Skip to content
Tentang iklan-iklan ini

Perawatan burung sanma dan pailing

Pada pengujung tahun ini, beberapa pasar burung, terutama di Surabaya, menjual burung sanma / oriental skylark dan pailing / bai ling / mongolian lark. Kedua jenis burung impor yang masih berkerabat dekat dengan branjangan ini pernah popular pada akhir 1990-an hingga awal dekade 2000-an, kemudian menyurut akibat terhentinya keran impor burung dari China. Kini, ketika pamor branjangan mulai meningkat lagi, sanma dan pailing kembali membanjiri pasar burung di negeri ini.

SANMA

Selain di pasar burung, beberapa galeri juga menyediakan burung sanma dan pailing. Jika Anda tinggal di wilayah Jabodetabek, silakan cek ke Hery Raja Burung (HRB) yang memiliki stok beberapa jenis burung impor asal China.

Branjangan, sanma, dan pailing merupakan jenis burung lark atau keluarga Alaudidae. Mereka hanya berbeda genus / marga saja, dengan karakter yang hampir mirip.

Sanma dan pailing memiliki suara kicauan yang keras dan ngerol, serta pintar meniru berbagai ragam suara kicauan burung lain.

Jika Anda berminat ingin membeli sanma dan / atau pailing di pasar burung, silakan pelajari dulu beberapa referensi terkait kedua jenis burung tersebut :

Hati-hati dengan oknum pedagang nakal

Sebelumnya perlu diingatkan, ada beberapa oknum pedagang nakal yang gemar mengelabuhi calon pembeli dengan mengaku-ngaku bahwa burung yang dijualnya sanma, padahal burung pipit apung  / richards pipit. Ketika Anda mau membeli branjangan, mereka juga mengklaim burung pipit apung sebagai branjangan.

Om Kicau menyebut mereka sebagai oknum pedagang nakal, karena masih banyak pedagang burung yang jujur dalam praktik penjualan. Jadi, mohon jangan digebyah-uyah. Ada juga sebagian pedagang (terutama yang belum lama berjualan) yang tidak bisa membedakan antara branjangan, sanma, pailing, dan pipit apung.

Perbedaan umum antara Sanma dan Richard's pipit

Perbedaan antara burung sanma dan richard’s pipit.

—-

Sanma memiliki warna dan corak batik yang lebih jelas dan tegas, dengan bagian atas kepala tidak beraturan karena memiliki jambul.

Ini berbeda dari pipit apung, yang bagian kepalanya mulus. Selain itu warna dan corak batiknya juga berbeda, terutama di bagian punggung. Tungkai kaki pipit apung sedikit lebih panjang daripada sanma, tubuh langsing, dan ekornya memanjang.

Om Kicau juga pernah menulis beberapa perbedaan prinsip antara richards pipit dan branjangan, yang dapat dijadikan pula sebagai bekal untuk menghindari penipuan saat Anda membeli burung sanma (cek arsipnya di sini).

Soal kicauan, burung sanma jauh lebih bervariasi daripada pipit apung yang cenderung monoton. Silakan lihat kembali perbedaan suara branjangan, sanma, pailing, dan pipit apung di sini.

Adapun pailing memiliki ukuran tubuh lebih besar daripada sanma, branjangan, dan pipit apung. Begitu pula warna dan corak batiknya yang berbeda. Paruh pailing terlihat besar, mirip dengan paruh branjangan. Bagian dada memiliki warna bulu hitam melingkar, seperti kalung atau dasi.

Pakling / Pailing atau mongolian lark

Burung pailing / pakling / bailing atau mongolian lark.

—-

Burung sanma memiliki suara kicauan yang ngerol, nyaring, volume kencang. Sedangkan suara kicauan pailing sedikit lebih ngebas, dengan karakter suara nembak, dan pintar meniru suara apa saja, termasuk suara kucing dan burung lainnya dengan sangat fasih.

Sebagaimana branjangan dan sanma, pailing juga memiliki gaya khas yang disebut ngleper, yaitu seringkali menggetarkan kedua sayapnya ketika bertengger di alas batu, sembari berkicau.

Perawatan burung sanma dan pailing

Pada prinsipnya, perawatan harian burung sanma dan pailing tidak jauh berbeda dari perawatan branjangan. Kedua burung ini sangat menyukai serangga kecil seperti belalang hijau, ulat, larva, jangkrik, dan kroto.

Bagi yang belum pernah memelihara, dan ingin membuat setelan harian, berikut ini panduan dasar yang dapat Anda gunakan. Apabila belum pas benar, silakan diutak-atik sedikit sampai menemukan setelan paling ideal, karena tidak mungkin setelan ini dapat memberikan hasil yang sama persis untuk seluruh individu sanma dan pailing :

  • Pagi hari, burung dikeluarkan dan diberi 1 sendok makan kroto. Selanjutnya diberi 2 ekor ulat hongkong dan 3 ekor jangkrik.
  • Burung dijemur selama 2-3 jam di tempat panas, tetapi jangan melebihi pukul 11.00. Jika burung masih dalam kondisi liar, penjemuran bisa dilakukan di bawah (di atas tanah), agar terbiasa dengan lalu-lalang dan aktivitas manusia.
  • Selama penjemuran. burung bisa dimaster dengan suara kicauan burung lain, baik ditempel burung asli (burung master) atau menggunakan suara kicauan dari mp3.
  • Usai dijemur, burung dianginkan di tempat sejuk, dan kembali dimaster.
  • Saat dianginkan, burung bisa diberi pakan serangga, dengan porsi seperlunya saja.
  • Sore hari, burung diberi 1/2 sendok teh kroto. Jangkrik dan ulat hongkong juga bisa ditambahkan (porsi sama atau lebih sedikit daripada waktu pemberian pagi hari).
  • Petang hari, burung dikerodong agar bisa beristirahat total.

Bagaimana dengan mandi? Mandi bisa dilakukan pada pagi atau sore hari, bisa menggunakan cepuk mandi, karamba, atau cukup disemprot (setelan sprayer kecil / halus saja). Pilih metode yang disukai sanma atau pailing milik Anda.

Untuk memastikan kecukupan vitamin dan mineral, sehingga burung selalu dalam kondisi fit dan rajin bunyi, Anda bisa memberinya BirdVit (2-3 kali seminggu) dan BirdMineral (1-2 kali seminggu). Atur jadwal agar kedua suplemen penting bagi semua jenis burung kicauan ini bisa diberikan pada hari yang berbeda.

Satu tips lagi, agar burung rajin berkicau, Anda bisa menerapkan terapi seperti pada pleci, yaitu diajak jalan-jalan untuk bertemu dengan pemilik burung sejenis (gathering). Ini juga menjadi kebiasaan para penggemar sanma dan pailing di China, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Singapura.

Gathering atau kumpul-kumpul sesama penggemar sanma / bailing untuk melatih burungnya agar rajin berbunyi
Gathering sesama penggemar sanma / pailing agar burung rajin bunyi

—-

Bagaimana kalau tidak ada rekan yang memiliki sanma atau pailing? Don’t worry, ditrek saja secara virtual, menggunakan audio burung sanma dan audio burung pailing. Untuk audio sanma, silakan download di sini atau di sini. Untuk audio burung pailing, silakan buka halaman ini.

Semoga bermanfaat.

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

Ada pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja). Navigasi Utama:

Tentang iklan-iklan ini
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 156.088 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: