About these ads

Burung kedasih, tak secantik namanya

Mau tahu suara burung yang paling dihindari untuk didengar? Sebagian besar orang akan menjawab kedasih, atau di beberapa daerah disebut sebagai sirit uncuing atau wiwik kelabu. Kehadiran burung ini bahkan disertai mitos-mitos menyeramkan. Lanjut membaca

About these ads

Pedagang burung Kebon Kembang dipindah lagi

Setelah menunggu lama kabar kepastian mengenai revitalisasi Pasar Kebon Kembang Kota Bogor, nasib para pedagang burung yang dulu menempati Blok E mulai jelas. PD Pasar Pakuan Jaya menyatakan kesiapannya untuk membangun tempat penampungan sementara (TPS) untuk mereka. Selain pedagang burung yang menempati Blok E, TPS juga disediakan untuk pedagang lain yang dulu menghuni Blok A dan B di Pasar Kebon Kembang.

Lanjut membaca

Butuh kejelian beli bakalan murai batu MH

Referensi Wajib Baca

Bakalan adalah  sebutan untuk burung muda yang masih belum rajin berkicau, umumnya burung burung muda hasil tangkapan hutan atau dikenal dengan istilah muda hutan (MH). Harga burung bakalan biasanya lebih murah daripada burung setengah jadi atau sudah jadi. Bagaimana cara memilih bakalan murai batu MH, berikut tips ringan yang semoga berguna untuk Anda semua. Lanjut membaca

Perawatan burung standar bagi karyawan pergi pagi pulang sore

Perawatan burung standar bagi karyawan pergi pagi pulang sore
Referensi Wajib Baca

Sebenarnya saya pernah menulis tentang pola perawatan burung bagi para kicaumania yang harus berangkat kerja pagi hari dan pulang sore hari, tanpa ada orang lain yang bisa membantu merawat ketika yang bersangkutan pergi. Kalau tidak salah saya pernah menulisnya di milist kicaumania@yahoogroups.com namun saya sudah tidak punya filenya lagi. Sehubungan dengan permintaan sobat kicaumania tentang hal itu, saya tulis lagi dengan redaksional dan isi yang barangkali berbeda dengan artikel yang pernah saya tulis dulu.

Untuk kicaumania yang bekerja pagi-sore, ada beberapa hal yang perlu dijadikan pedoman secara umum dalam perawatan dan pemeliharaan burung. Hal-hal umum mendasar tersebut untuk mencapai sasaran “burung sehat pasti gacor, burung sehat pasti bereproduksi”.

Bagaimana caranya?

1. Pastikan sehat secara fisik; dan
2. Pastikan tidak ada tekanan psikis.

Kesehatan fisik

(1) Kesehatan burung secara fisik sangat tergantung pada keseimbangan nilai gizi/nutrisi pakannya.
Pakan yang tidak seimbang nilai gizinya itu seperti apa? Untuk ilustrasi mudahnya saya analogikan dengan orang yang suka makan sate. Saya misalnya, yang suka makan sate, maka akan merasa kurang jika hanya makan seporsi isi 5 tusuk. Di meja tersedia puluhan tusuk sate, hanya saja semuanya sudah diberi bumbu yang super-pedas. Sate super pedas ini adalah makanan yang tidak seimbang nilai gizinya bagi saya, sebab kalau saya makan hanya 5 tusuk akan merasa kurang tetapi kalau saya makan banyak maka perut saya akan jadi korban, mulas-mulas berkepanjangan.
Burung pun demikian. Dalam hal mineral misalnya, bisa saja kita berikan sotong/totok cumi. Hanya saja, sotong terlalu banyak mengandung kalsium dan ada beberapa mineral lain yang hanya sedikit dikandungannya, misalnya besi (Fe). Kalau burung makan terlalu banyak sotong karena dia kekurangan Fe, akibatnya dia akan kelebihan kalsium. Hal ini menyebabkan burung mengakami ketidakseimbangan gizi. Untuk burung penangkaran, bisa menyebabkan telur terlalu keras dan menyulitkan penetasan. Lebih gawat lagi kalau telur terlalu keras dan sulit dikeluarkan (egg binding) maka induk betina terancamn tewas.

Sebaliknya, kalau burung tidak suka sotong karena merasa terlalu terasa asin rasa garamnya, maka dia akan kekurangan kalsium dan hal ini juga akan menyebabkan egg binding karena telur lembek juga tidak bisa didesak keluar/diejan oleh burung yang sedang bertelur.

