Perawatan dan penangkaran strawberry finch

Jika mendengar kata strawberry, pasti fikiran kita tertuju pada buah berwarna merah cerah dan penuh bintik. Ya, siapa yang tidak mengenal buah stroberi, Tetapi di sini kita tidak akan mengulas buah tersebut, melainkan burung finch yang memiliki corak dan warna yang sama dengan buah stroberi. Burung ini dikenal dengan nama strawberry finch (Amandava amandava). Untuk mudahnya, kita sebut saja burung stroberi.

Burung stroberi disebut juga  avadavat merah (red avadavat) atau munia merah (red munia), yang bisa dikenali dari bulu-bulunya yang berwarna dan bermotif seperti buah stroberi ketika memasuki musim kawin. Spesies ini memiliki hubungan kekerabatan yang sangat dekat dengan svadavat hijau (Amandava formosa), yang bulunya berwarna kehijauan, atau mirip dengan buah stroberi yang masih mentah.

Kedua spesies ini termasuk dalam kelompok waxbills. Habitat mereka adalah padang rumput tinggi, rawa-rawa, dan semak belukar di India, China, Thailand, Jawa, Myanmar, Kamboja, Laos, Vietnam, dan Sunda Kecil (meliputi Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba, Flores, Timor, dan Alor).

Di alam liar, mereka sering melakukan perjalanan dalam kelompok kecil, termasuk saat mau membangun sarang di antara alang-alang, semak, dan  rerumputan. Tidak seperti spesies waxbills lainnya, burung stroberi jantan memiliki lagu yang merdu dan sangat lantang dengan irama seperti seruling.

Sebagaimana kelompok waxbills lainnya, paruh burung stroberi rata-rata berwarna merah. Nah, membedakan burung jantan dan betina burung ini relatif mudah, karena termasuk dimorfik, yang berarti burung jantan dan betina memiliki penampilan fisik yang berbeda. Selama musim kawin, burung jantan akan memproduksi bulu-bulu berwarna merah dengan bintik-bintik putih, kepala berwarna cokelat gelap / kemerahan, dan ekor berwarna hitam.

Perbedaan burung jantan dengan burung betina pada saat masa kawin

Burung stroberi termasuk dimorfik, sehingga jantan dan betina mudah dibedakan.

Penampilan burung jantan saat musim kawin dan di luar musim kawin memang berbeda. Bahkan, dalam beberapa hal, si jantan memiliki kemiripan dengan betina di luar musim kawin. Misalnya, bulu bagian atas berwarna kecokelatan, bulu sayap gelap, bulu bagian bawah perut dan di atas ekornya merah gelap. Tetapi, sexing tetap bisa dilakukan, karena betina hanya memiliki sedikit bintik putih di bagian sayapnya. 

Burung jantan memiliki corak bulu yang sama dengan betina pada saat diluar masa kawinnya

Penampilan burung stroberi jantan di luar musim kawin.

 PERAWATAN BURUNG STROBERI

Burung stroberi sangat energik, apalagi sewaktu berkembang biak. Jika Anda ingin menangkanya, dibutuhkan perhatian ekstra terhadap aktifitas mereka dalam kandang penangkaran. Misalnya menyediakan bak berisi air bersih yang akan digunakan untuk mandi, Bak yang airnya kotor harus segera diganti dengan air yang bersih, karena burung ini sangat menyukai mandi.

Pakan burung ini sama seperti kenari dan burung jenis finch lainny. Anda juga bisa meraciknya sendiri dengan menggabungkan beberapa bahan pakan seperti milet putih, milet kuning, dan biji-bijian pakan kenari.

Selain biji-bijian, burung stroberi juga menyukai sayuan seperti lobak, bayam, seledri, sawi, dan sebagainya. Anda juga bisa memberikan biji-bijian berkecambah, yaitu biji millet yang sebelumnya disemprot dengan air lalu disimpan selama semalam. Pakan biji berkecambah sangat disukai semua jenis burung finch maupun kenari.

