Burung kacer: Peluang penangkaran burung saat ini dan masa mendatang (3)

penangkaran kacerBurung kacer saat ini termasuk salah satu burung favorit di arena lomba. Dari sisi suara dan gaya tarung, burung kacer memiliki tipikal yang hampir sama dengan burung murai batu. Karena mudah dimaster dan memberikan sajian gaya tarian yang indah, menjadikan burung kacer memiliki tempat tersendiri di hati para penghobi burung.

Begitu sobat, itulah pengantar artikel saya untuk mengawali perbincangan kita tentang prospek penangkaran burung kacer. Ini adalah artikel ketiga dari serial artikel tentang prospek penangkaran burung masa kini dan masa mendatang. Untuk artikel serial sebelumnya, Anda bisa menyimak prospek penangkaran burung murai batu dan prospek penangkaran burung jalak suren.

Jika berbicara mengenai burung kacer maka kita perlu membedakan antara burung kacer hitam dan kacer dada putih yang sering disebut kacer poci, kacer skoci, kacer koci dan beberapa sebutan berbeda lainnya.

Kacer hitam vs kacer poci

Kacer hitam, saat ini sudah relatif langka di pasaran. Hal ini disebabkan karena pasokan dari alam sudah menipis dan pada saat yang sama para penangkar burung kurang berninat menangkarnya karena “secara ekonomis” kurang memberikan keuntungan sebagaimana menangkarkan burung murai batu misalnya.

Minat yang kurang besar terhadap kacer hitam ini disebabkan oleh pendapat umum yang mengatakan bahwa volume suara kacer hitam kalah dibandingkan volume kacer poci. Dan secara umum pula burung-burung yang moncer di arena lomba di kelas kacer banyak direbut oleh kacer poci.

Pendapat tersebut secara umum tidak benar. Hanya saja, secara umum burung kacer poci memang memiliki suara yang lebih kristal dibanding suara kacer hitam. Suara kristal burung kacer poci akan lebih menonjol jika diberi isian yang tepat. Dengan semakin berkembangnya “ilmu pemasteran” burung, mau tidak mau burung kacer poci akhirnya lebih favorit di arena lomba dibanding kacer hitam.

Pada saat yang sama, karena pasokan di pasaran sedikit dan relatif lebih mahal, burung kacer hitam tidak atau kurang diburu dibandingkan kacer poci. Akhirnya, jumlah kacer poci secara umum mendominasi kelas kacer. Dan tidak mengherankan bahwa peluang jenis ini menang di lomba lebih tinggi dibanding kacer hitam. Maka pendapat yang menyebutkan kacer poci lebih banyak sukses menuai gelar jawara ketimbang kacer hitam mendapatkan “pembenaran”.

Segeralah dimulai

Bagaimana peluang dan prospek ekonomi menangkarkan burung kacer ini?

Secara umum, prospek penangkaran burung kacer hitam ataupun kacer poci saat ini belum menjanjikan. Alasannya sederhana, pasok di pasar untuk burung kacer poci (yang lebih diburu ketimbang kacer hitam) masih melimpah dengan burung-burung hasil tangkapan hutan. Sementara untuk menangkarkan burung kacer hitam saat ini, peluang pasarnya tidak luas karena orang lebih banyak memilih kacer poci.

Namun demikian, perlu diingat, bahwa pasok burung kacer poci dari hutan akan segera menipis dengan semakin banyaknya penangkapan. Tidak sampai satu atau dua tahun ke depan, burung kacer poci tangkapan hutan akan habis di pasaran. Artinya, pada masa-masa mendatang, penangkaran kacer akan “mengalami era keemasan” juga.

Apakah Anda akan menunggu datangnya masa itu untuk menangkarkan burung kacer? Sebaiknya mulailah dari saat ini.
Mumpung harga calon indukan masih relatif terjangkau, berburulah kacer poci yang berkualitas atau malah yang sudah jawara di arena lomba untuk ditangkarkan. Jika sudah beranak-pinak, berilah pelatihan dan pemasteran yang bagus untuk anakan-anakannya. Buktikan bahwa kacer poci hasil penangkaran lebih mudah “didandani” untuk dijadikan burung jawara. Maka, tidak akan lama lagi Anda akan muncul sebagai salah satu penangkar handal burung kacer.
Mengapa tidak? (Bersambung)

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja). Navigasi Utama:

Tentang iklan-iklan ini

There are 39 comments

Komentar ditutup.