Trotolan murai batu jangan dimaster suara murai gacor, kenapa?

Melalui pesan masuk di facebook, Om Narno mengeluhkan anakan murai batunya yang dia beli dengan harga mahal ternyata hingga umur 6 bulan tidak pernah bersuara ngeplong keras. Burung “cuma plonga-plongo kerjanya” begitu katanya. Kenapa? Begitu dia curhat ke saya.

Saya pun kemudian bertanya tentang perawatan burung tersebut dan juga soal masteran yang digunakan selama ini.

Dari sisi perawatan ternyata tidak ada masalah setelah dia bercerita soal itu secara panjang lebar. Cuma, nah ini kemungkinan besar masalahnya, dia memaster anakan murai batu itu dengan suara burung murai batu gacor dari pagi hingga malam hari. Dengan suara keras lagi.

Menurut hemat saya itu adalah kesalahan fatal. Burung murai batu anakan yang dimaster dengan suara burung murai batu gacor itu ibarat anak kecil dilatih main tinju dengan cara dipukuli terus menerus, tidak bisa mengelak dan tidak bisa menangkis karena tidak bisa menutup telinga sendiri.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Namanya juga burung petarung, si anak yang dilatih dengan cara ditinju terus menerus awalnya ya pengin meniru cara memukul secara baik dan benar seperti belajar bahasa Indonesia ala EYD hehehe. Eh, alih-alih bisa belajar memukul, wajahnya malahan babak belur. Kalau hal itu dilakukan secara terus menerus, maka mentalnya dipastikan akan drop.

Banyak suara masteran yang bagus untuk kita dengarkan sebagai terapi saat kita stres bin galau, tetapi ya itu, bagus untuk didengarkan belum tentu bagus untuk dimasterkan ke anakan burung murai batu atau burung petarung lainnya.

Nah bagaimana kalau kita sudah telanjur memaster burung-burung petarung anakan dengan suara burung petarung gacor dan menyebabkan burung yang kita master ngedrop? Ya hentikan cara pemasteran itu dan ganti dengan mendengarkan suara-suara alam seperti suara gemericik air, suara sungai, suara hutan dan sebagainya. (banyak file di blog ini, silakan cek di artikel Daftar lengkap artikel berisi suara burung yang bisa didownload di omkicau.com.)

Jika burung sudah sangat drop, untuk memulihkan kondisi mentalnya memang tidak mudah. Perlu waktu panjang dan kesabaran. Sabar, misalnya, untuk tidak ingin segera mencoba menarungkan burung sekadar untuk ngetest segala.

Pokoknya pastikan dulu burung itu nantinya (ya nantinya, soalnya waktunya pasti lama) sudah benar-benar gacor alias terlihat fit secara fisik dan mental.

Demikian sobat sekelumit catatan dari saya. Salam sukses untuk sobat semua.
Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

8 Comments

  1. kadang omkicau sering soktau yah. hehehe.
    masalahnya cuap2nya om duto di website tentang burung lomba tidak diikuti oleh prestasinya di lapangan lomba. jadi kebanyakan teori saja. ga masalah lah trotolan dilatih suara murai gacor. karena banyak kasus yang sukses pula. bahkan orang2 membesarkan trotol di lingkungan penuh dengan murai2 jawara saja berhasil kok. pada kasus di atas mungkin kualitas trotolnya sendiri yang jelek. harga mahal trotol tidak menjamin kualitas.
    saya cuma puas dengan aktifnya website ini menulis. tapi dari segi ilmu sering kali saya liat terkesan “kosong”. anyway, saya apresiasi produk birdboosternya. cakep tuh

    salam komentar jujur 🙂

    • Yup, benar. Saya memang sudah tidak sering ikut lomba. Tahu sebabnya? Itu adalah untuk menjaga netralitas berita2 di omkicau.com. Kalau saya ikut lomba dan sering memberitakan hasil lomba, apakah bisa dijamin netralitas berita di omkicau.com?
      Sudah mencoba menghindari lomba dengan tidak menurunkan burung saja masih banyak yang mempertanyakan netralitas pemberitaan lomba burung kok. Apalagi kalau saya ikut jadi pemain, tidak akan ada yang percaya dengan berita-berita di omkicau.com.
      Sama pertanyaannya juga kenapa saya tidak jualan burung misalnya. Ya, sama, sebab saya banyak menerima pertanyaan soal burung ini itu yang diiklankan orang lain di blog ini bagus apa enggak dan sebagainya. Lha kalau saya juga jualan burung, tentu semua burung punya teman yang diiklankan di sini saya katakan jelek meski itu bisik-bisik di belakang. Dan saya akan bilang, “burung saya nomer satu di dunia”.
      Soal murai anakan yang dimaster murai batu gacor, itu adalah pemahaman dasar yang perlu dipahami kicaumania pemula. Ini sama halnya dengan pernyataan saya soal jangan memelihara burung petarung yang sama di satu rumah. Itu adalah pemahaman awal bagaimana karakter burung petarung.
      Soal prakteknya, lha di rumah saya saja saat ini ada lebih dari satu burung petaruang. Tetapi semuanya perlu pemahaman tentang bagaimana penempatannya, bagaimana kondisi masing-masing burung ketika mulai disatukan dalam satu rumah dan sebagainya.
      Soal banyak pemain punya banyak burung petarung dalam satu rumah misalnya, jumlahnya tentu bejibun. Tetapi mereka sudah memahami bagaimana penempatan dan proses penempatannya, tidak serta merta.
      Soal ilmu yang terkesan kosong di web ini, alhamdulillah, dengan kritik seperti itu semoga tim saya bisa memacu diri untuk menulis artikel yang lebih baik dan berbobot. Hanya perlu diingat bahwa saat ini banyak pemain lapangan yang hebat-hebat awalnya adalah para pemula dan rajin menengok web ini sebagai referensi. Kalau sekarang mereka menyimak tulisan di web ini hanya untuk melihat hasil lomba, ya saya maklum sekali. Ilmu mereka sudah tinggi-tinggi dan sudah tidak lagi memerlukan referensi dasar.
      Satu dua dari mereka sering mengirim artikel ke web ini untuk menularkan ilmu mereka yang berisi. Kalau Anda punya ilmu yang berisi, silakan kirim ke kita dan akan kita bagikan ke pembaca lain. Jadi teman-teman pembaca akan menjadi paham bagaimana itu artikel yang berisi.
      Mengenai testobirdbooster, terima kasih atas apresiasi Anda.
      Salam.

  2. menanggapi artikel om kicau diatas bagaimana seandainya kalau yg di master MB Muda Hutan, ap bs di master dengan suara murai yg sudah gacor.

  3. Om saya punya cucak hijau & kacer jatim,,saya pelihara sudah hampir 1tahun,tp keduanya tidak mau bunyi ngeplong cuma ngeriwik aja om,,,dimohon pencerahannya ya om.tq banyak om.

    • Tidak Omn. BT bukan petarung dalam artian seperti burung MB, kacer atau sulingan/tledekan misalnya. Jadi nggak masalah. Cuma tetap usahakan jangan dipertemukan secara langsung terus menerus, cukup suaranya saja. Tetapi jangan juga dipisah terus menerus karena sesekali anakan perlu lihat gaya mainnya yang tua jika si tua punya gaya main yang bagus.

Komentar ditutup.