Menentukan jenis kelamin burung anakan, kampiun pun bisa meleset

Gambar alat reproduksi luar kenari jantan dan kenari betina Yang jantan menonjol membentuk sudut seperti kopiah dibalik, sedangkan yang betina meski menonjol tetapi “mulus” yang kalau dilihat dari arah samping seperti kalau kita melihat Gunung Merapi dari kejauahan hehehe… (Foto: burungkenari.wordpress.com)

Banyak tips diberikan para pakar penangkaran untuk menentukan jenis kelamin burung, khususnya burung-burung anakan. Meski demikian, banyak juga kampiun penangkaran yang meleset dalam menandai burung, apakah jantan ataukah betina, khususnya burung anakan.

Hal umum yang dilakukan dalam memprediksi jenis kelamin burung anakan atau juga dewasa (khususnya yang monomorfik; soal monomorfik dan dimorfik baca di artikel Perbedaan burung jantan dan betina) adalah membandingkan khususnya burung-burung yang berasal dari satu indukan dan satu sarang.

Dengan cara ini, maka tips yang diberikan adalah “jika lebih begitu, maka jantan.. jika lebih begini… berarti betina” . Lihat misalnya artikel Lagi, beda anis merah jantan-betina dan foto-foto anis merah trotolan Om Jayanz, Beda Anis Kembang (AK) trotolan jantan-betina dan rawatannya, Kenali cucak ijo semiran dan beda jantan betina CI anakan, dan sebagainya.

Meski demikian, memprediksi jenis kelamin burung anakan dengan cara perbandingan atau dengan cara apapun, bisa juga meleset. Jangankan pemula, bahkan para pakar penangkaran pun seringkali harus sangat hati-hati. Untuk menentukan jenis kelamin anakan lovebird misalnya, salah satu pakar penangkaran lovebird Jogja, Om Dwi, bahkan masih pusing tujuh keliling menentukan metode yang paling tepat.

Untuk menentukan anakan anis kembang, Om Heri (Baca: Ngobrol asyik dengan Om Heri_gatbf) juga tidak bisa gegabah karena, menurutnya,  “tanda jantan dan betina anis kembang ketika masih anakan, sering berubah-ubah. Kadang seperti jantan kadang seperti betina.”

Mas Samino pemilik Lintang Songo BF, juga salah memprediksi anakan bungsu murai batu Hercules. Dia memprediksinya sebagai jantan, ternyata betina.

Mas Afiat, penangkar cucakrowo di Kartosuro, malah pernah mencampur sepasang cucakrowo yang dia perkirakan jantan betina, ternyata terbukti kemudian betina-betina.

Pak Harto, penangkar kawakan jalak uren Jimbung Klaten, berkali-kali salah memasangkan jantan-betina jalak suren dewasa.

Mas Erick Solo, pemain kenari yang juga penyedia anakan-anakan kenari dari indukan-indukan jawara, salah “memberi” burung betina yang mulanya diprediksi jantan ke Om Firli Jakarta. Dan masih banyak lagi contoh kesalahan dalam prediksi jenis kelamin anakan-anakan burung.

Hal itu sangat bisa dimaklumi karena yang namanya “membandingkan” kadang-kadang sangat tergantung jenis, habitat asal, jenis pakan, dan usia anakan burung. Bahkan dalam sexing (penentuan jenis kelamin) day old chicken/ DOC di hatchery besar, harus dilakukan hanya sekian menit setelah anak ayam menetas. Begitu lewat hitungan menit, sudah sulit membedakan mana anakan berjenis kelamin jantan dan mana anakan berjenis kelamin betina.

Dengan demikian, kalau kita sebagai pemula sering kesulitan menentukan jenis kelamin burung-burung anakan, ada baiknya kita harus memaklumi diri sendiri. Ya mau bagaimana lagi karena semua itu merupakan proses belajar. Dan justru perbedaan jenis kelamin  yang “tidak jelas” ini merupakan seni tersendiri dalam kiprah dunia perburungan. Bikin bergairah dan penasaran, meski banyak juga akhirnya yang jadi korban “penipuan”, baik penipuan disengaja maup0un tidak disengaja.

Jenis kelamin anakan kenari

Oke, sebagai bonus Anda sudah membaca artikel ini, maka di sini saya kutipkan artikel tips menetukan jenis kelamin anakan kenari oleh Om Budikenari -  Sumekar dari webnya Om Ahmad Sofyan yang mengutip dari kicaumania.or.id. Namun perlu diingat bahwa apa yang dituliskan di sini sifatnya adalah perbandingan. Dengan demikian kalau di depan mata kita hanya ada satu anakan kenari kemudian kita diminta menanda jantan atau betina, ya jawab saja wallahu’alam hehehe… (jangan serius-serius ah…).

Berikut ini tips Om Budikenari- Sumekar:

1.  Sejak usia 3 hari pembuluh vena di sebelah perut akan turun menuju “ vent ( lubang angin / dubur ) dan akan menuju bagian depan dari “ vee “ yang ada dibagian depan “vent ,ini nampak pada burung kenari jantan yang masih muda. Tapi pembuluh vena ini tidak akan tampak pada kenari betina. Walaupun pembuluh ini ada di seluruh kenari jantan , akan lebih baik jika menganalisanya sebelum kenari jantan tersebut tumbuh bulu.

2.  Pada 5- 8 hari ,ambil semua anak-anak kenari yang terdapat pada sarang yang sama (satu indukan ) taruh ke handuk dan sejajarkan seperti posisi kuda balap yang ada pada pacuan kuda. Yang melompat paling jauh adalah kenari jantan.

3.  Burung- burung tersebut jika diperhatikan mempunyai pusat kaki bawah yang panjang sementara yang lainnya punya 3 telapak kaki yang memiliki panjang yang sama. Salah satu yang memiliki pusat kaki yang panjang akan sulit untuk bergabung dengan yang lain dan ini adalah kenari jantan. Kenari betina lebih mudah untuk bergabung karena ketiga telapak kakinya memiliki ukuran yang sama.

4.  Liatlah bagian tulang belakang mereka. Disepanjang tulang belakang kenari jantan warnanya lebih kaku dan lebih pekat . Untuk yang betina warnanya kaku dan pekatnya tidak sampai sepanjang tulang belakang. Dengan cara itu bisa diidentifikasi.

5.  Sebelum anaka-anak kenari tersebut berbulu. Liatlah ke bagian kepala mereka. Untuk yang jantan lebih pipih (datar).Untuk yang betina lebih bulat.

6.  Sekitar usia 6 – 7 hari anak2 kenari tersebut mulai membuka mata. Jika jantan maka matanya sejajar dengan paruhnya. Untuk yang betina, letak mata diatas paruh yang menyebabkan tampilan kepalanya lebih bundar.

7.  Ketika anak2 kenari diberi makan disarangnya oleh induknya .perhatikan tingkah laku anak2 tersebut. Yang berdiri paling tinggi , teriak paling keras dan yang paling ingin diberi makan duluan itu berarti yang jantan. Yang betina kakinya lebih pendek makanya mereka tidak berdiri tinggi dan karenanya mereka diberi makan lebih sedikit dibanding yang jantan.

8.  Usia 28- 30 hari beberapa kenari2 muda terlihat mempraktekkan suara mereka untuk berkicau dengan baik. Bukan yang paling awal berkicau itu yang terlihat paling baik ,burung 2 tersebut hanya suka berlatih berkicau lebih awal saja.

9.  Sekitar 5 bulan atau 5 bulan lebih 2 minggu, kenari jantan bisanya warnanya lebih terang. pada bagian tertentu warnanya lebih tajam khususnya dibagian dekat kepala. Pusat kepala pada burung kenari betina yang berwarna kuning akan menjadi sangat terang.

10.  Seandainya usia 6 bulan belum ketahuan jenis kalaminnya ,kenari2 yang dicampur diantara kenari2 maka. Kenari betina akan duduk lebih rendah lebih dikarenakan struktur badannya. Dan juga biasanya kenari betina akan berkelahi dengan kenari jantan ketika ingin berkicau atau mempraktekan suaranya. Meskipun sang betina dalam kondisi tidak sedang dalam masa bertelur dan ini hanya sekedar ingin berkicau saja.

11.  Jika semua metode di atas gagal masih ada satu cara lagi untuk menentukan jenis kelamin burung kenari .yaitu pada saat si burung bertelur itulah kenari betina ( huakakkaka)!.

Nah melengkapi artikel ini, di awal tulisan ada foto atau gambar perbandingan kelamin kenari jantan dan betina. Kalau kurang jelas mohon dimaklumi…

Sebagai referensi, bisa juga menentukan jenis kelamin burung dengan menggunakan pendulum. Bagaimana menggunakannya, silakan baca selengkapnya artikel tentang  MENGEMBANGBIAKKAN JALAK SUREN.

Salam… Om Kicau.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

Cari cepat artikel di omkicau.com, silakan ketikkan kata kunci pada kolom pencarian di sini.

Cek artikel-artikel penting yang kami rekomendasikan:

Navigasi Utama:

Find us on Google+

About these ads

13 pemikiran pada “Menentukan jenis kelamin burung anakan, kampiun pun bisa meleset

    • Menurut pengalaman saya (pengalaman pribadi mas, bisa beda2 kok tiap orang), kenari betina juga bisa ngriwik.
      Dulu saya ngebet banget punya kenari yg ngerol tapi pengen ngasuh dari kecil soalnya pengen ngeliat perkembangan bunyinya dari ngriwik sampe bisa gacor.
      Saya beli ke temen saya, menurut dia usia KNnya sekitar 2 bulan n posisinya sudah ngriwik, saya cek ternyata bener, sudah ngriwik. Akhirnya saya beli tuh KN.
      Selama dirumah, tetep saya master sama suara BT dengan harapan nanti bisa full BT gacornya. Setelah jalan sampe kira2 umurnya 6 – 7 bulan, kok ya masih ngriwik aja, saya lihat lagi VENT-nya…ternyata baru saja ditiup lha kok perutnya bersih banget, bulunya sudah bersih…trus vent juga g menonjol, tetep gitu aja.
      Untuk saja bapak mertua saya berbaik hati membelikan KN jantan yg dah gacor, alhasil sekalianlah saya ternak…
      Mungkin pengalaman ini bisa membantu..

  1. Met mlm Om..

    pengen tny Nih Om.. yg di maksud Vena, Vent, dan Vee apaan Om??

    sy bs minta Fotonya ga Om??

    soalnya sy lg belajar ternak kenari, lumayan da menghasilkan 11 anakan, tp smp

    skrng sy belum bisa liat yg apaan namanya Vena, Vent dan Vee…

    teimakasih sebelumnya Om

    Salam Kicau mania..

  2. Om aq mau tnya nich mslah brung LB sya.LB sya sbnrya klo ngekek tu pnjang2 dan sring bgt,tp sygnya pas ngekek tu sllu brglantungan d sangkar smbil brjalan muter orng jwa blang (mrambat) g mau ngekek di tangkringan apa emang itu bwaan ato bisa di hlangi.tlong ksih petuah om dukun brung.. .

  3. dari pada mumet mikir lanang lan wedhok mending coba ternak sambil belajar ngamati sing lanang lan wadon. tapi durung duwe indukane Om….hihihi.

Om dan Tante, tanya masalah burung? Gunakan Halaman Curhat. Mohon maaf karena keterbatasan waktu dan ilmu jika banyak pertanyaan yang tidak/belum terjawab. Terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s