Hasil Lengkap Wali Kota Cup Bogor: MB Hummer juara kelas utama, KDV Star boyong 7 trofi juara

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Murai batu Hummer milik Om Hery TSI sukses menjuarai kelas utama dalam lomba burung berkicau Wali Kota Cup Bogor di Lapangan IPB Baranangsiang, Jalan Pajajaran Bogor, Minggu (24 / 5). KDV Star BF SF pimpinan Om Kadafi juga menuai kemenangan di sejumlah kelas, bahkan sukses memboyong tujuh trofi kejuaraan.

Lomba burung berkicau Wali Kota Cup Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya menggantang burung, disaksikan Ketua Yayasan BnR, Bang Boy (kanan).

Ribuan kicaumania dari berbagai daerah di Jabodetabek datang ke even tersebut. Tiket terjual sebanyak 1.428 lembar. Lomba dibuka Wali Kota Bogor, Bima Arya, melalui penggantangan burung secara simbolis di kelas murai batu.

Murai batu dibuka paling banyak, yaitu lima kelas termasuk satu kelas murai batu ekor hitam. Kelas bergengsi Wali Kota dijuarai murai batu Hummer milik Hery TSI dari TSI SF. Gaco ini unggul atas Matrik kepunyaan H Aldi (Bogor) dan The Killer milik Abun (Singkawang).

Murai batu Hummer
Murai batu Hummer juara di kelas paling bergengsi.

Sebelumnya, Hummer juga moncer dalam even Asia Afrika Cup di Bandung (26/4), dengan menjuarai Kelas Vita Grow dan juara 5 Kelas Asia Afrika.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

Menurut Om Logo, perawatnya, Hummer memiliki speed yang rapat dan makin dominan jika bertempur melawan banyak musuh dengan kualitas mumpuni.

Sudah tiga tahun lebih murai batu Hummer berada di tangan Om Hery TSI, dan hampir selalu meraih juara dalam berbagai even besar di Blok Barat. Atas kemenangan Hummer di kelas bergengsi ini, Om Hery memperoleh hadiah berupa sepeda motor Honda Revo.

Murai batu Pelor Mas milik H Nendra / Fitri BKS Samarinda sukses menjuarai Kelas A55 Agogo. Ini merupakan era kebangkitan Pelor Mas pascamabung cukup lama.

Murai batu Pelor Mas
Murai batu Pelor Mas moncer lagi setelah mabung cukup lama.

“Murai batu Pelor Mas baru saja selesai mabung. Ini mulai dimainkan lagi ke lapangan,” jelas Om Nendra yang mengawal Pelor Mas.

H Nendra
H Nendra: Pelor Mas siap meramaikan lagi kelas murai batu.

Juara 2 dan 3 diraih Raja Gedek milik Om Megananda dari MBOF Bogor dan Perez milik H Nurta (Mawar SF). Hummer kali ini berada di urutan keempat.

Perex menunjukkan penampilan terbaiknya di Kelas BnR Vit B, dan menempati peringkat 1, mengungguli MB Pesona 707 milik Om Ikbal dari Tangerang serta Pau-Pau milik Om Panji (Rancamaya).

Kelas BnR Vit A dimenangi murai batu Boxer orbitan Budi K dari Kompas BC. Juara 2 dan 3 masing-masing ditempati murai batu Adipati kepunyaan Om Aguan (BSI Bogor) dan Brahma milik Om Agus Pulogadung.

Adapun Kelas MB Ekor Hitam dijuarai Balotelli milik Om Bonni N (Mahesa Ratu SF). Gaco ini mengalahkan sejumlah lawannya, termasuk Larantuka milik Om Rio MS dari JB 23.

Murai blacktail Balotelli
Murai blacktail Balotelli stabil di jalur juara dalam dua tahun terakhir ini.

Berdasarkan pantauan Om Kicau selama dua tahun terakhir ini, Balotelli kerap menjuarai kelas murai batu ekor hitam di wilayah Jabodetabek. Bahkan, burung ini juga sering menjuarai kelas murai batu umum.

( lihat juga Balotelli, murai blacktail yang kerap menjuarai kelas umum )

Om Bonni N
Om Bonni: MB Balotelli stabil di jalur juara.

Tiga kelas kenari, semuanya standar bebas, berlangsung ketat. Kenari Ethan milik Om Eko HI dari King Master SF sukses menjuarai Kelas BnR Vit. Kelas ini lumayan ramai, diikuti sekitar 40 peserta.

Kenari Ethan
Kenari Ethan mengungguli 40 lawan-lawannya.
Om Eko HI dan kenari Ethan
Om Eko HI (King Master) sukses bersama kenari Ethan.

Juara 2 dan 3 masing-masing diraih kenari King Kong milik Om Aguan (Bogor) dan Avatar kepunyaan Om Arie Andhika dari Triple A SF.

