Om Edi Siswanto: Cucak hijau dan kacer langsung ngeplong setelah 2 hari diberi TBB

Beberapa waktu lalu, Om Edi Siswanto memberikan komentarnya terhadap artikel Dua penelitian soal testosteron. Kata dia, cucak hijau dan kacer yang semula hanya ngeriwik kini sudah berani ngeplong, hanya dua hari setelah diterapi dengan TBB atau TestoBirdBooster. Mengapa bisa begitu? Testosteron, yang kini sedang ramai diteliti oleh sejumlah ilmuwan, memang memberikan efek nyata terhadap kemampuan burung dalam berkicau. Hasil penelitian terbaru oleh Christoper Templeton dkk dari Fakultas Biologi Universitas Washington (AS)  bisa menjawab apa yang disampaikan Om Edi.

“TBB emang mantap! Baru 2 hari terapi, CI sama kacer yang tadinya cuma ngeriwik sekarang udah berani ngeplong. Ini nyata. Makasih Om Kicau,” demikian komentar Om Edi.

Efek pemberian testosteron terhadap burung kicauan yang selama ini susah bunyi, atau hanya ngeriwik saja, memang cukup bervariasi. Ada yang cepat, ada pula yang lambat. Tetapi istilah lambat di sini umumnya tidak sampai 1 minggu.

Dalam penelitian ilmiah, seperti yang dilakukan oleh Christopher Templeton dkk dari Fakultas Biologi Universitas Washington, AS, Oktober 2012, efek pemberian testosteron terhadap burung muda bahkan sudah bisa dirasakan pada hari kedua.

Dalam penelitiannya, Templeton dkk menguji 8 ekor burung song sparrows (Melospiza melodia) yang semuanya berusia muda (menjelang dewasa). Burung-burung ini dibagi dua kelompok, di mana kelompok pertama hanya dijadikan kontrol dan kelompok kedua diberi hormon testosteron.

- Tanya Om Kicau, silakan di sini.

- Bingung cara mencari artikel di omkicau.com, cek artikel ini.

IKUTI OM KICAU DI INSTAGRAM
Song-sparrows (Melodia)
Song-sparrows (Melospiza melodia)

Percobaan dilakukan di laboratorium Fakultas Biologi Universitas Washington. Mereka melakukan pra-penelitian pada 30 September 2012, dengan menghitung jumlah kicauan per hari dari masing-masing burung yang akan diteliti. Selama 7 hari (30 September  – 6 Oktober), peneliti hanya memantau jumlah kicauan saja, tanpa memberikan perlakuan testosteron.

Pada tabel di bawah, khususnya pada bagian kiri, terlihat performa suara burung-burung dari Kelompok I (kontrol) dan Kelompok II (diberi testosteron) hampir sama. Ingat, pada periode ini, semua burung Kelompok II tetap belum diberi testosteron. Sebab tim peneliti hanya ingin mencatat dulu performa suara mereka sebelum diberi testosteron.

uji-testosteron1

Dari Kelompok Kontrol, ada yang berkicau sebanyak 100 kali / hari, ada juga yang 200 kali / hari. Sedangkan dari Kelompok Testosteron, ada yang berkicau sebanyak 100 kali dan ada juga yang 250 kali setiap hari untuk setiap burung. Istilah kicauan di sini adalah setiap suara  yang dikeluarkan burung dihitung satu.

Pemberian testosteron baru dilakukan tanggal 8 Oktober 2012, hanya kepada burung dari Kelompok II. Sedangkan Kelompok I (kontrol) tidak diberikan testosteron. Para peneliti kemudian menghitung frekuensi kicauan dari setiap burung selama 10 hari, yaitu tanggal 10 – 20 Oktober 2012. Hasilnya bisa dilihat pada tabel di atas (sebelah kanan).

Kita lihat dulu bagaimana performa burung dari Kelompok I. Semuanya rendah! Bahkan selama beberapa hari, semua burung Kelompok Kontrol ini tidak berkicau sama sekali. Hal sebaliknya terjadi pada Kelompok II atau Kelompok Testosteron. Pada hari kedua, frekuensi kicauan rata-rata 800 kali / hari / ekor. Wow, sebuah lonjakan yang pesat dari semula yang maksimal hanya 250 kali.

Bahkan pada hari keempat terjadi puncak kicauan, 1.075 kali / hari / ekor. Tetapi pada hari-hari berikutnya, mulai terlihat penurunan jumlah kicauan secara bertahap, meski tetap dalam level tinggi dibandingkan Kelompok I. Dalam tabel terlihat jumlah kicauan Kelompok Testosteron pada tanggal 20 Oktober “hanya” 700 kali. Meski paling rendah selama pengamatan, namun tetap jauh lebih tinggi daripada Kelompok I.

Peningkatan level kicauan

Yang menarik dari penelitan Templeton dkk adalah pemberian testostoren ternyata dapat meningkatkan level kicauan. Maksud level kicauan adalah tahapan pengembangan suara pada burung song sparrows.

Tim peneliti lalu membuat skor dalam skala 1-5 berdasarkan jenis suara yang dikeluarkan burung tersebut, kemudian dipantau perkembangannya pada setiap burung, baik yang ada di Kelompok I (kontrol) maupun Kelompok II (testosteron).

SKOR

TAHAPANDESKRIPSI

1

Subsong awalBiasanya terjadi pada 2 minggu pertama
sejak menetas. Suara pelan, tidak terstruktur,
tidak berulang, hanya 1 suku kata saja, atau
hanya cuap-cuap (terutama saat lapar).

2

Subsong akhirTetap belum terstruktur, tetapi mulai muncul
beberapa suku kata berbeda, sehingga mulai
menyerupai lagu. Ocehannya belum berirama,
kurang rajin, dan tidak terlalu keras.

3

Plastic song awalElemen lagu mulai terbentuk meski belum
stabil. Mulai ada irama, makin rajin berkicau.
Tetapi lagu belum bervariasi.

4

Plastic song akhirLagu sudah terdengar lebih baik, terutama
struktur dan sintaksnya. Suku kata dinyanyikan
lebih baik dan agak berulang. Nada panggil dan
nyanyian kadang masih menyatu.

5

KristalBurung sudah bisa bernyanyi dengan lagu-lagu
asli maupun suara lingkungan yang direkamnya.
Semua suara yang terekam dalam memori akan
keluar dan dinyanyikan berulang-ulang, dirangkai
satu persatu dengan bagus.

Pada awal penelitian, semua burung muda yang diteliti masih berada pada level kicauan subsong akhir (skor 2). Begitu diberi testosteron, burung pada Kelompok II langsung mengalami peningkatan ke level antara 3-4. Adapun Kelompok I tidak berubah. Bahkan hingga akhir penelitian, Kelompok Kontrol hanya berada di level antara 2-3.

uji-testosteron2

Sebaliknya, pada Kelompok Testosteron, level kicauan akan meningkat, sehingga pada akhir penelitian, atau 10 hari setelah diberi testosteron, semua burung sudah berada pada level kicauan antara 4-5.

Inilah jawaban dari pengalaman Om Edi Siswanto, mengapa burung cucak hijau dan kacer yang selama ini hanya ngeriwik, kemudian mulai ngeplong pada hari kedua setelah pemberian TBB.

Penggunaan TBB secara berkala

Hasil penelitian inilah yang membuat Om Kicau selalu menganjurkan penggunaan TestoBirdBooster /  TBB secara berkala, dengan pengaturan sebagai berikut :

  1. Bagi pengguna baru, TBB bisa diberikan selama 3 hari berturut-turut. Setelah itu stop, dan tunggu perkembangan burung.
  2. Setelah ada perkembangan, yang intinya berbeda dari performa semula, pemberian TBB bisa dilakukan 2 kali dalam seminggu (misalnya tiga hari sekali).
  3. Dalam kondisi tertentu (karena ada juga individu burung yang secara genetis memiliki kadar testosteron rendah). dan tidak mengalami perubahan performa suara setelah pemberian 3 hari berturut-turut, maka bisa diulangi lagi pada minggu kedua (3 hari berturut-turut).
  4. Apabila burung benar-benar sudah gacor, pemberian TBB hanya dilakukan 1x seminggu, sekadar untuk menjaga agar tetap rajin bunyi.

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

56 Comments

  1. Om 1.Bagi pengguna baru, TBB bisa diberikan selama 3 hari berturut-turut. Setelah itu stop, dan tunggu perkembangan burung. itu 1 hari brp kali om? kacerku cm ngriwik aja..blm ngeplong n msh agak takut…intensitas ngriwiknya sering tp kl kudatengin lgsng brenti… apa kl dikash TBB bs ngeplong ya? tengkyu om..maklum msh pemula banget…

    • Sehari cuma sekali saja, 3 hari berturut-turut. Lalu stop, tunggu perkembangan. Sebab, banyak testimoni menyebut 2 hari langsung tokcer.
      Tetapi Om Kicau perlu tegaskan, tidak semua burung bisa seperti itu, karena kondisi berbeda-beda, terutama kadar testosteron bawaan sejak lahir tidak selalu sama.
      Ada pengguna yang baru berhasil pada minggu 2 dan 3. Nah, kalau setelah ditunggu seminggu belum tokcer, bisa diulangi 3 hari berturut-turut lagi, kemudian stop. Begitu seterusnya.
      Banyak kacer yang semula ngeriwik langsung owor-owor pakai TBB Om. SIlakan digunakan, kalau ada masalah bisa kirim komentar di sini, atau ke redaksi@omkicau.com agar panduannya lebih lengkap.
      Semoga sukses…

      • oKE Om..trimaksih banyak ats masukanya..KC ku jg ekornya blm tumbuh…agk lama ya om? cz ak beli udh ky gt. mohon info untk TBB didaerah Tegal ada ga ya? cz posisiku di tegal Om.. matursuwun banyak Om….

  2. Om kacer ku dah d kasih TBB 3 hari kenapa blm ada perubahan ya? Trus baca d forum suruh ulang 1-2 kali tu maksutnya apa ya. Apa minggu pertama 3x berturutan trus d stop dan d lanjutkan 3x berturutan d minggu selanjutnya?

    • Efek TBB cepat/lambat tergantung kondisi burung. Ada yg 1 hari terlihat, ada yg sampai 1-2 pekan.. TBB bukanlah produk utk perubahan instan. Kalau sudah 3 hari, cukup sepekan 1-2 kali. Jg perhatikan apakah burung sudah mapan atau masih liar. Kalau liar perlu dijinakkan. Demikian Om.

    • Proses nopeng biasanya dimulai pada umur 6 bulan, dimulai dari perubahan warna tenggorokan, lingkaran mata, dan pangkal hidung.
      Proses ini berlangsung selama 3 bulan atau lebih. Sebagian selesai pada umur 9 bulan, tetapi ada juga yang baru selesai pada umur 1 tahun. Ini dipengaruhi faktor genetik dan kualitas pakan.

  3. Berkat produk tbb nya murai batu,kacer am cucak ijo saya udah berani ngeplong sekarang ..padahal baru pemakaian pertama .setelah pemakaian ketiga tambah cerwet lagi ..tks om atas produknya yg mantab deh ..
    Gak sia-sia saya beli jauh2..

  4. Ok om terima kasih atas infonya…..ma”f atas tulisan nya yang kurang di mengerti jadi bikin om edy bingung
    Bacanya ….hehehe ..salam kenal aj om dari saya..sekali lagi tks.

  5. Burung murai saya tu sekarang badanya kurus om…trus kalo saya dekatkan dengan murai laenya
    Yaitu bulunya mekar gitu om…terus bulunya sekarang tu kusam gitu om..itu ciri2nya apa ya om.

    • Kalau kotorannya cair (diare), berarti kurusnya akibat gangguan pencernaan. Bisa diatasi dengan BirdBlown.
      Kalau kotoran normal, berarti burung stres, drop mental. Gejalanya persi seperti diceritakan Om Roji, bulu kusam dan sering mengembangkan bulu saat berhadapan dengan murai lain. Ini bisa diatasi dengan BirdShout.
      Semoga lekas sembuh…

  6. Ada lg om….murai btu sya..sya gk tw..skrg qo bdn x t agk krus trus gt blux pd ksam gt gk mw bxi lg
    Om trus mslx sya dkatkn am murai laen…blu x pd mkar gt..kra” Knpa ya om..

