TAS BURUNG

Saat akan mengikuti lomba burung atau sekadar latihan prestasi (Latpres) atau latihan bersama (Latber), seringkali kita hanya membawa satu sampai dua ekor burung dengan cukup menggunakan kendaraan roda dua. Selain menghemat bahan bakar, tentu saja hal ini penting untuk mengurangi pencemaran udara.

Lebih dari itu, membawa sangkar dengan kendaraan bermotor memang beresiko! Tidak hanya bagi keselamatan kita, tapi juga bagi pengguna jalan yang lain dan tentu saja bagi burung kesayangan kita. Sekali lagi kita perlu mengingat tingginya angka kecelakaan di jalan raya di kota-kota besar di negri kita ini.

Meski sampai saat ini belum ada penelitian yang mencatat seberapa banyak kasus kecelakaan yang diakibatkan kecerobohan kita dalam membawa sangkar burung, namun cerita dari beberapa kawan penghobi lomba yang pernah mengalami kecelakaan cukup menjadi peringatan buat kita.

Saat ini beberapa orang telah menggunakan tali rafia atau tali webbing dengan ring yang diikatkan langsung dengan kurungan untuk memudahkan dan meningkatkan keamanan saat membawa burung dengan sepeda motor. Meski murah, cara ini kurang praktis dan tidak nyaman. Guna memenuhi kekurangan itu, kini telah diciptakan produk berupa tas pembawa sangkar burung yang praktis, nyaman, dan pasti aman!

Bagian tas tampak depan di bagian tali webbing yang bisa disesuaikan dengan ukuran sangkar.

Bagian yang menempel ke tubuh dengan pelapis untuk membuat nyaman pengguna.

Tas burung aman dan nyaman tampak depan, belakang dan samping

Tampak depan dan belakang untuk sangkar besar.

Praktis

Hanya dibutuhkan waktu kurang dari 5 menit untuk memasangkan tas ini pada sangkar yang akan kita bawa dengan sepeda motor.

Tali pengikat pada tas juga dapat kita sesuaikan dengan ukuran sangkar. Saat ini, tersedia dua ukuran.

Pertama untuk ukuran sangkar dengan diameter maksimal 60 cm dan tinggi 80 cm (atau sesuai dengan ukuran sangkar bulat kelas sedang).

Kedua,  untuk ukuran sangkar dengan diameter maksimal 90 cm dan tinggi 100 cm (atau setara dengan ukuran sangkar bulat untuk murai batu yang paling besar). Sengaja dibuat dua ukuran tas agar saat digunakan tidak banyak tali yang tersisa.

Pas dan nyaman di tubuh.

Saat tidak digunakan, tali webbing pengikat sangkar dapat dimasukkan pada sisi belakang tas sehingga tetap terlihat rapi.

Kami juga akan menyediakan tas ransel (daypack) portable yang dapat dipasang pada tas pembawa sangkar ini, sehingga saat tidak digunakan untuk membawa sangkar, tas ini tetap dapat kita gunakan untuk kegiatan kita sehari-hari, baik untuk ke kantor maupun untuk keperluan lain yang membutuhkan tas ransel.

Tas tambahan portable ini didesain dengan model terbaru, sehingga tetap tampil modern dan trendy.

Nyaman

Tas ini dibuat dan didesain oleh perusahaan tas ternama yang telah terbiasa membuat tas ransel dan berbagai perlengkapan outdoor lain.

Air flow and heat reducer back system untuk menjamin kenyamanan.

Pada bagian tas yang bersentuhan langsung dengan punggung, digunakan model airflow and heat reducer back system (AHBS). Model AHBS adalah sistem bantalan pada bagian belakang tas ransel yang dibuat untuk memberikan ruang antara tas dengan punggung kita. Dengan demikian, udara dapat mengalir dari bagian atas dan membawa panas pada punggung kita ke samping.

Sistem ini digunakan untuk membuat kulit punggung kita tetap “bernafas” dan mendapatkan aliran udara secara terus-menerus sehingga mengurangi panas tubuh yang ditimbulkan akibat persinggungan kita dengan tas yang kita pakai.

Bahan yang digunakan untuk membuat system bantalan ini dipilih dari busa khusus yang biasa disebut “busa angin” dan dilapisi dengan bahan “mesh nylon polyester” yang lentur, tidak mudah robek, mudah menyerap keringat dan juga cepat menguapkan air sehingga cepat kering.

Strap (tali sandang) yaitu tali yang kita sandang saat membawa tas, sengaja dibuat dengan bentuk huruf “S” berhdapan sehingga terdapat ruang yang cukup untuk leher kita dan dengan demikian leher kita tidak akan sakit saat membawa tas.

Bantalan strap ini juga cukup tebal sehingga tetap terasa empuk di bahu meski terdapat beban yang cukup berat pada tas dan tidak akan meninggalkan bekas pada bahu. Bekas yang selalu terjadi pada bahu kita ketika kita mengenakan tali rafia atau tali webbing yang melintir!

Aman

Kain pelapis yang digunakan untuk membuat tas ini dipilih dari bahan cordula yang hanya dapat dirobek dengan senjata tajam. Tali webbing yang digunakan untuk mengikat sangkar dibuat dari bahan nylon polyester yang lembut namun sangat kuat sehingga tidak akan merusak sangkar burung kesayangan kita.

Buckle (alat pengancing yang menghubungkan dua tali) dibuat dari bahan asetat tifco yang sangat kuat. Buckle ini mampu menahan beban sampai 200kg (dua kwintal).

Sengaja pada bagian pinggang tidak disertakan sabuk penguat layaknya pada tas ransel. Hal ini untuk mengurangi pergerakan sangkar saat tas kita bawa berjalan kaki.

Pada tas ransel, yang sering digunakan untuk mendaki gunung, ikat pinggang ini penting untuk membagi beban pada pinggang saat berjalan, sehingga beban pada pundak lebih ringan. Namun jika kita perhatikan, tas akan bergoyang ke kiri dan kanan saat kita berjalan. Hal ini harus kita hindari untuk tas pembawa sangkar burung, karena akan mengakibatkan burung stres.

Dengan demikian selain praktis buat kita, tas ini juga didesain agar memberikan keamanan dan kenyamanan untuk burung kesayangan kita. Hal ini sudah di uji-cobakan pada banyak rekan-rekan kicaumania….

Jadi tunggu apalagi?

Wusss… wussss… praktis, aman dan nyaman.

Berikanlah yang terbaik untuk burung kesayangan kita dan burung itu juga akan memenuhi harapan-harapan kita.

Harga, cara pesan dan informasi lain, silakan kontak Om Joko Zindicat / Joko Pamungkas HP. 087736487070, 0274-9337070 [Bali Loundry, Belakang Plaza Ambarukmo, Nologaten 314].

Salam aman dan nyaman menenteng burung…

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 157.958 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: