Mandi pasir untuk burung, fungsi dan tata caranya

Burung sedang mandi pasir (Sumber Foto: gearlog.com)

Pernah mendengar istilah mandi pasir untuk burung? Misalnya mandi pasir untuk terapi kacer mbagong atau nguda laut atau kacer mbalon? Kalau belum, ya sekarang ini Anda sedang membaca salah satu artikel yang membahas masalah mandi pasir.

Pernah Anda melihat ayam yang sedang mandi di kubangan debu? Nah itulah sebenarnya apa yang kita maksud dengan mandi pasir. Dengan demikian, apa yang disebut mandi pasir hanya masalah istilah. Sebab yang bisa digunakan untuk mandi bisa pasir bisa juga tanah.

Selain ayam, beberapa jenis unggas dan burung juga suka mandi pasir atau mandi tanah yang dalam bahasa Jawa disebut “kipu”. Burung perkutut, derkuku, atau burung branjangan, adalah contoh-contoh burung dan/atau unggas yang biasa mandi pasir.

Untuk Anda ketahui saja, burung yang biasa mandi pasir, biasanya berumur panjang. Burung branjangan, dengan perawatan standar dan diberi tanah untuk mandi, umumnya bisa berumur sampai belasan tahun, atau bahkan lebih dari 20 tahun. Pertanyaannya, apa hubungan antara mandi pasir dengan umur panjang?

Pada saat burung mandi pasir, sebenarnya dia juga mematuki sejumlah mineral yang diperlukan oleh tubuh. Yang disebut mineral ini, yang sangat berguna untuk burung, antara lain adalah calcium, phosphor, iron (besi), manganase, iodium, cuprum, zinccum, magnesium, sodium dan kalium.

Mineral sesungguhnya adalah salah satu pembentuk utama tubuh makhluk hidup. Mineral ini membantu proses kimia dan elektrik yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup. Proses-proses kimia dan elektrik hanya akan berfungsi dengan benar apabila keseimbangan mineral yang sesuai diberikan pada sistem. Dalam hal ini bisa dicontohkan zat besi untuk darah, belerang untuk otot, kalsium untuk tulang, dan banyak lainnya yang secara umum memberikan kelancaran fungsional tubuh makhluk hidup.

Mineral juga dibutuhkan untuk pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan. Meskipun vitamin begitu penting, vitamin tidak dapat melakukan apa-apa untuk makhluk hidup tanpa mineral.

Dengan cara mandi pasir inilah burung branjangan mendapatkan mineral yang mereka butuhkan. Dalam kasus lain, burung perkutut yang diberi totok (kerangka/tulang) sotong atau cumi-cumi, juga mendapatkan mineral dari tulang cumi itu. Inilah salah satu penyebab mengapa burung perkutut yang dipelihara di sangkar juga bisa berumur bahkan sampai puluhan tahun.

Burung apa saja yang perlu mandi pasir dan mengapa?
Sebenarnya semua burung perlu mandi pasir. Artinya, semua burung memang perlu mendapatkan mineral. Burung-burung yang tidak suka mandi pasir di alam aselinya, mereka mendapatkan mineral dari tanah yang ikut terangkut ketika burung makan makanan yang tergeletak di tanah, atau ketika dengan sengaja mereka mengorek-ngorek tanah untuk mendapatkan cacing dan sebagainya.

Demikian pula halnya dengan burung-burung yang kita pelihara di dalam sangkar. Mereka memerlukan mandi pasir, mereka perlu mandi tanah untuk mendapatkan mineral. Masalahnya adalah tidak semua burung suka mandi pasir lagi pula pasir atau tanah seperti apa yang harus kita gunakan.

Jika burung Anda kurang mineral, maka manifestasinya bisa macam-macam. Antara lain burung berulah (kalau kacer misalnya mudah mbagong, nguda laut atau mbalon atau uter/puther-Jawa; untuk cucak ijo misalnya kurang ngentrok atau kurang njambul). Burung yang kurang mineral atau defisiensi mineral akan menunjukkan gejala seperti rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal); paralysa (lumpuh), perosis (tumit bengkak), anak burung yang menetas cacat, urat keting (tendo), terlepas sendinya, tercerai (luxatio); paruh meleset, kekurangan darah, pucat dan lemah. Dan hal yang paling sering juga bulu burung mudah patah sehabis mabung, tidak berkilau alias kusam.

