About these ads

Komplain penilaian lomba burung adalah hak peserta

Referensi Wajib Baca

Ketika event organizer mulai bermunculan di Bali dengan jadwal kompetisi yang begitu padat, lomba di Pulau Dewata bukan bertambah sepi, tetapi malah sebaliknya. PBI sebagai organisasi perburungan tertua di Indonesia memiliki visi dan misi yang jelas ke depan namun visi-misi yang bagus tidak berguna jika tidak diwujudkan oleh SDM yang andal agar konsep yang dimiliki bisa diwujudkan di lapangan. Lanjut membaca

About these ads

Cara Lembang Enterprise bersaing mengemas lomba burung di blok barat

Referensi Wajib Baca

Kemunculan banyak event organizer (EO) lomba burung berkicau di berbagai daerah membuat persaingan dalam mengemas sebuah lomba semakin ketat. Berbagai macam cara pun dilakukan oleh EO untuk menarik peserta. Mereka mulai berani mencantumkan nama tokoh dan sponsor. Mungkin dengan cara seperti ini, panitia atau EO bisa menyedot peserta lebih banyak.

Tetapi, saat ini peserta lomba sudah pintar-pintar dan tidak bisa diiming-imingi dengan sosok atau tokoh yang akan hadir. Justru peserta sekarang ini melihat hadiah yang dikeluarkan harus sesuai dengan yang ada di brosur. Jika tidak sesuai maka kicaumania akan kapok mengikuti gelarannya lagi. (Lihat artikel sebelumnya: Faktor-faktor “yang bermain” dalam hidup-matinya EO lomba burung)

Katam Pesawat, Nahkoda Lembang Enterprise

Katam Pesawat, Nahkoda Lembang Enterprise

“lntinya saat ini EO harus membuat peserta senang, hadiah jangan disunat. Meski jumlah gantangan sedikit, hadiah tetap harus dikeluarkan,” tutur Katam Pesawat, Nahkoda Lembang Enterprise, salah satu EO lomba burung di blog barat.

Menurut Katam, bila lomba ingin sukses maka panitia harus mulai memanjakan peserta, terutama soal hadiah jangan disunat alias dikurangi meski persertanya sangat sedikit. Bila hal ini dilakukan oleh EO-EO dengan baik tanpa mengambil keuntungan semata, maka lomba akan berjalan sukses dan jumlah peserta pun bakal membludak.

Terobosan baru

Selain hadiah yang dikeluhkan oleh kicaumania, juri pun terkadang menjadi momok yang menakutkan buat panitia. Bila panitia menurunkan juri yang kurang profesional maka peserta lomba pun akan sedikit. Jadi, EO pun harus benar-benar pintar memilih juri yang akan dipakai.

Sementara ini, hadiah dan juri sangat berpengaruh terhadap kesuksesan jalannya lomba.

“Rata-rata lomba yang digelar dengan iming-iming hadiah yang cukup besar serta tiket murah namun jarang keluar, kini mulai ditinggalkan peserta,” kata Katam Pesawat.

Melihat perkembangan ini, Katam dengan benderanya Lembang Enterrprise mencoba terobosan baru pada Minggu (5/7) di Pasar Burung Lembang. Ia menggelar lomba dengan hadiah yang cukup menarik tanpa ada potongan alias tanpa disunat. Meski kelihatannya merugi, namun panitia ingin memanjakan peserta sebagai tamu undangan yang istimewa.

Cara ini sepertinya cukup ampuh intuk menyedot peserta lebih banyak.

Hadiah dan juri merupakan satu bagian yang tidak bisa tepisahkan dalam sebuah lomba. Apalagi, tiap pekan di Jabodetabek ada tiga atau lima EO yang menggelar lomba. Jadi saat ini panitia atau EO dituntut untuk mengemas lomba yang baik dan tidak mengecewakan peserta.

