Banyak cerita tentang orang yang mudah sekali mendapatkan pekerjaan. Sekali mengirim lamaran, langsung dipanggil, ikut tes, dan lolos. Hanya saja,cerita yang banyak kita dengar adalah cerita kegagalan. Bukannya lolos tes, tetapi puluhan lamaran yang telah dikirim tidak juga mendapat tanggapan. Mengapa semua itu terjadi?
Melamar pekerjaan bisa disebut sebagai suatu hal yang gampang-gampang susah. Ada pelamar yang hanya mengirimkan satu surat lamaran, kemudian dipanggil wawancara dan langsung diterima bekerja. Sebaliknya ada pelamar yang sudah mengirimkan puluhan surat lamaran dan sudah dipanggil untuk wawancara berkali-kali namun tidak kunjung diterima bekerja. Dalam banyak kasus, kemampuan akademik yang tinggi juga seringkali bukan … Continue reading
Sebenarnya, Anda dapat meningkatkan keterampilan yang Anda miliki, yang tentu saja tergantung dengan minat, kemampuan, bakat, kecukupan dana dan kesesuaian target karir. Tetapi, mengingat ketidakpastian ekonomi seperti sekarang ataupun saat mendatang, maka lebih baik Anda mengutamakan untuk memiliki keterampilan yang berguna untuk peningkatan karir Anda dalam waktu dekat. Seperti tiap orang yang ingin karirnya maju, … Continue reading
Menelaah bagaimana para pemain basket menyikapi “umpan” bola yang potensial menambah “point”, Jhon C Maxwell menyimpulkan tipe pemain menjadi tiga (dalam: The Law of teamwork: 2001). Tipe pertama, pemain yang tidak mau menangkap bola sebagai peluang untuk dimasukkan ke keranjang lawan. Tipe kedua, pemain yang mau menangkap umpan tetapi tidak melakukan usaha untuk meraihnya atau … Continue reading
Jika Anda ingin memperoleh pekerjaan dengan cepat, surat penolakan, sebagus apapun kata-kata di dalamnya, tentunya akan amat menimbulkan depresi. Jika ekspektasi Anda lebih realistis, Anda pasti tahu bahwa Anda mungkin akan menerima sejumlah surat penolakan sebelum Anda memperoleh tawaran pekerjaan yang sesungguhnya. Anda bahkan dapat menjadikannya sebagai tebakan: berapa banyak surat penolakan yang akan Anda … Continue reading
Tidak punya kantor, tidak punya atasan, tidak punya bawahan. Bebas lepas. Tapi, bukan berarti tidak bisa professional dan menghasilkan duit banyak, lho! Bagi Anda yang menginginkan kebebasan, tidak suka keterikatan dan formalitas, mungkin bekerja sebagai tenaga lepas (freelancer) bisa menjadi pilihan.