Rizal Tato belum tertangkap, Jabodetabek belum aman dari maling burung

Meski hanya salah satu gembong sindikat pencurian di wilayah Jabodetabek, petualangan Rizal Tato patut diwaspadai bersama oleh seluruh kicaumania di kawasan ini. Jika perlu, hal ini perlu dikoordinasi bersama dengan aparat Polda Metro Jaya dan polres / polresta di Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi.

Faktanya, meski empat anak buah Rizal Tato sudah tertangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian burung di MBOF Bogor, kasus serupa kembali terjadi. Kali ini sindikat pencurian burung menjarah kandang Bowo Bird Farm (BF) Cileungsi, Bogor, Rabu (30/7) malam.

Kepada Om Kicau, Om Saidi selaku pemilik Bowo BF mengatakan, kasus pencurian kali ini sudah empat kali dialaminya. Tiga aksi pertama bisa dipergokinya, sehingga maling belum sempat mengambil. Tetapi yang terakhir, Rabu malam lalu, maling tak sempat dia pergoki.

Kawanan maling ini beraksi dengan cara membobol tembok kandang yang sudah disiram cairan kimia. Tujuannya agar tembok gampang dibobol. Lantas ada pula yang memotong besi teralis atau kawat kandang di bagian atas.

- Tanya Om Kicau, silakan di sini.

- Bingung cara mencari artikel di omkicau.com, cek artikel ini.

IKUTI OM KICAU DI INSTAGRAM

“Setelah itu, mereka memanjat lewat atas. Cara itu yang beberapa kali terjadi di kandang saya,” jelas Om Saidi.

Dalam kejadian ini, empat ekor induk murai batu dan jalak bali miliknya raib. Burung ini sedang diternak. “Induk betina tidak diambil karena sedang berada dalam sarang, sedang mengeram, sehingga pencuri tidak melihatnya,” ungkap Om Saidi.

Om Saidi
Om Saidi sudah empat kali disatroni maling.

Kasus pencuri memanjat tembok dan memotong besi teralis di bagian atas sama persis seperti yang dilakukan kawanan maling ketika menyatroni rumah Mr Chandra Pontianak, 20 Juli lalu.

( baca juga: Kacer Ningrat, Predator, dan cendet Terminator milik Mr Chandra dijarah maling )

Kasus pencurian burung, baik burung lomba maupun burung yang ada di toko / kios dan burung di kandang penangkaran, memang makin marak dan meresahkan.

Apalagi salah satu gembong maling burung bernama Rizal Tato masih bebas berkeliaran, dan memiliki sejumlah kelompok di berbagai tempat dalam kondisi tak saling mengenal. Kelompok ini mirip sel-sel yang ada dalam jaringan terorisme.

Mengenai siapa Rizal Tato, silakan baca ulasan sekilasnya dalam artikel: Kawanan pencuri burung di MBOF Bogor tertangkap.

Karena itu, sobat kicaumania di Jabodetabek perlu merapatkan barisan dan jangan ragu untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat.

Burung kini menjadi salah satu objek pencurian favorit bagi kawanan maling, sejajar dengan sepeda motor. Kasus pencurian burung marak terjadi di berbagai daerah.

Jadi, bagi para peternak, pemilik kios / toko burung, dan pemilik burung lomba, dimohon meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatiannya. (d’one)

dan tetap waspada!

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

2 Comments

Komentar ditutup.