Membangkitkan kembali kacer ngedrop – Belajar dari kasus Speed Racer

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Memenuhi permintaan Om Agoes Bimbim dalam komentarnya di artikel kacer Speed Racer kembali ke jalur juara, kali ini Om Kicau menurunkan artikel berjudul Tips membangkitkan lagi kacer ngedrop – Belajar dari kasus Speed Racer. Semuanya berdasarkan pengalaman Om Adry Riady dari Pangkalpinang yang selama ini dipercaya H Sadat (B16) untuk memoles Speed Racer.

kacer speed racer
Kacer Speed Racer kembali ke performa terbaiknya.

Seperti diketahui, nama Speed Racer pernah bikin heboh dunia perburungan, khususnya kelas kacer. Burung milik H Sadat yang perawatannya diserahkan kepada Adry Riady di Pangkalpinang, Bangka, ini menang di berbagai even, termasuk di Jawa, dan moncer pula dalam Piala Raja 2012 di Jogja.

Saat mengikuti Piala Raja 2012, Speed Racer tampil sebagai juara 1 di Kelas Prameswari, unggul atas Satria Dewa milik Jimmy DS (juara 2), Ningrat milik Mr Chandra Pontianak (juara 3), dan Solo Berrick miliki Halley WS (juara 4).

Penampilan Speed Racer di kelas utama, Maharaja, pun tetap ciamik dan berada di urutan kedua di bawah kacer Melody milik Bambang Honda. Juara 3 ditempati  Satria Dewa dan juara 4 Solo Berrick.

<---maaf menyela sebentar--->

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

-----------------------------------

Adry dan kacer Speed Racer
Om Adry dan kacer Speed Racer usai menjuarai Piala Raja 2012.

Setelah itu, Speed Racer masih tampil perkasa di sejumlah even, termasuk meraih hattrick dan sekali juara 2 dalam kontes Dewa Ruci Cup IV di Palembang, September 2012.

Problem mulai muncul ketika Speed Racer bersama Om Adry terbang dari Pangkalpinang menuju ke Semarang, untuk mengukuti even nasional 168 Cup II, 7 April 2013.

“Di Semarang, SR (Speed Racer) bisa dikatakan sama sekali tidak mau nampil. Bahkan saat mengikuti Seri 5 Liga BnR Sumatera di Pangkalpinang (8/9/2013), SR malah mbagong,” jelas Om Adry.

H Sadat Jakarta
H Sadat memercayakan penanganan Speed Racer kepada Om Adry.

Dengan penuh kesabaran, Om Adry terus merawat dan memperbaiki penampilan kacer Speed Racer. Hasilnya, burung kembali ke top form sejak Oktober 2013. Speed Racer bahkan berhasil nyeri juara 1 dalam even di Medan dan Bangka.

Setelah itu, Speed Racer kerap mbagong jika tampil di luar Bangka. “Makanya, SR lebih sering turun di Bangka dan kerap juara. Sebab setiap kali dibawa keluar Bangka, selalu mbagong,” ujar Om Adry.

Sejak Februari hingga April 2014, SR masih sering menjuarai even di Bangka sebelum akhirnya masuk masa mabungnya dan baru kelar akhir Juli lalu.

Sepanjang Agustus 2014, Speed Racer sudah mulai tampil lagi dalam even di Bangka dan kerap juara. Bulan berikutnya, Om Adry Riady mulai mencoba menurunkannya dalam even di luar Bangka.

Even perdana yang diiikutinya tidak main-main, yaitu Pangdam Cup I di Palembang, 21 September lalu. Hampir semua kacer terbaik di Pulau Sumatera turun di sini.

Saat itu Speed Racer mengoleksi satu gelar juara pertama dan dua kali juara 2. Kelas lainnya dijuarai kacer Senpi milik Andre Sutanto dan Panglima Sumatera milik H Rico (Lampung), dua kacer jawara yang juga kerap menang di Jawa.

Adry Riady
Om Adry Riady (tengah) saat menerima trofi di Pangdam Cup I Palembang (21/9).