Dalam hal vitamin misalnya, maka jenis vitamin D yang bisa dicerna oleh burung hanyalah D3. Kalau kita sembarang memberi vitamin D, maka akibatnya burung bisa mudah terserang lumpuh dan penyakit lainnya.

Dengan demikian, sekali lagi, pastikan keseimbangan gizi pada burung Anda. Salah satu contoh asupan yang bisa Anda berikan karena seimbang kandungannya (sesuai untuk burung) adalah BirdVit dan BirdMineral.

(2) Sementara untuk menjaga kesehatan fisik juga harus dipastikan burung tidak terkena gangguan parasit, misalnya kutu, jamur, tungau, cacing dan sebagainya. Dalam hal ini bisa saja Anda memastikan burung disemprot obat anti kutu yang tidak mengandung removal karena bisa merusak bulu dan menyebabkan bulu susah mabung meski sudah berkerak-kerak. Contoh obat kutu tanpa removal adalah FreshAves. Juga pastikan sebulan sekali Anda memberikan anti-cacing kepada burung. Contoh obat cacing khusus burung adalah AscariStop.

(3) Pastikan burung mendapatkan sinar matahari pada pagi hari, meski hanya sepekan sekali.
Kalau Anda tidak sempat menjemur burung karena harus segera berangkat kerja sementara kalau diangkat sore hari burung bakal kelabakan kepanasan di siang harinya, maka usahakan semaksimal mungkin burung digantang di sebelah timur rumah dengan bagian atas ditutup papan dan bahan sejenis (jangan logam karena menghantar panas) sedemikian rupa sehingga kalau sudah lewat jam 9, burung sudah tidak terkena sinar matahari. Contohnya adalah gambar di bawah ini:

Posisi gantangan jemur burung hingga jam 9.30

Posisi gantangan jemur burung hingga jam 09.30 pada sisi menghadap timur bagian rumah

Kalau memang terpaksa tidak bisa menyediakan tempat seperti itu, usahakan minimal sepekan sekali kena sinar matahari pagi.

(4) Mandikan tiap hari. Kalau Anda tidak sempat memandikan pagi hari, maka bisa dilakukan sore atau malam hari. Minimal burung perlu dimandikan sepekan 3 kali. Semakin banyak mandi, semakin fit burung.

Sehat secara psikis

Oke, setelah burung sehat secara fisik, pastikan burung sehat secara psikis. Sehat secara psikis artinya burung bebas dari tekanan lingkungan yang membuatnya stres.

Agar burung sehat secara psikis, jauhkan dari gangguan hewan rumah seperti kucing, anjing, tikus dan lain-lain. Selain itu jauhkan juga dari sumber suara yang keras tetapi sering berbunyi tiba-tiba (contoh ekstrimnya adalah mesin diesel yang secara otomatis menyala ketika listrik padam).

Selain gangguan dari hewan lain, burung juga harus bebas dari tekanan dari burung lainnya apalagi kalau itu adalah burung sejenis. Untuk itu Anda perlu memperhatikan letak dan pola penggantangan.
Dalam kaitan ini perlu juga disimak artikel “4 Jangan dalam memelihara burung lebih dari satu”

Penggantangan

Kalau burung Anda banyak apalagi dari satu jenis, dan tempat terbatas, gantangkan secara rapat juga tidak apa-apa tetapi dengan diberi sekat antar sangkar. Hal itu untuk mencegah burung “bertempur” secara langsung. Contoh gambarnya sebagai berikut:

Gambar sangkar yang dibatasi dengan sekat untuk menjaga kesehatan psikis burung-burung dalam ruangan sama

Gambar sangkar yang dibatasi dengan sekat untuk menjaga kesehatan psikis burung-burung dalam ruangan sama

Dan model gantangan seperti ini pula yang perlu Anda buat jika burung dijadikan dalam satu lokasi ketika dijemur. Kalau berhadap-hadapan, maka sisi muka perlu diberi penyekat seperti itu. Intinya, burung tidak saling lihat.

Sebenarnya Anda bisa juga menggantang di dalam rumah dengan masing-masing burung dikerodong, tetapi hal itu tidak sehat bagi burung karena bagian dalam sangkar tidak bisa mendapatkan sirkulasi udara yang cukup.

Setelan pakan

Kalau di bagian lain artikel ini saya menyampaikan masalah keseimbangan gizi/asupan pakan, maka sekarang saya ingin memberikan garis besar setelan pakan untuk burung dalam rawatan harian. Hal ini tentu termasuk burung yang harus ditinggal pergi bekerja seharian.

Hal yang perlu diperhatkikan dalam pemberian pakan adalah:

1. Setel rendah saja. Artinya menyetel rendah adalah selama Anda sudah memastikan kelengkapan gizi burung, maka pemberian pakan burung perlu dijatah dan burung tidak makan melulu. Burung dengan setelan EF rendah, misalnya seekor MB dengan setelan jangkrik pagi 3 ekor sore 2 ekor plus kroto sesendok teh sehari, voer sesendok teh, BirdVit dan BirdMineral rutin sepekan 1 atau 2 kali, maka itu sudah cukup. Kalau kelebihan pakan, maka burung cenderung makan terus, kegemukan dan akhirnya jarang bunyi. Lihat referensinya di artikel Stop Pakan Sebelum Kenyang.

Setelah rendah untuk EF selain membuat burung terjaga kondisi kelangsingan fisiknya, maka juga tidak menyulitkan ketika distel untuk tujuan lomba. Hanya dengan menambah satu atau dua ekor jangkrik saja, maka performanya sudah berubah lebih bertenaga.

Kalau Anda khawatir burung kurang bertenaga jika dalam keseharian distel rendah, Anda bisa memberikan BirdPower ketika burung akan diturunkan di lomba selama 4-5 hari dan tidak diberikan lagi pada hari-H.

2. Konsistensi

Pemberian pakan perlu konsistensi, baik dalam jumlah maupun waktu pemberian (lihat kembali artikel Kunci Utama Perawatan Burung).

3. Pilih voer yang baik. Voer yang ada di pasaran dengan label tertentu pada dasarnya memang sudah standar, artinya tidak jelek. Namun selama pemanasan dalam pembuatan dan juga pengepakan serta lamanya disimpan di dalam gudang atau di kios pakan burung, kualitas gizinya bisa menurun. Apalagi kalau setelah Anda buka lantas tidak ditutup dengan baik pada jangka waktu lama sampai lebih dari 3 hari. Maka selain kualitas kandungan gizi menurun juga berisiko sudah ditumbuhi jamur. Jika pakan seperti ini diberikan kepada burung, berisiko membuat burung keracunan.

Berkaitan dengan hal ini, perlu Anda pelajari bagaimana membuat sendiri pakan burung. Lihat tipsnya di artikel “Serba-serbi pakan burung“.

Punya satu burung jadi, lebih baik ketimbang punya 20 burung bakalan

Sebagai penutup dari tips ini, saya ingin menekankan perlunya penghobi burung, apalagi yang memiliki waktu terbatas, BELILAH BURUNG YANG SUDAH JADI SAJA dalam arti tidak perlu coba-coba “mbakali” burung atau membeli burung bakalan dan dirawat terlalu lama sehingga menjadi “burung jadi”. Nah apalagi menumpuk burung bakalan di rumah, maka itu tindakan yang akan Anda sesali belakangan.

Kalau Anda punya burung 5 atau 10 misalnya, “ringkas saja” dengan menjualnya atau barter dan ditukar/beli satu atau dua burung jadi yang sudah gacor. Burung jadi, selain mudah perawatannya, maka ketika Anda liburan bisa membawanya ke arena lomba dengan membawa keluarga atau sekadar digantang bersama teman-teman. Janganlah liburan Anda direpotkan dengan merawat burung seharian. Selain membuat Anda “terkucil dari keluarga” maka keluarga Anda pun tentu kecewa karena liburan Anda hanya dilewatkan dengan burung-burung peliharaan. Kalau Anda ingin lebih jauh berdiskusi masalah ini atau alasan apa yang membuat saya menyampaikan saran seperti itu, lihat artikel berjudul: Cegah hobi burung jadi “petaka”….

Demikian sobat beberapa tips memelihara dan merawat burung untuk Anda yang bekerja pagi pulang sore atau malam hari.

Salam sukses, salam dari Om Kicau.

