Banyak sekali penghobi burung yang berniat menangkarkan cucak ijo atau cucak hijau. Pertanyaan standar yang disampaikan adalah bagaimana memilih calon indukan cucak ijo yang bagus serta menjodohkan cucak ijo tersebut.
Sebenarnya ada beberapa penangkar cucak ijo yang sudah sukses. Di web kicaumania.org misalnya pernah Om Bambang Is Malang (Moderator Breeding Kacer/Burung lain KM) bercerita tentang sukses dia menangkarkan cucak ijo. Juga Om Arkum2x (Moderator Breeding KM) yang bercerita melakukan eksperimen breeding cucak ijo di tempat temannya.
Hanya saja, karena secara ekonomi menangkar cucak ijo tidak menguntungkan, maka banyak yang ditinggalkan. Para penangkar lebih suka menangkar murai batu, cucakrowo, kenari atau lovebird.
Sedangkan cerita yang ingin saya sampaikan adalah kisah sukses menangkar cucak ijo yang pernah dilakukan Lintang Songo BF Solo. Tetapi ya itu, karena “tidak ekonomis”, maka Lintang Songo BF hanya menangkarkan jalak bali, cucakrowo dan murai batu. Dalam sejarah perjalanannya, Lintang Songo BF sukses menangkarkan jalak suren, jalak putih, kacer, anis kembang dan cucak ijo. Khusus untuk cucak ijo, hanya beranak sampai dua kali dan setelah itu ditinggalkan. Penangkaran lain seperti jalak suren, jalak putih, kacer dan anis kembang juga ditinggalkan. Yang bertahan dan dikembangkan serius adalah jalak bali, dan cucakrowo. Sedangkan murai batu, hanya disisakan satu indukan bagus, Hercules dengan betina anakan dari Alpacino.
Kandang, indukan, penjodohan
Untuk memilih indukan jantan, pilih saja cucak ijo yang sehat, tidak cacat fisik dan gacor dengan perkiraan usia di atas 2 tahun. Sedangkan betinanya, bisa dipilih yang usia di atas 1 tahun, mulus dan sudah mau bunyi kalau didekatkan dengan cucak ijo jantan. Pilihlah jantan dan betina yang jinak, dalam arti tidak takut lagi dengan manusia. Soal asal cucak ijo, pilih sesuai keinginan Anda. Bisa asal Sumatera, Blora, Jember, Banyuwangi atau dari manapun.
Setelah calon indukan dipilih kemudian kita melakukan proses penjodohan. Proses penjodohan bisa dilakukan dengan kandang penjodohan, yakni sangkar bersekat yang sekatnya bisa kita ambil sewaktu-waktu. Jika tidak punya sangkar sekat, bisa gunakan sangkar harian biasa.
Penjodohan dilakukan dengan selalu menempelkan sangkar si jantan dan betina berdempetan. Dengan posisi ini, maka jantan yang sudah birahi pada tahap awal akan selalu berkicau mengarah si betina. Si betina juga akan menanggapi dengan siulan-siulan khas betina. Jika belum mau berjodoh, betina akan menghindar dengan cara menjauh dan bersikap cuek. Proses penjodohan ini bisa berlangsung lama atau sebentar tergantung dari kondisi birahi masing-masing.
Ada baiknya dalam proses penjodohan ini kita memperhatikan apa yang pernah disampaikan Om Arkum. Dia mengatakan bahwa dalam tahap penjodohan, dia biasanya melihat dulu apakah burung secara umur sudah siap atau belum, kemudian sudah birahi atau belum. Faktor birahi sangat mempengaruhi proses penjodohan, cepat atau tidak dan berantem atau tidak dan ini juga di pengaruhi umur burung. “Trik yang sering saya pergunakan untuk menjodohkan burung adalah dengan kandang sekat. Jadi suatu saat untuk melihat jodoh atau tidak, saya tinggal menarik pembatas kandang sekat yang ada di tengah,” katanya.

Proses penjodohan, dengan memandikan bareng, seperti dilakukan Om Angin (KM). (Foto: Koleksi Om Angin di photobucket.com)
Untuk membuat burung cepat jodoh, dia biasanya melakukan hal sebagai berikut:
1. Hari pertama diberi EF yang lebih dari biasa, misal jantan betina diberi masing-masing 10 ekor jangkrik dan 10 ekor cacing dengan tujuan agar keduanya terpacu birahinya.
