About these ads

Fenomena cucak hijau (2): Pemula pun bisa juara

Fenomena cucak hijau (2): Pemula pun bisa juara

Ada beberapa opsi untuk membeli cucak hijau yang sebenarnya juga berlaku untuk jenis burung lainnya, antara lain membeli bakalan berpotensi, atau langsung membeli gaco berprestasi. Semua terserah selera masing-masing. Tetapi untuk sebuah hobi dan seni, idealnya membeli sejak bakalan, atau setidaknya burung prospek di even latberan. Apalagi karakter cucak hijau sulit ditebak, dan banyak pemula yang sukses mengorbitkan cucak hijau bakalan atau burung prospek menjadi jawara. Artikel ini merupakan kelanjutan seri pertama, dan menjadi bagian terakhir dari fenomena cucak hijau yang popularitasnya melambung sepanjang kuartal pertama 2013. Lanjut membaca

About these ads

Fenomena cucak hijau (1): Popularitas, level lomba, dan harga meningkat

Fenomena cucak hijau (1): Popularitas, level lomba, dan harga meningkat

Popularitas burung cucak hijau kini makin melambung, dan diperkirakan akan menggeser beberapa jenis burung papan atas lainnya. Meningkatnya popularitas cucak hijau (CI) ditandai dengan makin banyaknya jumlah kelas CI dalam setiap even lomba dan meningkatnya level lomba, dengan jumlah peserta yang nyaris full. Dua tengara ini pasti disebabkan oleh meningkatnya jumlah penggemar, dan itu berarti disertai pula dengan peningkatan harga. Lanjut membaca

Perawatan Cumi-cumi, cucak hijau terbaik di pantura dan penakluk Dealova

Perawatan Cumi-cumi, cucak hijau terbaik di pantura dan penakluk Dealova

Istilah cucak hijau terbaik di pantura sebenarnya bisa diganti dengan terbaik di Indonesia. Mengapa? Dalam even nasional terbaru, Ronggolawe Cup (12/5), Cumi-cumi tampil sebagai cucak hijau terbaik di kelas utama (Ebod Vit), mengalahkan juara BnR Award 2013, Dealova. Butuh satu even besar lagi untuk mengukuhkannya sebagai CI terbaik nasional, misalnya Piala Raja di Candi Prambanan, 9 Juni mendatang. Sang pemilik, Said Agiel Tegal, pun berjanji menurunkannya dalam even tersebut. Lanjut membaca

Cucak hijau Dahsyat milik Mr Yayang: Dari burung rumahan mencorong di lapangan

Cucak hijau Dahsyat milik Mr Yayang: Dari burung rumahan mencorong di lapangan

Persaingan cucak hijau di Jabodetabek belakangan ini terbilang ketat. Gelar juara juga tak hanya didominasi gaco lawas. Burung debutan baru, yang dibesut kicaumania pendatang baru, pun mulai eksis di jalur juara bahkan mampu mengungguli jawara-jawara lama. Salah seorang pendatang baru, dengan burung baru, adalah Mr Yayang. Belum genap satu tahun dia mengakrabi lapangan lomba. Tetapi jagoannya, cucak hijau Dahsyat, mulai menebar ancaman di wilayah Jabodetabek. Lanjut membaca

Cucak hijau Sincan milik HM Arif Cibitung: Perawatan sederhana, prestasi luar biasa

Cucak hijau Sincan milik HM Arif Cibitung: Perawatan sederhana, prestasi luar biasa

Kemunculan jago-jago baru cucak hijau di Jabodetabek tidak menyurutkan prestasi Sincan, gaco lawas milik HM Arif dari Taman Aster SF, Cibitung, Bekasi. Sudah tiga tahun terakhir, burung ini selalu menjadi langanan juara di berbagai lomba dan latber. Dalam even PBI Bekasi, Minggu (21/4) lalu, Sincan mencetak hasil nyeri, bahkan nyaris hattrick. Tahukah Anda, perawatan burung ini sebenarnya relatif sederhana dan ingin dibagikan HM Arif untuk para pembaca omkicau.com. Lanjut membaca

Rawatan tepat cucak hijau: Bijak memilih pakan dan konsisten dalam mandi-jemur

Rawatan tepat cucak hijau: Bijak memilih pakan dan konsisten dalam mandi-jemur

Cucak hijau (Chloropsis sonneratii) sampai kini masih menjadi salah satu jenis burung kicauan yang popular di Indonesia. Selain harganya yang relatif terjangkau bagi mayoritas kicaumania, setidaknya dibandingkan dengan murai batu, lovebird dan cucakrowo, cucak hijau juga terkenal pintar menirukan beberapa macam suara, baik suara burung maupun suara lingkungan sekitar. Meski demikian, masih banyak sobat kicaumania yang mengeluh karena burungnya tidak juga gacor. Lanjut membaca

Pasang-surut prestasi cucak hijau di arena lomba

Pasang-surut prestasi cucak hijau di arena lomba

Cucak hijau merupakan burung dari keluarga leafbird (cica daun), sehingga bukanlah tipe petarung (fighter) sejati seperti murai batu, kacer, dan cendet. Beberapa CI mania sering menyebutnya semi-fighter. Untuk membuatnya mampu bertempur hebat di lapangan, diperlukan setelan pakan tertentu untuk mendongkrak birahinya agar berada dalam level proporsional: tidak kurang, tidak juga over birahi / OB. Karakter inilah yang menyebabkan prestasi seekor burung cucak hijau di arena lomba agak sulit diprediksi, karena seringkali mengalami pasang-surut. Lanjut membaca

Histeris, cucak hijau jawara tanpa voer

Histeris, cucak hijau jawara tanpa voer

Histeris termasuk salah satu cucak hijau paling berprestasi di Bali saat ini. Burung ini dibeli Agung Tattoo dari Mr Kenken, beberapa bulan lalu, dan langsung diterjunkan dalam even Valentine PBI Jogja, 17 Februari lalu. Hasilnya belum maksimal, namun tidak terlalu mengecewakan: juara 5 di Kelas Dewi Amor B dan juara 9 di Kelas Bintang Cupido. Tidak sampai sebulan, ketika tampil di Piala Tabanan (3/3), Histeris mencetak quatrrick juara 1: sebuah prestasi yang jarang dijumpai di kelas cucak hijau. Banyak keunikan dari burung ini, yang bisa dijadikan referensi bagi para penggemar cucak hijau. Lanjut membaca

Mengatur kondisi birahi cucak hijau

Referensi Wajib Baca

Cucak hijau sering dianggap sebagai burung petarung (fighter), meski sebenarnya ia tidak memiliki tipe sebagaimana dimiliki kacer, murai batu, dan tledekan. Kalau watak petarung itu muncul, sebenarnya ini lebih disebabkan kondisi birahinya sudah mencapai level tertinggi, atau sering disebut over birahi (OB). Hal ini bisa karena pemberian ekstra fooding yang berlebihan, tetapi lebih sering akibat melihat burung sejenis sehingga naluri untuk menjaga wilayah teritorialnya muncul. Lanjut membaca

Beberapa versi perawatan burung cucak hijau di musim hujan

Referensi Wajib Baca

Cucak hijau atau cucak ijoPola perawatan burung semasa musim kemarau tentunya berbeda dengan pola perawatan burung di musim penghujan. Demikian pula dengan pola perawatan burung cucak hijau atau cucak ijo. Para pemandu bakat burung jenis ini mengakui pola rawatan pada musim penghujan relatif lebih sulit dibandingkan pada musim kemarau. Lanjut membaca

Tips perawatan Jubah Ijo Haji Arif Bali

Referensi Wajib Baca

Ames dan Jubah Ijo Haji Arif

Sudah seringkali Jubah Ijo bertengger di posisi pertama kelas cucak hijau lomba di Bali. Begitu juga ketika turun di Bali Topsong Minggu 8 Agustus lalu di Lapangan Alit Saputra Tabanan. Jubah Ijo begitu perkasa, menyingkirkan lawan-lawannya.

Di bawah perawatan Ames, Jubah Ijo prestasinya stabil di setiap kesempatan. “Rahasianya cuma mesti sungguh-sungguh memperhatikan kondisinya saban hari,” terang Ames mendampingi sang pemilik Haji Arif.

Kata Ames, perawatan Jubah Ijo begitu sederhana. Untuk harian cuma mengkonsumsi jangkrik 5×5 ditambah pisang kepok sebulir. Dijemur selama dua jam kemudian dimandikan di keramba sesukanya lalu dianginkan sebentar dan lanjut dikerodong. Lanjut membaca

Full tentang murai batu, cucak hijau dan kacer

Setelah halaman  Anis Kembang, Anis Merah, Branjangan dan Cucakrowo selesai, giliran halaman Cucak Hijau, Kacer dan Murai Batu terselesaikan (klik saja link-nya). Lanjut membaca

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 42.267 pengikut lainnya.