Lagi, tips perawatan anis merah

Anis merah (AM) harus diakui merupakan salah satu burung primadona. Tak mengherankan kalau burung ini sangat banyak penggemarnya. Konon, merawat AM merupakan pekerjaan yang melahkan. Tentunya itu berlaku untuk penghobi yang baru saja terjun ke dunia kicauan, atau penghobi lama tetapi belum secara intens memelihara anis merah.

Padahal, menurut sebagian penghobi yang telah lama berkutat dengan AM, burung ini cukup mudah penanganannya. Tentu saja jika kita telah mengetahui dan memahami karakter atau sifat dasar dari burung tersebut. Apa karakter dasar anis merah?

Berikut ini saya sampaikan tips dari Om Ivan Sadewa, yang semoga bisa menjadi masukan untuk penggemar anis merah.

KARAKTER DASAR AM

Sensitif dan perlu waktu untuk bisa beradaptasi terhadap perubahan fisik dan psikis. Perlakuan kasar serta perubahan ornamen pada kandang misalnya, atau perubahan suasana lingkungan yang drastis, bisa membuat anis merah stres.
Pembosan dan selalu butuh suasana baru. Apabila berada di satu tempat dengan waktu yang relatif lama, maka burung ini menjadi malas untuk berkicau lagi. Cobalah secara berkala selalu memindahkan tempat gantangannya. Misalnya: Selama ini digantang di depan rumah, kemudian digantang di samping rumah. Ini merupakan salah satu misteri pada burung tersebut.
Birahi yang cenderung mudah naik. Burung anis merah sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang berlebihan (over), penjemuran yang berlebih dan melihat burung anis merah lain, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.
Sangat manja. Hampir rata-rata burung anis merah tidak akan mau bunyi dan tidak akan mau teler apabila ia melihat orang yang sehari-hari merawatnya. Karena burung tersebut secara psikologis telah menganggap perawat atau pemiliknya sebagai pasangan. Aneh memang, tapi itulah kenyataannya. Biasanya pada waktu kontes atau lomba pada burung kelas anis merah, joki yang menggantang burung dan joki lapangan adalah orang yang tidak pernah berhubungan atau terlibat dalam perawatan harian pada burung tersebut.
Mudah jinak. Karena sifat manjanya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada perawat atau pemiliknya.

PEMILIHAN ANIS MERAH YANG BAIK

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung anis merah.

Berkelamin jantan, ciri-ciri burung anis merah berjenis kelamin jantan dapat dilihat dari postur tubuh yang panjang serasi, ekor lebih panjang, tulang belakang dan supit kecil rapat, warna bulu lebih tegas, paruh berwarna lebih gelap, warna bulu di bawah paruh bagian bawah lebih pudar, mata besar melotot, bentuk kepala lebih besar dan bergerak lincah.
Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan burung anis merah yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
Postur badan, pilihlah bahan anis merah yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
Lincah dan dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
Berdiri pada posisi kepala mendangak 45 derajat. Boleh percaya boleh tidak, apabila anda mendapatkan bahan yang seperti ini, dijamin umur 7 bulan sudah ngerol dan mulai teler.

MAKANAN YANG SESUAI UNTUK ANIS MERAH

Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung anis merah. Voer harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.
Buah Segar, burung ini sangat menyukai buah Pepaya, Pisang Kepok Putih, Apel, Pir, Tomat dan beberapa buah lainnya. Sebaiknya perbanyak pemberian buah Pepaya, karena buah Pepaya mengandung vitamin C yang tinggi sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Di samping itu, buah Pepaya sangat mudah dicerna dan sangat cocok dengan sistem metabolisme rata-rata burung pemakan buah.
EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik buat burung anis merah yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Cacing, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberiannya EF tersebut.

PERAWATAN DAN STELAN HARIAN

Perawatan harian untuk burung anis merah relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.

Berikut ini Pola Perawatan harian dan Stelan Harian untuk burung anis merah:

Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).
Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Voer, Air Minum dan buah segar.
Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara langsung pada burung.
Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis. Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat dimaster dengan suara master atau burung-burung master.
Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali di teras, boleh dimandikan bila perlu.
Berikan Jangkrik 1 ekor pada cepuk EF.
Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara master selama masa istirahat sampai pagi harinya.