2. Hari kedua, jatah jantan tetap dan jatah betina dikurangi, misal 10 : 5, hal ini ditujukan untuk tetap menjaga birahinya
3, Hari ketiga jatah jantan ditambah dan jatah betina dihilangkan. Tujuannya pada saat si jantan birahi, dia akan memainkan EF di mulutnya, dan pada saat yang bersamaan si betina kelaparan karena tidak mendapat jatah makan, sehingga si betina akan berusaha meminta jatah makan dari si jantan.
Proses ini bisa dilanjutkan untuk beberapa hari ke depan. Lamanya tergantung burung itu sendiri, bisa sehari, 2 hari atau mungkin 1 bulan belum jodoh.
Proses penjodohan seperti itu pula yang dilakukan Mas Samino di Lintang Songo BF Solo. Proses penjodohan ini dilakukan selama hampir sebulan sampai jantan betina mau bercampur tanpa tarung lagi.
Untuk mengetahui apakah mereka bisa akur atau tidak, sesekali mereka dicampur terutama di saat dimandikan di karamba. Kalau mereka tidak tengkar, maka bisa dicoba dijadikan satu. Kalau masih ada tanda-tanda bertengkar, maka perlu dipisah lagi. Lakukan hal itu sampai burung benar-benar mau dikumpulkan jadi satu tanpa saling serang.
Sekadar tips dari saya, jika burung Anda sulit atau lama berjodoh, maka Anda bisa menggunakan BirdMature. BirdMature adalah produk untuk meningkatkan birahi burung secara cepat, terutama untuk burung-burung penangkaran. BirdMature sudah teruji di kandang penangkaran lovebird punya Om Dwi, DT BF Jogja, dan penangkaran murai batu Black BF Cilacap.
Setelah penjodohan selesai, maka kedua burung langsung dimasukkan ke kandang penangkaran.
Manajemen pakan penangkaran cucak ijo
Untuk persoalan penyediaan sarang dan sarana-prasarana lain, Anda bisa melihatnya lagi di artikel Kandang penangkaran burung. Sementara untuk penangkaran dengan sangkar gantung, meski sudah berhasil bertelur seperti yang dilakukan Om Angin Jakarta, tetapi belum ada informasi apakah sudah bisa menetas (sudah terjadi perkawinan, mengeram tenang dan menetas). Sedangkan untuk masalah pakan, burung cucak ijo bisa saja diberikan dengan pola standar berupa voer, serangga, cacing dan buah-buahan. Namun demikian pemberian pakan untuk burung penangkaran harus lebih banyak porsinya ketimbang burung untuk peliharaan harian.

Cucak ijo betina dan telur di sangkar gantung punya Om Angin. (Foto: Koleksi Om Angin di photobucket.com)
Hanya saja, perlu diingat, pemberian asupan yang tidak seimbang justru akan memperlama proses produksi. Penggunaan voer untuk ayam broiler misalnya, memang meningkatkan jumlah protein, tetapi pada saat yang sama jumlah lemaknya pun banyak. Padahal, burung penangkaran yang kegemukan, akan sulit bereproduksi dengan baik. Begitu juga dengan voer yang biasa digunakan untuk burung kicau harian, secara umum sudah baik, namun kandungan mineralnya seringkali tidak bisa kita pastikan karena banyak voer yang dijual tanpa disertai keterangan komposisi isi yang memadai. Dalam kaitan inilah saya menyarankan ke beberapa penangkar untuk memberikan multi vitamin dengan komposisi yang pas untuk burung.
Multivitamin yang bagus setidaknya mengandung vitamin utama, yakni A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3; zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D Pantothenate. Untuk referensi ini, silakan baca tentang produk BirdVit.
Pada saat yang sama, burung di penangkaran membutuhkan mineral yang komplit dan seimbang. Unsur Ca dan K misalnya, harus benar-benar tercukupi sehingga proses pembuatan cangkang telur bisa berlangsung dengan baik. Lebih dari itu, kekurangan mineral pada burung akan menyebabkan beberapa kendala dalam penangkaran, antara lain bulu lemah, tidak mulus, kusam; terkena rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal); paralysa (lumpuh); perosis (tumit bengkak); anak burung mati setelah menetas; mengalami urat keting (tendo); terlepas sendinya, tercerai (luxatio); paruh meleset, kekurangan darah sehingga pucat dan lemah; tidak juga segera bertelur, telur kosong, produktivitas rendah, dan daya tetas rendah, serta kematian embrio tinggi. Untuk menghindari hal itu, ada baiknya Anda mengetahui masalah mineral burung.
