacktrouth, lovebird, branjangan dll) atau bisa juga pentet. Tetapi jangan banyak2 apalagi masih bakalan….wah tahu-tahu jadi menumpuk burung2 yang nggak bisa menghibur kita malah bikin stres…
Posted by sandy | 9 April 2009, 01:17Sore Om , mau saran nya nih…
sy di rmh ada kacer Jabar ( Udah rajin ), anis macan dan terucukan , mau nambah momongan om bagusnya apa ya…? thanks bgt..
Jawab:
Untuk ramai-ramau sekalian untuk isian dan tidak “konflik” dengan burung lain ya jenis2 pemakan biji (kenari, blacktrouth, lovebird, branjangan dll) atau bisa juga pentet. Tetapi jangan banyak2 apalagi masih bakalan….wah tahu-tahu jadi menumpuk burung2 yang nggak bisa menghibur kita malah bikin stres…
———————–
SEKADAR PEMBERITAHUAN, UNTUK SELANJUTNYA, MOHON PERTANYAAN DAN SEBAGAINYA BISA DIISIKAN DI SINI KARENA SAYA SEDANG MELAKUKAN UJI COBA TAMPILAN WEBSITE DAN JUGA MOHON KRITIK DAN SARAN. TERIMA KASIH. SALAM.
Posted by sandy | 8 April 2009, 15:42Malam Om Duto , mau tanya 2 tentang Anis Macan / Ampenan kayaknya ngga populaer ya.. ! kenapa ya ? apakah burung itu bagus jg suaranya..trus perbedaan cowo /cew nya gmn ? minta tlng di bahas om , makasih baget.
Jawab:
Om Sandy/Om Jono, sudah saya jawab itu di postingan mengenai “AK luka dan ciri burung yang sudah bunyi”. Soal perbedaan jenis kelamin, sulit dilihat dari perbedaan performa luar tanpa meraba supit urangnya Om.
Posted by sandy | 3 April 2009, 18:55matur nuyun …!
Posted by sandy | 4 April 2009, 20:36wew…hebat tuh …..bisa nangkar di alam…
o iya jenis apa aja yang yg berhasil di tangkar di alam terbuka…
trim,s Een lampung.
Jawab:
Selama ini hanya AM Om. Itu juga karena kondisi alam yang terjaga saja. Untuk daerah lain, saya rasa kok mustahil ya.
Posted by een | 29 Maret 2009, 12:17saya sudah baca tulisan om tenteng baik burukny nya membeli burung jadi dan bahan ,ternyat benar lebih enak membeli burung jadi karna langsung bisa di nikmati suara dan gaya nya terutama AM, BTW saya ingin sekali membeli AM bagus dan prestasi tentunya ,terkadang ketika saya ingin membeli AM bagus di kontes tidak pernah kesampean karan kebanyakan yang bawa AM itu joky bukan pemilik ,jadi agak susah untuk mendapatkanAM tersebut ,mohon saran dan info tenteng masalah saya untuk mendapatkan AM yang bagus dan berprestasi ,sekedar info sya pernah ketipu oleh perantara AM ,dia bilang ini AM punya pemain besar di tasik “KN” tapi saya di bohongi mentah mentah ,duit lumayan besar hilang tapi AM nya tidak seperti iklan dari sang perantara,
Jawab:
Menilik dari pertanyaan Om, memang sepertinya Om sedang dalam taraf mencoba2 hobi ini ya. Menurut saya, membeli burung untuk keperluan latberan atau happy2 di arena lomba ya nyari langsung di lapangan latberan saja Om. Dengan demikian Om sudah melihat langsung burung tersebut.
Kadang, kalau kita hanya percaya kepada penjualnya, kita bisa2 berburuk sangka. Sebab, bisa jadi burung yang kita beli memang bagus. Hanya saja karena cara kita merawatnya dan mensetting pakan dsb tidak pas atau sesuai dengan perawatan lama, burung jadi berubah, tidak bunyi dsb.
Kalau Om melihat sendiri awalnya, maka kalau burung yang dibeli kemudian tidak bunyi bagus, tentunya Om menyadari kalau itu karena kesalahan kita sendiri.
Cobalah sering kumpul dengan sesama penghobi burung. Nanti dari mereka pasti ada referensi yang benar mengenai burung yang akan Om beli.
Itu saran saya saja Om biar nggak selalu “salah” ketika memilih burung.
Posted by rahmat | 28 Maret 2009, 12:30Om Maaf…nambahin koment ya.
Trimakasih udah bantu share di web ini. maaf kemarin belum sempat untuk banyak menulis.
mohon disampaikan bahwa penelitian ini dapat berjalan berkat dukungan pendanaan utama dari rufford small grants foundation (www.rufforsmallgrants.org) dan yayasam Kutilang indonesia sebagai pendamping pendanaan.
Semoga kedepan, kita bisa membiayai sendiri riset-riset bagi pelestarian kekayaan hayati kita ya..hehehe…
tak lupa trimakasih kepada Pak Paul (oxford university), Pak Made (PBI), dan Kang Odjat (PT. Aksenta) yang telah memberikan rekomendasi. Kemudian juga kawan-kawan dari Jalak Bali Team yang telah mengantarkan saya ke lokasi penelitian. Semua petani di Bali atas kerjasamanya, dan juga kawan-kawan pengepul, pengecer dan broker yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu namanya. Serta semua pihak yang telah membantu terlaksananya penelitian ini sampai sekarang. Semoga setelah bulan april, hasil penelitian secara menyeluruh dapat saya share.
demikian dan trimaksih.
Posted by ige | 23 Maret 2009, 23:50wah…. hebat. hebat.
yang menulis postingan ini juga hebat, yang melestarikan kekayaan alam indonesia dengan faunanya sungguh luar biasa….
mari mas ajak semua melakukannya , tapi lama-lama anakan AM bisa merosot harganya 25 ribu perekor..
Jawab:
Terima kasih Om. Harga tidak akan merosot Om, sepertinya malah naik terus nih, hehehe. Payah ya?
Posted by hidayat | 20 Maret 2009, 15:25Om Duto,
Reportasenya bagus, sangat detil, akurasi gambar dan tulisan benar2 sangat menyentuh sehingga memancing orang pembaca untuk membuka wawasan dan berfikir bagaimana sama2 menyelamatkan dunianya burung.
Mudah2an ada info dan liputan terbarunya lagi.
Wass
Arnez
081311077033
Posted by Arnez | 19 Maret 2009, 12:52website nya asik bgt dan nmbah ilmu , liputan ok 2 dan fresh
Posted by sandy | 18 Maret 2009, 16:40Wuiihh……elok tenan…kang kapan di Jawa ada seperti ini, anis jawa gak kalah hebat sama anis bali…..khususnya dari pegunungan Ciremai.
Jadi pengen liat langsung…..bagus buat wisata bravo………………..
Posted by iwan09 | 18 Maret 2009, 11:43OM Duto,
gimana caranya jadi agen trotrol Am buat di pasarin di Kota Bandung?atau minta alamat penangkar tersebut yang bisa di hubungi,terima kasih.
Jawab:
Coba tanya ke Om Budi Manuk, Klaten. Dia salah satu pemrakarsa PasarBurungRing Jogja. Teleponnya 085725175333.
Atau bisa juga kontak2an dengan teman yang biasa ambil di sana, Om Gombest (Surabaya) di nomor 03170214444.
Bilang saja saya yang ngasih nomor telepon…
Posted by AbuNajiyah | 18 Maret 2009, 08:05memang mau butuh berapa ekor om??
kontak2 saja, 08998132802
Posted by nashir | 2 April 2009, 21:24