PENTING

Kroto segar diberikan 1 sendok teh maksimal 2x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi dan hari Kamis pagi.
Pemberian Cacing diberikan 2 ekor 1x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi.
Buah Segar diberikan rutin setiap hari, dengan format: Hari Senin sampai hari Kamis berikan buah Pepaya, hari Jum’at dan hari Sabtu berikan Apel atau Pisang atau buah lainnya.
Berikan multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.

PENANGANAN APABILA KONDISI OVER BIRAHI

Pangkas porsi Jangkrik menjadi 1 pagi dan 1 sore
Lakukan pengembunan (jam 05.30-06.00)
Berikan Cacing 1 ekor 2x seminggu
Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore
Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja
Burung sebaiknya diisolasi, jangan melihat dan mendengar suara burung anis merah lain dahulu untuk sementara waktu.

PENANGANAN APABILA KONDISINYA DROP

Tingkatkan porsi pemberian Jangkrik menjadi 3 pagi dan 3 sore
Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi 3x seminggu
Tingkatkan porsi pemberian Cacing menjadi 2 ekor 3x seminggu
Mandi dibuat 2 hari sekali saja
Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung anis merah lain dahulu
Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari

PERAWATAN DAN STELAN UNTUK LOMBA

Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung anis merah:

H-3 sebelum lomba, jangkrik bisa dinaikkan menjadi 2 ekor pagi dan 2 ekor sore.
H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
1 Jam sebelum di gantang lomba, burung di mandikan dan berikan Jangkrik 1 ekor saja.
Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan Jangkrik 1 ekor lagi.

PENTING

Jangan memberikan Ulat Hongkong dalam menggenjot birahi pada burung anis merah. karena dapat membuat birahi burung tersebut menjadi sangat meningkat dan menjadi tidak stabil.

Sebaiknya, joki lapangan adalah orang yang tidak pernah terlibat didalam perawatan harian pada burung anis merah tersebut.

PERAWATAN DAN STELAN PASCA LOMBA

Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan pasca Lomba untuk burung anis merah:

Porsi EF dikembalikan ke stelan harian.
Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah Lomba.
Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.

PERAWATAN DAN STELAN PADA MASA MABUNG

Mabung (moulting) atau rontok bulu merupakan siklus alamiah pada keluarga burung. Perawatan burung pada masa mabung adalah menjadi hal yang sangat penting, karena apabila perawatan yang salah pada masa ini akan membuat burung menjadi rusak.

Pada masa mabung ini, metabolisme tubuh burung meningkat hampir 40% dari kondisi normal. Oleh karena itu, burung butuh asupan nutrisi yang berkualitas baik dengan porsi lebih besar dari kondisi normal. Hindari mempertemukan burung dengan burung sejenis, karena akan membuat proses mabung menjadi terganggu. Dampak dari ini adalah ketidakseimbangan hormon pada tubuh burung. Proses mabung juga berhubungan dengan hormon reproduksi.

Berikut ini Pola Perawatan masa mabung:

Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari.
Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: stelan jangkrik dibuat 4 ekor pagi dan 4 ekor sore, Kroto 1 sendok makan setiap pagi dan Cacing 2 ekor 3x seminggu.
Berikan Multivitamin yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu.
Perbanyak pemberian buah pepaya, karena buah pepaya sangat mudah dicerna sehingga melancarkan proses metabolisme tubuh burung. Disamping itu buah Pepaya banyak mengandung banyak vitamin C yang akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh burung.
Lakukan pemasteran. Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master.

Semoga bermanfaat.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

Cari cepat artikel di omkicau.com, silakan ketikkan kata kunci pada kolom pencarian di sini.

Cek artikel-artikel penting yang kami rekomendasikan:

Navigasi Utama:

Find us on Google+

About these ads

88 pemikiran pada “Lagi, tips perawatan anis merah

  1. mas.terima kasih infone, tpi gini saya kan orang pekerja yg seneng bgt ma brung, tapi waktu jemur burung ga pernah ada trus piye yo?.

