About these ads

Pedagang burung Kebon Kembang dipindah lagi

Setelah menunggu lama kabar kepastian mengenai revitalisasi Pasar Kebon Kembang Kota Bogor, nasib para pedagang burung yang dulu menempati Blok E mulai jelas. PD Pasar Pakuan Jaya menyatakan kesiapannya untuk membangun tempat penampungan sementara (TPS) untuk mereka. Selain pedagang burung yang menempati Blok E, TPS juga disediakan untuk pedagang lain yang dulu menghuni Blok A dan B di Pasar Kebon Kembang.

Kios Burung di Pasar Kebon Kembang

PEDAGANG BURUNG YANG MENGHUNI SEBAGIAN BLOK E PASAR KEBON KEMBANG

Secara keseluruhan, PD Pasar Pakuan Jaya akan membangun sedikitnya 800 TPS. Para pedagang burung mendapat prioritas pertama pemindahan ke TPS yang kini masih dalam tahap pembangunan itu. Artinya, kicaumania di Bogor dan sekitarnya bisa lebih tenang lagi dalam mencari burung-burung peliharaan yang diinginkannya.

Bagi para pedagang burung, ini merupakan pemindahan yang keselian kalinya. Dulu, sebelum menghuni kios di Pasar Kebon Kembang, mereka pun sudah beberapa kali mengalami relokasi. Pada dekade 1990-an, mereka menempati kios-kios di Pasar Anyar Jalan Gang Mekah.

Kebakaran hebat yang melanda Pasar Anyar tahun 1996 membuat nasib para pedagang burung tak jelas. Pemerintah Kota Bogor lalu membangun Pasar Kebon Kembang sebagai pengganti Pasar Anyar. Para pedagang yang dulu berjualan di Pasar Anyar  pun direlokasi ke Kebon Kembang, dengan menempati sejumlah kios di Blok E.

Malapetaka kembali datang pada tahun 2004. Penyebabnya sama: si jago merah. Sebagian kios di Pasar Kebon Kembang, termasuk Blok E, ludes terbakar yang menghanguskan ribuan unggas, burung, dan binatang peliharaan milik para pedagang waktu itu. Setelah direnovasi, hanya sebagian kecil pedagang burung meneruskan usahanya dengan menempati kios di Blok E.

Melihat kondisi pasar dan  kios-kios yang ditempati pedagang burung, kita memang patut mengelus dada. Kondisinya masih sangat jauh dari yang diharapkan. Selain kumuh dan kotor, penerangan di bagian dalam pasar burung ini sangat minim. Akibatnya, pembeli  enggan berlam- lama di sana.  Padahal  pasar burung itu dulu merupakan yang terbesar di Kota Bogor.

Kesemerawutan di Pasar Kebon Kembang

LOKASI TPS DI BAWAH BLOK E
(Foto: pakuanraya.com)

Rencananya, para pedagang burung  akan menempati sebagian kios-kios di TPS tersebut. Setiap kios berukuran 2 x 1,5 m2. Disediakan pula lahan parkir bagi masyarakat pembeli.

Semoga pihak pengelola Pasar Kebon Kembang, dalam hal ini PD Pasar Pakuan Jaya, konsisten dengan  janjinya untuk memberikan pasar tradisional yang modern bagi penjual maupun pembeli, sehingga kedua pihak bisa sama-sama diuntungkan.

Kita harapkan semuanya bisa berjalan lancar dan tidak bergesekan dengan pihak lain maupun dengan pengguna jalan raya.

Salam dari Om Kicau.

About these ads

Satu Tanggapan

  1. seandaynya di tempat saya banjarmasin punya pasar burung seperti itu tentu mudah menemukan burung yg saya suka
    tp apa mau dikata pasar digusur pedagang burung banjarmasin kalsel buyar ngalor ngidul susah dicari
    mudah”an pemerintah banjarmasin kalsel mau membikinkan tempat buat pedagang burung di banjarmasin

Om dan Tante, tanya masalah burung? Gunakan Halaman Curhat. Mohon maaf karena keterbatasan waktu dan ilmu jika banyak pertanyaan yang tidak/belum terjawab. Terima kasih.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 42.320 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: