PAKAN DAN EF

Setting pakan kicauan: Cek dulu keperluannya…

Masih berbicara mengenai pengaturan (setting) pakan, saya akan sekadar mengingatkan dulu mengenai beberapa hal.

Setting (ulang) pakan sebaiknya dilakukan hanya ketika burung: (a) selesai ngurak/ mabung/ molting; (b) sehabis sakit/ tidak bunyi dalam waktu lama; (c) ketika burung masih muda atau belum pernah disetting pakan dengan cara/ menu tertentu sebelumnya; (d) burung yang baru dibeli tanpa kita tahu sama sekali bagaimana setting pakan oleh pemilik sebelumnya. Kalau Anda bisa melacak pemilik sebelumnya, sangat saya sarankan Anda ketahui benar bagaimana pola dan menu pakan serta perawatan hariannya (mandi, jemur, kerodong dsb).

Di luar kondisi itu, setting ulang perlu dilakukan hati-hati karena kalau burung cuma sekadar kurang gacor; sering naik turun tangkringan ketika diadu; gacor tetapi tidak tahan lama kalau diadu dan sebagainya, tidak perlu disetting ulang. Sebab, kalau sekadar mencoba-coba, burung bisa menjadi lebih baik, tetapi juga bisa tambah jelek.

Yang namanya setting pakan (bisa mulai ganti merk pakan, ganti warna voer meski merk sama, penambahan extra fooding tertentu yang sebelumnya tidak pernah diberikan dan lain-lain) mungkin bagi kita sekadar melakukan sedikit perubahan. Tetapi, apa yang disebut sedikit itu, bisa jadi sangat besar pengaruhnya pada burung dan kadang pengaruh itu tidak pernah kita duga sebelumnya.

Risiko

Ada penghobi burung yang karena membaca majalah atau sekadar mendengar penuturan teman tertentu, memberikan kelabang ke murai batu miliknya sebagaimana dilakukan orang lain. Karena kelabang penuh protein dia berpengaruh menaikkan birahi burung, maka burung bisa menjadi lebih gacor.

Tetapi tanpa kita perkirakan sebelumnya, eh bulu burung malah pada rontok padahal menurut hitungan waktu normal, belum saatnya rontok. Nah, itulah contoh dampak burung yang tidak pernah kita duga sebelumnya.

Setting pakan dengan cara mengurangi kualitas dan/atau kuantitas pakan, umumnya tidak berdampak merugikan ketimbang setting pakan dengan cara menambahi kualitas dan/atau kuantitas pakan. Sebab ya itu contohnya, “penambahan” bisa berakibat burung masuk masa mabung sebelum waktunya, nglabrak-nglabrak atau maunya ngejar musuh saja ketika ditarungkan; atau bahkan cuma banyak lagak tetapi tidak keluar suara.

Untuk menstabilkan lagi burung yang sudah disetting “tambah”, umumnya relatif lebih menyibukkan plus merepotkan ketimbang setting “turun”.

Lalu bagaimana dan apa yang disebut setting tinggi dan setting rendah? Ikuti terus tulisan selanjutnya.

Salam…

Tentang Om Kicau

Man on the street

Diskusi

5 Tanggapan to “Setting pakan kicauan: Cek dulu keperluannya…”

  1. kalo memberikan kelabang untuk murai yg dalam kondisi mental ngdroooop berat n sampai ngebalon ada negatifeny g ya om??
    dah gt jenis kelabangny yg besar (biasa tuk makanan arwana) ato yg keci (biasa nemu di toilet2) gt om??
    mohon pencerahannya ya om. maklum nih. pemula banget dlm hal perburungan.hehe

    Posted by panji | 16 Juni 2010, 18:13
  2. next ?????????

    Posted by kris ditya | 2 September 2009, 11:45
  3. Banyakin bagaimana Om?

    Posted by Om Kicau | 2 Juni 2009, 16:27
  4. banyakiiiiin dong komennya

    Posted by uyuy | 2 Juni 2009, 07:36

Om dan Tante, tanya masalah burung? Gunakan Halaman Curhat. Trims....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Pusat Penangkaran dan Agrowisata Burung Shakila Bird Farm Click to join infoburung budidaya-kroto

Masukkan alamat surel/email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 2.543 pengikut lainnya.

Gabung!! Pelatihan penangkaran semut rangrang penghasil kroto.... Lihat penjelasannya di website krotosemut.com
PageRank Checker
Alexa Certified Traffic Ranking for omkicau.com

Statistik Blog

  • 17,914,463 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.543 pengikut lainnya.