Memaster cucak hijau secara efektif

Burung cucak hijau dikenal sebagai salah satu jenis burung yang pintar dan sanggup menirukan berbagai macam suara di sekelilingnya. Sebenarnya hal ini sudah sering saya amati pada beberapa burung cucak hijau di rumah. Kunci utama agar suara masteran terekam dengan baik dalam memori burung adalah jarak suara masteran dan intensitas (frekuensi) suara yang didengarkan kepada burung cucak hijau. Artikel ini sekaligus akan mengulas bagaimana sebenarnya karakter burung cucak hijau ini saat menjalani program pemasteran.

Suatu ketika, saya pernah memasater burung cucak hijau dengan suara masteran dari perangkat elektronik yang ditaruh tidak jauh dari kandang (jarak sekitar 1 meter). Pemasteran saya lakukan setiap pagi. Eh, tiap  pagi selalu ada tukang roti lewat di depan rumah, yang berjarak sekitar 3-4 meter, dan selalu terdengar bel / suara promosi yang disetel tukang roti tersebut.

Selama beberapa hari pemasteran itu saya lakukan, ternyata suara masteran dari perangkat elektronik tak muncul. tidak menghasilkan apa-apa. Justru suara musik dari tukang roti yang masuk ke cucak hijau. Dari situ saya mengambil kesimpulan bahwa jarak dan kebeningan suara yang didengar burung berpengaruh terhadap keberhasilan pemasteran.

Contoh lain, pernahkah Anda mendengar suara burung kedasih yang hanya terdengar melantun dari jarak cukup jauh? Ternyata suara tersebut justru lebih banyak termaster oleh burung kita seperti kacer, cucak hijau, anis kembang, dan sebagainya.

Pendengaran burung ternyata lebih efektif jika mendengar suara dalam jarak agak jauh, sehingga tetap bisa terdengar lebih jelas dan bening bagi burung. Berbeda saat kita memaster burung dari jarak cukup dekat, misalnya suara yang dihasilkan oleh perangkat elektronik atau burung lain. Meski terdengar jauh lebih keras, biasanya tidak terekam secara sempurna oleh burung kita.

Selain itu, memaster burung dengan burung lain, terlebih dalam jarak dekat, sangat jarang terjadi jika burung mau mengikuti suara burung yang dilihatnya. Dalam artian burung cucak hijau yang dimaster dengan burung lain tapi dalam jarak berdekatan, maka burung tidak mau mengikuti suara tersebut, kecuali jika jaraknya diatur sekitar 3-4 meter. Bisa juga menggunakan cara lain, yaitu dengan memberi batas, atau bisa juga full kerodong, maka pemasteran bisa efektif dilakukan.

Keberhasilan proses pemasteran juga bisa terjadi kalau kita rutin memutar suara masteran dari perangkat elektronik pada jam-jam tertentu dan waktu-waktu tertentu setiap harinya. Kalau kita memaster burung cucak hijau dengan burung khusus masteran, yang lebih penting adalah kegacoran dari burung masteran tersebut, terlebih pada waktu-waktu tertentu seperti pagi dan sore hari sewaktu cucak hijau beristirahat.

Poin penting pemasteran cucak hijau

Dari hasil analisa saya, inti pemasteran ternyata bergantung pada hal-hal berikut ini:

  1. Tempat yang tenang dan tidak muncul gangguan suara lain dari lingkungan yang bisa mempengaruhi proses pemasteran seperti tukang dagang, knalpot motor / mobil, serta suara lainnya yang mengganggu.
  2. Jarak ideal pemasteran adalah 3-4 meter, dengan suara volume sedang, tidak full, sehingga suara yang terdengar lebih mengalun dan tidak pecah di udara.
  3. Rutinitas pada jam dan waktu tertentu. Jika hari ini kita memaster burung pada pukul 07.00 – 09.00 dan pukul 15.00 – 16.00, maka untuk hari-hari berikutnya mesti menggunakan waktu yang sama.
  4. Karakter suara harus sesuai dengan burung yang mau dimaster. Tetapi mengingat kepintaran cucak hijau yang mampu mencerna suara apa saja (seperti beo/nuri), patut menjadi pertimbangan jika burung master harus berkarakter seperti cendet, kacer ,murai batu, dan anis merah, agar tidak muncul suara mati (suara di mana akhirnya membuat burung menjadi ngeban-ngeban saja).
  5. Untuk burung cucak hijau, waktu yang tepat dan efektif untuk memaster adalah saat burung mengalami mabung nyulam yang ditandai dengan jatuhnya 1-2 ekor bulu sayap atau ekor.
  6. Meski pintar merekam suara di sekelilingnya, cucak hijau dengan cepat akan melupakan suara tersebut begitu berganti lingkungan atau tidak ditempel dengan burung masterannya. Ini perlu menjadi perhatian tersendiri.

Demikian informasi mengenai metode pemasteran burung cucak hijau secara efektif menurut saya pribadi. Meski ada juga yang berbeda cara dan metode yang digunakan, tetapi semua itu untuk tujuan pemahaman dan pengetahuan saja, khususnya untuk pemula.

Suara burung master untuk cucak hijau

Silahkan download suara masteran untuk burung cucak hijau anda disini :

  • Suara Cililin


Download 

Download

Download

  • Suara burung tengkek

Download

Download

  • Suara burung gereje crecetan panjang punya Om Kicau.

Download

  • Suara burung cucak hijau variasi

Download

  • Suara burung cucak hijau

Download

Apabila Anda tertarik dengan artikel lain mengenai apa saja yang harus dihindari dalam memaster burung cucak hijau, silakan buka kembali artikelnya di sini.

Semoga bermanfaat


Salam sukses, salam dari Om Kicau.

diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).

Navigasi Utama:

About these ads

There are 6 comments

  1. BINTANG SENJA

    Yups… benar sekali atas penjelasan yang teah agan sampaikan… tapi pertanyaan yang ingin saya ajukan, pada waktu kapan kah (pagi, siang, sore atau malam) pemasteran itu sangat efektif untuk dilakukan gan… tq untuk infonya

  2. PulsaMatic

    Pertama…Terimakasih Untuk Artikelnya…Sangat2 Bermanfaat Untuku…,Kedua, Sebagai Orang Yang Haus Akan Informasi Burung Kicauan,Minta Izin Untuk Menimba Ilmu….,Ketiga,Thanks n Support U…!!!

  3. Kurniawan

    Selama ini pemasteran menggunakan perangkat elektronik yang saya lakukan saya dekatkan dengan burung om, memang tidak menghasilkan apa-apa. Jika volume suara dari prangkat elktronik tadi kecil tetapi jelas dengan jarak sekitar 2 meter, apakah bisa om ?

    1. Aries Munandi

      iya om, dianjurkan memaster kalau dari suara elektronik volume tidak full/kencang agar suara tidak pecah dan terdengar jelas oleh burungnya, bisa juga dilakukan dalam jarak 2 meteran dengan suara masteran yang sedang saja seperti yang sering saya lakukan kalau memaster burung CI dirumah.

    1. Aries Munandi

      pada prinsipnya sama saja om, selama suara masteran didengar jelas dan tanpa gangguan dari suara lain (suara burung lain diluar yang mau dimaster atau suara lingkungan/berisik) saya rasa pemasteran bisa berjalan dengan sempurna :)

Komentar ditutup.