KABAR BURUNG

Burung perlu “jaminan asuransi”

Banyak sekali SMS masuk ke HP saya dari teman-teman penghobi burung menanyakan obat apa yang cocok untuk burung mereka yang sakit serta cara lain bagaimana menyembuhkannya. Ada beberapa saya balas, beberapa lainnya tidak. Bukan masalah apa-apa tetapi masalah “lelah tangan” saja.

Terus terang saya sulit menjelaskan hanya dengan satu dua kata untuk cara menangani burung sakit. Kalau mau menulis banyak dengan penanya satu atau dua sih enggak apa-apa, tetapi kalau sehari sampai 20-an pertanyaan via SMS waaah.. mana tahan.

Pertanyaannya memang pendek, tetapi jawabnya itu loh yang harus panjang lebar. Karenanya tidak jarang saya membalas dengan memasang template “Mohon ditulis di halaman Curhat OmKicau.Com saja ya. Salam.”

Nah, dari banyaknya SMS tersebut menunjukkan bahwa banyak penghobi yang tidak siap dengan kondisi darurat burung mereka.

Benar, banyak penghobi burung yang tidak sayang kalau harus keluar uang ratusan ribu sampai ratusan juta rupiah untuk mendapatkan burung beserta kandang dan perlengkapan lain. Hanya saja, baru sedikit sekali penghobi yang sadar untuk “mengansuransikan” burung mereka sehingga memperkecil kerugian.

Mereka baru merasa menyesal ketika semuanya suah terlambat, ketika semuanya sudah lewat. Entah burung sakit atau bahkan mati. Bukan hanya penyesalan yang datang, tetapi juga kerugian materi yang besar. Ya, asuransi yang saya maksud di sini bukanlah asuransi sebagaimana yang dikeluarkan untuk manusia, kendaraan, bangunan dan sebagainya. Tetapi intinya sama, kita harus menginvestasikan dana untuk menekan, mempekecil atau bahkan menghilangkan risiko rugi.

Investasi yang perlu Anda keluarkan sebagai “asuransi” tersebut adalah untuk pembelian berbagai macam obat dan alat kesehatan untuk burung. Obat, peralatan dan sarana lain kesehatan tersebut mulai dari antibiotik sampai alat injeksi.

Singkat kata Anda wajib mempunyai “Kotak P3K Plus” (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan plus beberapa obat penyembuh).

Berikut ini isi Kotak P3K yang saya sarankan:

1. Antibiotik antara lain sulfaquinoxaline atau kombinasi sulfaquinoxaline dengan diaveridin, yang dijual di pasaran bebas dengan berbagai nama merk dagang.

Antibiotik spektrum luas berguna untuk tindakan darurat kalau burung sakit tetapi kita jauh dari dokter hewan atau jauh dari lab untuk penelitian sampel darah bagi penentuan jenis penyakit dan sebagainya.

2. Jodium tincture atau bisa juga povidone-iodine (juga dijual dengan berbagai merk dagang), baik dalam bentuk cair maupun salep .

Jodium tincture atau bisa juga povidone-iodine untuk penyembuhan luka baru. Dalam bentuk cair untuk penggunaan luka yang agak dalam, sedangkan yang salep untuk luka luar sekaligus menutup luka. Jodium tincture atau bisa juga povidone-iodine juga bisa digunakan untuk campuran antiseptic.

3. Obat anti parasit (obat cacing dan obat kutu serta jamur)

Obat anti parasit bermanfaat untuk membasmi parasit seperti cacing (misalnya menggunakan AscariStop), kutu permukaan kulit ataupun yang berada di dalam permukaan kulit (FreshAves dan BirdFresh).

4. Obat mata

Burung mudah terserang konjungtiva. Untuk itu perlu disiapkan obat mata (yang biasa digunakan manusia) baik yang tetes maupun salep atau ointment seperti salep mata tetracyclin, chloramphenicol, neomycin dan sebagainya.

5. Alat suntik (alat injeksi)

Bisa digunakan untuk melakukan vaksinasi misalnya, ataupun melakukan injeksi lainnya. Alat suntik juga berguna untuk menyuntikkan obat cair ke tubuh jangkrik yang akan diberikan ke burung

6. Peralatan penunjang: plester, gunting, gunting kuku, silet/cutter dan sebagainya.

Kalau Anda bertempat tinggal di kota yang relatif mudah menemukan petshop, poultryshop atau kios pakan burung yang lengkap, pencarian isi kotak P3K memang bukan masalah besar. Namun Anda harus selalu siap payung sebelum hujan. Jangan pernah mendadak untuk beli antibiotik misalnya, sebab kadang persediaan di toko habis atau toko sudah tutup dan sebagainya.

Sementara untuk Anda yang jauh dari petshop, poultryshop atau kios pakan burung atau malas mencarinya keluar Anda bisa melihat tulisan di sini.

Demikianlah singkat cerita. Yang jelas, hendaknya kita selalu siap payung sebelum hujan atau selalu siap membayar “premi asuransi” untuk burung-burung peliharaan kita.

Salam sehat burung Indonesia. Om Kicau.

Tentang Om Kicau

Man on the street

Diskusi

2 Tanggapan to “Burung perlu “jaminan asuransi””

  1. Om Duto, makasih ata postingan ini. bermanfaat sekali om.
    Saran saya, alangkah baiknya om juga menyediakan “Paket P3K Plus” ini untuk bisa dijual dengan isi/obat dan peralatan pendukungnya (injeksi, plester, dll) dalam satu paket penjualan nih. Keknya prospeknya oke juga tuh om..tinggal disediakan dalam 1 kotak, juga disertai brosur cara pakai, dosis, dan keterangan penting lainnya. Jadi jika ada yang pesan tinggal transfer, kirim n diterima kicaumania..

    Maaf, ini hanya sekedar saran om, mudah2an berkenan…

    Makasih.

    Posted by faisal | 14 April 2010, 09:31

Om dan Tante, tanya masalah burung? Gunakan Halaman Curhat. Trims....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 29.621 pengikut lainnya.