  2. mas yang ganteng tolong dong saya punya kasus yang sama AM sy pertama kali punya gacornya minta ampun telernya jg bagus kok setelah pasca mabung jd liar dan kaya seperti ketakutan dan nabrak-nabrak bagaimana ya cara menanganinya?

  3. boss aq pnya 4 anis merah dah 1th lebih koq cuman ngriwik terus ya,apa harus di sate aja tu burung ya boss,pernah ngeplong tpi trus berenti lg smp skr,padahal perlakuan masih sama dari trotol?knapa ya boss

  4. jawab,untuk;kris
    pola ,makan.a.ep jangkrik cukup,3 untuk fagi

    ,b.sore hari.ulat hongkong 4 biji atau kroto 5 biji yang gede,cacing 1x2seminggu
    masalah mandi 2 hari sekali,tapi jangan terlalubasah cukup kena air bilamana terlalu basah bulu yang mau jatuh jadi liat ,sangkar harus selalu bersih karena masa mabung rawan penyakit,jangan lupa pepaya tiap hari,untuk menguatkan tubuh burung yang lagi mabung

  5. Malam Om

    Burung anis merah punya sayakan ud teler,terus telernya masih Semi Teler(Yg Teler Cuma Lehernya doank.)

    Btw cara mnggubah teler anis merah bgaimna toh??

    Tolong D jawab yah………..

    Hohohohooo…….
    ^^

  6. om anis merah betina apakah juga mau bunyi,sebab saya ada anis yang selalu ngicir tapi kadang bunyi.klo memang jantan apakah ngecir juga .klo nya itu pertanda apa apa birahi tinggi atao sebaliknya gimana ngatasnya. maksaih

  7. om maaf ganggu sebelumnya,,,saya punya AM yg umurnya qra2 6-7bln,,tp krang msh mabung,….dan masih giras juga om,….
    yang mau saya tanyakan,,…
    apa bole ngelakuin treatmen yang seperti pernah om tulis di cara menjinakkan burung biar tidak giras,,,,soalnya ampe karang AM saya masih kelabakan kalo ngeliat saya lewat,…AM ini sudah saya pelihara 5blan,,,dan kondisinya karang masih ngeriwik,,dan kadang2 bunyi cret cet cet cet,…..tp lumayan keras koq bunyi cret cet cetnya itu,……
    apa Am emang kaya gtu yach om????
    maaf om saya masih baru di dunia perburungan,….
    sebelumnya terima kasih banyak,………

  8. Om, mau gabung ni, sy pmain baru n punya 3 AM… Om yg 1 baru selesai mabung skitar 1 minggu n AM-nya sdh d buka kerobong pagi sampai sore tp belum bunyi..
    Apakah saya melakukan langkah yang salah!!! trims

  9. om duto saya mau nanya, saya beli AM waktu di pembeli udah teler, tapi di tempat saya gak teler2…. kurang apanya yaa om….??
    cuman bunyi doang belom teler2, itu ajaa bunyi juga masih takut orang om…..
    maksih solusinya om……

    primitive_item@yahoo.com

  10. maaf sebelumnya.Menurut saya, kondisi yang pembosan dari AM berlaku untuk manuk, eh burung yang dah bunyi. Kalo untuk yang lagi berusaha untuk dibunyikan, AM ditaruh di tempat yang tetap dan nyaman, aman, buat dia. Ntar kalo dah merasa aman dan nyaman, bolehlah dia bunyi, lalu dicoba dipindah2.. tapi kalo tetap ga mau bunyi yaa..dibunyi-bunyiin wae ya Om Duto..?
    hehehe..
    BTW, Om Duto dulu pernah cerita tentang suntik bunyi untuk AM, bener ada ya Om? Tksh.

  11. om saya punya AM bakalan (hbs masa nyulam dari bulu trotolan) skrg bulunya sdh lengkap dan seperti AM dewasa, yang saya tanyakan apa dampaknya kl saya gantang dekat kacer yang sudah gacor?apa tidak ada pengaruhnya bagi mental AM itu,maklum AM bunyinya masih bunyi tratat…..tratat……trims atas infonya

Komentar ditutup.