Kelas A55 Agogo dimenangi kenari Super Boy milik Carol SF (Depok), mengungguli kenari Kamikaze orbitan Om Hendra dari Hyat SF. Avatar kembali meraih juara ketiga.

Satu kelas lagi, AMB, dijuarai kenari Gemblong kepunyaan Om Nova GDC (Gardenia). Kali ini Avatar berada di posisi keempat, satu setrip di bawah Captain Amerika milik Om Indra dari Al Asoy Team.

Al Asoy Team
Al Asoy Team runner-up di kelas kenari

KDV Star boyong tujuh trofi kejuaraan

Dalam even ini, KDV Star BF SF pimpinan Om Kadafi sukses memboyong tujuh trofi juara, lima di antara juara pertama. Dua burung koleksinya bahkan mencetak double winner, yaitu kacer Setan Item dan ciblek Machine Guns.

Panitia hanya membuka dua kelas kacer, dan semuanya dimenangi Setan Item. Di Kelas A55 Agogo, Setan Item mengungguli kacer Black Owen milik Om Budi Indo (Jakbar) yang juga tampil menawan. Black Owen berada di urutan kedua, disusul kacer Setan Hitam Jr orbitan M Sunarto / Aldi dari Setan Hitam SF.

Dua kacer koleksi KDV Star bahkan mendominasi tiga besar Kelas BnR Vit. Setan Item juara pertama, sedangkan kacer legendaris Raja Rimba berada di posisi ketiga. Juara 3 dan 4 diraih Setan Hitam Jr dan Black Owen.

Kacer Black Owen
Kacer Black Owen, juara 2 dan 4.
Om Budi Indo
Om Budi Indo orbitkan kacer Black Owen.

Ciblek Machine Guns milik KDV Star juga tak terkalahkan pada dua kelas yang dilombakan. Burung yang dulu bernama Bangkit Malam ini menjuarai Kelas BnR Vit dan AMB. Padahal dua kelas ciblek dipadati peserta.

Pendiri dan Ketua Yayasan BnR Bang Boy pun merasa bangga melihat kebangkitan kembali kelas ciblek. “Lomba kali ini sungguh luar biasa. Dua kelas ciblek semuanya full terisi,” kata Bang Boy.

Ini mengingatkan saat-saat awal Yayasan BnR mulai berkiprah di dunia burung kicauan, di mana ciblek termasuk salah satu kelas yang diangkat BnR dalam lomba burung kicauan.

Jejak Setan Item dan Machine Guns yang meraih double winner ini nyaris diikuti cucak hijau Bintang, yang juga andalan KDV Star. Bintang menjuarai Kelas BnR Vit dan juara 2 di Kelas A55 Agogo. Kelas ini dimenangi cucak hijau Zhagur milik RM Yusuf (Bogor).

Wali Kota Cup Bogor - kelas lovebird
Suasana kelas lovebird yang juga full gantangan.

Kelas lovebird yang terdiri atas tiga sesi dijuarai burung-burung yang berbeda. Golden Music milik Om Tony Music yang kali ini memperkuat Duta Royal Cup sukses menjuarai Kelas A A55 Agogo. Burung yang masih muda orbitan Music Bird Farm ini belakangan terus menjuarai lomba.

Lovebird Golden Music
LB Golden Music, “guru vokal” bagi anakan lovebird produksi Music BF.

( baca juga: Breeding lovebird Music BF andalkan pembesaran alami )

Golden Music berhasil narik ngekek panjang lebih dari 15 kali. Lovebird papan atas lainnya, Gondo Mayyit milik H Rofiq / Erwin (BBC Jatimakmur), harus puas berada di urutan kedua, diikuti Ayu Ting Ting milik Om Hotlan dari Gunung Putri.

Kru Music BF
Kru Music BF sukses mengawal lovebird Golden Music.

Fitri BKS Samarinda menjuarai Kelas B A55 Agogo, melalui lovebird John Gompal. Burung ini belum lama ditake-over dalam sebuah even di Taman Radja Jakarta dengan mahar senilai Rp 25 juta.

Juara 2 dan 3 diraih Ononiha milik Om Hengky (Nias) dan Kunyuk kepunyaan Om Rana (LB Lembang). Satu sesi lainnya dijuarai LB Gaban milik Om Dede RJ, juga dari LM Lembang.

Secara keseluruhan, gelaran Wali Kota Cup Bogor ini berlangsung meriah dan sukses. “Atas nama panitia, kami mohon maaf jika masih ada kekurangannya,” kata Ketua Panitia Om Andi Iswara. (d’one)

Wali Kota Cup Bogor
Bang Boy (kanan) menyerahkan plakat kepada Wali Kota Bima Arya.

Hasil Lomba Wali Kota Cup, Bogor (Minggu, 24 Mei 2015):

Kelas Murai Batu | Lovebird | Kenari | Kacer | Cucak Hijau | Kelas Lain

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.