Masa mengeram
Seperti halnya penangkaran burung pada umumnya, cucak ijo membutuhkan lingkungan yang tenang. Paling tidak, harus terbebas dari gangguan predator (kucing, tikus dll). Sementara untuk menghindarkan burung dari serangan penyakit yang berasal dari parasit, maka Anda harus memastikan kandang yang relatif bebas parsit dan serangga pengganggu seperti semut dan kecoak.
Parasit pengganggu burung di penangkaran ada macam-macam. Jika tidak ditangani secara serius, maka akan menyebabkan betina tidak nyaman dalam mengeram. Akibatnya, burung tidak tenang dan selalu turun dari sarang. Jika ini berulang terjadi, maka dipastikan telur tidak bisa menetas karena tidak mendapatkan suhu pengeraman yang stabil. Kadang-kadang, gangguan parasit juga menyebabkan indukan berlaku agresif dan bisa mengobrak-abrik sarang, makan telur sendiri, dan lain-lain.
Selama masa mengeram, ekstra fooding perlu dikurangi dengan tujuan agar kedua burung tidak naik birahinya yang juga sering menyebabkan mereka berlaku agresif baik terhadap pasangan amupun terhadap telur yang sedang dierami.
Setelah usia pengeraman 14 hari, maka telur burung cucak ijo akan menetas. Untuk mengantisipasi masa menetas, maka mulai hari ke-12 pengeraman, Anda perlu meningkatkan jumlah ekstra fooding dan menyediakan kroto sebagai pakan pertama yang akan diberikan indukan kepada anakannya.
Manajemen anakan
Jika telur telah sukses menetas, maka anakan cucak ijo bisa Anda petik antara usia 5-10 hari. Kalau kurang dari 5 hari, kondisi burung terlalu lemah dan kadang menyulitkan kita untuk menyuapkan pakan. Sementara jika lebih dari 10 hari, burung sudah takut dengan manusia. Akibatnya, mereka takut disuapi dan pada saat yang sama mereka belum bisa makan sendiri. Selanjutnya, ya bisa mati-lah anak-anak cucak ijo.
Anak-anak cucak ijo bisa Anda letakkan di wadah apa saja yang penting ada landasan dengan bahan yang sama dengan yang dibuat untuk membuat sarang di kandang penangkaran. Untuk landasan teratas bisa kita beri kapas agar lembut dan tidak melukai anakan burung. Anakan di wadah khusus itu kemudian bisa Anda letakkan di dalam kotak kayu atau kotak apa saja, dengan diberi lampu penghangat.
Sedangkan untuk pakan anakan cucak ijo yang diambil pada usia 5-10 hari, Anda bisa menyiapkan kroto yang benar-benar bersih dari kotoran dan bangkai semut. Suapkan perlan-pelan dengan alat suap yang bisa Anda buat seperti penjepit yang terbuat dari bambu. Atau Anda bisa membuat dengan bentuk apapun yang penting bisa untuk menyuapkan kroto ke paruh burung anakan. Kroto yang akan Anda berikan, perlu ditetes air sedikit sehingga memudahkan burung anakan untuk menelannya.
Untuk burung-burung di atas usia 7 hari, Anda juga bisa memberikan kroto yang dicampur dengan adonan voer. Untuk memastikan kecukupan vitamin dan mineral anakan burung, Anda perlu menambahkan BirdVit ke dalamnya.
Anakan burung pada usia 15 hari ke atas, Anda sudah bisa mulai memberikan jangkrik kecil yang dibersihkan kaki-kakiinya, dan dipencet kepalanya. Atau kalau untuk pemberian di masa-masa awal, jangan disertakan kaki dan kepalanya. Lebih baik lagi kalau Anda bisa memberikan jangkrik yang sedang mabung, yakni masih lembut dan berwarna putih.
Ketika anakan burung sudah mulai meloncat-loncat kuat di dalam boks sarang, Anda bisa memindahkannya ke dalam sangkar gantung. Hanya saja perlu diingat, dasar sangkar gantung tetap diberi landasan bahan yang sama dengan bahan pembuat sarang. Tujuannya adalah mencegah kaki burung anakan cedera. Sementara untuk tangkringan harus dibuat bertingkat agar burung juga belajar meloncat antar tangkringan.
Sementara itu untuk manajemen indukan pasca anakan diambil, Anda bisa menyetting pakan untuk indukan seperti pada masa pasca penjodohan. Setelah anakan diambil, biasanya 7-10 hari setelahnya, betina mulai bertelur lagi. Hal ini berulang terus dan akan mengalami perubahan ketika burung mengalami masa mabung. Mabung pada cucak ijo pada umumnya memang tidak sekaligus bulu ambrol dalam rentang hari yang pendek, tetapi nyulam-nyulam.
Dengan model mabung seperti ini, maka tidak mengherankan masih ada juga cucak ijo yang tetap betelur meski bulu mulai jatuh. Namun demikian, ada juga yang berhenti berproduksi seketika. Hal ini memerlukan kecermatan Anda untuk memberikan asupan yang bagus untuk burung penangkaran, sehingga meskipun kondisi fisik terlihat tidak fit, tetapi tetap saja mau berproduksi. Lain masalahnya kalau proses nyulamnya memang tinggi, yakni bulu banyak sekali yang berjatuhan, maka Anda harus bersabar untuk menunggu burung menyelesaikan masa mabung, rekondisi dan siap lagi berproduksi.
Tips dan info lain:
1. Jika burung jantan untuk penangkaran tidak juga gacor merayu betina meski secara umum terlihat sehat atau burung betina tidak juga matang kelamin meski sudah berusia di atas 7 bulan; atau telor-telor burung tidak isi dan karenanya tidak bisa menetas, kita perlu memastikan bahwa si jantan bisa memproduksi sperma yang “berisi” dan kesehatan reproduksi betina benar-benar maksimal. Kalau kita ragu bagaimana caranya, pastikan saja kita menggunakan Bird Mature (klik saja).
Selama kondisi alat-alat reproduksi dalam keadaan normal, Bird Mature sudah terbukti meningkatkan kesempurnaan proses reproduksi burung-burung penangkaran. Tidak hanya kenari, tetapi semua jenis burung.
2. Jika burung-burung anakan dari penangkaran kita gampang mati, atau kakinya sering pengkor, lembek, karena daya tahan tubuh secara umum lemah, kita perlu memastikan bahwa indukannya mengonsumsi Bird Mineral (klik saja).
Bird Mineral tidak hanya bagus untuk anakan tetapi juga indukan karena Bird Mineral menjadikan bulu kuat, mulus, berkilau sehabis molting atau ngurak alias mabung; burung tidak terkena rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal); bebas paralysa (lumpuh); bebas perosis (tumit bengkak); menjadikan anak burung menetas sehat; burung tidak mengalami urat keting (tendo); burung tidak terlepas sendinya, tidak tercerai (luxatio); paruh tidak meleset, tidak kekurangan darah sehingga pucat dan lemah; burung di penangkaran bisa segera bertelur, telur berisi, produktivitas tinggi, daya tetas tinggi; kematian embrio rendah.
3. Jika Anda masih bingung juga bagaimana cara menangkar burung yang baik, bergabung saja dengan Om Kicau Hotline yang memberi layanan premium konsultasi perawatan dan penangkaran burung. Bagaimana?
Salam sehat burung Indonesia…. Om Kicau.
Artikel terkait penangkaran:
- Perkutut Katuranggan, Penangkaran dan Penilaian Perkutut
- Vitamin dan mineral esensial cegah dan obati penyakit pada burung kicauan dan penangkaran: Akhirnya ketemu juga
- Grafik performa burung
- Kunci sukses penangkaran burung
- Mengenal lebih dekat penangkaran Gould Amadin
- Manajemen sirkulasi kandang penangkaran
- Penangkaran Anis Merah: Penelitian Kutilang Indonesia (1)
- Menangkar anis merah
- Kandang penangkaran burung
- Menangkar lovebird di kandang koloni
- Artikel Lengkap Penangkaran LoveBird
- Tips mempercepat proses kawin burung kenari










salam kenal om saya penggemar ch mau tanya sangkarnya ch bahanya dari apa ya yg bagus trim infonya
Posted by rusmin | 25 Februari 2012, 18:47om duto bisa minta no hp atau alamat lengkapnya Om Bambang Is Malang (Moderator Breeding Kacer/Burung lain KM) itu di Malang mana? kebetulan saya juga dari Malang.
terima kasih
Posted by Decky Yoga Prasetya | 22 Februari 2012, 00:30om ..punya q
aku deketin trs sama betinya udah 2 bulan tpi klo aq jadikan satu kog brantem ea???????