EO yang tidak benar dalam mengemas lomba, dipastikan umurnya pendek. (Bersambung)

Rangkaian Artikel Tips Sukses Gelar Lomba Burung:

Faktor-faktor “yang bermain” dalam hidup-matinya EO lomba burung

Referensi Wajib Baca

Jaman dulu, ketika lomba burung berkicau masih jarang-jarang diadakan, kicaumania sampai harus menunggu lama untuk mengikuti tomba. Biar pun lomba hadiah hanya berupa trophy biasa, yang nilai rupiahnya mungkin sangat kecil, tapi umumnya selalu rapi. Beberapa orang bahkan menggambarkan menunggu datangnya lomba seperti orang puasa menunggu datangnya hari raya. Lanjut membaca

Latpres Spesial IKPBS Solo di lapangan “baru” meriah

Seperti sudah diduga, even Saturday Open IKPBS di halaman Dinakeswan Balekambang Solo, Sabtu 28 Juli, berlangsung meriah. Suasanya baru lapangan yang baru saja dibenahi dengan lantai konblok, pagar besi, tempat  duduk permanen, menyambut hangat kedatangan peserta yang tidak hanya dari kawasan Solo Raya saja. Lanjut membaca

Peserta Kere Hore Salatiga membludak, Ningat menang lagi

SUASANA LOMBA DIPENUHI PESERTA

Lomba Kere Hore Salatiga penuh peserta

Setelah kurang sukses meraup peserta dalam dua laga terakhir, kali ini Dwi Londo seperti mendapatkan berkah di bulan Ramadhan. Ya, even yang digelar  pada awal bulan puasa di pasar burung Banyuputih Salatiga justru dibanjiri peserta. Nyaris semua kelas, khususnya di sesi-sesi awal, dipenuhi peserta. Lanjut membaca

STOP PRESS: Ikuti lomba burung online pertama di dunia, OmKicau.Com Cup I

Tunggu apalagi, yuk ikutan semuanya, lomba burung Online Pertama di Dunia. Lanjut membaca

Dari lomba burung Ebod Vit Fiesta Solo: Natalia belum goyah, Raja Kecil nyeri

Berlangsung di kompleks Lokananta, Jalan Ahmad Yani Solo, lomba burung Ebod Fiesta yang menggandeng PJSI Solo berlangsung cukup meriah, kendati peserta tidak ramai-ramai amat. Pertarungan tetap seru sebab sejumlah jagoan top turun di sini. Lanjut membaca

Cermat urus surat karantina burung lomba, jangan bisa pergi tapi tak bisa pulang…

Referensi Wajib Baca

Membawa burung ke luar pulau, walaupun untuk lomba, apalagi bila dibawa menggunakan pesawat terbang, harus melalui prosedur yang cukup ketat. Burung harus disertai dokumen atau surat rekomendasi dari kantor karantina. Lanjut membaca

Cegah KKN, kelompok juri Piala Raja 2012 dibuat tetap, tiap sesi bertukar lap

Penilaian dalam Lomba Burung Piala Raja 2012 akan dibuat sedemikian rupa untuk menekan sekecil mungkin peluang “kerja sama” juri tertentu dengan peserta tertentu untuk memenangkan terus jenis burung tertentu. Selain itu, beberapa aturan main sudah dibuat untuk memberikan kenyamanan kepada semua peserta dan demi kelancaran lomba. Lanjut membaca

Burung terpinggirkan di ajang lomba (6): Ironi cucakrawa di Kalimantan

Mencoba berkilas balik perjalanan lomba burung yang pernah populer di masanya tetapi kini sudah tidak dibuka lagi kelasnya, diakui membuka kenangan mendalam pada diri tokoh-tokoh yang pernah berkecipung di sana pada suatu saat di waktu yang lampau itu. Lanjut membaca

Burung terpinggirkan di ajang lomba (5): Banten, lomba anis kembang teramai ada di sini

Meski di wilayah Jabodetbek dan Jabar umumnya lomba kelas burung anis kembang meredup namun di wilayah Propinsi Banten, khususnya Cilegon dan Serang, anis kembang masih bertahan. Setiap kali EO yang ada di wilayah ini menggelar lomba, anis kembang selalu diikutsertakan dan pesertanya pun cukup banyak. Lanjut membaca

Burung terpinggirkan di ajang lomba (4): Cucakrawa terancam degradasi?

Selain anis kembang, cucakrawa atau cucakrowo pun terancam terdegradasi di kancah perkicauan nasional. Banyak EO yang membuka kelas ini, namun pesertanya sangat minim. Padahal peternak cucakrawa banyak yang berhasil serta pasarannya pun cukup bagus. Lanjut membaca

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 42.234 pengikut lainnya.