Cendet Roket makin moncer di tangan Om Hangga

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Prestasi cendet Roket milik Hangga Perkasa belakangan ini makin bersinar saja. Sejumlah even yang diikuti berhasil dimenangi, termasuk saat meraih hattrick dalam Luwes Cup, bahkan quattrick dalam Mega Koalisi Malang, beberapa waktu lalu. Pada even terakhir, Roket mampu mengalahkan puluhan cendet jawara dari Blok Timur, Blok Tengah, dan Bali. Bagaimana perawatan burung ini sehingga bisa moncer abis?

Hangga dan cendet Roket
Om Hangga (kanan) bersama cendet Roket. (Foto: Agrobur)

—-

Roket pada dasarnya memang cendet berkualitas. Perawatan maksimal dari pemilik lama, H Ridwan, membuat burung ini memiliki endurance (daya tahan fisik) yang bagus dan performa suara yang kian mantap.

Hangga kemudian melakukan take-over terhadap burung ini, dengan mahar Rp 15 juta. Pemilik baru yang juga putera H Wahidin, tokoh perburungan di Surabaya, lalu melakukan beberapa modifikasi dalam pola perawatan.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

“Dulu, burung ini dijemur sampai jam dua siang. Sekarang saya jemur hanya sampai duabelas siang,” kata Hangga, seperti dikutip Tabloid Agrobur. Tidak dijelaskan alasan perubahan durasi penjemuran. Tetapi diperkirakan untuk mencegah dehidrasi yang bisa merusak pita suaranya.

Setelan extra fooding (EF) jangkrik juga mengalami perubahan, terutama dalam hal porsi dan waktu pemberiannya. Begitu juga frekuensi mandi yang dibuat dua kali sehari: pagi dan sore hari.

Untuk membuat burung lebih tenang, Om Hangga memberikan tenggeran bersilang. Metode ini juga bisa mengurangi kebiasaan salto yang kerap dikeluhkan para cendetmania, dan pernah dibahas Om Kicau di sini.

Tenggeran model silang
Tenggeran model silang cegah cendet salto. (Foto: Agrobur)

—-

Perawatan harian cendet Roket

Berikut ini perawatan harian cendet Roket yang diterapkan Om Hangga, yang menurutnya berbeda dari perawatan ketika masih di tangan pemilik lama:

  • Burung cendet / pentetSetiap pagi, mulai pukul 07.00, burung dibuka kerodongnya, diberi 3 ekor jangkrik untuk sarapan paginya, lantas dianginkan sebentar.
  • Setelah  dianginkan, burung dimandikan dengan cara disemprot menggunakan hand sprayer. Total penggunaan air untuk menyemprot burung sekitar 2 liter.
  • Habis mandi, burung diberi lagi 2 ekor jangkrik, lantas dijemur hingga pukul 12.00.
  • Usai dijemur, burung kembali dianginkan sebentar, sambil diberi kroto sebanyak 1 sendok teh dan voer rumput  laut untuk berjaga-jaga kalau burung merasa lapar. “Biasanya kroto habis, sedangkan voer hanya dimakan sedikit,” kata Om Hangga.
  • Setelah dianginkan, burung kembali dikerodong dan diistirahatkan.
  • Sore hari, sekitar pukul 16.00, kerodong kembali dibuka. Roket mendapat jatah 3 ekor jangkrik.
  • Rampung makan, burung dimandikan lagi dengan cara yang sama seperti pagi hari (jumlah air juga 2 liter).
  • Habis mandi, kembali diberikan 2 ekor jangkrik dambil dianginkan sebentar.
  • Apabila bulubulu sudah mulai kering, langsung dikerodong untuk diistirahatkan semalaman.

Perawatan khusus menjelang lomba

  • Hari Jumat, perawatan mandi-jemur seperti hari-hari sebelumnya.
  • Extra fooding (EF) jangkrik ditingkatkan menjadi 20 ekor / hari, dan diberikan tiga kali, yaitu pagi (10 ekor), siang (5 ekor), dan sore (5 ekor).
  • Hari Sabtu, EF jangkrik sama seperti hari Jumat: 20 ekor.
  • Sejak Sabtu, Roket sudah diistirahatkan total. Burung sudah tidak lagi dimandikan maupun dijemur. “Tujuannya untuk menyimpan tenaga, agar staminanya tidak banyak terkuras, sehingga bisa tampil maksimal pada hari Minggu,” jelas Om Hangga.

Dengan perawatan lumayan detail, wajar apabila Roket kini makin moncer setelah berada di tangan Hangga. Kita tunggu aksi-aksi Roket selanjutnya.

—-

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

13 Comments

    • Katarak pada burung bisa disebabkan faktor pakan, bisa juga faktor silau cahaya. Jika yang main di sini faktor pakan, boleh jadi kedua mata nantinya akan terserang.
      Jika faktor silau cahaya, berarti mata yang terkena lebih sering ke bagian yang paling dekat dengan cahaya.
      Yang dimaksud cahaya bisa paparan sinar matahari secara langsung (misalnya penjemuran terlalu lama), burung digantang di dalam ruangan yang dekat dengan lampu, atau salah satu mata burung terkena pantulan dinding yang dicat terang (putih, kuning, krem, dll).
      Untuk menghindari mata satunya terserang, dan yang terpenting menyembuhkannya dulu, Om Atmo bisa menggunakan obat katarak khusus burung.
      Silakan mau pakai merek apapun, yang penting burung sembuh. Om Kicau juga punya produk herbal khusus katarak burung, namanya Kitolot Plus.
      Semoga membantu.

  1. mohon pencerahan lagi om,maklum lagi sehari punya cendet. Kemarin saya beli cendet, lalu saya belikan sangkar yang ternyata lebih kecil dari yang biasanya, lalu tangkringannya dibuat silang atas bawah, namun yang atas agak mepet sama atap sangkar, akhirnya cendet saya yang tadinya hobi salto jadi tidak bisa salto,pertanyaan saya apakah saya harus ganti dengan sangkar yang umumnya orang ? matur nuwun

    • Ukuran sangkar yang umum digunakan untuk cendet adalah 40 x 45 x 70 cm. Saya tidak tahu apakah sangkar yang dibeli Om Atmo lebih besar, lebih kecil, atau sama saja.
      Nah, kalau burung yang semula salto, kemudian malah tidak salto kan malah bagus Om. Yang jadi persoalan, nanti dicek apakah cendetnya mau bunyi. Jadi, untuk sementara jangan diganti dulu.
      Oke…

    • Tidak semua pemain bersedia burungnya diekspose Om, bahkan berbagi pengalaman perawatan pun ada yang tidak mau.
      Intinya, kalau mereka bersedia diekspose, pasti kita akan tampilkan.

      • mau tanya om,dari cendet juara tersebut, saya baca kok tidak ada pemberian pakan foor ya, cuma pas siang dikasih foor rumput laut.Apakah memang foor nya tidak dikasih sama sekali, atau gimana ? mohon penjelasan ? Matur nuwun

        • Voer rumput laut itu ya sama dengan voer biasa, hanya saja salah satu bahan bakunya ekstrak rumput laut. Voer ini biasanya berwarna hijau.
          Cuma hati-hati, banyak voer hijau diklaim sebagai voer rumput laut. Banyak pula yang mengklaim voer hijau sbg voer rumput laut, padahal hanya diberi zat pewarna hijau.

          • ok om, makasih jawabannya, mau tanya lagi om,untuk mengantisipasi keliru, lalu voer rumput laut merk apa yang terjamin ? kemudian apakah bisa diberikan kepada kacer ? lalu apakah jika sudah pake voer rumput laut, tidak perlu diberikan voer biasa ? Kemudian satu lagi om, apakah bisa, voer rumput laut tersebut ditaruh dicepuk pakan seharian ? makasih banyak om

Komentar ditutup.