Jaka Tingkir memenangi pertarungan Kavaleri Mawas Cijantung

Jaka Tingkir memang tak bertarung melawan 40 ekor buaya, tetapi menghadapi puluhan kacer tangguh dalam Lomba Burung Berkicau HUT Kavaleri Mawas di kompleks Mawas Cijantung Jakarta, Minggu (2/3). Jaka Tingkir, kacer besutan Reza / Dede dari HI Team, sukses memenangi dua dari tiga kelas yang dibuka. Even ini digelar untuk dalam rangka memperingati HUT Kavaleri Mawas, yang kemasannya melibatkan Paguyuban Kenari Jabodetabek (PKJ).

Lomba HUT Kavaleri Mawas
Lomba HUT Kavaleri Mawas di Cijantung, Jakarta, Minggu (2/3), dipenuhi peserta.

Meski pada hari yang sama ada beberapa lomba burung di Jabodetabek, HUT Kavaleri Mawas tetap dibanjiri peserta. Panitia membuka 19 kelas, dengan jumlah peserta sekitar 700 ekor, atau setiap kelas rata-rata diikuti 37 ekor burung. Bahkan kelas murai batu, lovebird, dan cucak hijau nyaris full.

Gelaran ini merupakan salah satu kegiatan PKJ sebagai wadah komunitas kenari di Jabodetabek. Dalam even tersebut,  komunitas yang diketuai Yohannes ini melakukan sosialisasi pengenalan aneka jenis kenari.

Aneka jenis kenari, mulai dari kenari warna hingga kenari penyanyi koleksi anggota PKJ dipajang di sana. Misalnya giant crested, spanish timbrado, scoth fancy, five fancy, belgian frill, gloster, border, dan sebagainya. “Ya, ini untuk memperkenalkan jenis-jenis kenari,” ungkap Yohannes.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Jalannya lomba pada beberapa kelas tampak seru. Sebagian peserta masih pemula, atau burung yang diturunkan merupakan debutan baru, meski tak sedikit pula burung mapan yang tampil.

Dalam even ini ada tiga burung yang meraih double winner, yaitu kacer Jaka Tingkir milik Reza / Dede (HI Team), murai batu Brutal milik Mr Jengkol (BBC Jati Makmur), dan cucak hijau Si Merah milik Rufiadi dari Asrama Polri Komseko.

Bahkan kenari Pasopati menjadi satu-satunya burung yang berhasil meraih hattrick. Gaco milik Agung (Cipinang) itu menjuarai semua kelas yang dilombakan, yaitu Kenari Bebas Mawas, Kenari Standar Comando, dan Kelas Canon.

Kacer Jaka Tingkir
Aksi kacer Jaka Tingkir

Jaka Tingkir, kacer besutan  Reza dengan mekanik Dedi, memetik dua gelar juara. Padahal lawan yang dihadapinya adalah gaco-gaco langganan juara di Jabodebatek, antara lain Syekh Jatayu milik Alfin Anwari (Cijantung), King Safir (Wahid AL – Inyong BC), Metalica (Adam – Dragon SF), dan sebagainya.

“Prestasinya sudah banyak, lebih dari 70 kali juara. Terakhir turun dalam Valentine Day di Jogja (16/2), dan masuk empat besar,” kata Reza.

Reza dan kacer Jaka Tingkir
Reza (tengah): Kacer Jaka Tingkir double winner.

Satu kelas lagi dimenangi The Lexus, kacer andalan milik Deden Jumbo dari Colibri CMC.

Kendati belum berhasil menjadi juara 1, Wahid AL cukup puas melihat penampilan King Safir yang tampil sebagai juara 4 Kelas Canon dan juara 5 Kelas Comando.

Wahid AL
Wahid (kiri): King Safir dua kali masuk 5 besar.

Dalam even kali ini, Wahid juga membawa kenari Kereta Kencana yang menjadi juara 5 Kelas Standar Comando. Kelas ini dimenangi Pasopati, diikuti Buldog milik Ghalib dari M’Xer Team dan X Aviesta milik Willy / Nova.

Nova Smith
Nova (2 dari kanan) tetap eksis di jalur kenari.

Burung unggulan lain yang mendulang kemenangan ganda adalah murai batu Brutal. Gaco milik Mr Jengkol (BBC Jati Makmur) ini bahkan nyaris mencetak hattrick seperti kenari Pasopati. Dua kelas berhasil dijuarainya, yaitu Comando dan Pekaje.

Sayangnya, di Kelas Canon, Brutal harus puas sebagai runner-up. Kelas ini dimenangi murai batu Jenderal milik H Mansur (Duta Raja Fauna Cup). Ini merupakan revans atas kekalahannya dari Brutal di Kelas Comando. Jenderal merupakan gaco lawas yang kenyang prestasi.

Duta Raja Fauna
Duta Raja Fauna sukses bersama murai batuJenderal.

Kelas cucak hijau didominasi Si Merah. Burung milik Rufiadi dari Asrama Polri Komseko ini sukses menjuarai Kelas Comando dan Canon, mengalahkan jawara lainnya seperti Green Mamba milik Mr Jengkol, The Robinho milik Deden Jumbo, Jabrik milik Abya (Depok).

Satu kelas lagi dimenangi cucak hijau The Robinho. Dengan demikian, Deden punya dua burung yang menjadi juara pertama, yaitu kacer The Lexus dan cucak hijau The Robinho.

Deden Jumbo
Deden Jumbo (kiri) antarkan The Lexus dan The Robinho juara 1.

Secara umum, lomba yang diketuai Sunardi dengan penanggung jawab Sumono dan pelaksana lomba Andi Anwar ini berjalan lancar, nyaris tanpa komplain. “Terima kasih atas dukungan dari sobat kicaumania yang turut menyukseskan acara ini,” kata Andi Anwar. (d’one)

Ghalib andalkan Buldog
Ghalib (M’Xer Team) andalkan kenari Buldog.
PKJ
Pengurus dan anggota PKJ.
PKJ
Panitia PKJ bersama para juri.

Hasil Lomba HUT Kavaleri Mawas: silakan klik di sini

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.