Burung kenari: Peluang penangkaran burung saat ini dan masa mendatang (4)

Burung kenari: Peluang penangkaran burung saat ini dan masa mendatang (4)
Produk berkualitas pemacu produktivitas burung
Penangkaran kenari tetap punya prospek bagus

Penangkaran kenari tetap punya prospek bagus

Burung kanari terkenal sebagai burung yang mudah ditangkarkan. Hal ini tentu tidak mengherankan kalau kita menilik sejarah penyebaran burung kenari itu sendiri. Burung kenari yang menyebar ke seluruh dunia, pada dasarnya adalah burung-burung kenari hasil penangkaran para penangkar burung di belahan Eropa Barat sana.

Di Indonesia saat ini, penangkaran burung kenari sudah demikian populernya dan karena mudahnya menangkarkan burung kenari, bahkan hal itu bisa dilakukan oleh para pemula dunia hobi burung.

Kenari malang

Zaman keemasan penangkaran burung kenari di Indonesia pernah terjadi beberapa tahun lampau. Salah satu kelompok penangkar yang mendulang banyak untung dari zaman keemasan ini Lanjut membaca

Burung kacer: Peluang penangkaran burung saat ini dan masa mendatang (3)

Produk berkualitas pemacu produktivitas burung

penangkaran kacerBurung kacer saat ini termasuk salah satu burung favorit di arena lomba. Dari sisi suara dan gaya tarung, burung kacer memiliki tipikal yang hampir sama dengan burung murai batu. Karena mudah dimaster dan memberikan sajian gaya tarian yang indah, menjadikan burung kacer memiliki tempat tersendiri di hati para penghobi burung.

Begitu sobat, itulah pengantar artikel saya untuk mengawali perbincangan kita tentang prospek penangkaran burung kacer. Ini adalah artikel ketiga dari serial artikel tentang prospek penangkaran burung masa kini dan masa mendatang. Untuk artikel serial sebelumnya, Anda bisa menyimak prospek penangkaran burung murai batu dan prospek penangkaran burung jalak suren.

Jika berbicara mengenai burung kacer maka kita perlu membedakan antara burung kacer hitam dan kacer dada putih yang sering disebut kacer poci, kacer skoci, kacer koci dan beberapa sebutan berbeda lainnya. Lanjut membaca

Penangkar jalak suren perlu beramal: Peluang penangkaran burung saat ini dan masa mendatang (2)

Produk berkualitas pemacu produktivitas burung
penangkar jalak suren perlu beramal

Agar eksis, penangkar jalak suren perlu beramal...

Artikel prospek penangkaran burung jalak suren ini merupakan bagian dari serial artikel prospek penangkaran burung saat ini dan masa mendatang. Artikel sebelumnya adalah Murai batu: Peluang penangkaran burung saat ini dan masa mendatang (1). Nah berikut ini tentang jalak suren. Disimak sambil ngopi juga asyik…. silakan.

Pada waktu terjadi booming penangkaran jalak suren beberapa tahun lalu, banyak yang tidak menyadari bahwa di kemudian hari akan terjadi “koreksi harga” atas burung jalak suren hasil penangkaran yang saat itu sepasang bisa mencapi 6-7 juta rupiah. Namun lebih banyak lagi yang tidak menyangka bahwa yang terjadi selanjutnya bukan sekadar “koreksi harga” Lanjut membaca

Murai batu: Peluang penangkaran burung saat ini dan masa mendatang (1)

Produk berkualitas pemacu produktivitas burung
Penangkaran burung murai batu

Banyak hal yang menyebabkan penangkaran burung murai batu masih punya prospek yang bagus

Banyak pertanyaan kepada saya tentang prospek penangkaran burung. Yang paling banyak ditanyakan selama ini adalah penangkaran burung murai batu, lovebird, jalak suren, cucakrowo, dan jalak bali.

Dalam kesempatan ini, saya akan menulis mengenai prospek budidaya atau penangkaran burung dimulai dengan penangkaran burung murai batu. Dan selanjutnya akan saya tulis secara berturutan tentang penangkaran burung jenis lainnya.

Untuk penangkaran burung murai batu, menurut saya masih sangat bagus prospeknya. Hal itu disebabkan oleh beberapa hal. Lanjut membaca

Korban iklan burung lovebird di tabloid makin banyak

Hati-hati selalu dengan iklan burung apapun - baik offline maupun online

Hati-hati selalu dengan iklan burung apapun - baik offline maupun online

Di pesan masuk facebook.com saya ada pesan dari Om Veri Irawan. Isinya padat tetapi menyengat: “Met malam Om Duto, mau minta tolong, kenal dengan Rynt alias Hrynt (catatan: saya singkat) yang jual lovebird. Dia nipu saya 20 ekor lovebird total Rp 7,7 juta Om, kalau kenal bisa mintakan uang saya pulang Om, mohon sangat bantuannya alamat ‘Rynt’ Jalan Semeru 4 No…. (saya hidden yah)  Kandangsapi Jebres Solo”.