PENANGKARAN BURUNG STROBERI

Penangkaran burung stroberi bisa dilakukan dalam kandang aviary, kandang koloni, kandang soliterr, maupun dalam sangkar harian. Sediakan tanaman di dalam kandang. Jika Anda menggunakan kandang soliter maupun sangkar harian, tanaman buatan bisa ditempelkan pada kotak sarang. Sebab burung finch sering membangun sarangnya secara tersembunyi di antara dedaunan yang rindang.

Beberapa tipe sarang yang bisa digunakan

Beberapa tipe sarang untuk penangkaran burung stroberi.

Beberapa penangkar mungkin menyukai kandang koloni, dengan memasukan beberapa pasang burung stroberi ke dalam kandang tersebut. Selain itu, ada juga yang menangkarkannya bersama burung dari jenis finch lainnya. Hal tersebut bisa saja dilakukan selama kotak bersarang diletakkan secara berjauhan.

Bisa menggunakan kandang aviary ataupun koloni

Kandang aviary cocok untuk penangkaran burung stroberi. [Foto : Finch Forum]

Burung stroberi bukanlah burung pemilih dalam hal tempat bersarang. Ia bisa menggunakan tempat sarang yang biasa digunakan untuk kenari (berbentuk cup terbuka), atau kotak sarang tertutup yang digunakan oleh burung jenis finch lainnya (detail bisa dilihat di sini).  Tang penting, untuk memudahkan proses berkembang biak, tempat sarang dibuat sedikit tertutupi oleh dedaunan atau tanaman buatan di sekelilingnya.

Bahan untuk membuat sarang bisa menggunakan serat kelapa, serat nanas, rumputan, dan bahan sarang lain yang banyak dijual di toko pakan dan perlengkapan burung.

Pakan selama penangkaran

imagesPakan utama dan extra fooding (EF) untuk burung dalam penangkaran harus lebih banyak daripada burung piaraan. Pakan yang diberikan bisa diselingi dengan eggfood yang memiliki kandungan gizi tinggi dan bagus untuk indukan. Sayuran hijau dan buah-buahan segar harus selalu tersedia setiap hari.

Untuk menjaga birahi burung selalu optimal, berikan suplemen khusus untuk burung indukan, dalam hal ini BirdMature, yang diberikan sejak tahap awal penjodohan, perkawinan, hingga induk mulai mengeram.

Perkawinan ditandai dengan gaya burung jantan yang menari-nari dari sisi ke sisi tenggeran, dengan paruh mengapit bahan untuk sarang (biasanya rerumputan). Burung betina yang melihat bakal terpesona. Jika siap kawin, maka dia memberi tanda dengan menggoyang-goyangkan ekornya. Maka, proses kopulasi pun segera terjadi.

Setelah kedua induk menyusun sarang, induk betina akan bertelur dengan jumlah 4-7 butir. Telurnya berwarna putih. Burung betina akan mengerami telur-telurnya hingga menetas selama 13 – 14 hari,

Burung stroberi muda

Burung stroberi muda

Selama proses pengeraman, dianjurkan untuk tidak mengintip, apalagi memegang telur maupun sarangnya. Sebab, induk betina biasanya tidak mau masuk lagi ke sarangnya.

Jika sudah menetas, anakan akan dirawat bersama oleh bapak dan ibunya. Setelah umur 3 minggu, anakan mulai meninggalkan sarangnya, meski soal makan masih diloloh induknya. Mereka baru bisa makan sendiri ketika berumur 4 minggu.

Jika sudah mandiri, anakan boleh segera dipisahkan dari kedua induknya, kemudian diberi ring, disimpan dalam sangkar harian, dan siap dipasarkan.

  • Video penangkaran burung stroberi

Berikut ini video penangkaran strawberry finch dengan sistem koloni :

  • Suara kicauan burung stroberi:

DOWNLOAD

Semoga bermanfaat.

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).

Navigasi Utama:

Tentang iklan-iklan ini

There are 3 comments

Komentar ditutup.