Sedangkan untuk burung indukan di penangkaran tidak segera bertelur, telur gagal, atau produktivitas telur sedikit, daya tetas rendah, terjadi banyak kematian embrio dan sebagainya.

Tanah yang digunakan dan cara penggunaan
Kalau Anda mencari tanah yang akan Anda gunakan untuk memandikan burung, maka berikut ini beberapa tips-nya:

  1. Jangan menggunakan pasir karena butiran pasir sangat keras dan tajam yang bisa merusak bulu burung.
  2. Cari tanah yang bebas mikroba dan pestisida. Jika Anda tidak bisa memastikan tanah yang bagus dan bersih, Anda bisa menggunakan bubukan batu bata yang disaring. Cari saja batu bata yang empuk jangan yang keras karena meski disaring, bubukan bata yang keras bisa juga merusak bulu burung seperti halnya pasir.
  3. Pastikan Anda menggunakan tanah yang mengandung banyak mineral. Jika Anda tidak bisa mendapatkannya, maka cukup Anda mendapatkan bubukan bata kemudian dicampur dengan Bird Mineral secukupnya. Apa itu Bird Mineral? Bird mineral adalah salah satu produk kesehatan burung yang di dalamnya terdapat calcium, phosphor, iron (besi), manganase, iodium, cuprum, zinccum, magnesium, sodium, kalium, vitamin B12 dan vitamin D3. Untuk mengetahui apa itu Bird Mineral, anda bisa membacanya di sini.
  4. Isi bak karamba burung dengan tanah yang sudah Anda campur dengan Bird Mineral tersebut dan masukkan burung ke dalamnya seperti kalau Anda sedang memandikan burung. Beberapa burung akan mau melakukan kipu atau mandi pasir, sedangkan yang lainnya tidak. Untuk hal ini, memang perlu dilatih secara telaten dan sabar.
  5. Khusus untuk burung branjangan ataupun perkutut, tanah yang sudah tercampur dengan Bird Mineral bisa digunakan sebagai dasar sangkar seperti yang biasa kita gunakan untuk burung branjangan dan bisa diganti sepekan sekali dengan campuran yang baru.
  6. Untuk burung di penangkaran, bak pasir / tanah bisa diletakkan di dalam kandang penangkaran.

Kalau burung Anda tidak mau mandi pasir atau Anda tidak telaten dan sabar melatihnya agar mau mandi pasir, Anda bisa saja langsung memberikan Bird Mineral dengan cara mencampurnya ke dalam voer atau kroto (untuk burung yang mau makan kroto). Yang penting dalam hal ini adalah memastikan burung mendapatkan mineral yang tepat, pas dan terukur.

Dengan membiasakan burung mandi pasir/ tanah, maka Anda sudah memastikan burung Anda memiliki bulu kuat, mulus, berkilau sehabis molting atau ngurak alias mabung; tidak terkena rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal); bebas paralysa (lumpuh); bebas perosis (tumit bengkak); anak burung menetas sehat; burung tidak mengalami urat keting (tendo); burung tidak terlepas sendinya, tidak tercerai (luxatio); paruh tidak meleset, tidak kekurangan darah sehingga pucat dan lemah; burung di penangkaran bisa segera bertelur, telur berisi, produktivitas tinggi, daya tetas tinggi dengan tingkat kematian embrio yang rendah.

Salam sukses hobi burung Indonesia.

Sekadar intermeso, berikut ini sejumlah bentuk dan cara mandi manusia dengan kegunaan bermacam-macam (sumber gambar: bluefame.com):

Mandi cream

Mandi madu

Mandi oli

Mandi (di) sungai, hehehe

Mandi kembang

Mandi kembang 2

Mandi lumpur

Mandi pasir

Mandi rempah-rempah

Mandi tomat

Mandi uang

Mandi ular

Mandi coklat

Mandi susu

Ratu Mandi Madu Indonesia, hehehehe….

Selamat berhobi burungjangan lupa memandikan pasir/tanah burung Anda.

diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).

