Cendet Jablay hattrick di Mustika Jaya Blora

Cendet Jablay kembali menunjukkan kehebatannya. Usai menjuarai even Bersemi Cup di Purwodadi (14/6), cendet orbitan Om Bendel / Om Bendel dari Bos SF Purwodadi ini tampil sangat menawan dalam Latber Mustika Jaya di halaman Taman Tirtonadi Blora, Minggu (28/6). Tidak tanggung-tanggung, Jablay menjuarai tiga kelas sekaligus alias sukses mencetak hattrick.

Latber Mustika Jaya yang digawangi Om Bimo Purnomo saat ini menjadi salah satu tempat latihan yang disukai para kicaumania lokal di Blora. Banyak kicaumania dari daerah-daerah di Kabupaten Blora yang berlatih di sini.

Suasana Latber Mustika Jaya Blora
Suasana Latber Mustika Jaya di halaman Taman Tirtonadi Blora, Minggu (28/6).

Bahkan seperti terlihat dalam latber Minggu (28/6), banyak pula kicaumania dari Purwodadi, Grobogan, Rembang, dan Tuban yang berpartisipasi. Mereka mengikuti latber hingga rampung.

Dalam latihan bersama ini, cendet Jablay menjadi satu-satunya burung yang berhasil mencetak hattrick. Jablay menjuarai semua kelas yang dilombakan, yaitu Eksekutif, Bintang, dan Favorit.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Om Hanung dan cendet Jablay
Om Hanung (2 dari kiri): Cendet Jablay hattrick.

Cendet Lorenzo milik Mr Yono / Aang (Wana Sakti) juga tampil apik, kendati harus puas menjadi runner-up sebanyak dua kali. Begitu pula Blawong milik Mr Sigit (Samen BC) yang meraih juara 2 Kelas Eksekutif.

Bintang lapangan lainnya dalam Latber Mustika Jaya adalah cucak hijau Sedyaning Ati, kenari Mutiara II, dan kacer Alpa. Ketiga burung ini sama-sama meraih double winner di kelas masing-masing.

Cucak Sedyaning Ati milik Bang Kaji (Kaji SF) termasuk langganan juara di kawasan Blora dan sekitarnya. Bahkan prestasinya sudah meluas hingga Bojonegoro, Tuban, Rembang, Purwodadi, dan Sragen.

Tampil di semua (3) kelas, Sedyaning Ati sukses menjuarai Kelas Bintang dan Favorit, serta juara 3 Kelas Eksekutif. Kelas ini dimenangi cucak hijau Senior milik Mr Teguh Moo dari Blora, diikuti Sniper milik Om Kamal (Koyashi).

Bang Kaji dan cucak hijau Sedyaning Ati
Bang Kaji kembali moncer bersama cucak hijau Sedyaning Ati.

Kelas kenari juga dibuka tiga kelas. Mutiara II, kenari milik Mr Yoyok (Rajawali BC), menjuarai dua kelas: Bintang dan Favorit. Gaco ini bersaing ketat dengan kenari Singo Barong milik Abah Suliet (JKM BC) serta HK milik Anggun dari Ngawen BC.

Di Kelas Bintang, Mutiara II meraih juara pertama, diikuti HK dan Singo Barong. Mutiara II kembali tampil sebagai juara 1 saat berlaga di Kelas Favorit. Kali ini juara 2 diraih Singo Barong, diikuti HK di posisi 3.

Rajawali BC
Rajawali BC terbaik di kelas kenari.

Kelas Eksekutif gagal dimenangi Mutiara II, yang terpeleset ke urutan 7. Kelas ini dijuarai Singo Barong, diikuti kenari FIF milik Mr Anton dan Wonte orbitan Cuky May, keduanya dari Blora.

Kemenangan nyeri juga diraih kacer Alpa. Gaco orbitan Om Ridwan SDM (Purwodadi) ini menjuarai kelas utama Eksekutif, mengungguli Raja Sawer milik Om Vicho (Jatirogo) dan Soulmate besutan Wanda (Joki Team).

Kacer Alpa milik Om Ridwan SDM
Kacer Alpa milik Om Ridwan SDM dikawal perawatnya.

Om Ridwan yang juga pemilik bengkel mobil di Purwodadi ini kembali meraih sukses saat Alpa menjuarai Kelas Favorit. Kali ini Alpa unggul atas kacer Sakerah milik Cak Sodiq (Raja SF) dan Sirloin kepunyaan Om Rendra (Mekarsari SF Purwodadi).

