Jumbo Oil: New Star jadi bintang, tiga burung nyeri

Keinginan Mr Kusman (MSP Ciamis) untuk menjadikan New Star sebagai anis merah terbaik nasional sepanjang tahun 2014 nampaknya bakal terwujud. Empat kali turun dalam even akbar Jumbo Oil Cup di Lapangan Pusdikku, Jalan Sindang Sirna No 6 (Karang Setra) Sukajadi, Bandung, Minggu (26/1), anis merah New Star meraih tiga kali juara 1 dan sekali runner-up. Satu-satunya burung yang menggagalkan New Star mencetak quattrick adalah Suarez, gaco papan atas lainnya milik Fahmi Kobelko (Jogja).

Gelaran Jumbo Oil yang digarap Pelestari Burung Indonesia (PBI) Cabang Bandung dan PBI Cabang Ciamis ini dihadiri Ketua Umum PBI Pusat Mr H Bagiya Rakhmadi SH dan Ketua PBI Pengda Jabar – Banten Aay Mulyana.

Even ini sengaja menggunakan tiga koordinator lapangan (korlap), untuk memastikan semua burung terpantau juri, menjaga para juri agar tidak bergerombol dan / atau saling berkomunikasi, sekaligus memastikan penilaian lomba di seluruh kelas berjalan fair.

Para pemain pun merasa nyaman, dan menaruh respek terhadap upaya PBI di berbagai daerah yang kini terus membenahi diri, terutama dalam kualitas penilaian lomba.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Selain anis merah New Star yang menjadi bintang lapangan, ada tiga burung yang berhasil menjuarai dua kelas alias nyeri. Ketiganya adalah murai batu Carly milik Irwan (Cirebon), pentet Monster milik H Heri Tantan (Cukang Kawung 36), dan lovebird Nawang Wulan milik WW / Yongki  (Duta Valentine Jogja).

Mr Kusman
Mr Kusman (2 dari kanan) bersama kru MSP Ciamis.

New Star, seperti “kebiasaan” selama ini, selalu meraih kemenangan lebih dari dua kelas. Beberapa waktu lalu, burung ini pernah mencetak quattrik dalam even akbar lainnya, Gubernur Jabar Cup / Galamedia X, yang juga digelar di Bandung.

Kali ini New Star masih menunjukkan kemampuannya sebagai anis merah papan atas nasional, meski harus merelakan satu kelas direbut Suarez, gaco andalan Fahmi Kobelko. Suarez memenangi Kelas Aspira, dan memaksa New Star di posisi runner-up.

Selebihnya, pada tiga kelas lainnya, anis merah New Star benar-benar tak terbendung. Burung yang ditransfer Mr Kusman senilai Rp 200 juta dari H Adang (Purwakarta), pertengahan tahun lalu, sukses menjuara Kelas Clavo, Top Song, dan kelas paling bergengsi: Jumbo.

Fahmi Kobelco
Fahmi (tengah): New Star luar biasa, tapi Suarez sekali mengalahkannya.

Fahmi pun secara ksatria mengakui kehebatan New Star. Beberapa kali dia membaca artikel tentang New Star di Om Kicau (silakan cek di sini atau di sini), dan penasaran ingin mempertemukannya dengan Suarez. Namun, setiap kali dia ngeluruk ke Jawa Barat, selalu gagal bertemu New Star.

“Saya benar-benar penasaran ingin melihat penampilan New Star, serta ingin menguji apakah Suarez bisa bersaing di level yang sama. Sekarang saya sudah melihat sendiri seperti apa keistimewaan New Star yang memang menjadi buah bibir saat ini. Harus diakui, burung ini memang luar biasa. Tetapi saya juga senang, karena Suarez mampu mengalahkannya di Kelas Aspira,” kata Fahmi.

Gaco lain yang mencuri perhatian di Lapangan Pusdikku adalah lovebird Nawang Wulang milik WW Angga / Yongki dari Surabaya. Burung yang baru di-take-over pekan lalu itu ternyata langsung meraih dua kali juara pertama. Padahal kelas lovebird di Bandung termasuk berat. Empat kelas yang dibuka panitia pun semuanya full gantangan.

Lovebird Nawang Wulan
Lovebird Nawang Wulan double winner di Jumbo Oil Cup.

“Nawang Wulan sangat rajin bunyi. Setiap bunyi juga memiliki durasi panjang-panjang. Jadi, seperti burung yang bunyi terus tanpa henti,” kata WW Angga.

Nawang Wulan menjuarai Kelas Aspira A dan B. Adapun Kelas Clavo dimenangi lovebird Enim milik Ersan (PLLB Bandung), yang mengalahkan salah satu lovebird terbaik nasional saat ini, Dewa Erlang, milik Aden Kolomunyeng, yang harus puas menjadi runner-up.

Dewa Erlang kembali harus berada di urutan kedua Kelas Top Song, yang dimenangi lovebird Matzo milik Hadi CNI dari Duta Valentine.

Panitia membuka empat kelas murai batu. Dua kelas dimenangi Carly milik Irwan dari Cirebon. Carly sukses menjuarai Kelas Jumbo dan Clavo, serta juara 3 Kelas Top Song.

Dua kelas lainnya dimenangi murai batu Marcio Cohgan kepunyaan H Herwin Adi (Bali) di Kelas Top Song, dan Yuni Sarah milik Mr Pepeng dari 63 BC Cirebon di Kelas MB Ring.

Pentet Monster milik H Heri Tantan (Cukang Kawung 36) juga berhasil meraih double winner dalam even kali ini. Kemenangan ini sekaligus membuyarkan harapan Mr Jombang / Udik (Jogja) terhadap gaconya, cendet Riddick.

Riddick yang sebelumnya menjuarai Plaza Cup 2 di Semarang (12/1) harus puas menjadi juara 2 Kelas Top Song dan juara 3 Kelas Aspira. Hasil serupa diraih pentet Ahmad Dani, gaco milik Hadi CNI (Duta Valentine) yang juga sekali juara 2 dan 3.

Penampilan Riddick sesungguhnya cukup oke, hanya Dewi Fortuna yang belum menghampirinya. Di luar itu, angin dilaporkan bertiup kencang dan ini cukup mengganggu penampilan beberapa burung, termasuk cendet Riddick.

Tiga kelas kacer juga berlangsung seru, sehingga melahirkan tiga juara berbeda. Kelas Clavo dijuarai kacer Hikari milik Martin Rosa SF (Jatibarang), disusul Ramirez milik P Jhon (Samarinda) dan Super Star milik Ir David (Duta Valentine).

Martin Rosa
Martin Rosa: Kacer Hikari juara Kelas Clavo.

Di Kelas Top Song, Super Star berhasil melakukan revans dan tampil sebagai juara 1. Giliran Hikari di posisi ketiga. Ramirez, lagi-lagi, harus menjadi runner-up. Adapun Kelas Kacer Ring dimenangi Top Speed, jagoan milik Dj Kuntjoro dari Bekasi. (Waca)

Ir David Jogja
Rombongan Ir David Jogja bersama kacer Super Star.

Hasil Lomba Jumbo Oil Bandung

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.