Navigasi Utama:

Tentang iklan-iklan ini

There are 56 comments

  1. sonny yulisman

    Buat omkicau dan temen2 kicaumania…mohon saran dan petunjuknya…saya lagi sedih ni…Saya punya burung pentet Jatim gacor…trus mandeg (kalo bunyi kadang kadang aja )…akhirnya saya beli lagi pentet jatim juga dari temen gacor banget (prestasi di latberan aja )…waktu burung yang gacor saya bawa pulang, saya seneng banget..ternyata burung yang mandeg dirumah jadi gacor lagi setiap hari saut sautan terus ( posisi gantangan saling berjauhan dan burung saya posisikan tidak saling ketemu atau berhadapan )….dan ternyata kondisi ini hanya berlangsung 2 minggu, sekarang burung yang saya beli kedua (gacor / prestasi latberan) kok jadi mandeg….sementara burung yang pertama tetap mau mau bunyi….masalahnya burung yang kedua volume keras, isiannya lengkap, burungnya kalo bunyi nagen tidak salto….jadi sayang banget ya…..( sebagai informasi pola makan yang saya terapkan setiap pagi saya kasih 2-3 ekor ulat hongkong + Jangkrik 5 ekor + 1 sendok makan kroto ) burung saya jemur dari jam 7 pagi sampai jam 9 pagi aja, setelah itu burung saya gantang diteras rumah, karena setelah jam 9 saya harus berangkat kerja dan baru pulang jam 8 malam. jadi Burung setipa jam 5 sore dikrodong sama orang rumah dan tetap digantang diteras, kira kira masalahnya dimana ya om….mohon solusi dan petunjuknya…
    atas saran dan petunjuk dan solusinya saya ucapkan terima kasih.
    thanks dari sonny.

  2. katro

    Om klo AM boleh gak mandi pasir…??? klo gak mau caranya gimana Om…???
    Dan pasir apa yang baik untuk AM…??? Sori yach Om banyak nanya… Soalnya aku pemula sich… he he he… Ditunggu jawabannya… THANKS Om..

  3. mohamadtaufik

    om saya bunya kacer tapi belum rajin bunyi dan suaranya kurang kenceng, gimana caranya untuk membuat burung rajin berkicau dan kenceng suaranya? makasih ya om

  4. imam

    om saya punyak anis merah ….kenapa waktu dilombahkan selalau turun kebawah …burung cuman ngeplong tidak mau teler…..apa kurang krotonya…apa terlalau nakal..y…om..terima kasih jawabannya

  5. yoyok

    om minta pencerahannya dong saya punya burung kacer seperti burung bingung, kerjanya ngelamun melulu dan tidak mau bunyi, kalau makan jangkrik minta disuapin, tapi kalo uler bisa makan sendiri kira kira kenapa ya om..

    termakasih om sebelumnya.

  6. Riyanto

    Slm kenal om, sy riyan di gombong. Sy mo tanya momongan sy pentet ru umr sktr 3bln,bulu ekornya sering patah. Trus sy cabut eh trnyata tmbuhnya lma bgt.Apa sh yg hrus sy lkukan agar buntut pentet saya bs tmbuh normal da tdk mudah patah.Tank sblmnya ya om? Maklum om ru pmula jd lum pngalaman tntang dunia brung.

      1. Ucapt

        Kalo pake Tanah yg sehabis ayam gunakan untuk mandi tanah bisa gak Om.?
        Kl bs Apa hrs disaring dulu Om.?
        Soalnya ayam saya mandi tanahnya, di bekas tanah yg sehabis bakar sampah/daun2 kering Om.

  7. ocep

    Menarik nih om ulasannya! Yang sering saya liat tuh ayam, burung gereja dan tekukur. Kalau burung jenis lain blm pernah (dah ga ada yg liar).

    Kalau kelebihan mineral ada efek ga om? Seperti halnya manusia bisa terjangkit batu ginjal! Maaf pertanyaanya ngawur!
    Terimakasih

    1. Om Kicau

      Huahahahaha…… pertanyaannya itu yang menggelitik….
      Sebenarnya orang yang kena batu ginjal itu bukan masalah “kebanyakan batu”(mineral), tetapi processing-nya yang nggak benar Om. Jadi, ada kemungkinan kebanyakan duduk/kurang gerak dan kurang minum air sehingga menumpuklah endapan.
      Meski hanya sedikit mengonsumsi “batu” kalau “processor”-nya nggak bener ya bisa saja kena batu ginjal. Sebaliknya, kalau processornya bekerja bagus, meski kebanyakan mineral, ya nggak masalah sebab akan dibuang dengan lancar-lancar saja (asalkan nggak suka menelan kerikil loh, hehehe, pizzzn just joke).
      Begitu Om.

Komentar ditutup.