Menangani bulu ekor yang tidak tumbuh

Dalam komentarnya di Curhat, Facebook Burung, atau ketika menanggapi artikel tertentu di omkicau.com, beberapa sobat kicaumania mengajukan pertanyaan yang kurang lebih sama, yaitu bagaimana menangani bulu ekor yang bondol alias tidak tumbuh. Kasus ini sering terjadi pada kacer, murai batu, dan cendet, tapi sebenarnya semua jenis burung termasuk perkutut, merpati, dan derkuku pun bisa saja mengalaminya. Ok, semoga artikel ini sekaligus menjawab pertanyaan sobat kicaumania

bulu-burung2

Karena tidak melihat langsung kondisi burung serta cara perawatan yang sudah dilakukan masing-masing kicaumania yang menanyakan masalah tersebut, maka saya coba mengupas masalah  ini dari beberapa kemungkinan. Sedikitnya ada tiga kemungkinan mengapa bulu ekor pada burung tidak tumbuh lagi.

  1. Pertumbuhan bulu terhambat oleh gumpalan darah yang mengering atau kulit yang bersisik atau berjamur.
  2. Bulu yang tidak tercabut dengan sempurna, atau mengalami patah di ujung bulunya.
  3. Kekurangan kalsium, sehingga burung tidak mampu memproduksi bulu baru.

Berikut cara mengatasi bulu ekor yang tidak juga tumbuh, sesuai dengan faktor penyebabnya.

Mengatasi pertumbuhan bulu yang terhambat

bulu-burungPertumbuhan bulu bisa saja terhambat oleh gumpalan darah yang mengering di daerah pori-pori kulit. Hal ini biasanya terjadi akibat pencabutan bulu secara paksa atau tidak tepat, sehingga merusak kulit burung yang menimbulkan pendarahan.

Ketika terjadi pendarahan, biasanya atau seringkali kita tidak melihatnya, karena permukaan kulit tertutup oleh bulu-bulu yang lain. Begitu pun ketika darah mengering, menggumpal, dan menyumbat pori-pori kulit, terutama pada daerah di mana bulu baru nantinya akan tumbuh.

Coba diingat lagi, apakah Anda pernah melakukan pencabutan bulu secara paksa, atau setidaknya pernah “membantu” mencabuti bulu burung namun dengan cara yang tidak tepat? Jika pernah, maka kemungkinan hal itulah penyebab bulu ekor tidak tumbuh.

Solusinya? Tentu harus menyelesaikan dulu sumber penyebabnya, yaitu gumpalan darah yang mengering dan menyumbat pori-pori kulit. Caranya, pegang burung dengan rileks namun hati-hati, agar tidak membuat burung merasa tertekan (stres). Setelah itu, bersihkan darah yang menutupi pori-pori tersebut dengan air hangat.

Di sini ada dua pendapat mengenai cara membersihkan darah yang menutupi pori-pori :

  1. Singkapkan bulu ekor, kemudian pastikan daerah di atas kloaka di mana bulu-bulu ekor tertanam tercelup ke dalam air hangat. Saat tercelup, bersihkan bagian kulit yang dulu pernah ditumbuhi bulu ekor dan kini tidak tumbuh lagi. Caranya dengan menggosok pelan-pelan menggunakan jari tangan kita.
  2. Singkapkan bulu ekor, kemudian carilah bagian kulit yang dulu pernah ditumbuhi bulu ekor namun kini tidak tumbuh lagi. Basahi daerah tersebut dengan air hangat, lalu digosok pelan-pelan menggunakan jari tangan kita.

Saya lebih menganjurkan cara kedua, karena cara pertama sangat berpotensi membuat burung stres. Tidak hanya itu, bulu-bulu ekor lainnya yang sebenarnya sehat malah bisa rusak akibat pengaruh air hangat.