Sejak itulah Om Adry makin optimis kacer Speed Racer sudah menemukan peak performance seperti masa kejayaan dulu. Burung kemudian ditampilkan dalam even 168 Cup III di Semarang, 28 September lalu, dengan hasil juara 2 di bawah Satria Dewa.

Adry Riady
Adry Riady: Speed Racer juara 2 di 168 Cup III Semarang (28/9).

Om Adry mengaku belum tahu secara persis rencana lomba berikutnya untuk Speed racer, terutama untuk even besar di luar Bangka, apalagi sampai ke Jawa.

“Ya lihat kondisi burungnya dulu. Jika fit, tinggal usul ke Haji Sadat. Kalau bos setuju, ya saya tinggal berangkat. Soal ke Pakde Karwo Cup IV, 12 Oktober nanti, saya belum bisa memastikan. Soalnya saat di Semarang burung terlihat sedikit kelelahan, sehingga penampilannya kurang maksimal, tapi sudah mau nampil,” jelas Om Adry lagi.

Om Adry Riady dan Om Agus Nasa
Om Adry Riady dan Ketua Panitia 168 Cup III, Om Agus Nasa (kanan).

Yang membuatnya bangga, setiap kali berlomba dan menang, SR selalu mendapat pengakuan dari lawan-lawannya. Ini bisa dilihat dari komentar para pemain lain dalam FB Adry Riady, yang gaconya dikalahkan Speed Racer.

Sebaliknya ketika SR kalah, baik karena kurang nampil atau karena lawan tampil lebih baik, Om Adry pun tak malu-malu mengakuinya. “Kalau kalah ya kalah, kalau menang ya menang. Simpel saja, dan tak perlu membanggakan burung masing-masing,” ujarnya.

Perawatan kacer Speed Racer

kacer Speed Racer
Saat di lapangan, Speed Racer terus berkicau sambil buka ekor.

Nah, bagaimana Om Adry merawat SR dengan begitu sabar, terutama saat mengalami masa ngedrop dulu?

Saat ngedrop, perawatan harian sebenarnya tetap sama seperti dalam kondisi normal. Dalam hal ini, burung diberi 5 ekor jangkrik pada pagi hari, dan 5 ekor lagi pada sore hari. “Dari dulu setelannya ya seperti itu,” kata Om Adry.

Kroto diberikan secukupnya, dan harus disesuaikan dengan kondisi burung. Jika kondisi burung agak lemas, kroto wajib diberikan. Tetapi kalau burung sudah terlalu gacor, tidak perlu diberikan kroto.

Penjemuran dilakukan sampai pukul 10.00.  Jadwal mandi dilakukan sore hari. Yang menarik, Speed Racer kalau malam hari tidak dikerodong.

kacer Speed Racer
Malam hari, kacer Speed Racer tak pernah dikerodong.

Untuk mengembalikan mentalnya yang ngedrop, sekaligus menjaganya agar tidak ngedrop kembali, Speed Racer sehari-hari dimasukkan ke dalam kandang umbaran. Jadi aktivitas makan, minum, dan mandi dilakukan di kandang umbaran. Menjelang maghrib, baru dipindah ke sangkar harian.

Kandang umbaran berukuran panjang 1,5 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi 3 meter. Lantai / dasar kandang diberi pasir dan butiran bata merah.

Kandang umbaran kacer Speed Racer
Usai lomba, Speed Racer masuk kandang umbaran sejak pagi hingga sore hari.

“Kalau habis lomba di dalam kota, maka burung masuk kandang umbaran sejak Senin sampai Sabtu. Tetapi kalau habis lomba di luar kota, apalagi sampai Jawa, biasanya SR dimasukkan dalam kandang  umbaran mulai Selasa,” jelas Om Adry.

Dengan menempatkannya dalam kandang umbaran, burung pun memperoleh sedikit keleluasaan, dan itu sangat membantu dalam mengembalikan mentalnya yang ngedrop.

Ya, siapa tahu, cerita Om Adry ini bisa menjadi inspirasi bagi para kacermania yang pernah memiliki masalah serupa. (Waca)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.