Burung kardinal, angry birds dari dunia nyata — dengar suaranya, lihat videonya

Burung KardinalAnda yang sering memainkan game angry bird tentu tahu karakter burung pemarah tersebut. Ya karakter itu merupakan gambaran nyata dari burung northern cardinal (Cardinalis cardinalis). Burung kardinal dari utara ini termasuk salah satu burung terfavorit di tujuh negara bagian di AS.

Mereka sering terlihat di halaman perumahan untuk mengambil makanan dari feeder yang sengaja disiapkan oleh penduduk yang hobi mengamati burung (bird watching).

Kardinal, atau kerap disebut dengan si burung merah, termasuk burung endemik dan tidak bermigrasi. Mereka umumnya lebih menyukai wilayah beriklim hangat seperti wilayah tenggara AS. Namun dalam beberapa dekade terakhir, mereka memperluas jangkauan hingga ke wilayah utara AS, bahkan mencapai Kanada.

Populasi yang cepat bertambah ini kemungkinan akibat pemberian makanan oleh penduduk lokal di musim dingin. Selain itu, juga karena kemampuan burung untuk beradaptasi dengan taman kota dan habitat manusia di pinggiran kota.

kardinal jantan dan betina

KARDINAL JANTAN (KIRI) DAN BETINA

Kardinal jantan bisa dikenali dari warna bulunya yang merah terang, dan bagian wajahnya yang hitam. Adapun warna bulu kardinal betina tidaklah secerah jantan, dan cenderung berwarna abu-abu kecokelatan.

Suaranya ? Jangan diragukan lagi: sangat bervariasi! Bahkan kalau dirawat sejak anakan, atau masih muda, burung ini bisa berkicau dengan kencang dan variatif, mirip dengan suara burung samyong.

Beberapa variasi suara burung kardinal








Sangat agresif

Kardinal termasuk burung fighter yang sangat agresif. Ia bisa menyerang burung sejenis yang memasuki wilayah teritorialnya. Kecenderungan dari sifat fighter yang agresif tersebut membuat burung ini terkadang terbang menyerang / menabrak jendela rumah, ketika melihat keberadaan burung lain.

Padahal apa yang dilihatnya adalah refleksi atau bayangannya sendiri yang memantul di kaca jendela. Akibatnya, banyak kardinal yang menabrak kaca jenderal rumah dengan kencang dan berujung pada kematiannya, seperti pernah dikupas omkicau,com dalam artikel di sini.

Makanan utamanya antara lain buah, biji-bijian, serangga (belalang, jangkrik), dan keong. Pada musim kawin, kardinal jomblo akan mencari pasangan masing-masing. Kardinal termasuk jenis burung monogami. Jadi, bagi yang sudah mempunyai pasangan, mereka akan memisahkan diri sesaat dari koloninya untuk memenuhi sabda alam: berkembang biak.

Sarangnya berbentuk cawan terbuka, atau sama seperti sarang yang biasa digunakan kenari. Bahkan teknik penangkarannya pun tidak jauh berbeda dari penangkaran burung kenari.

Wah, mulai tertarik kan? Barangkali Anda bertanya, apakah kardinal bisa dikembangbiakkan di Indonesia yang beriklim tropis? Meski iklim kita berbeda dari Amerika, tetapi kardinal termasuk burung dengan kemampuan beradaptasi yang baik terhadap lingkungan baru, meski suhu atau cuacanya berbeda dari negeri asalnya.

Hanya saja, burung kardinal tidak boleh dibawa keluar dari wilayah AS maupun Kanada, bahkan tidak boleh diperdagangkan di wilayah kedua negara tersebut. Di Negeri Paman Sam, larangan itu tertuang dalam Migratory Bird Treaty Act (tahun 1918). Sedangkan di Kanada, larangan itu tersurat dalam Convention for the Protection of Migratory Birds in Canada.

Padahal populasinya di alam bebas sangat berlimpah, mencapai 100 juta ekor di kedua negara tersebut. Ya sudah, lebih baik kita dengarkan suara dan aksi kardinal dalam video berikut ini:

——-

Semoga bermanfaat.

Salam sukses dari Om Kicau.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

Cari cepat artikel di omkicau.com, silakan ketikkan kata kunci pada kolom pencarian di sini.

Cek artikel-artikel penting yang kami rekomendasikan:

Navigasi Utama:

Find us on Google+

About these ads

Om dan Tante, tanya masalah burung? Gunakan Halaman Curhat. Mohon maaf karena keterbatasan waktu dan ilmu jika banyak pertanyaan yang tidak/belum terjawab. Terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s