Memandikan burung dengan cara pegang-semprot, mengapa tidak?

Cara memandikan burung derkuku

Ini sih cara memandikan derkuku

Banyak sekali penghobi burung yang sering stres menghadapi burung yang tidak mau mandi meski sudah mau masuk karamba. Lebih stres lagi, kalau burung tidak mau juga masuk karamba meski sudah dipancing dan digunakan berbagai macam cara. Nah, apakah Anda sering menghadapi masalah seperti itu?

Hal yang ingin saya sampaikan di sini bukanlah tips dan trik memandikan burung dengan cara dikaramba dan sebagainya. Saya hanya ingin menekankan saja bahwa burung mandi itu mengikuti pola yang sudah terbiasa diterapkan. Kalau sejak awal burung tertentu terbiasa mandi di cepuk wadah air, maka untuk mengubah kebiasaan dia, bukan hal yang gampang.

Begitu juga burung yang terbiasa mandi pagi, maka untuk dimandikan pada sore hari, kadang tidak mau juga meski sudah dipancing dengan semprotan dari sprayer. Atau sebaliknya, burung yang terbiasa mandi sore, sulit dimandikan pada pagi hari.

Untuk mengubah kebiasaan burung dalam mandi (entah masalah waktunya, atau juga caranya: apakah dikaramba atau dicepuk, atau disemprot) saya tegaskan lagi, bukan hal yang sederhana. Ada memang burung yang mudah menyesuaikan diri sesuai keinginan kita, tetapi banyak sekali yang semaunya sendiri. Lantas bagaimana menghadapi burung yang semaunya sendiri? Ya biasakan saja dimandikan “semau kita” juga.

Meski kita menggunakan cara “semau kita”, hal yang perlu diperhatikan adalah jangan terlalu memaksakan pada tahap-tahap awal. Sebab, jika pemaksaan yang kita lakukan terlalu menekan, burung akan stres berat dan perlu waktu lama untuk memulihkannya.

Salah satu contoh memandikan burung dengan cara di “luar pakem” dan berawal dari “semau kita” adalah cara memandikan burung ala Om Irvan Sadewa. Cara yang digunakan sangat simpel dan dilakukan ketika Om Irvan banyak waktu, yakni pada malam hari (biasanya setelah jam 21.00 atau jam 9 malam). Caranya? Burung dipegang dan langsung disemprot pakai sprayer. Sret…sret…sret sampai merata, basah kuyup, dan sudah…. setelah itu dimasukkan lagi ke sangkarnya dan digantang di teras rumah.

Burung apa saja yang biasa dimandikan model begitu? Kalau dibilang semua burung Om Irvan dimandikan cara demikian, memang tidak. Tetapi khusus burung-burung jinak dan memang sudah sejak kecil dimandikan dengan cara seperti itu. Contohnya, ya murai batu.

Mengapa malam hari? Sekali lagi, ini tidak ada pertimbangan khusus. Ya, karena memang pada malam hari itulah biasanya Om Irvan “hidup”. Kalau siang hari, tentu tidur kecuali memang ada acara -acara khusus yang menyebabkan Om Irvan harus “bangun” pada siang hari, misalnya ada tamu jauh, kondangan, acara lomba burung, atau touring bersama keluarga ke luar kota…

Apakah burungnya oke-oke saja? Oh iya. Nggak ada masalah. Masalah terjadi ketika burung itu ditransfer ke orang lain, yang tidak bertanya bagaimana biasanya burung itu mandi. Nah…..

Tetapi ingat ya, memandikan burung model Om Irvan ini jangan Anda praktekkan jika Anda belum paham cara memegang burung. Salah-salah, burung bisa sesak nafas kalau terlalu erat memegangnya. Atau, burung akan lepas berrrrr… kalau Anda kurang erat memegangnya. Juga, bulu burung bisa banyak yang rontok  jika burung tidak terbiasa dipegang. Arti dari semuanya adalah kepada masalah kebiasaan. Dalam mengawali sebuah kebiasaan itulah yang sering perlu pengorbanan.

Inti dari semuanya… dalam  memandikan burung, ada banyak pilihan yang bisa Anda ambil. Titik ekstrem pertama adalah jadikan burung Anda mengikuti kebiasaan yang Anda terapkan secara “memaksa” pada awalnya, dan titik ektrem lainnya adalah membebaskan burung untuk mandi kapan saja dia mau.

Hal yang pertama, yakni memaksakan burung mandi pada waktu yang Anda tentukan, maka lakukan secara perlahan dan bertahap. Untuk menunjang keberhasilan penerapan tips ini, maka lakukanlah (mengubah kebiasaan burung) pada masa burung pasca mabung, sebelum mulai dimandi-jemur secara rutin. Pada masa itulah burung banyak “melupakan” kebiasaan lama dan dia akan belajar tentang kebiasaan-kebiasaan baru, bahkan termasuk soal isian dan lagu yang dia bawakan.

Sementara itu, jika Anda ingin memberi sedikit kebebasan pada burung maka sediakan saja wadah air yang relatif besar di sangkar burung Anda. Biarkan saja burung Anda mau mandi kapan saja.  Untuk model yang beginian, dijamin burung Anda nyaman Anda pun merasa tenteram. Lantas bagaimana dengan  memandikan burung di karamba? Sementara lupakan saja….  ya bikin enjoy saja dalam berhobi burung. Sebab, mandi karamba juga tidak memberi jaminan apa-apa untuk burung Anda. Santai saja….

Oke, semoga tidak tambah bingung. Salam.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

Cari cepat artikel di omkicau.com, silakan ketikkan kata kunci pada kolom pencarian di sini.

Cek artikel-artikel penting yang kami rekomendasikan:

Navigasi Utama:

Find us on Google+

About these ads

12 pemikiran pada “Memandikan burung dengan cara pegang-semprot, mengapa tidak?

  1. AK saya juga gak mo masuk kandang mandi, makanya dari pertama sampe sekarang kalo mo mandi burung ditangkap terus dimasukan kekandang mandi dan kalo udah selesai mandi ditangkap terus dimasukan kekandangnya lagi setelah digantang gak lama langsung bunyi gacor

  2. Wah wah.. wah,, om kalau masalah mandi burung memang lihat2 kebiasaan deh, soalnya kacer saya dah 3 ekor yang lolos ditangan om, ada yang karena kagetan, ada yang terpleset jari2 ketika burung meronta, ada yang abis dimandiin e e e lupa tutup kandang………sekarang sy agak terlatih megang kacer mandinya ditangan, kalau ragu sy semprot basah aja dikandang, kalau nampak burung tinggoi birahi sy mandi sampo malam2….

Om dan Tante, tanya masalah burung? Gunakan Halaman Curhat. Mohon maaf karena keterbatasan waktu dan ilmu jika banyak pertanyaan yang tidak/belum terjawab. Terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s