Skip to content
Tentang iklan-iklan ini

Terapi untuk bakalan anis kembang agar rajin bunyi

Terapi untuk bakalan anis kembang agar rajin bunyi ini sebenarnya lebih tepat untuk pemula, khususnya bagi sobat Om Kicau yang sering menanyakan masalah ini di boks komentar dan Facebook Burung. Tetapi harus disadari pula, tidak ada rawatan instan yang membuat burung tiba-tiba menjadi rajin bunyi. Semuanya butuh proses, bahkan kesabaran tingkat tinggi, agar momongan kita bisa memberikan kebahagiaan buat majikannya. Proses inilah yang akan saya beberkan di sini.

maharaja-di-omkicau_std.originalJika Anda benar-benar pemula, saya sarankan untuk membuka dulu Halaman Anis Kembang, agar memperoleh gambaran yang jernih mengenai apa dan bagaimana burung ini, mulai dari habitat, karakter, membedakan jenis kelamin, perawatan harian, perawatan mabung, persiapan lomba, dan sebagainya.

Memandikan burung

Burung anis kembang (Zoothera interpres), sebagaimana saudara dekatnya, anis merah (Zoothera citrina), dikenal sebagai burung pesolek dan gemar mandi. Bagi anis kembang (AK), mandi wajib dilakukan minimal sekali dalam sehari, agar kondisi fisiknya tetap bugar dan akan  berdampak positif terhadap kondisi psikisnya.

Waktu mandinya boleh pagi, boleh sore, bahkan ada juga yang malam. Beberapa AK mania punya pengalaman berbeda-beda, dan semuanya mengklaim bisa membuat burung menjadi rajin bunyi. Tetapi sebaiknya mandi dilakukan pada pukul 07.30, atau kalau mau dua kali sehari, mandi kedua dilakukan sore hari sekitar pukul 15.30 atau 16.00.

Yang penting, AK harus dimandikan setiap hari agar tidak mudah gelisah. Sebagai burung pesolek, ia sering gelisah jika bulu-bulunya mulai kusam oleh kotoran atau debu yang menempel. Selain itu, mandi secara teratur juga sangat berguna untuk menenangkan burung dalam kondisi stress.

Jika bakalan AK sudah rajin dimandikan, namun ia tetap gelisah sambil mematuk-matuk bulunya, itu pertanda ada kutu, tungau, jamur, atau parasit yang menempel di bulu dan/atau permukaan kulitnya. Gangguan seperti ini tidak mungkin bisa diatasi dengan mandi, karena kutu dan teman-temannya tidak bisa dilenyapkan hanya oleh air.

Celakanya, jika tak segera diatasi, kegelisahan itu akan berdampak pada aktivitas berkicaunya. Masalah ini terkadang sering disepelekan, padahal dalam berbagai kasus sering dijumpai burung bakalan yang hanya ngeriwik terus gara-gara banyak kutu di tubuhnya.

Solusinya tidak lain harus memberantas kutu dan parasit lainnya yang menempel di bulu atau permukaan kulitnya. Misalnya dengan menyemprotkan FreshAves ke tubuh burung, sehingga kutu dan parasit lenyap dari tubuhnya, sehingga membuatnya segar lagi dan cepat berkicau.

Tentu solusi tersebut hanya untuk burung yang sering mematuki bulu-bulunya, atau bulu-bulu terlihat kusam, meski sudah dimandikan setiap hari. Jika burung selalu tenang setiap habis dimandikan, berarti pada tubuhnya relatif bebas dari kutu dan parasit.

Pemasteran

Pemasteran untuk anis kembang sebenarnya bisa dilakukan pada usia sangat muda, muda, maupun dewasa. Tetapi jika dilakukan sejak dini jauh lebih baik, karena akan terekam dalam memorinya untuk jangka waktu lama.

Cara pemasterannya pun bervariasi, bisa menggunakan media seperti kaset atau suara burung dari mp3 yang dapat diunduh di sini, maupun dari burung masteran yang sengaja Anda pelihara.

Dalam memaster burung perlu diperhatikan kemampuan mereka dalam menanggapi suara masteran tersebut. Artinya, dalam kata lain perlu dicari masteran yang benar-benar sesuai dengan karakter suara dari burung tersebut.

