BURUNG MURAI BATU

Murai batu medan, ada enggak sih?

Ada pertanyaan menarik dari pengunjung blog ini, yakni Om Arief Hasan, mengenai masalah “murai batu medan”. Dia mengatakan, “saya pemula pengin pelihara murai batu medan. Sudah banyak artikel tentang murai batu medan yang sudah saya baca, mulai artikel di om kicau, forum KM, googling dll, tidak ada satupun artikel yang menjelaskan secara detail mengenai ciri murai batu medan. Yang ada hanya murai batu medan yang terbaik ekornya lebih panjang dari jenis lainnya, tubuhnya lebih kecil dll.. Kalau penjual burung ditanya, dia menjawab Medan lebih panjang mas daripada Lampung super atau murai batu dari daerah lain. Mohon bantuan Om Duto untuk menjelaskan ciri-ciri murai batu medan secara detail dan mencolok yang bisa dipakai pemula seperti saya, tanpa perlu membandingkan dengan murai batu dari tempat lain.

Dalam menjawab pertanyaan ini, ingin saya tegaskan dulu bahwa apa yang disebut sebagai murai batu Medan (dalam pengertian murai batu yang berhabitat aseli Kota Medan) itu sesungguhnya tidak ada. Mengapa? Sebab penyebutan murai batu medan adalah penyebutan yang salah kaprah. Tidak ada murai batu yang habitat aselinya kota Medan. Sedangkan murai batu di wilayah Sumatera Utara dan Aceh sendiri banyak sekali varian ditilik dari katuranggannya. Ada yang ekor panjang dan pendek, ada yang lengkung ada yang lurus, ada yang menggumpal jadi satu ada yang berbentuk seperti gunting dsb.

Kalau kebetulan murai batu yang terkenal adalah murai batu medan, ini dikarenakan stok murai batu wilayah Sumatera bagian utara (hingga pantai utara wilayah NAD) sejak dulu selalu terkumpul di Medan sebelum menyebar ke wilayah lain. Karena waktu dulu orang memfavoritkan murai batu ekor panjang, maka pemikat murai batu pun lebih suka mengumpulkan murai batu ekor panjang yang kemudian mereka bawa ke kota Medan. Saat itulah dikenal sebutan murai batu Medan dengan ekor yang rata-rata memang panjang, antara 22 cm sampai 27/28 cm. Sementara kalau ada murai batu dengan ekor sampai 30 atau bahkan 35 cm atau lebih, maka itu adalah murai batu asal Malaysia hingga kawasan pedalaman Asia Tenggara.

Berikut ini adalah gambar-gambar murai batu Malaysia dan pedalaman AsisaTenggara dan Asia Selatan.

Murai batu Malaysia dan kawasan lain pedalaman Asia Tenggara dan selatan. Jepretan dan koleksi David De Souza.

Jepretan dan koleksi David De Souza.

Murai batu wilayah Laos dan Myanmar misalnya, banyak yang berekor panjang. Perhatikan misalnya murai batu hasil buruan yang sudah mati dan banyak dijual di sebuah pasar pagi di Laos seperti gambar di bawah ini. Perhatikan ekornya. Ya itu adalah murai batu ekor panjang. (Cerita tentang ini, bisa dilihat di sini).

Tanda panah adalah ekor-ekor murai batu yang sudah mati dan dijual di sebuah pasar pagi di Laos.

Nah kembali ke persoalan medan, ketika murai batu ekor panjang dengan bukaan yang indah dipandang dan berbentuk melengkung ke bawah terkenal sebagai murai batu Medan, maka murai batu lainnya yang tidak berekor panjang disebut murai batu non-medan.

Sementara perlu pula dipahami, murai batu ekor panjang pun macam-macam. Ada yang lengkung ke bawah, ada yang lurus. Karena murai batu ekor panjang yang lengkung sudah ter-”branding” sebagai murai batu Medan, maka kalau ada murai batu ekor panjang lurus tidak akan disebut murai batu Medan meskipun pengepul murai batu di Medan sendiri juga memiliki stok murai batu ekor panjang yang tidak lengkung (biasanya dari kawasan Aceh).