Setelah itu, burung diberi multivitamin yang didesain khusus untuk membantu menumbuhkan bulu (termasuk saat molting), yaitu BirdMolt-Pre. Cara penggunaannya bisa diteteskan langsung ke paruh burung, lewat air minum, atau dioleskan ke kroto / buah, dan diberikan selama 4-6 hari berturut-turut (pencet saja link tersebut untuk melihat detailnya).

BirdMolt-Pre mengandung multivitamin, multimineral, serta bahan aktif lainnya yang didesain khusus untuk mendorong pelepasan bulu lama, menumbuhkan bulu baru, serta mencegah bulu baru pecah-pecah, kusam dan tumbuh tidak rata..

Untuk kasus dimana kulit burung bersisik atau berjamur, kemudian kering dan menyumbat pori-pori kulit, hal itu biasanya terjadi saat burung mengalami mabung (rontok bulu) dan mendapat perawatan tidak tepat. Misalnya, saat mabung sering terkena sinar matahari secara langsung, atau dijemur lama sehingga kulitnya kering dan bersisik.

Solusinya sama seperi membersihkan gumpalan darah. Tetapi apabila setelah ditunggu lama bulu belum juga tumbuh, berarti pada permukaan kulit termasuk pori-porinya bukan sekadar bersisik, tetapi ditumbuhi jamur.

Mau tak mau harus ada perlakuan tambahan, yaitu menghilangkan jamurnya terlebih dulu.Silakan beli obat anti-jamur khusus burung di toko burung atau poultry shop. Jika ingin produk yang aman bagi manusia dan burung, sebaiknya menggunakan FreshAves,

FreshAves mengandung permethrine dan piperonyl butoxide. Permethrine dikenal sebagai pestisida aman dan sudah diujikan untuk penyemprotan nyamuk demam berdarah di berbagai wilayah di Indonesia.

Berdasarkan ujicoba tersebut, permethrine terbukti mempunyai aktivitas insektisidal yang sangat tinggi baik untuk lalat, nyamuk, kutu, jamur, dan insekta pengganggu yang lain. Kecepatan kerjanya tinggi, sedangkan  efek residualnya sangat rendah, sehingga aman untuk burung maupun manusia.

Bulu yang tidak tercabut sempurna

Seperti dijelaskan sebelumnya, mencabut bulu secara paksa bisa menimbulkan pendarahan (meski hanya pendarahan kecil), yang berefek pada terjadinya gumpalan darah yang mengering dan menutupi pori-pori kulit. Biasanya hal itu dilakukan ketika kita tidak sabar melihat proses mabung yang nyulam, terlalu lama jarak antara bulu yang rontok dan bulu yang tumbuh.

Karena itu, cara terbaik adalah menunggu sampai burung selesai mabung atau rontok bulu. Mempercepat rontok bulu bisa dipacu dengan suplemen seperti dijelaskan sebelumnya, yaitu BirdMolt-Pre. Sedangkan untuk mempercepat pertumbuhan bulu selama proses mabung bisa dipacu dengan produk pendamping, yaitu BirdMolt-Post.

Kekurangan kalsium

Burung yang kekurangan mineral kalsium (Ca) biasanya akan mengalami kerontokan bulu pada beberapa bagian tubuhnya, jadi bukan hanya ekornya saja. Misalnya daerah bagian leher dan kepala burung menjadi botak.

Jadi jika bulu ekor sulit tumbuh, dibarengi dengan sulitnya bulu tumbuh di beberapa bagian lain, diprediksi burung mengalami kekurangan kalsium dalam makanannya. Apalagi kalau itu terjadi di luar masa mabung. Solusinya adalah memberikan multimineral lengkap seperti BirdMineral, Berikan selama 4-5 hari berturut-turut, selanjutnya diulangi seminggu sekali.

