Sepasang burung nuri kepala hitam itu akhirnya beranak…

Akhirnya, sepasang burung nuri kepala hitam di kadang penangkaran ala kadarnya di rumah saya, punya keturunan. Si betina bertelur 2 butir dan menetas semuanya. Telur pertama menetas 5 hari lalu, telur kedua 4 hari lalu. Benar-benar masih imut. Tetapi, waduh, si indukan jadi galak-galak yang ditunjukkan sejak si betina bertelur.

Ya, itulah cerita lanjutan dari artikel yang pernah saya tulis berjudul “Sepasang nuri itu semakin ceriwis dan mesra saja“.

Saat itu foto yang saya sertakan antara lain adalah di bawah ini:

Sepasang nuri kepala hitam

Sepasang nuri kepala hitam

Si betina memang menjadi sangat galak. Setiap saya mendekatkan lensa kamera untuk memngambil video atau foto, selalu saja si induk betina menghalang-halangi lensa kamera karena merasa asing dengan benda itu dan tentu juga curiga jangan-jangan membahayakan anak-anaknya. Video dan foto bisa terambil setelah burung digoda-goda dengan tangan dan melupakan sejenak gerak kamera.

Karena indukan menjadi galak itu pula, sampai-sampai yang merawat burung saya di rumah menjadi takut untuk masuk kandang. Sebab si burung langsung nglabrak. Kalau ditepis khawatir burung sakit, kalau dibiarkan tentu saja tubuh robek-robek dicakar dan dipatuki si nuri kepala hitam.

Bertelur dan mengeram di tanah

Meski saya sudah menyediakan glodok (kotak kayu) untuk pasangan nuri ini, tetapi keduanya enggan menempatinya. Sejak saya pasang golodok itu sampai sekarang, saya belum pernah melihat entah si jantan atau betina berada di dalamnya. Oleh karena itu saya pernah khawatir apakah mungkin mereka bakal beranak-pinak kalau masuk glodok saja tidak mau.

Ketika saya memikirkan untuk kemungkinan mengganti glodok, eh saya diberitahu anak kandang bahwa nuri sudah bertelur. Dalam dua hari, bertelur dua butir. Dan saya sudah memutuskan untuk mengganti glodok karena saya tidak yakin si betina mau mengerami telur-telur yang berada di dasar kandang.

Dua anak nuri Irian kepala hitam berada di sarang di dasar kandang

Dua anak nuri Irian kepala hitam berada di sarang di dasar kandang

Anak burung nuri irian kepala hitam

Anak burung nuri irian kepala hitam

Tunggu punya tunggu, si betina kok terlihat sangat rajin mengerami telur. Dan akhirnya saya putuskan membiarkan saja sambil berdoa semoga telur menetas. Eh betul, ternyata beberapa hari lalu kedua telur menetas dan cerita ini pun saya tulis.

Lihat videonya di bawah ini:

Atau bisa dilihat pada tautan youtube ini: http://youtu.be/Dr-C5aw88aI

Kedua burung ini sehari-hari saya beri makan jagung manis, pepaya dan beberapa jenis buah lain. Selama sekitar 10 hari  sebelum menelur dulu, pada pepaya atau buah selalu saya taburi BirdMineral dan disusul dengan pemberian BirdMature serbuk selama 5 hari yang juga saya tabur di buah. Alhamdulillah…. burung menjadi sehat, kawin, bertelur dan menetas. Padahal itu adalah dua telur pertama kedua pasangan itu dan selama ini banyak telur-telur pertama burung muda tidak menetas karena biasanya tidak bisa dibuahi dengan sempurna oleh pejantan.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

Cari cepat artikel di omkicau.com, silakan ketikkan kata kunci pada kolom pencarian di sini.

Cek artikel-artikel penting yang kami rekomendasikan:

Navigasi Utama:

Find us on Google+

About these ads

30 pemikiran pada “Sepasang burung nuri kepala hitam itu akhirnya beranak…

  1. Maaf saya mw tanya nih, udh bbrapa wkt ni punya butung nuri alhamdulillah jinak dan gampang bgt diajak interaksi… mah agk bingung sma jns klamisnua, kalo dr ciri yg dsebutin sih 1 jntan 1 btina, sbelumnya pisah kandang dan say coba satiin tp ga sampe 1 hati msh takut brantem maklum nlm tau pdkt mreka ni ky apa, hari nidicoba lg 1 kandng samp bsk kadang akurr kdg ky brantem nih, mw tanya dlu spadanb burung nurinya langsung akur atau kadg ky brantem? Butuh infonya bgt nih.. makasih bgt

  2. saya pernah punya nuri kpl htm 2 ekor, karena keteledoran jadi mati. sekarang sy pingn punya lagi. untuk membedakan jantan dan betina gimana ya om? trims banyak om.

  3. saya ada sepasang, sudah jinak, tapi dari ternate. posisi saya di gorontalo. bingung mau bawanya ke jawa. sebenarnya ngelatih biar jinak dan pinter ngomong gampang koq. sueerrr…….ada makanan dan minuman yg dia suka. hmmm….kasih tau nggaaa yaaah…..

  4. om, saya punya nuri cow, tapi paruhnya warna agak kemerahan,
    nah saya yakin itu kelamin jantan, tapi masih ragu,
    saya bisa cari burung nuri kepala hitam di mana ya ??
    pengen cari nuri betina, kemarin jln2 di depok gak dapet e

Om dan Tante, tanya masalah burung? Gunakan Halaman Curhat. Mohon maaf karena keterbatasan waktu dan ilmu jika banyak pertanyaan yang tidak/belum terjawab. Terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s