Laba Rp 14 Juta per hari dari bebek hibrida

Kehidupan Fajar Santoso memang cukup berliku. Pensiunan pegawai negeri sipil ini pernah menjadi kepala desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Sejak 2010, dia memilih jadi peternak itik dan memilih bebek hibrida sebagai “ATM hidup” untuk keluarganya. Dalam sehari, tingkat keuntungannya bisa mencapai Rp 14 juta. Mohon dihitung sendiri berapa penghasilannya setiap bulan.

beternak bebek hibrida

BEBEK HIBRIDA: Bobot badan mencapai 1,6 kg dalam umur 45 hari.

Fajar Santoso mengenal bebek hibrida sejak tahun 2010. Bebek hibrida merupakan persilangan antara mentok (itik manila) betina dan itik peking jantan. Berdasarkan catatan omkicau.com, ini sebenarnya sama dengan konsep “mencetak” tiktok (persilangan itik dan mentok), yang pernah dikembangkan Om Gunawan Santoso di Depok, atau yang di mancanegara dikenal sebagai mule duck.

Bebek hibrida memiliki pertumbuhan luar biasa. Hanya dalam umur 45 hari, bobot badan rata-rata bisa mencapai 1,6 kg, dan sudah layak potong atau sesuai dengan permintaan restoran. Dagingnya juga lebih lembut (karena masih muda), lebih gurih (seperti ayam kampung), tidak berbau amis, dan rendah kolesterol.

Selama ini, sebagian besar restoran dengan menu itik / bebek menggunakan bahan itik lokal, terutama itik jawa, dengan masa pemeliharaan yang lebih lama. Bahkan tidak sedikit warung makan yang menggunakan bahan berupa itik petelur yang sudah afkir, sehingga dagingnya agak alot.

Dengan keunggulan inilah, bebek hibrida mudah sekali menembus pasar, khususnya restoran / warung makan. Fajar pun setiap hari harus memotong 500 – 750 ekor bebek hibrida untuk memenuhi pesanan yang terus mengalir.

DOD bebek hibrida

Day Old Duck (meri umur 1 hari) dari bebek hibrida hasil ternakan Fajar Santoso.

Lelaki itu beternak bebek hibrida dengan memanfaatkan lahan kosong di belakang rumahnya. Ia memberi sekat-sekat untuk membedakan usia bebek yang siap dipanen dan bebek yang masih muda.

“Perawatannya pun gampang. Agar unggas tidak kena mudah terserang penyakit, kandang harus diseterilkan dengan gamping (kapur). Makanannya juga sederhana, bisa dibelikan produk pabrikan atau membuat pakan sendiri, misalnya dedak, bekatul, ampas tahu, dan enceng gondok,” ujarnya.

Selain bisa dijadikan itik pedaging, bebek hibrida juga bisa difungsikan sebagai itik petelur. Tapi telur yang dihasilkan bebek hibrida, sebagaimana tiktok, bersifat infertil atau tidak akan pernah bisa menetas. Ini sama seperti bekisar, persilangan ayam hutan dan ayam kampung, yang selalu menghasilkan telur infertil.

Karena perkembangan ternaknya yang melaju cepat, Fajar Santoso kini memperkerjakan 25 pekerja yang berasal dari warga desa setempat. Ia juga sudah mampu mengembalikan modal usaha sekitar Rp 50 juta hanya dalam 1 tahun.

Menurut Kabid Peternakan dan Kehewanan, Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (P3) Kabupaten Sidoarjo, Dr Bambang Erwanto MM, daerahnya memang dikenal sebagai salah satu sentra peternakan bebek terbesar di Jawa Timur. Hal ini karena para peternaknya sukses dalam mengembangkan budidaya bebek hibrida dengan kualitas unggul dan terhindar dari berbagai penyakit unggas, termasuk wabah flu burung yang menjadi momok bagi peternak itik di daerah lain.

“Serangan flu burung yang terjadi di beberapa daerah di Jatim membuat para peternak unggas kelabakan, bahkan ada yang sampai gulung tikar. Namun di Kabupaten Sidoarjo, para peternak unggas tetap eksis, bahkan bisa dibilang kewalahan menerima pesanan daging bebek hibrida,” ujarnya.

Ada yang berminat membudidayakan bebek hibrida, baik sebagai penghasil day old duck / DOD (meri umur 1 hari) atau langsung menjualnya sebagai itik pedaging?

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

Cari cepat artikel di omkicau.com, silakan ketikkan kata kunci pada kolom pencarian di sini.

Cek artikel-artikel penting yang kami rekomendasikan:

Navigasi Utama:

Find us on Google+

About these ads

10 pemikiran pada “Laba Rp 14 Juta per hari dari bebek hibrida

  1. salam kenal pak fajar,saya jumari dr magelang.rekan saya butuh hibrida hidup berat kira-kira 1,3 kg.kebutuhan 300 ekor/minggu.kira2 harga per ekor berapa pak?bisa kirim ke magelang apa tidak?mohon hub saya di 085865421456.trimakasih

  2. aslmlkum? . pak fajar,ngapunten! kulo mukhsin sakeng m0j0anyar ,menawi kulo t0m0t numpang jual bebek muda/afkir karkas teng jenengan mboten npo2a. menawi mboten n0p02 utawi di trami kulo ajeng ngumpulaken bebek teng daerah m0j0anyar mriki untk saya p0t0ng terus kulo setoraken teng jenengan. Nyuw0n kelonggaranya pak fajar untk nrami pengajuan kulo pak. mtr nuw0n sanget pak fajar.
    Mukhsin
    085890766741

    • Makasih atensinya Om. Berikut ini beberapa nama pembibit bebek hibrida
      • Zon Agro, Jl. Ploso No. 22 Plosokerep Sananwetan Kota Blitar (085 645 601 238 / 0342-773 11 44)
      • Hadi Purwanto. Alamat : RT/RW 02/01 Dsn.Kabunan Ds.Kebontemu Kec. Peterongan Jombang(Utara Terminal Jombang). Web: peternakpuyuh.blogspot.com. (08121611062 / 085746426643 atau 0321-6224757).
      • Sumber Rejeki Farm, Jl. Cut Nya Dien No. 6 Kediri. Telp: (0354) 7852528 / Fax: (0354) 695988 / HP 08155517772 / 08170500321 / 085335083507.
      • Agus Khoiruman. Alamat: Desa Alang-Alang Caruban, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang (0813 5770 5839 / 0321 – 7270750)

Om dan Tante, tanya masalah burung? Gunakan Halaman Curhat. Mohon maaf karena keterbatasan waktu dan ilmu jika banyak pertanyaan yang tidak/belum terjawab. Terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s