WMP Cup 2: Kacer Dewa Langit, kenari Lemonty, AM Samudra, dan CI Crystal nyeri

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Seperti diprediksi sebelumnya, Lomba Burung Berkicau WMP Cup 2 di Stadion Triyoko Klaten, Minggu (28/12), berlangsung meriah. Meski sempat diguyur hujan deras sekitar pukul 12.00, para peserta tidak beringsut dari lapangan. Lomba pun berjalan lancar hingga rampung. Bupati Klaten H Sunarna SE MHum juga berkenan hadir dan membuka lomba, ditandai dengan menggantangkan burung secara simbolis.

Lomba burung WMP Cup 2 Klaten
Bupati Klaten H Sunarna SE MHum melakukan penggantangan simbolis menandai pembukaan lomba burung berkicau WMP Cup 2 di Klaten, Minggu (28/12).

Empat jagoan berhasil nyeri juara 1 alias double winner. Keempatnya adalah kacer Dewa Langit milik Sonny Lie dari Mystic SF Semarang), kenari Lemonty milik Lafran Raf (Harpindo BC Jogja), anis merah Samudra milik Drs Suprojo WS (168 SF), dan cucak hijau Crystal milik Antok (Ayam Kremes Palur).

Kacer Dewa Langit kembali menunjukkan ketangguhannya dalam kontes WMP Cup 2. Burung milik Om Sonny Lie ini menjuarai dua dari tiga kelas yang dibuka, yaitu Kelas Kusumo dan Kelas Kusumo Junior. Adapun Kelas Kaila dimenangi kacer Dewa Serayu milik Fitri BKS Samarinda.

Kru Mystic SF Semarang
Kru Mystic SF Semarang: Kacer Dewa Langit nyeri.

Penampilan kacer Batman milik H Bayu (Kediri) juga cukup menawan dan stabil. Meski tak menjadi juara 1, gaco yang dikawal H Budi ini selalu masuk dua besar pada tiga kelas tersebut.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
H Budi Kediri
H Budi Kediri: Kacer Batman tiga kali juara 2.

Dewa Langit sebelumnya juga meraih double winner dalam 2nd Anniversary TKKM di Jogja (16/11), serta dua kali juara 1 pula dalam even Salatiga Beraksi, 13 April lalu.

Kenari terdiri atas empat sesi, yaitu Standar Kusumo, Standar Kusumo Junior, Bebas Kusumo Junior, dan Ring Janoko. Kelas Standar Kusumo dimenangi kenari Lemonty. Burung langganan juara milik Lafran Raf ini sebenarnya memiliki nilai yang sama dengan Jendral Muda milik Fitri BKS yang menjadi juara 2.

“Jendral Muda kalah adu tos dari Lemonty,” kata Om Tedy BKS yang mengawal kenari tersebut. Di Kelas Standar Kusumo Junior,  Jendral Muda berhasil melakukan revans terhadap Lemonty. Burung ini bahkan unggul mutlak. Lemonty berada di peringkat ketiga, di bawah kenari Las Vegas milik Indra Harpindo.

Lemonty akhirnya meraih double winner, setelah menjuarai Kenari Bebas Kusumo Junior. Juara 2 dan 3 masing-masing ditempati kenari Balotelli milik Vicho RB (Remaja Baru Salatiga) dan Sinchan milik Putra Baron (Klaten).

Lomba burung WMP Cup 2 Klaten
Suasana kelas kenari Ring Papburi, melebihi 50 gantangan.

Kenari Bruce Lee milik Putu Harapan, yang memakai ring 060, menjadi yang terbaik di Kelas Ring Papburi Klaten. Kelas ini berlangsung seru, nyaris penuh, dan materinya pun secara umum bagus-bagus.

Lomba burung WMP Cup 2 Klaten
Pengecekan ring Papburi Klaten.

Hamas milik Dodi (Bolo Gantangan BC) berada di urutan kedua. Adapun Star Scream milik Noor RS yang beberapa waktu lalu menjuarai kontes Papburi Klaten harus puas berada di urutan ketiga.

Lomba burung WMP Cup 2 Klaten
Putu Harapan: Kenari Bruce Lee juara Ring Papburi.

Anis merah Samudra kembali menunjukkan kehebatannya. Setelah memang nyeri dalam kontes Bupati Cup di Temanggung, 14 Desember lalu, jawara milik Drs Suprojo WS (168 SF) itu mengulangi prestasinya di WMP Cup 2.

Turun dua kali, anis merah Samudra berhasil menjuarai Kelas Kusumo dan Kusumo Junior, mengungguli beberapa rival tangguh lainnya seperti Brekele milik Kobelco milik H Mansyur (Harpindo BC), Wawan BRI (Magetan), dan lain-lain.

Selain memborong juara di kelas anis merah, Agus Nasa yang membawa gaco-gaco koleksi Drs Suprojo WS juga meraih juara di kelas cucak jenggot melalui penampilan gemilang Golden.

Mr Antok (Ayam Kremes Palur) datang membawa cucak hijau Crystal dan sukses memborong dua gelar juara 1. Crystal menjuarai Kelas Kusumo, mengungguli Glondongan milik H Astono (Duta Valentine) yang belakangan ini meroket prestasinya. Crystal juga juara 1 Kelas Kusumo Junior, unggul atas Paroro milik Mr Pheyunk (Japemethe).

Ada satu lagi jagoan yang menjadi buah bibir dalam WMP Cup 2, yaitu murai batu Hecker milik Vicho RB (Remaja Baru SF Salatiga). Penampilan Hecker sangat menonjol dan didukung oleh materi yang sangat oke. Hecker menjuarai Kelas Kaila dan juara 2 Kelas Kusumo.

Vicho RB Salatiga
Vicho RB (berdiri, tengah): Hecker menguasai kelas murai, kenari Balotelli stabil.

Ternyata Hecker merupakan nama baru untuk murai batu Bintang. Jagoan ini baru sepekan didatangkan ke Salatiga dari rekannya Febi Tenis (Jakarta). Vicho harus merogoh kocek hingga Rp 185 juta untuk bisa membawa pulang murai batu Bintang, yang kemudian berganti nama menjadi Hecker.

Sebelum diboyong Om Vicho, murai batu Bintang pernah menjadi juara 2 dalam even nasional Panglima TNI Cup di Lapangan Banteng Jakarta, 19 Oktober lalu.

Kehadiran Hecker membuat amunisi Vicho makin kuat, setelah sebelumnya lebih mengandalkan kenari Balloteli yang dalam even kali ini menjadi runner-up Kelas Kenari Bebas. Sebelumnya, Balloteli menjuarai kelas utama Stars War Papburi Klaten (21/12), juara 1 Kelas Yorskhire di Canary Fiesta PKJ Ancol (14/12), dan runner-up Independen 1 Semarang (7/12).

Tiga kelas lovebird berlangsung seru. Bayi Ajaib milik Danang dari Ayam Goreng Mbok Sabar Magelang membuka kemenangan di Kelas Kaila, diikuti Fatin milik M Adrian (Sukoharjo) dan Golden Lady milik Aris Exellent.

Lomba burung WMP Cup 2 Klaten
Kemeriahan kelas lovebird dalam kontes WMP Cup 2 di Stadion Triyoko Klaten, Minggu (28/12).

Di Kelas Kusumo, giliran Shizuka milik Nanang Pura Katong Kartosuro tampil sebagai yang terbaik. Juara 2 dan 3 diraih City milik Zamhudi (Batam) dan Rihana Jr milik Agil-Yunus.

Mr Nanang Kartasura
Mr Nanang (berdiri, tengah): LB Sizhuka terbaik di Kelas Kusumo.

Lovebird Fatin akhirnya unggul di Kelas Kusumo Junior, diikuti oleh Bayi Ajaib dan Dahlia milik om Benny Luwes.

M Adrian
M Adrian (2 dari kanan): Lovebird Fatin juara 1 dan 2, kacer Magic juara 3.

Mamad (Solo) yang dalam tiga even sebelumnya selalu menang di kelas cucak jenggot, kali ini berhasil menjuarai kelas cendet. Wali, burung polesannya, menjuarai Kelas Kusumo.

Mamad Solo
Mamad (kiri) curi juara di kelas cendet.

Penampilan Wali memang mengesankan, sehingga mampu mengatasi gaco-gaco unggulan seperti Datu Rimba milik Sonny Lie dan Honey Moon milik Samsulhadi / Red Devil. Di Kelas Kusumo Junior, Slank milik Fitri BKS tampil sebagai juara diikuti Sakerah milik H Bayu dari Kediri.

Meski gratis, Kelas Anis Kembang hanya diikuti lima ekor burung saja. Tetapi dari lima burung tersebut, hanya dua ekor yang benar-benar bunyi. AK Combat milik Wawan dari Jakal Jogja tampil sebagai juara 1.

Mewakili seluruh kru panitia, H Sigit WMP menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberi dukungan dan partisipasinya dalam even ini.

“Sebagai manusia biasa, tentu ada kekurangan di sana-sini, meski kami sudah berusaha memberikan yang terbaik. Untuk itu, ijinkanlah kami mohon maaf atas semua kekurangan yang ada. Insya Allah pada gelaran berikutnya akan dibuat lebih baik lagi,” pinta H Sigit. (Waca)

Lomba burung WMP Cup 2 Klaten
Indra Gamaliel (Harpindo) terima trofi juara umum BC dari H Sigit WMP.
Lomba burung WMP Cup 2 Klaten
Tedy BKS (kanan) antarkan Fitri BKS juara umum SF.
Lomba burung WMP Cup 2 Klaten
Trofi kepala sapi hasil karya Sigit Del
Lomba burung WMP Cup 2 Klaten
Panitia dan juri WMP Cup 2 foto bareng Pak Bupati.

Hasil Lomba WMP Cup 2 (klik di sini)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.