100 Blackthroat dan 25 pasang lovebird masih tertahan di Singapura

Sebanyak 100 ekor burung blackthroat (serinus atrogilaris) dari Afrika tertahan di Bandara Changi Singapura sebelum masuk Indonesia. Bersama 100 blackthroat tersebut, tertahan pula sebanyak 25 pasang lovebird yang didatangkan dari Belanda.

Padahal, beberapa orang peminat sudah menunggu-nunggu kedatangan blackthroat tersebut dengan menginden ke pengimpornya. Hal itu disampaikan Om Ariono Lestari, yang bersama seorang temannya di Jogja, mengimpor burung-burung tersebut.

“Rencana kedatangan blackthroat tertunda dan tidak sesuai rencana karena harus melalui pemeriksaan karantina hewan oleh pihak terkait di Singapura,” kata Om Ari yang bos koran Radar Jogja kepada Om Kicau, Sabtu (8 Mei 2010) sore, melalui telepun.

Om Ari Radja (Radar Jogja) menegaskan, kemungkinan besar pada 15 Mei 2010 burung-burung tersebut sudah sampai di Jakarta dan langsung dibawa ke Jogja dan sebagian lainnya ke rumah Om Ari di sebelah selatan kompleks Lanud Adisumarmo, Colomadu, Karanganyar, Surakarta.

Harga jual yang dipatok untuk blackthroat jantan adalah Rp. 1,5 juta dan betina Rp. 1 juta. Untuk penghobi di wilayah Jogja yang berminat membelinya, bisa menginden dulu atau bisa menghubungi Om Endri di 0274 6995008. Untuk wilayah Solo dan Jateng pada umumnya bisa menghubugi Om Lilik di nomor 081393258118.

Bertutur tentang burung lovebird yang dia beli dari Belanda, Om Ari mengatakan ada 25 pasang terdiri dari 15 pasang lovebird kepala hijau dan 10 pasang lovebird pastel.

“Harga jual sepasang lovebird kepala hijau Rp. 1,5 juta dan yang warna pastel Rp. 1,75 juta,” kata Om Ari yang sebelumnya pernah mendatangkan beberapa pasang lovebird lutino dan albino, juga dari Belanda.

Salam sehat burung Indonesia… (meski asalnya dari imporan hehehe…).

Berita terkait:

Blackthroat impor segera datang, harga sudah menantang.

diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).

Navigasi Utama:

About these ads

There are 14 comments

  1. dony starnet

    om….klo LB yg pastel warna hitam masih ada ga..?klo saya minat mau dikasih hrga spesial berapa…?bisa kirim ke pekalongan?trims (0285) 7995001

  2. Ari Radja

    BT memang bikin BT. Importernya berniat mengembalikan DP saya, tapi saya masih menunggu sekitar 1 minggu lagi, karena kata importernya BT itu sudah ada di Singapore. Pekan ini, dia ke Singapore untuk mengawalnya langsug saat dikirim ke Indonesia. Dan, sebagai obat kecewa, Sabtu lalu, Love Bird pesananku dari Holland telah tiba di rumah Jalan Roket 83B (selatan Kompleks AURI), Colomadu. Jumlahnya 40 ekor 30 ekor warna hijau dan 10 ekor pastel Di antara yang pastel ada yang berwarna hitam (black mauve?), trecetannya sudah kenceng dan panjang. Konon, BT ini berumur 10 bulan. Nah, yang berminat, silakah hubunungi 0815 7870 888, 0818 272 010, 0271 783 101 atau 0274 6995008. Terima kasih.

    Best Regards,

    Ari Radja

  3. dimas

    Salam kenal Om Duto, saya dimas rencana dalam minggu ini mau ke solo skalian mau nyari calon indukan LB, kira2 dimana ya Om?? kalo boleh skalian saya mau minta no hp-nya OM Duto (di-sms aja ke no saya 081328727494) ntar saya tak mampir ke situ…
    Suwun Om…

  4. zake dementor

    waaaaah beruntung banget bisa import dri belanda……..aq seminggu lalu ngimport Yorkshire klasic dri belanda gara-gara ada kasus Flu Burung di Bredda(salah satu kota diBelanda) ditahan sama karantina disana……..menunggu sampai infeksi teratasi……………sampai kapaaaaaaan…..hikz…hikz….hikz…..

  5. Bambang Mulyono

    Wah mahal ya om, apa sih istimewanya BT import dg breeding lokal ? Klo beda beda tipis sih mendingan BT lokal aja deh yg masih bisa dibeli dg harga dibawah 1 jt . . .

Komentar ditutup.