Posted by Ryan Soekamti Sudah Sembuh | 20 Februari 2012, 18:04om klu kualitas cica ijo badan kecil (kalimatan-lampung) bagus gak ? thanks atas infonya
Posted by ulai | 16 Januari 2012, 19:55om kwalitas cak ijo buat ternak indukannya sprti apa ? thanks
Posted by ulai | 16 Januari 2012, 19:51berapa ukuran kandang penangkaran cicak ljo ? trim
Posted by eriyanto | 22 Desember 2011, 19:10just copy from previus posting……
mau tanya :
saya beli cucak ijo masih muda. (kata penjuaL0
ciri-cirinya juga bener, alis mata berwarna kuning. tapi koQ paruh bawah agak keputih-putihan.
apakah cucak ijo saya betina? soaLnya dah muLai berkicau keras waLau beLum trotoL.. jadi khawatir nih..
serius mas……
Posted by wahyu | 5 November 2011, 14:31kayak punyaQ itu tapio kq lum ada tanggapan
Posted by andy | 21 Desember 2011, 13:53pak…ukuran sangkar nya berapa kalo maw di ternak??
Posted by yana | 12 September 2011, 14:04Pakai sangkar ukuran standar besar Om. Minimal panjang atau lebar 40 cm, tinggi sekitar 50 atau 60 cm.
Posted by Om Kicau | 13 September 2011, 05:23taoi mutu cak ijo ternak dengan muda hutan bagus yang mana
n biar lebih jelas lagi nag mas2 miscal aku ne naumb aku 085368453008
ntar aku yang nelpon mas ….
Posted by vivi | 22 Agustus 2011, 14:03Tolong alamat-nya Bos, kalau saya mau belajar langsung.
Ini nomor teleponku 0812 8097085
makasih
Posted by POSMA MARBUN | 9 Mei 2011, 14:12om lam knal dari rangkasbitung-banten mohon pencerahannya,, saya bli cucak ijo bahan, dah mulai keluar totol item n garis biru di ujung bibir burung,, pertanyaan saya? apakah cucak ijo betina juga bakal mengeluarkan garis biru di ujung bibirnya?? trima kasih sblumnya
Posted by kiki rizki | 21 April 2011, 21:08Ujung bibir maksudnya sebelah mana sih Om?
Posted by Om Kicau | 21 April 2011, 21:18di sebelah pinggir kanan n kiri lehernya om… maksudnya.. suka ada garis warna biru khan??
Posted by kiki | 23 April 2011, 07:35om gmna nie cranya bikin cucak ijo q suaranya plong ya om….tks
Posted by dimas andriyanto | 12 April 2011, 00:19saya punya sepasang cucak ijo om,. Tp gk ada sangkar penangkaran..pakai sangkar gantung bisa om?
Posted by dona | 9 April 2011, 16:33boleh tau gk om alamat penangkaran(ternak) cucak ijo?
Makasih
Posted by doni | 25 Februari 2011, 10:32om salam kenal saya dari lampung mu tanya dirumah dah ada sepasang burung cucak ijo, awal nya yang betina kalah sama yang jantan ,kemudian malah jantan nya yang kalah ama betina nya ampe-ampe luka-luka, om bisa kasih saya solusinya g , saya mohon ya balasan nya,
Posted by Slamat Kurniawan | 29 Desember 2010, 14:09Yang jantan bisa dipacu libidonya dengan TestoBird Om.
Posted by Om Kicau | 30 Desember 2010, 08:46om,,,,sya rancna mo ternak C.ijo pa bisa di pakai sangkar gantung!!!!!!!!!……..Induk’an nya pa harus jinak…….
Posted by harviantwo | 29 Desember 2010, 10:10om aku mau nanya : aku punya CI ngentrok banget tapi setelah masa mabung selesai CI jadi ilang jiwa tarungnya, ama kicaunya gak punya power kayak sebelum mabung,pokoknya performanya turun banget,gimana ya om cara ato tips biar CI balik kayak dulu lagi…..????
Posted by hanif | 28 Desember 2010, 11:55Om Kicau,aku punya ch 1 laki udah bunyi apalagi kalau dikasih pisang berkicau terus tapi kalau diturunin sangkarnya mau dikasih pisang malah ngagarabag (liar).tapi kalau dimasukin tangan aku diam terus aku elus-elus ,apa bisa diternak ?
Posted by mamay rahmat m | 27 Desember 2010, 11:50om kicau,aku mau nanya nih.kalau ukuran sangkar gantung untuk beternak ch berapa ?