Yang penting diingat, biarkan burung menyelesaikan masa mabungnya secara alami. Jangan tergoda untuk mencabuti bulu-bulunya, apalagi bulu ekor yang menjadi salah satu mahkota bagi seekor burung. Proses molting bisa dipacu dengan suplemen yang aman bagi burung.

Semoga bermanfaat.

Salam sukses, salam dari Om Kicau.

diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).

Navigasi Utama:

About these ads

There are 17 comments

  1. Choirul

    oM, sya Punya burung pentet yang msih Muda. Mucuk paruhnya Bulunya Pda Luka akibat Nubruk”. nah Bulunya yang Hilang itu apakah Bisa tumbuh lagi??

  2. mawan kristianto

    om saya punya murai batu jenis black tail habis beli tempat temen..tapi ekornya masih kurang 4 dari 12 ekor..yang pertama ekor paling panjang dan kedua ekor setelah panjang..itu karena dulu di cabut jauh dari masa ganti bulu…itu dah lama gk tumbuh tumbuh…dan udah tak cek di sekitar kloaka lubang bekas dari dulu ekor dicabut di sekitarnya gak tanda2 bekas di cabut…itu kemungkinan bisa tumbuh gak om dan bisa di tangani gak om..?

  3. Bayusaputra

    Gmana cara cepat menjinakan pentet yg sangat giras sampai gk tega kalo ngeliat jidatnya berdarah2 akibat tabrak tubruk kandang terus. Udah berbagai cara saya lakukan, tapi tetap aja begitu :(
    tolong solusinya om

    1. Aries Munandi

      dengan terlebih dahulu mengurangi keagresifannya om, caranya dengan menutup bagian kiri,kanan dan belakang sangkar dengan kertas koran. jadi burung hanya melihat ke depan saja. dengan demikian akan mengurangi sifat nabrak2 sangkar jika didekati atau pas ganti makan minumnya.

  4. Setiogutomo

    Saya punya burung murai mh dr awal bl dlm keadaan bondol tanpa ekor.tp koq stlh 6 bln ekornya ga tumbuh2 ya om.pdhl setiap hr saya br kroto,jangkrik,uh n kadang cacing jg.solusinya gmn ya om agar ekornya dpt tumbuh?apa bnar stlh mabung ekornya dpt tumbuh normal?utk murai yg hny ngriwik aj setiap hr gmn solusinya agar suara smkn keras n gacor?

  5. Nandang

    Bagaimana cara merawat bulu sayap anis merah yg susah rontok n salahsatunya ada yg tumbuh tdk normal bahkan pd pangkal bulu trlihatdarah didalamnya serta bengkok

    1. Aries Munandi

      bulu yang tidak normal misalnya bengkok itu biasanya karena kurang nutrisi selama mabung atau sering dijemur selama mabung, untuk anis merah paling kita nunggu burung mabung saja om, klo susah mabung/rontok coba saja dengan memberikan BirdMoltPre untuk mengatasi masalah susah rontok/mabung.

  6. gilang kece

    om saya punya burung gelatik wingko bulu ekornya tidak tumbuh tumbuh gimana caranya biar tumbuh lagi om?
    kirakira harga birdmolt-pre berapa ya?

  7. Callid17

    Apakah tips diatas bisa dilakukan pada waktu burung dorong ekor??, Karena MB saya posisi lagi dorong ekor dan ekor yang besar cma tumbuh 1 dan yang tanggung 2 padahal sebelumnya tumbuh sempurna 2 ekor panjang 2 ekor tanggung, mohon petunjuk dan sarannya OM

    Terimakasih
    Salam

  8. bowo

    Just sharing om .. Aku pernah punya CR selama 6 bln bondol … ngga punya ekor, setiap mau tumbuh digigit sendiri sama burung.. Begitu seterusnya .. Sampe stress kita, atas saran temen 2 bulan lalu aku masukin kandang besar/lepas … Ternyata sembuh .. Sekarang sudah ganteng dengan mahkotanya
    Salam

Komentar ditutup.