Tips Music BF Jakarta dalam menjaga kualitas anakan lovebird

Music BF Jakarta sudah lama eksis sebagai breeder lovebird, khususnya dalam mencetak burung lapangan / lomba. Om Tony Music, pemilik Music BF, jarang woro-woro jika produknya berkualitas, namun cukup membuktikannya dengan menjuarai berbagai even akbar. Beberapa lovebird hasil ternaknya, seperti Golden Music, Super Music, dan Green Music, kerap menjuarai even besar di Jabodetabek.

Lalu bagaimana cara Om Tony Music dalam menjaga kualitas anakan lovebird sehingga nantinya bisa moncer di lapangan?

Dalam percakapan panjang-lebar dengan omkicau.com, Om Tony membeberkan berbagai tips Music BF Jakarta dalam menjaga kualitas anakan lovebird hasil penangkarannya. “Semuanya harus dimulai dari pemilihan induk yang berkualitas,” ujarnya.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Om Tony Music
Om Tony Music: Sukses sebagai pemain dan breeder lovebird.

Karena lovebird jantan dan betina sama-sama bisa dilombakan, idealnya pasangan induk sama-sama pernah meraih juara. Setidaknya salah satu induk, entah jantan atau betina, pernah moncer di lapangan. Lovebird yang mencorong di lapangan tentu memiliki kualitas suara dan mental yang sudah teruji.

Dengan demikian, anakan lovebird hasil ternak ini memiliki “darah juara”. Sebagian dipesan teman-teman pemain, dan sebagian lagi dijadikan indukan. “Untuk menjaga kualitas anakan, saya gunakan induk hasil ternak sendiri,” kata Om Tony Music.

Selain itu, Om Tony juga melakukan pembatasan jumlah pasangan induk, maksimal 25 pasangan. Hal ini dilakukan agar dia dan kru Music BF fokus dalam membesarkan anakan lovebird. Sebab Music BF selalu memasarkan anakan lovebird dalam kondisi sudah dimaster, dengan umur 3 bulan atau lebih.

Kandang ternak lovebird Music BF
Kandang ternak lovebird Music BF: Jumlah induk dibatasi 25 pasangan.

“Lebih baik fokus ke kualitas daripada kuantitas,” jelasnya. Bahkan untuk menjaga kualitas produk, anakan lovebird tetap dibiarkan dalam perawatan induknya secara langsung, hingga anakan sudah bisa mandiri. Cara ini diyakininya lebih afdol daripada menyapih anakan dan dirawat dengan metode handfeeding.

Upaya lain yang diterapkan Music BF dalam menjaga kualitas anakan lovebird adalah menukar pasangan induk. Jika sudah berproduksi tiga periode berturut-turut, pasangan induk akan diistirahatkan sejenak.

“Saya akan mengevaluasi kualitas anakan. Jika sudah bagus ya dipertahankan. Namun kalau kurang sesuai dengan harapan, pasangan itu saya pisahkan dan diganti dengan induk lainnya,” tambah Om Tony.

Anakan induk jawara belum tentu bisa juara

Lovebird lutino hasil breeding Music BF
Lovebird lutino hasil ternak Music BF: Warna oke, ngekek panjang juga oke.

Menurut Om Tony Music, dalam beternak lovebird, induk jantan dan betina sama-sama mempunyai peran penting. Sebab lovebird jantan dan betina sama-sama bisa dilombakan.

“Induk jantan dan betina yang sama-sama jawara belum tentu dapat menghasilkan anakan juara. Tetapi anakan ini, kalau sudah dewasa, bisa dijadikan sebagai indukan berkualitas. Biasanya dia mampu menghasilkan anakan-anakan trah juara seperti kakeknya,” jelas Om Tony lagi.

Selain faktor keturunan (genetik), aspek perawatan dan pemasteran juga tak boleh dilupakan. Kalau anakan sudah dipisahkan dari induknya, Om Tony Music segera melakukan pemasteran. Dalam hal ini, dia menggunakan lovebird master yang memiliki suara ngekek panjang, misalnya Super Music serta Golden Music.

( lihat juga Video perawatan dan pemasteran lovebird ala Om Tony Music )

Proses pemasteran anakan lovebird
Proses pemasteran anakan lovebird di Music BF.

Anakan lovebird siap dipasarkan jika sudah berumur tiga bulan. Harganya relatif, tergantung warna. Sebab Music BF tak hanya mencetak lovebird kualitas lomba dengan suara ngekek panjang semata, melainkan juga lovebird warna seperti lutino, albino, dan blorok. “Selain memiliki suara panjang, warnanya juga bagus,” kata Om Tony.

Untuk warna standar seperti hijau, juga biru, dia membanderolnya paling murah Rp 600 ribu / ekor. Adapun jenis lain seperti lutino mata merah dijual seharga Rp 1.500.000 / ekor. Semuanya berasal dari trah induk juara.

Apakah bisa melakukan pembelian / pemesanan via online? Om Tony menjawab tidak! Hal ini demi menghindari kesalahpahaman dengan para pembeli.

LB Golden Music
Golden Music: Jawara yang juga lovebird master di Music BF.

“Lebih aman PCB. Pantau, cocok, bayar, he.. he.. he.. Jadi sebaiknya datang sendiri, sehingga dapat memantau langsung kualitas suaranya. Kalau cocok ya bayar. Dengan demikian, pembeli bisa puas dan tak akan tertipu,” ujarnya.

Menurut Om Tony, kualitas seekor lovebird lomba itu tidak hanya ditentukan berdasarkan ngekek panjangnya, tetapi juga harus ada irama lagunya. (d’one)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.