Murai batu Madu Bala hattrick di Oriq Jaya Cup

Meski kabut asap tebal masih menyelimuti Kota Palembang, ratusan kicaumania tetap bersemangat mengikuti lomba dan pameran burung berkicau Oriq Jaya Cup di lapangan Bumi Perkemahan Candika, Palembang, Minggu (4/10).

Oriq Jaya Cup - Kelas murai batu full gantangan
Oriq Jaya Cup, Palembang (4/10): Kelas murai batu full gantangan.

Peserta datang dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, mulai dari Palembang, Indralaya, Sekayu, Lubuk Linggau, Kayu Agung, bahkan hingga Curup (Bengkulu). “Tiket terjual sekitar 725 lembar,” tutur Om Tonny Soputan, ketua panitia.

Lomba terbagi dalam lima kategori kelas, yaitu Oriq Jaya, Oriq Executive, Oriq Mega Bintang, Oriq Bintang, dan Oriq Favorit (total 25 sesi). Murai batu, kacer, lovebird, dan kenari masing-masing empat kelas. Kapas tembak, cucak hijau, dan ciblek dua kelas, sedangkan cililin, serindit, kolibri bebas satu kelas.

Bintang lapangan dalam even kali ini adalah murai batu Madu Bala. Jagoan milik Om Edy Curup dari Putra Mas SF Curup (Bengkulu) ini menjadi satu-satunya burung yang mampu mencetak kemenangan hattrick.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Madu Bala menjuarai kelas bergengsi Oriq Jaya, mengungguli San-San milik Om Auli (Betung BC) dan Sari Rasa kepunyaan Om Radi (Pusako BC).

Oriq Jaya Cup
Juara 1 Kelas MB Oriq Jaya mendapat trofi dan sangkar murai dari Oriq Jaya.

Kelas Oriq Executive juga dimenanginya, disusul murai batu Sunan Bonang milik Om Zulham (Singo Edan 88 SF) dan AS koleksi Om Wayan SF. Gelar ketiga diraih Madu Bala di Kelas Oriq Bintang, unggul atas MB Jurus Sakti milik Om Hendra (Pusako BC) dan Mandi Api kepunyaan Om Jamal.

Penampilan murai batu Sunan Bonang juga memukau. Selain menjadi juara 2 di Kelas Oriq Executive, murai besutan Om Zulham ini juga menjuarai Kelas Oriq Mega Bintang. Juara 2 dan 3 diraih Timur Leng milik Om Jhoni RZ (Tengkorak Hitam) dan Jurus Sakti.

Selain Madu Bala, dua burung lainnya juga tampil meyakinkan dengan menjuarai dua kelas alias nyeri juara 1. Keduanya adalah cucak hijau Ponsel besutan Om Handoko (Doko SF) dan ciblek Dolar milik Om Bambang (MKWK SF).

Juara 1 cucak ijo
Juara 1 cucak ijo Kelas Mega Bintang dan Bintang.
Juara 1 ciblek
Juara 1 ciblek Kelas Mega Bintang dan Bintang.

Hattrick yang diraih MB Madu Bala menempatkan Putra Mas SF Curup sebagai juara umum single fighter. Adapun juara umum bird club diraih Tak Gendong BC Palembang.

Putra Mas juara umum SF
Ketua Panitia Om Tonny Soputan (kanan) menyerahkan trofi juara umum SF.

Secara keseluruhan, even ini berlangsung meriah, lancar, dan sukses. Kesuksesan lomba tidak terlepas dari dukungan penuh Oriq Jaya yang dikenal sebagai produsen sangkar, pakan, dan obat burung. Peran Tim Juri Independen Sumatera Selatan juga tak bisa diabaikan.

Tak Gendong BC juara umum bird club
Tak Gendong BC juara umum bird club.

“Para juri sudah menjalankan tugasnya semaksimal mungkin. Selain itu, kekompakan para personel panitia, juga dukungan dari para peserta juga ikut andil dalam menyukseskan lomba ini,” tambah Om Tonny.

Ketua Pelaksana, Om Antoni Zulkarnain, mengucapkan terimakasih atas kehadiran para peserta. Tidak lupa panitia menghaturkan terimakasih pula kepada beberapa pihak yang ikut mendukung gelaran ini, terutama Rumah Murai ZH 88, Kios Burung Aa’ Taufik, dan Kios Burung Aloen.

Hasil Lomba Oriq Jaya Cup | Galeri Gambar

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.