Murai batu ekor panjang lurus itu, banyak ditemui di kawasan sekitar Lahat misalnya. Nah, disebutlah MB itu sebagai murai batu Lahat. Disebut sebagai murai batu lahat super jika ekornya panjang (sekitar 25 cm) dan yang ekor pendek disebut murai batu lahat begitu saja.

Sementara itu di wilayah pesisir utara NAD, dikenal ada murai batu ekor panjang dan lengkung tetapi warna putih di bulu ekor hanya sedikit-sedikit di bagian ujung ekor bagian dalam. Ini adalah murai batu dari kawasan Sabang atau sering disebut murai batu Sabang. Dilihat sekilas, murai batu ini seperti tidak memiliki ekor putih menyerupai MB dari kawasan pantai barat Sumetara (kepulauan Nias dan sekitarnya) yang disebut sebagai murai batu Nias.

Padahal di samping murai batu-murai batu yang saya sebut di atas, masih terdapat banyak kawasan di Sumatera yang juga terkenal sebagai habitat murai batu, seperti Jambi, Lampung, Pasaman dan sebagainya. Sementara di wilayah NAD sendiri, selain ada murai Sabang, ada juga murai dari habitat lain yang juga terkenal bagus-bagus, seperti murai batu Tangse misalnya.

Singkat cerita, murai batu Medan adalah kriteria murai batu berdasarkan kebiasaan untuk memudahkan penyebutan murai batu ekor panjang lengkung. Yang panjangnya di atas 25 cm sering disebut murai batu Medan super, sedangkan yang ekornya kisaran 25 cm atau lebih pendek disebut murai batu Medan begitu saja.

“Kenari Malang”

Ketenaran murai batu Medan sebagai murai batu dengan ekor panjang lengkung, hampir sama dengan keterkenalan kenari jenis holland atau colorbred yang dikembangkan oleh para penangkar di Malang. Kenari-kenari yang dikembangkan penangkar Malang disebut kenari Malang. Bedanya, kalau “murai batu Medan” yang dikenal sebagai “ekor panjang lengkung” awal mulanya memang banyak di-pool di Medan dan karenanya disebut murai batu Medan, maka kenari jenis kecil (holland) yang dikembangkan di Malang dikenal sebagai kenari Malang. Padahal kenyataannya, penangkar Malang pun juga banyak yang mengembangkan kenari besar (dari sisi postur), Yorkshire misalnya.

Maka ketika kita menemukan kenari-kenari kecil yang dikembangkan dan disebarkan dari Malang, kita langsung menyebutnya sebagai kenari Malang. Sedangkan yang body besar meski dikembangkan di Malang, tidak kita sebut sebagai kenari Malang. Nah ini sama saja, kalau kita bisa menjumpai murai batu ekor panjang di atau dari Kota Medan, maka kita menyebutnya murai batu Medan. Sedangkan yang ekor tidak panjang, meski juga ada di Medan, tidak kita sebut sebagai murai batu Medan.

Karena itu, saran saya, janganlah kita dipusingkan dengan cara memilih murai batu berdasarkan daerah asal. Lantas bagaimana cara memilih murai batu yang baik? Silakan simak dan baca lagi artikel yang satu ini.

Atau kalau pengin mencari murai batu ekor panjang lengkung ya silakan saja inden dari penangkaran Black Bird Keeping-nya Om Tony Alamsyah Cilacap atau dari RR BF-nya Om Didik Gresik dari indukan yang dia namai MR A. Nah apakah itu termasuk MB Medan? Bukan!! Itu adalah MB Cilacap dan MB Gresik. Nah kan?

MR A, salah satu indukan di penangkaran Om Didik Gresik, RR BF.

Tentang Om Kicau

Man on the street

Diskusi

57 Tanggapan to “Murai batu medan, ada enggak sih?”

  1. kalo murai malaysia yang ekornya bisa sampe 30-35 cm tu di indonesia ada yang jual gak Bos..???
    bagi alamatnya dong bos..,
    kisaran hargaya sampe berapa…???
    thanks berat juragan…,

    Posted by ayahe abe | 19 Mei 2012, 10:51
  2. 0saya nama verry dr kalimtan cp yang mau bl murai ampra tlep 085252333376

    Posted by verry krc | 25 April 2012, 12:01
  3. carangerawa murai batu lagi mabung gimna om???

    Posted by Arbadman Sembirienk | 30 Maret 2012, 19:24
  4. Numpang nibrug om…..sy py MB 2, n dua2nya ekor panjang antara 22-25 cm om, tp yg satu kalo lg bunyi badannya bagong kayak borneo.pdhl waktu sy beli kata pedagang itu MB binjai, yg mau sy tanyakan om MB binjai kalo bunyi badannya bagong kayak borneo g….n MB sy itu benar dr binjai bukan…..tlg skalian cantumkan foto MB binjai.di tunggu jwbanya.thank’s

    Posted by Supri | 15 Maret 2012, 16:00
  5. Lah ni baru artikel y mencerahkn,,,Tq full om,,,,,!

    Posted by munt@Ha | 8 Maret 2012, 09:36
  6. om cari mb fuul ,,,,,,,,,,,,

    Posted by nur | 25 Februari 2012, 22:33
  7. Om..saya mau tanya..ni saya punya mb umurnya sekitar 5 bulan dan udah ngeplong.tapi burung mb saya ini posturnya kecil dan warna bulu dadanya coklat kekuningan..tidak secoklat bulu dada burung murai jantan yang saya ketahui..kira kira burung mb saya ini jantan apa betina?

    Posted by darma | 14 Februari 2012, 16:34
  8. Klo hrg mb anakan cilacap brpan om yg jantan dan yg betina’a.

    Posted by Adhitslashscorpio | 5 Januari 2012, 10:49
  9. Klo hrg mb anakan cilacap brpan om.

    Posted by Adhitslashscorpio | 5 Januari 2012, 10:49
  10. Salam kicau mania..
    saya punya MB yang cuman suka ngeriwik,padahal usia mb bisa dibilang udah dewasa banget, apa pengaruh sehabis mabung? sebelumnya mau buka mulut tpi skrang malah tutup mulut. tolong para senior2 per MBan Kasih solusi.

    Posted by Ramos | 14 Desember 2011, 12:28
  11. saya berminat untuk membeli murai medan, tolong di kabari

    Posted by are, bekasi timur | 9 Desember 2011, 18:13
  12. Siang mas Duto,,,mas boleh minta alamat om Tonny Alamsyah Black Bird Keeping di cilacap,,,,kebetulan tiap minggu saya dolan ke cilacap,,,suwun mas Duto,,,,

    Posted by Didid Setyawan Nugroho | 23 Oktober 2011, 10:35
  13. Om….kalau om mau murai batu asal medan saya bisa usahakan om……kalau boleh tau om tinggalnya dimana ……

    Posted by harry blac light | 16 Juli 2011, 04:46
  14. slam kenal om…! saya Marga dr Bali . brpa kira2 harga anakan MB, bisa di kirim gak?
    tlong infonya 081236094383
    terima kasih sblmnya.

    Posted by marga satyana | 13 Juni 2011, 11:20
  15. ya setuju berapa harga mb hasil penangkaran mas didik?

    Posted by kamel riza | 8 April 2011, 10:50
  16. om duto mau nanya nieh , gimana cara menjodohkan murai trotolan , soalnya punya saya begitu di taruh di satu kandang , mereka saling tarung , bertengkar terus niieh , thank you …

    Posted by bangben | 7 April 2011, 15:54
  17. Berapa hrg MB medan trotol yang bagus?

    Posted by Kurnia | 20 Januari 2011, 08:39
  18. slmt malam om Duto
    setelah membaca artikel2 yang ada saya tertarik dengan anakan burung dari tangkaran om Didik Gersik bisa gak saya dikasihan no hpnya n’ sy juga mau nanya skrg sy coba ternakan love bird alhamdulillah berhasil utk pertama kalinya ini cuma tetep ada sedikit masalah dari 3 lovebid yg satu semuanya normal yg kedua menetas tapi anakanya kakinya ndeprok alias ngangkang sampai skrg umur 2bln dan yang satunya lagi sampir 2 hari sekali kepergok lg kawin sampai sekarang udah 5bln gak nelor-nelor mohon pencerahanya

    Trims’

    David geboi
    jogja

    Posted by David | 13 Oktober 2010, 23:00
  19. om mau tanya saya baru beli murai batu katanya sich medan, cuma ekornya gak ada, tapi saya di nasihati sama penghobby burung, awas jangan2 katanya ekornya tidak jadi………..karena katanya dia pernah punya dan suda lama tidak jadi dengan alasan bawaan dari anak, apa betul om….?

    Posted by beben | 5 Oktober 2010, 17:21
  20. om saya jauh di aceh.tepat simeulue dan saya jga penggemar mb, saya banyak punya koleksi mb dan mau mengadakan kontes mb gmna peraturan nya dan ap saja yg di nilai dlm perlombaan mb mau tau koleksi saya om bisa liat di http://wwwshdcom.blogspot.com

    Posted by sahidan | 30 September 2010, 23:24
  21. oya tanya,,maaf mash awam,,,klo di perlommbaan,,klo bukan medan dilarang ya,,?

    Posted by prasetia | 30 September 2010, 05:49
  22. trus memang klo bukan medan.selalu lebih jelek dari jenis MB medan ya?apakah harganya jauh dibawah MB medan?

    Posted by prasetia | 30 September 2010, 05:47
  23. Saya sependapat dengan Om CJ (Den Bagoes).
    MB medan untuk saat ini bisa dikatakan punah, seorang sahabat mengatakan kepada saya bahwa saat ini MB nyaris tidak pernah terlihat dihutan-hutan sumatra utara. Ada beberapa ekor yang tersisa, dan mereka berada di hutan Sibolga, daerah yang berbatasan dengan tapanuli selatan.

    Tapi untuk mendapatkan burung tersebut bukan perkara mudah, karena pemikat butuh waktu berhari-hari berjalan kaki didalam hutan untuk mencapai lokasi yang dikabarkan masih ada MBnya. Kasihan betul nasib burungku.

    Posted by Arly wirawan | 15 September 2010, 00:47
  24. pingin ternak murai tapi ko jauh2 y tempat belinya. ada yang teu tidak tempat peternakan dari Banjarnegara atau Jogjakarta?

    Posted by yosi | 1 September 2010, 20:47
  25. mau beli murai batu dengan harga murah dong.siapa yg jual??

    tks

    Posted by dhanie | 25 Agustus 2010, 01:11
  26. salam kenal MB mania,mas mas,mau tanya ni,saya punya murai batu ni,katanya jenisnya lampung super,saya masih ragu,soalnya kok blm ngeplong,tp ky kdgaran ngriwik,ap karena pengaruh abis mabung????…(soalnya pas 2,5 bulan ni dr ptama mabung,skrg yg rontok tgl bulu2 kclnya aj,tu jg tinggal sdikit,tp udah sbagian besar lengkap),,
    Atau karena msh muda????…..(soalnya kata tmn kakak saya yg ahli burung katanya masih muda bgt)..atau karakter dari jenis paruh burungnya yg tipis agak panjang???,sbnarnya pgn nyertain foto2 murai ku,tp gmna caranya,buat ngebantu mas2nya nentuin ap jenisnya,
    Ekornya juga gk kaya biasanya,setau saya hanya cabang 2 tp murai sya cabang jari 3,panjang semua,mta tolong bantuannya,,please

    Posted by izoelbangaran | 30 Juni 2010, 19:32
  27. ada gak jual murai ternakan yg di jakarta,kasih info ya,txu

    Posted by winarko | 18 Juni 2010, 20:59
    • Om….saya juga penggemar MB dan saya punya Mb yang bakalan yang berasal dari hutan aceh……kalau setahu saya MB medan atau Aceh ekornya lebih panjang dari MB yang berasal dari tempat lain misalnya dari lampung dan nias……kalau masalah jauh dekat itu ma gampang om …..kita bisa kirim lewat kiriman penerbangan tapi asal harganya cocok atau dil dulu…….

      Posted by harry blac light | 16 Juli 2011, 04:58
  28. salam kenall.

    saya mau belajar tentang murai…

    tp saya mau bertanya atau alasan kuat…

    Murai Batu yg asli asalnya dr mana?
    ada yang bilang asal dr NAD ada yg bilang persilangan MB NAD ma MEdan..

    tp saya langsung ke penangkapan murai di pulau simeulu, aceh sinabang klo dilihat dr peta Pulau simeulu diatasnya pulau nias ….

    saya pergi ke daerah Batu tempat penangkapan murai…

    dan cuma sedikit murai yang tinngal…
    akhirnya saya dikasih satu oleh pamannya temen yg menanngkap murai..

    dia juga bilang klo hasil tangkapan sampai 20 keatas…dia langsung telp. pembeli dr medan…karena pemesannya dr medan dan akan dibawa pke pesawat carteran yg kecil..

    dan ketika saya berada di jkt..ada banyak orang menyebut murai hebat itu dari medan….

    dan sempat berdebat sama juri yang katanya tahu tentang murai…

    kira2 ada ga sumber jelas asli murai batu…

    thanks ..

    pemain baru MB

    Posted by helmygayo | 10 Juni 2010, 08:03
    • Saya Dari Aceh dan setuju dengan anda,karna saya juga penghobi burung. ada 2 kawan saya yang menagkap langsung murai dihutan.begitu dapat burung nya langsung Dikirim Kemedan.wktu saya tanya knp dikirim kemdn,dsni kan jg laku? iya mmg katanya,cm di aceh burung nya hrs udh mkn vour br laku,jd tmbh kerjaan lagi katanya.lagian hrgnya jga lebih tinggi dimedan.

      Posted by Zahrie | 15 September 2010, 00:07
  29. Salm kenal om Duto.Om aku mau nanya nich.Dimana alamatnya Mas Didik RR Birdfarm Gresik,soalnya aku sering ke Gresik tapi gak tahu alamatnya? Trims sebelumnya.

    Posted by Pramono | 23 Mei 2010, 07:49
  30. gimana dengan larwo Om?

    ciri2nya gmana om?

    Posted by agus ompong | 20 Mei 2010, 18:37
  31. Om Duto, saya ditawari MB trotolan hasil penangkaran di hutan Medan oleh BKSDA Medan, tapi harus beli minimal 50 ekor. Kira-kira untuk melihat MB itu benar-benar asal Sumatra bagaimana ya? Tks.

    Salam,

    Ari Radja

    Posted by Ari Radja | 20 Mei 2010, 11:18
  32. Salam kenal om
    Ini Steva dari Purwokerto
    Saya mau tanya,burung murray batu saya sakit tenggorokan,obatnya apa yaw? Trmakasih.
    Tolong bales,

    Posted by Steva | 13 Mei 2010, 22:58
    • Om MB sakit tenggorokan karena infeksi disebabkan oleh makanan yang kurang bersih sehingga menimbulkan bakteri/kuman.

      Coba:
      * Dengan kasih minuman larutan penyegar terus menerus sampai sehat, tapi tetap menjaga EF (Kroto, jangkrik yg bagus)
      * Kontak dr. edy, dia punya obat tetes ke leher burung tsb.

      salam

      Posted by Yogi CJ™ | 16 Mei 2010, 22:35
      • Terima kasih Om Cj.
        Untuk obat tetes nafas, hehehe, Om Kicau juga ada produknya. Masih murni non-aquades. Namanya BirdFresh Om.
        Untuk obat tetes itu, termasuk dari dr Edy, sebenarnya kegunaannya bukan pembunuh bakteri/ kuman tetapi terutama untuk pembunuh air sac mite alias tungau kantung udara.
        Salam cicitcuit….

        Posted by Om Kicau | 16 Mei 2010, 22:47
  33. om photo yang terakhir tu salah om…tu bukan indukan tapi pejantan dari penakaran…kelihatan dari warnanya…maaf om kalau sok tauh tapi cuma ngasi info aja…

    Posted by tri poksai | 12 Mei 2010, 01:34
  34. sip lah kta jd tahu smua . smua MB bagus yg penting bgmna kta mengurus y dan menyayanginya . salam MB mania dri CIREBON

    Posted by dino | 11 Mei 2010, 23:07
  35. KELEBIHAN MB kepala putih atau MB haji dari kalimantan apa Om.
    trima kasih

    Posted by ugik | 10 Mei 2010, 11:54
  36. MB Medan itu memang ada jaman dulu, ini saya pernah diskusi tentang per embean by phone dg Alm. Koh Abun, yang emang asli orang Medan … Jaman dulu di Seputar Medan emang Banyak, seputar Medan seperti: Binjai, Bohorok, Brastagi, Pemantang Siantar, Rantau Prapat, Padang Sidempuan (kebetulan ada temen dr sana), dsb …. terus ke arah selatan Sampai ke Pekan Baru dan Padang (Pasaman yg MB nya terkenal juga).

