RKG BF Depok: Pelanggannya kenarimania papan atas

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Nama breeding kenari ini cukup nyeleneh, Raden Kenari Gendeng Bird Farm (RKG BF) Depok, milik Om Reza RKG. Boleh jadi, nama nyeleneh itu terinspirasi oleh produk anakan kenarinya yang rata-rata moncer di lapangan. Padahal Om Reza tak pernah ikut lomba, tetapi pelanggannya kenarimania papan atas.

breeding kenari RKG BF Depok
Om Reza RKG (kiri) bersama Om Reza Kojum (kanan) dan Om Majid.

Pamor kenari besar seperti F1, F2, F3, F4, maupun yorkshire (YS) tahun ini diperkirakan kian melambung. Makin tinggi peminatnya, makin tinggi pula nilai jualnya.

Meski harga terus melambung, hal itu tidak mengurangi minat penggemarnya, baik kalangan pemain maupun calon breeder. Hal ini juga dirasakan RKG BF. Produknya laris-manis dan pelanggannya justru para kenarimania papan atas, khususnya di Jabodetabek.

Yang menarik adalah sosok Om Reza RKG, sang pemilik penangkaran kenari tersebut. Dia sama sekali bukanlah pemain kenari, melainkan breeder murni. Tapi karena produknya telah teruji di lapangan, para pemain papan atas justru menjadi pelanggannya.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

“Kalau menjadi pemain lomba sih pernah juga. Namun bukan burung kicauan lho, melainkan merpati balap,” jelas Om Reza.

Seperti diketahui, banyak pemain burung di Jabodetabek merangkap sebagai pemain lomba. Kalau burung hasil ternaknya juara, maka rekan-rekan sesama pemain biasanya tertarik untuk membeli hasil ternaknya.

Namun tidak demikian dengan Om Reza. Kepiawaiannya dalam mencetak kenari trah juara, dan para pelanggannya kerap menang, membuat namanya berkibar dengan sendirinya. Ini dapat menjadi pembangkit semangat bagi para peternak kenari yang ingin fokus beternak, tanpa harus repot-repot ikut lomba.

Dalam dunia perkenarian di Jabodetabek, siapa sih yang tak mengenal Om Reza Kojum, Om Majid, Om Kinkin, maupun kakak-beradik Om Fahmi Rukmana dan Om RG Bayu. Mereka adalah beberapa pelanggan setia RKG Bird Farm.

Trio Reza
Trio Reza: (dari kiri) Reza RKG, Reza Kojum, dan Reza Harmoni SF.

Beberapa waktu lalu, Om Fahmi melepas kenari jawara bernama Leo kepada Om Eka Jr, pemilik JrC Bird Farm Jakarta. Kenari Leo yang sempat diternak Om Fahmi ini pun berasal dari RKG BF.

( video kenari Leo bisa dilihat di sini )

Tak lama setelah kenari Leo di-take-over Om Eka Jr, untuk dijadikan materi indukan baru di kandang ternaknya, Om Fahmi kembali memboyong salah satu produk RKG. Kenari jenis F4 yang baru berumur 8 bulan itu dibelinya dengan harga fantastis, sekitar Rp 20 juta.

(baca juga Kenari 8 bulan, belum pernah nampil, dibeli Om Fahmi seharga Rp 20 juta )

“Saya memang jarang lomba, karena memang ingin spesialis beternak kenari saja. Ya, biarlah teman-teman yang ke lapangan, saya mencetak burungnya, he.. he..” seloroh Om Reza. (d’one)

kenarimania Jabodetabek
Kongko-kongko bersama rekan sesama kenarimania.

Melihat sekilas breeding kenari RKG BF

Lokasi breeding kenari Raden Kenari Gendeng (RKG) Bird Farm menyatu dengan kediaman Om Reza di salah satu kawasan di Depok. Kandang ternak dibangun pada lantai tiga rumahnya.

breeding kenari RKG BF Depok
Om Reza RKG di depan kandang ternak kenarinya.

Di sana ada puluhan petak kandang ternak yang tersusun rapi dan bersih. Penangkaran yang dikembangkannya menggunakan trah juara, baik induk jantan maupun induk betina. Artinya, induk betina merupakan keturunan dari kenari juara.

Om Reza rajin hunting ke para peternak kenari terbaik di Tanah Air untuk mempertahankan brand trah juara. Aneka jenis indukan terbaik dikoleksinya, mulai dari AF, F1, F2, maupun YS betina untuk mencetak YS lokal.

Betina-betina pilihan ini disiapkan untuk dikawinkan dengan jantan-jantan YS unggulan yang sudah terseleksi sebelumnya. “Kalau untuk induk YS jantan, saya cukup memilih dari bentuk postur, materi lagu, dan kualitas volumenya,” jelasnya.

Indukan YS siap bertelur
Indukan YS siap bertelur

Untuk menjodohkan dan mengawinkan, kata Om Reza, calon induk kenari betina dewasa dan siap berproduksi (umur sekitar 8-9 bulan) ditempatkan dalam kandang terpisah. Induk jantan pun dikondisikan dalam perawatan maksimal.

Kalau sudah ada induk betina yang sudah siap kawin, maka kenari jantan segera dimasukkan ke kandang betina, dan kedua burung pun akan segera kawin. Tanda-tanda betina siap kawin antara lain sering memanggil-manggil pejantannya.

Setelah kawin, kenari jantan kembali diangkat dari kandang betina, dipisahkan dan perlu dikondisikan kembali agar siap menjadi pemacek untuk betina lainnya.

Induk jantan ini harus rajin mandi dan jemur. Extra fooding (EF) harus diberikan secara maksimal, agar staminanya oke dan mudah ngisi.

Beberapa hari kemudian, induk betina akan bertelur sebanyak 2-4 butir, dan biarkan dierami hingga menetas. Piyik dibiarkan dalam asuhan induknya hingga bisa makan sendiri (sekitar umur 25 hari).

Anakan kenari F1 umur 1 minggu
Anakan kenari F1 umur 7 minggu.

Anakan yang sudah bisa makan sendiri kemudian dipanen dan dipindah ke rumah lainnya di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kukusan, Beji, Kota Depok. Rumah ini khusus untuk pemasteran anakan kenari.

Proses pemasteran menggunakan materi suara lagu kenari standar / non-isian. Dia memakai master kenari dengan standar cengkok mewahnya. Soal harga anakan kenari produk RKG BF memang relatif, tergantung umur dan kualitas burungnya. (d’one)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.