Perawatan cucakrowo Jos dan Gandos milik Om Yudi MarioCell (Duta CIAS)

Mau pasang iklan di Omkicau.com, klik di sini

Kelas cucakrowo di wilayah Surabaya dan sekitarnya kini makin ramai, dan diharapkan bisa bangkit kembali seperti dekade 1990an. Melihat perkembangan ini, komunitas Cucak Ijo Arek Suroboyo (CIAS) pimpinan Om Pataga mulai fokus juga di kelas cucakrowo. Bahkan beberapa jagoan sudah dikoleksinya, antara lain cucakrowo Jos, Gandos, dan Kurowo.

Ketiga jagoan itu milik Om Yudi MarioCell, salah seorang personel CIAS. Dalam lomba burung berkicau Rewwin Cup di Sidoarjo, Minggu (8/11) lalu, cucakrowo Jos tampil sebagai juara pertama. Adapun cucakrowo Gandos menempati posisi kedua.

“Cucakrowo Kuruwo absen, setelah menjadi runner-up dalam even 1st Anniversary Telaga Bahari di Surabaya. Dalam even Pakde Karwo Cup V di Surabaya (18/10), Kurowo juga tampil bagus, tapi sama sekali tak dilirik juri,” kata Om Yudi, didamping Om Pataga.

Melihat prestasi ketiga jagoannya itu, Om Yudi makin optimistis menghadapi kontes-kontes berikutnya, terutama di kelas cucakrowo. Jos, Gandos, dan Kurowo siap mengibarkan terus bendera CIAS yang punya moto “Pokok’e ojo goyang”.

- Tanya Om Kicau, silakan di sini.

- Bingung cara mencari artikel di omkicau.com, cek artikel ini.

Dapatkan omkicau.com untuk Android dan IOS:

Aplikasi Android Omkicau.Com

Aplikasi IOS Omkicau.com
Om Yudi MarioCell bersama cucakrowo Jos dan Gandos
Om Yudi MarioCell bersama cucakrowo Jos dan Gandos.

Perawatan harian cucakrowo Jos dan Gandos

Untuk pembaca omkicau.com, Om Yudi pun berbagi pengalaman dalam merawat cucakrowo Jos dan Gandos. Tips ini disampaikan langsung oleh Om Pailo yang sehari-hari dipercaya merawat dua jagoan tersebut.

  • Setiap pagi, mulai pukul 07.00, burung dikeluarkan untuk di anginkan sejenak di teras.
  • Setengah jam kemudian, pukul 07.30, burung dijemur sambil diberi 2 ekor jangkrik (untuk CR Jos) dan 3 ekor jangkrik (untuk Gandos).
  • Ketika dijemur, sangkar kedua burung disekat agar Jos dan Gandos tidak saling melihat.
  • Durasi penjemuran hanya 1 jam. Setelah itu, pukul 08.30, burung kembali dianginkan.
  • Pukul 09.00, burung mandi di karamba sampai puas. Setelah itu dianginkan lagi, sambil ganti buah pisang dengan yang baru.
  • Mulai pukul 11.00 hingga 15.00, burung dikerodong.
  • Sore hari, kerodong dibuka. Burung cukup di anginkan sambil diberi 2 ekor jangkrik (Jos) dan 3 ekor jangkrik (Gandos).

Perawatan lomba cucakrowo Jos dan Gandos

Perawatan lomba untuk kedua cucakrowo dimulai pada H-1 (Sabtu). “EF jangkrik ditingkatkan. Porsi untuk Jos naik menjadi 5 ekor pagi dan 5 ekor sore. Untuk Gandos, porsinya naik menjadi 7 ekor pagi dan 7 ekor pada sore hari,” kata Om Pailo yang juga dipercaya merawat CR Kurowo.

Mulai H-1 pula, sangkar kedua burung dalam kondisi full kerodong. Itu berlangsung hingga keesokan harinya, atau pada hari lomba.

Sekitar 1 jam sebelum digantang, kerodong Jos dan Gandos dibuka, supaya burung bisa beradaptasi dengan suasana lingkungan lomba. Tapi kalau sudah bunyi gacor selama 30 menit, kerodong dibuka separo saja. Saat itu, burung diberi 5 ekor jangkrik (Jos) atau 7 ekor jangkrik (Gandos).

Bagaimana agar cucakrowo mau gacor di gantangan? Menurut Om Pailo, kuncinya adalah mengatur kondisi birahinya. Cucakrowo saat di gantang tidak boleh dalam kondisi kurang burahi maupun over birahi. Jadi, birahinya harus stabil.

“Untuk menjaga birahinya agar stabil, maka rawatan harian harus dilakukan secara konsisten seperti penjelasan sebelumnya. Selain itu harus telaten dan sabar. Pokok’e ojo goyang,” tandasnya.

Om Pataga, Om Yudi MarioCell, Om Pailo
Ketua CIAS Om Pataga (kiri) bersama Om Yudi MarioCell (kanan) dan Om Pailo.

Itulah sekelumit tips perawatan cucakrowo Jos dan Gandos milik Om Yudi CIAS. Yuk, kita ramaikan kembali kelas cucakrowo, burung lokal asli Indonesia. (OK-1)

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.