Posted by mamay rahmat m | 26 Desember 2010, 13:59Ukuran standard besar saja cukup (standar untuk cucakrowo misalnya). Cuma semakin besar semakin bagus.
Posted by Om Kicau | 26 Desember 2010, 20:54Om Kicau alamat di jakarta nya dimana ?
Posted by mamay rahmat m | 27 Desember 2010, 11:35om.. gmana cara mlih ch cewex ma ch cowok … sulit je aq seriung di kibulin ama bakul2 psar udah 2 X ……qua kna tpu…… klau mau bli bkalan berapa om? info di tunggu ….. psisi dmana om… aq -nya di jogja selatan alias Bantul
Posted by alief | 25 Oktober 2010, 13:33aku mau coba ah soalnya aku udah mendapatkan apa dan ciri nya yg bagus thanks atas info nya ya om moga berhasil
Posted by deni | 27 Agustus 2010, 15:27om, masa penyekatan antara jantan dengan betina berapa lama? trims
Posted by Rabdi | 4 Juli 2010, 12:16Ya sampai terlihat tanda-tanda jodoh Om…. Sering berdempetan.
Kalau sudah seperti itu, sesekali waktu perlu dicoba dijadikan satu sangkar. Lihat perilakunya. Kalau sudah tidak tengkar, diteruskan saja.
Posted by Om Kicau | 4 Juli 2010, 12:39truz, di belakang rumah saya banyak sekali burung kacer hutan. jenis kacernya warna coklat, lehernya putih, & ekor panjang om. sori saya minta tips sdikit tuk alat perangkapnya. trims
Posted by Rabdi | 4 Juli 2010, 12:51Om apa benar menangkar CH tidak menguntungkan dari segi ekonomi ? sebabnya apa ? sebab kalo di lihat dari harga trotolan CH lumayan tinggi lho.bisa sampai 500k lebih.
Posted by Alexsamsoedin | 21 Juni 2010, 12:34kenapa ngak ada suara kicau burung cucak ijo
Posted by jaka | 16 Juni 2010, 08:59raja kacer banyuwangi 081392469241
cucak ijo jantan/betina siap!!!!!
sulingan gunung
Posted by lali | 11 Juni 2010, 13:28klo cucak hijo anakan kna berapa hrga y mas….sms ke no 081347746666
Posted by hesli julianto | 4 September 2011, 22:16salam kicau mania
Posted by burhan | 11 Mei 2010, 20:28mau tanya :
saya beli cucak ijo masih muda. (kata penjuaL0
ciri-cirinya juga bener, alis mata berwarna kuning. tapi koQ paruh bawah agak keputih-putihan.
apakah cucak ijo saya betina? soaLnya dah muLai berkicau keras waLau beLum trotoL.. jadi khawatir nih..
Posted by bejo | 22 April 2010, 14:31om duto bkannya memberi solusi cma ktawa doanks, , ,
Posted by aldila | 1 April 2010, 17:59anaknnya harganya brapa om. . .
umur brapa isa saya ambil. . .
saya mau beli kira2 posisi dmna. . .
Posted by dila | 1 April 2010, 14:10Hehehe….
Posted by Om Kicau | 1 April 2010, 16:01cit cuit cuit mampir pak mendengarkan kicauan burung yg merdu
Posted by bondandsuwarno | 1 April 2010, 12:01Terima kasih ya.
Salam.
Posted by Om Kicau | 1 April 2010, 16:02trima ksih buat infony..boleh juga tuh dicoba kiatny..salam kicau mania..
Posted by al | 1 April 2010, 11:51sipplahhh,,tx infonya akan aq coba
Posted by ady.riyadh | 1 April 2010, 11:33thanks banget info nya…..om
Posted by neo | 1 April 2010, 10:19informasinya sangat berharga sekali…terimakasih, o..ada pertanyaan gimana ya cara memilih cucak hijau bakalan ?
Posted by dodik luthfiantoo | 1 April 2010, 09:37salam kenal kicau mania….
Posted by afu lim | 1 April 2010, 08:42terima kasih infonya mengenai penangkaran cucak ijo … syukurlah cucak ijo sudah ditangkarkan … so semua burung sudah bisa ditangkarkan … penggemarnya cukup banyak … kelestarian bisa dijaga … bagaimana dengan burung cendrawasih?
Posted by susilo kusribowo | 1 April 2010, 07:13