    Trade Mark MB Medan sebenarnya jaman dulu itu MB Bohorok, MB ini sangat terkenal … MB nya gede dan berekor panjang … Bohorok masuk wilayah Sumatra Utara dan dekat dengan NAD. Bohorok dilihat dari peta antara Binjai dan Kuta Cane (NAD). Sayang adanya bencana banjir oleh exploitasi alam besar2an menyebabkan MB bohorok hampir punah …. (Saya ada 1 MB Bohorok namun sdudah hasil breeding atau F1).

    MB NAD seperti yg dikatakan oleh Om Duto juga bermacam-macam ragamnya, kalau MB NAD yg deket dengan perbatasan dg Sumatra Utara bisa dikatakan MB medan …..

    Akhir-akhir ini stok MB bisa dibilang hampir 80 % dari NAD, bermacam-macam juga MB NAD ini dilihat dari:
    * Bentuk Ekor (Panjang, sedang atau pendek),
    * Warna ekor (Yg NAD cenderung ada hitamnya/Tdk putih polos, kalau yg deket dengan Perbatasan Sumatra Utara ekor cenderung putih tidak brintik2), ada yg full hitam (Nias) tapi MB nya besar, ada yg full hitam NB nya kecil.
    * Besar kecilnya Body
    * dsb

    Yang jelas MB disekitar Pegunungan Bukit Barisan dari Mulai NAD s/d Lampung menghasilkan MB yg dahsyat …. sayang karena eksploitasi besar-besaran MB yg hidup di pegunungan BB ini hampir punah.

    Salam MBMania ….

    Posted by Yogi CJ™ | 9 Mei 2010, 23:07
    • Betul.. betul.. betul (Upin-ipin mode on), hehehe…
      Ya begitulah Om, artinya “MB Medan” itu adalah MB dari dari wilayah Suimatera bagian utara (sampai NAD). Kalau MB Medan adalah MB Bahorok, btw, di kawasan Bahorok sendiri ada beberapa jenis MB ditilik dari keturanggannya loh Om.
      Siiiplah…
      Salam BRMania, eh salah, Salam MBMania hehehe….

      Posted by Om Kicau | 9 Mei 2010, 23:56
  37. ikut numbrung nih Bosss, setujuuu… sekali om, n terimakasih dgn pemaparan nya mengenai MB yg betul2 logic memang kita sdh dipolitisi oleh pedagang,coba kalau MB punya KTP,tdk terjadi hal yg demokian.

    Posted by adang saptari | 9 Mei 2010, 16:29
  38. Salam kenal om Duto, artikelnya bagus sekali, walaupun saya tdk memelihara murai,barangkali kedepan tulisan semacam ini akan muncul lg dg topik yg lain, trims.

    Posted by Bambang Mulyono | 9 Mei 2010, 14:48
  39. OM tmnku pny murai kepala bagian ats berwrna putih,kty asli bukn semiran.klo bleh tau asaly dr mn dan keunggulany d bnding burung murai laen.TLG D JAWAB y?mksh.eko KUDUS

    Posted by eko wahyudi | 9 Mei 2010, 12:29
  40. mantaf om duto..benar2 setuju saya..

    Posted by Tatang | 9 Mei 2010, 10:23
  41. Salam kenal

    Benar sekali mas Duto, sebutan mb medan, mb lmpung, lampung super dll. adalah branding dari para pedagang burung – karena bisa saja mb yg ditangkap di lmpung terus dibawa ke medan hiongga jadi mb medan. Bagi saya yang pemula memang MB ekor panjang (kata David de Souza – LONG, Curved and SOFT) lebih menarik.

    Kalau boleh tahu berapa ya harga anakan mb dari Mas Didik RR Birdfarm Gresik?

    Trims
    Salam

    Posted by agung | 9 Mei 2010, 10:06

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Bird smuggling bid foiled | ifoodlinks.com - 17 Mei 2010

Om dan Tante, tanya masalah burung? Gunakan Halaman Curhat. Trims....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 29.484 pengikut lainnya.