      • Sebaiknya untuk penulisan dalam forum seperti ini, gunakan Bahasa Indonesia yang baik & benar agar dapat dimengerti oleh semua orang. Tujuannya adalah jika beberapa anggota forum disini ada yang dapat membantu menjawab maka akan dijawab jika memang kata-katanya cukup jelas.

        Mungkin “x” itu kalo ga salah artinya : “nya” jadi kalo bulux itu maksudnya bulunya, bukan bulux (kusam). Biasa om Edi, bahasa anak skrg bahasa alay.. Hheheehehe
        Sent from my BlackBerry®
        powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  7. om, sya baca d artikel dosis TBB adalah 3 pentol korek skali pakai. tp d brosur yg sya beli kok cuma 1 pentol korek skali pakai. yg benar dosisnya berapa? bingung om.

  8. om, kcer sya sdh 3 hari dksh TBB, ngriwiknya blm ada perubhan yg signifikan. padahal umur udh 1 thun lebih, apa pemberianya dlanjut terus sampai ngeplong apa dstop dan dkshkan 2x dlm 1 minggu? mhon infonya

    • Ya Om, kondisi burung memang tidak selalu sama. Kondisi lingkungan sekitar juga mesti diperhatikan. Hindari sesama kacer di ruangan kacer Anda.
      Seperti saran saya kepada kicaumania lain, pemberian TBB dilakukan 3 hari berturut-turut, kemudian diulangi 1-2 kali dalam seminggu. Ini untuk yang baru pertama kali pakai TBB.
      Kalau pada minggu berikutnya belum ada perubahan, bisa diulangi dengan pemberian 3 hari berturut-turut, lalu minggu berikutnya dan seterusnya cukup diberikan 1-2 kali dalam seminggu.
      Intinya, setiap minggu rutin diberikan 1-2 kali. Semoga cepat ngeplong.

    • Bisa digunakan mulai umur 3 bulan dan seterusnya. Jika sudah dewasa tapi belum juga ngeplong, insya Allah TBB bisa membantu mengatasinya. Tapi jika sudah gacor, untuk apa diterapi lagi? Kalau dulu pernah gacor, lalu ngedrop dan malas bunyi, bisa diterapi dengan BirdTwitter.

      • 1 lg om, pemberian TBB itu 3 hari berturut2 dlm 24 jam gk y, cntoh. jm 7 dksh TBB, stlah 4 jam dganti air biasa atau airny jg dksh TBB lg, dan stlah 4 jm lg dganti dgn air TBB lg? singkatnya dlm 24 jam apa harus minum TBB setiap waktu apa cuma skali dlm sehari? (misalnya waktu pagi saja)

    • Nah, Om Mamboz tinggal di mana? Di halaman depan bagian bawah ada daftar agen dan alamatnya. Kalau tidak ada, pembelian via online di omkicau.
      Caranya, klik menu bar bertuliskan OBAT BURUNG, kemudian klik produk yang diinginkan, misalnya TBB. Nanti di bagian bawah deskripsi produk ada form pemesanan (klik pesan di sini).
      Selamat bergabung dengan Produk Om Kicau.
      Sukses selalu untuk Om Mamboz.

  9. Om saya sudah pakai TBB untuk murai saya sesuai aturan pakai yg ada di brosur, tapi sudah lebih 2 minggu pemberian TBB tersebut belum ada perubahan ya, masih ngeriwik terus itupun sesekali aja

    • Burung apa, kondisi seperti apa?
      Efek TBB bisa cepat bisa lambat tergantung kondisi burungnya. Ada yang sehari dua hari langsung terlihat, ada yang sampai sepekan atau dua pekan baru kelihatan. Sebab, TBB bukanlah produk untuk perubahan secara instan. Kalau sudah 3 hari berturut-turut, lanjutkan sepekan 1-2 kali saja.

  10. baru beli cck jenggot bakalan aku kasi TBB 3hari langsung cerewet minta ampun………tanks om kicau……. by didit di samarinda……..anak kediri tapi…….he he he

Komentar ditutup.