Proses pemasteran burung yang paling bagus adalah pagi hari sebelum mandi, sekitar pukul 05.00 – 07.00, diulangi lagi setelah penjemuran hingga sore (10.00 – 15.00), dan selepas pukul 18.00 sampai burung beristirahat (sekitar 21.00).

Penjemuran

Penjemuran bagi anis kembang diperlukan untuk memperoleh asupan pro-vitamin D dari sinar matahari pagi. Idealnya dilakukan pukul 08.00 selama 1-2 jam, tergantung dari kebiasaan dan kondisi burung.

Usahakan tidak menjemur AK melebihi pukul 11.00, karena terik matahari sudah panas dan bisa membuatnya menderita. Setelah dijemur, burung diangin-anginkan sekitar 10 menit untuk adaptasi cuaca, setelah itu baru dikerodong.

Pemberian ekstra fooding (EF)

Ekstra fooding (EF) atau pakan tambahan yang dianjurkan setiap hari untuk anis kembang adalah jangkrik. Adapun cacing tanah, kroto, ullat hongkong dan ulat bambu tidak dianjurkan diberikan setiap hari, tetapi cukup 1-2 kali dalam seminggu.

EF, sesuai dengan namanya, hanyalah pakan tambahan. Yang utama adalah voer dan buah-buahan. Buah yang dianjurkan terutama pepaya, pisang, dan apel, yang dapat diberikan berselang-seling agar variatif (misalnya Senin-Kamis pepaya, Jumat-Sabtu apel, Minggu pisang).

Multivitamin juga sangat dibutuhkan, agar kondisinya selalu fit dalam segala cuaca dan keadaan. Pemberian multivitamin berkualitas, misalnya BirdVit, tidak dilakukan setiap hari, tetapi cukup 1-2 kali dalam seminggu. Tetapi jika burung mengalami problem seperti nyekukruk, muka pucat, tidak gacor-gacor, tidak punya power, atau sering turun tangkringan, pemberian BirdVit bisa setiap hari (tanpa efek sampingan) sampai kondisi burung kembali fit.

Nah, kunci yang sangat penting dan tak boleh dilupakan adalah bagaimana memacu produksi hormon testosteron pada anis kembang bakalan, agar setelah dewasa bisa memiliki performa suara bagus.

Hormon testosteron dimiliki burung sejak piyikan, meski kadarnya masih sedikit. Makin bertambah umur, makin meningkat pula kadarnya. Hormon yang diproduksi oleh testis pada burung jantan dan sel ovarium pada betina ini menjadi salah satu penentu mutu suara seekor burung.

Banyak yang mengira testosteron hanya dimiliki burung jantan. Burung betina pun memilikinya (selain hormon estrogen dan progesteron), tapi kadar testosteron pada betina 20 kali lebih sedikit daripada jantan. Artikel lengkap mengenai testosteron bisa dibaca di sini.

Jika bakalan anis kembang sudah berusia 3 bulan atau lebih, untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas suaranya, Anda bisa menggunakan TestoBirdBooster. Produk ini sudah teruji mampu mendorong pembentukan hormon testosteron secara alami, sehingga bisa mengatasi berbagai keluhan kicaumania mengenai burungnya yang hanya ngeriwik terus, mental drop, daya tahan tubuh lemah, semangat tarung rendah, dan sejenisnya.

Silakan mempraktikkan satu demi satu terapi untuk bakalan anis kembang Anda agar cepat bunyi. Sekali lagi, tak ada yang instan kalau menyangkut organisme / makhluk hidup. Semuanya harus berproses, dan yang lebih utama bagaimana merawat AK dengan penuh kasih sayang dan kesabaran. Semoga bermanfaat.

Salam sukses dari Om Kicau.

Ada pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja). Navigasi Utama:

Tentang iklan-iklan ini

1 Komentar »

  1. Saya pikir kalo proses biar cepat bunyi dengan banyak di embun kan tiap pagi, ternyata proses mandi secara intensif berpengaruh juga..,trims om utk info tambahan nya

    Suka

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 156.088 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: