Cendet Mercon Banting “meledak” di Pancalaras

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Latpres Pancalaras kembali digelar di Dusun Poncosuro, Desa Bandungan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Minggu (24/3) lalu. Sejumlah kicaumania dari Salatiga, Kabupaten Semarang, Temanggung, dan Magelang turun di sini. Seorang di antaranya sudah tak asing lagi, Dwi Londo (Salatiga), yang kali ini membawa cendet Mercon Banting. Burung yang dirawatnya sejak masih bakalan ini “meledak”, dengan memborong dua kelas yang dilombakan.

Suasana penjurian dalam Latpres Pancalaras di Bandungan.
Suasana penjurian dalam Latpres Pancalaras di Bandungan.

Dwi Londo, yang juga dipercaya mengawal jagoan milik Mr Winoto Star Regency Salatiga, mengakui kalau cendet jagoannya masih sangat muda. Karena itu, meski sukses mencetak double winner di Pancalaras, ia tetap akan menahan diri untuk tidak terlalu sering melombakannya.

“Mercon Banting memang burung baru, masih sangat muda, dan saya rawat sejak bakalan, tetapi sudah menunjukkan potensinya. Nanti kalau mentalnya sudah benar-benar siap, Mercon Banting bisa lebih sering ditampilkan,” ujar Dwi Londo kepada Sulis, kicaumania Semarang, yang melaporkannya untuk omkicau.com.

Apakah tidak ingin menurunkan Mercon Banting di KMYK Cup Jogja (31/3), atau 168 Cup II di Semarang, 7 April mendatang? “Lihat kondisi dulu. Kalau siap, mungkin saya turunkan sekali, sekadar menjaga mental fighter-nya. Itu pun kemungkinan di 168 Cup,” jawabnya.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

Dwi Londo tidak berani menargetkan prestasi apapun untuk Mercon Banting, apalagi 168 Cup merupakan even besar, tingkat nasional, yang bakal diikuti jago-jago papan atas di seluruh Indonesia. “Asal burung mau nampil saja saya sudah senang. Kalau prestasi, kita berharap dari burung-burung yang sudah mapan milik bos (Mr Winoto. Star Regency Salatiga), seperti kacer Star Nikisae, murai batu Satar ATM, dan kenari Star Shower.”

Para peserta ngecas bareng anis merah sebelum lomba.
Para peserta ngecas bareng anis merah sebelum lomba.
Panitia Pancalaras sedang melayani peserta.
Panitia Pancalaras sedang melayani peserta.

Sementara itu, kacer Radja milik Mr Joko berhasil menjadi penampil terbaik. Berbekal tembakan panjang serta gaya dan lagu yang sangat spesial, Radja tidak mampu ditandingi lawan-lawannya. Di kelas pleci  yang selalu ramai di Pancalaras, Kimcil milik Mr Nanda Bawen tampil sebagai juara 1.

Latpres Pancalaras akan kembali digelar di tempat yang sama, Minggu, 14 April mendatang. Informasi ini sekaligus sebagai undangan bagi kicaumania di Salatiga, Semarang, Kabupaten Semarang, dan sekitarnya. (Waca Jogja)

Hasil Latpres Pancawarna Bandungan (24/3/2013)

CENDET A
1. MERCON BANTING MR. DWI LONDO SALATIGA
2. – MR. NGADIYO UNGARAN
3. SUMBER NYOWO MR. DOYOK ANAK LANANG SF
4. LARAS MR. FENCE 24 PROKIMAD
CENDET B
1. MERCON BANTING MR. DWI LONDO SALATIGA
KACER A
1. RADJA MR. DJOKO 43 SAMBAN
2. BLACK METAL MBAHE 18 CANDI NGONTO
3. LARAS MR. FENCE 24 PROKIMAD
4. UONE CAK 1 NGEMPON
KACER B
1. UONE CAK 1 NGEMPON
PLECI
1. KIMCIL MR. NANDA BAWEN
2. TRAVIOLA MR. UCEN PEDROSA BLATER
3. BABE MR. WISNU BEJO ANAK LANANG SF
LOVE BIRD
1. – MR. LISTIYONO PANCALARAS
CUCAK HIJAU A
1. BRUNO GREEN MR. GEMBLONK UNGARAN
2. RONA MR. KAMDI SRUMPUNG
KENARI
1. KAKA MR. MASKURI BANARAN
CUCAK HIJAU B
1. – MR. WAHIB UNGARAN
CIBLEK
1. MOLEK MR. LENY KO PANCALARAS

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

1 Comment

Komentar ditutup.