Untuk Kelas Bintang, juara pertama ditiadakan. Kacer Parkinsen orbitan Om Felix (Blora) meraih juara 2, diikuti Sirlon dan Raja Sawer.

Menurut Om Rendra, kacer Sirloin kali ini tampil kurang maksimal. Meski demikian, raihan dua kali juara ketiga tetap disyukurinya. Dalam setiap lomba, kalah dan menang itu hal biasa.

Kelas bergengsi murai batu dimenangi gaco-gaco berkualitas. Murai Tapepa milik Om Edy (Purwodadi) menjuarai Kelas Eksekutif, disusul Black Devil kepunyaan Yon Post (Teror SF) dan Sinchan andalan Om Vicho (Jatirogo).

Kelas Bintang dimenangi Sinchan, diikuti XR kepunyaan Om Chen (Blora SF) dan Batosay milik Om Yudha (Abadi BC).

Om Vicho dan MB Sinchan
Om Vicho (2 dari kiri): MB Sinchan juara 1 dan 3.

Om Vicho, pemilik murai batu Sinchan, dikenal sebagai juragan batu akik di Jatirogo, Tuban. Meski sibuk dengan bisnisnya, dia tetap aktif menekuni hobi burung kicauan. Murai batu Sinchan menjadi salah satu andalannya, karena jarang keluar dari posisi lima besar dalam setiap even yang diikutinya.

Tiga kelas lovebird juga berlangsung seru, sehingga tak ada peserta yang mampu meraih double winner. LB Dewi Fortuna milik Alessandro (Toetoet BC) menjuarai Kelas Eksekutif, ditempel Joki milik Adik Asta (Asta SF) dan Ashoka koleksi Teipepa BF yang memperkuat RJS Team.

Kelas Bintang dimenangi lovebird Si Doel kepunyaan Om Free dari NBC Ngawen. Juara 2 dan 3 ditempati lovebird Nyi Mas milik Aviedz (Abadi BC) dan Brondong milik Mr Joko Piston (Samen BC).

Satu kelas lagi, Favorit, dijuarai lovebird Ratu Jodha milik Regi Pepi dari Wana Sakti. Lovebird Dahlia milik Mr Rony (KMK Kredenan) dan Unyil orbitan Om Panggih (Toetoet BC) meraih juara 2 dan 3.

Setan Jaguar merajai kelas pleci

Dua kelas pleci menghadirkan persaingan seru, terutama antara Setan Jaguar milik Om Kenny (Adhisyah SF Purwodadi) dan Djarum koleksi Bolodewo BF (RJS Team). Setan Jaguar berhasil meraih juara 1 dan 2, sementara Djarum mengoleksi juara 2 dan 3.

Adhisyah SF dikenal memiliki segudang amunisi di kelas pleci, dan kerap menjuarai even di Blok Tengah. Selain Setan Jaguar, pleci PP juga menjadi andalann Adhisyah SF. Pleci PP selalu tampil memikat, bahkan terlihat garang di lapangan. “Saat ini PP kita istirahatkan, karena kondisinya kurang fit,” kata Om Kenny.

Om Kenny Adhisyah SF
Om Kenny (3 dari kanan): Adhisyah SF terbaik di kelas pleci.

Prestasi Setan Jaguar juga tak kalah hebatnya, bahkan sebelumnya menjuarai even Kapolres Cup Kudus. Setan Jaguar memiliki ciri khas hentakan irama dan lagu yang memukau. Powernya stabil, tidak pernah ngos-ngosan di tengah permainan. Setiap bertanding nyaris tidak pernah keluar dari posisi tiga besar.

Selama ini jarang sekali ada single fighter yang hanya bermain di kelas pleci. Namun Adhisyah SF mampu membuktikan, bahwa hanya bermain pleci pun bisa eksis di berbagai kejuaraan.

“Saya sekaligus ingin mempromosikan pesona burung-burung kecil. Nanti, sehabis lebaran, Adhisyah SF akan mengadakan lomba burung berkicau di Purwodadi. Sangat berharap para kicaumania dari berbagai daerah bisa datang ya,” kata Om Kenny.

RJS Team
RJS Team makin kompak.

Om Bimo Purnomo bersama semua kru panitia dan tim juri Mustika Jaya mengucapkan terimakasih atas kehadiran sobat kicaumania. Even berikutnya di wilayah Blora antara lain Samen BC (26 Juli 2015 ) dan Randublatung BC, Minggu 2 Agustus 2015. (neolithikum)

Panitia Latber Mustika Jaya Blora
Panitia Latber Mustika Jaya Blora makin eksis

Hasil Latber Mustika Jaya Blora (klik di sini)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.