Waduh-waduh, pesan masuk senada pernah saya terima beberapa bulan lalu. Juga berkaitan dengan orang yang disebut sebagai “penipu” yang sama. Kasusnya juga sama, jual-beli burung lovebird. Si korban, biasanya tertarik untuk bertransaksi karena iklan yang dipasang “terduga penipu” di sebuah tabloid terbitan Surabaya. “Tiap pekan selalu beriklan di tabloid itu,” kata teman yang pernah SMS ke saya setelah mengeluh kena tipu. Lanjut membaca

Hindari inbreeding dalam penangkaran burung

Referensi Wajib Baca
Produk berkualitas pemacu produktivitas burung
hindari penangkaran burung inbreeding

Hindari penangkaran burung secara inbreeding

Anda tentu sering mendengar istilah inbreeding dalam konteks penangkaran, baik hewan maupun tanaman. Sebenarnya apa sih inbreeding, khususnya dalam penangkaran burung? Apa dampak positif dan dampak negatifnya bagi hasil penangkaran yang kita kembangkan?

Perkawinan sedarah dalam penangkaran burung adalah proses reproduksi yang terjadi akibat perkawinan dari dua burung dengan garis genetik sama atau memiliki orang tua yang sama atau bersaudara. Misalnya adalah induk jantan dengan anakannya, anakan dengan induk betina, anak dengan anak, cucu dengan kakek atau nenek dan seterusnya. Lanjut membaca

Burung pun bisa alergi

Referensi Wajib Baca
Burung pun bisa menderita alergi - gambar ilustrasi dari funtimebirdy dot wordpress dot com

Burung pun bisa menderita alergi - gambar ilustrasi dari funtimebirdy.wordpress.com

Tidak hanya manusia atau binatang besar seperti kucing atau anjing, burung pun ternyata bisa menderita alergi. Bukti terbaru, seperti ditulis vetafarm.com, menunjukkan bahwa burung bisa juga menderita akibat alergi. Hanya saja jarang orang pernah mengecek dengan seksama burung peliharaan mereka dan juga belum ada teknologi khusus untuk menentukan apakah seekor burung terkena alergi atau tidak.

Bagaimana tanda-tanda burung alergi? Karena bulu burung dan kulit mereka sangat tipis, reaksi khas alergi yang bisa kita lihat pada manusia atau hewan lain seperti anjing misalnya, tidak terlihat pada burung. Kita tidak selalu melihat ada tanda “gatal-gatal” pada burung misalnya. Lanjut membaca

Kenali lebih jauh penyakit viral yang banyak menyerang burung

Referensi Wajib Baca

waspadai penyakit viral pada unggasBeberapa penyakit unggas yang disebabkan oleh virus sering menyerang burung dengan dampak yang sangat merugikan karena menyebabkan kematian secara cepat dan sangat menular. Penyakit viral tersebut tentu sudah sering Anda dengar, seperti misalnya Newcastle Disease (ND), penyakit Infectious Bursal Disease (IBD) atau Gumboro, dan Penyakit Marek’s (Marek’s Disease).

Penyakit Newcastle Disease (ND) sangat menular, dengan angka kematian tinggi. Penyakit ini disebabkan serangan virus genus paramyxovirus dengan famili  paramyxoviridae. Nama lain untuk ND adalah tetelo, pseudovogolpest, sampar ayam, Rhaniket, Pneumoencephalitis dan Tontaor furrens.

Sementara itu kalau penyakit IBD merupakan penyakit menular pada ayam dengan ciri khas menyerang bagian bursa fabricius pusat kekebalan pada ayam umur muda, maka penyakit Marek’s (Marek’s Disease) adalah penyakit yang sangat infeksius yang disebabkan virus yang dikenal sebagai herpesvirus, dengan subfamili Gamma herpesvirinae. Virus ini bertanggung jawab terhadap pembentukan tumor syaraf (neural) dan organ dalam (visceral). Virus bersifat immunosupressif, sehingga ayam yang terkena akan peka terhadap penyakit infeksi lain oleh virus lain atau bakteri. Lanjut membaca

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 42.321 pengikut lainnya.