Ini dia 27 wajah baru Juri Muda PBI

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Pelestari Burung Indonesia (PBI) menggelar Diklat Calon Juri Muda di Apartemen Sejahtera Jogja, tanggal19-21 Desember 2014. Acara diselingi dengan penyerahan burung kacer kepada masyarakat di sekitar hutan lereng Merapi, tepatnya di Dusun Ngandong, Desa Giritirto, Kecamatan Turi, Sleman, Sabtu (20/12). Burung ini selanjutnya dilepasliarkan dan dijaga warga setempat.

Kegiatan penyerahan 20 pasang kacer kepada masyarakat di lereng hutan Gunung Merapi pun punya maksud untuk menunjukkan kepada para peserta diklat bagaimana komitmen PBI dalam menjaga kelestarian burung-burung lokal.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial saja. Kita juga mengedukasi masyarakat sekitar supaya ikut menjadi pemain utama yang melepas, memelihara, dan menjaga keberadaan burung-burung ini agar bisa tetap lestari,” jelas Ketua Umum PBI Mr H Bagiya Rakhmadi SH yang memimpin kegiatan ini.

Penyerahan burung kacer
Ketua Umum PBI H Bagiya menyerahkan burung kacer kepada masyarakat lereng Merapi.

Masyarakat secara bersama-sama diminta menjaga dan memastikan burung-burung ini tetap aman dan nyaman di habitatnya, menjaga dari tangan-tangan jahil seperti pemburu liar yang membawa senapan angin, atau tukang jaring, dan semacamnya.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

Februari lalu, PBI juga menyerahkan 50 ekor burung anis merah untuk dilepasliarkan. Hingga kini, burung-burung tersebut masih terjaga dengan baik, bahkan beberapa di antaranya terpantau sudah beranak-pinak.

Pada waktunya, masyarakat juga diizinkan mengambil manfaat dari burung-burung itu sehingga bisa membantu ekonominya, namun harus tetap bijaksana dan berkelanjutan.

Usai diklat langsung praktik lapangan 

Hari Minggu (21/12), para peserta diklat mempraktikkan ilmu yang diperolehnya dengan menjadi juri dalam gelaran PBI Lokal Terkendali, yang merupakan kerjasama Trah AB-E Sleman dan PBI Bantul. Setiap sesi terdiri atas enam juri, dengan komposisi empat juri PBI yang lebih senior dan dua peserta Diklat Calon Juri Muda.

Peserta Diklat Juri Muda PBI
Para peserta diklat bersama Mr Bagiya sebelum praktik menjuri di Lomba Lokal Terkendali Trah AB-E.

Tentu saja, materi yang disampaikan dalam kelas tidak melulu soal bagaimana cara menilai burung, tapi juga pemahaman umum mengenai burung, terutama jenis yang dilombakan PBI. Misalnya, di mana habitat burung tersebut, bagaimana kebiasaannya di alam liar, pakan yang disukainya, hingga ancaman terhadap kelestariannya, dan upaya PBI dalam menjaga kelestarian burung-burung lokal di alam bebas.

Setelah lomba selesai, Panitia Diklat seperti Pak Teguh (PBI Jawa Timur), Pak Tarom (Semarang), Pak Hartono (Sragen), Pak Samsulhadi (Jogja), Pak Triatmoko (Lumajang), dan Pak Bagiya menutup acara. Diumumkan bahwa semua peserta Diklat Juri Muda itu dinyatakan lulus dan menjadi Juri Muda PBI.

Para Juri Muda PBI yang berjumlah 27 orang pun menjalani proses pelantikan. Mereka diharapkan tetap setia dengan visi dan misi PBI, meski intensitas lomba PBI relatif lebih sedikit dibandingkan EO lainnya.

Juri Muda PBI
Peserta diklat usai dilantik menjadi Juri Muda PBI.

“Kita berharap para juri PBI tidak menggantungkan hidupnya dari profesi ini. Menjadi juri dalam EO independen, atau EO lainnya, mungkin bisa setiap pekan bertugas. Adaun PBI justru membatasi dan mengendalikan lomba. Itu salah satu bedanya dan harus disadari para Juri Muda yang baru dilantik,” kata Pak Hartono, salah seorang pengurus senior PBI dari Sragen. (Waca)

27 Juri Muda PBI yang baru dilantik (nomor sesuai absensi)

1.   Ahmad Mulyadi Cilegon
2.   Tata R Cilegon
3.   Gede Mertajana Buleleng, Bali
4.   Adi Nugroho Dewanto Jembrana, Bali
5.   Amar Riyanto Gianyar, Bali
6.   Yoyon Hadaryono Tabanan, Bali
7.   Wahyudi Badung, Bali
8.   Agus Supriyanto Badung, Bali
9.   Epri Triyono Denpasar, Bali
10. Aristo Arta Dewa Bangli, Bali
11. Zulansyah Lampung
12. Budi Suratno Lampung
13. Rhasdam Lampung
14. Nanang Setiawan Lampung
15. Wawan Saputra Bandung
16. Dimas Wahyu A Malang
17. Octavianus Windi A Semarang
18. M. Rangga Yudha Bantul
19. Bayu Aji Bantul
20. Uus Y Ciamis
21. Yunus Ardiyansyah N Bekasi
22. Rapi Riyadi Bekasi
23. Tommy Subandi Bekasi
24. Fuad Gunawan (Gugun) Serang
25. Dwi Aris Susanto DKI Jakarta
26. Heru Sukamto DKI Jakarta
27. Ramantaditya Tangerang

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.