Lovebird Pancasona nyeri di kontes Papburi Solo

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Lovebird Pancasona milik Om Eko LMS (Luwes BC) berhasil meraih double winner alias nyeri juara 1 dalam kontes Papburi Solo di Ndalem Ngabeyan Baluwarti Solo, Minggu (13/12). Kontes ini berjalan meriah, karena hampir semua kelas penuh, sehingga penentuan juara pun dilakukan di babak final.

Lovebird Pancasona menebar ancaman bagi lawan-lawannya sejak babak penyisihan Kelas Papburi melalui penampilan ciamiknya. Selain rajin bunyi, ngekeknya juga panjang-panjang, sehingga mampu meraih tiket ke babak final.

Di babak final pun, penampilan Pancasona tetap stabil, sama rajinnya dengan penampilannya di sesi penyisihan. Para juri pun menobatkannya sebagao juara pertama, disusul lovebird Sikun kepunyaan Om Lutfi (Sovis BF Solo) dan Dewa Naga orbitan Om Jeffry Osela (Solo Star BC).

Om Eko LMS - Lovebird Pancasona
Om Eko LMS (kiri): Lovebird Pancasona dua kali juara 1.

Kelas Q-Max’s juga dimenangi lovebird Pancasona. Juara kedua diraih lovebird Cita besutan Mr Bayu (AMS SF). Dewa Naga yang mempunyai variasi lagu aduhai dan ngekek lumayan panjang harus puas di urutan ketiga.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

Partai neraka terjadi pada Kelas Kenari Reguler yang diikuti kenari-kenari postur besar maupun kecil. Banyak sekali kenari yorkshire (YS) rasa blackthroat yang tampil di kelas ini.

Yang menarik adalah persaingan antara Naruto, kenari YS milik Om Onggo (Luwes BC), dan anaknya yang sudah dipinang Om Wenas dari Jakarta. Naruto yang menembus lima besar Piala Raja di Candi Prambanan (6/9) rupanya tak mau dikalahkan anaknya, dan lolos ke babak final.

Di babak final, Naruto tetap tampil ngotot. Sayangnya, ada dua lawan yang hari itu tampil lebih baik, yaitu Prawiro koleksi Grogol Canary Club dan Adelio milik Sishan (Pengging, Boyolali) yang akhirnya menjadi juara 1 dan 2. Naruto nangkring di peringkat ketiga.

Kenari Prariwo terbaik di Kelas Reguler
Kenari Prariwo terbaik di Kelas Reguler.

Kelas Kenari Kalitan dijuarai Gobang. Gaco orbitan Om Septian dari Baki (Sukoharjo) ini mengalahkan kenari Semar milik Benita (KKP) dan Paparazzi koleksi Wiranatha Kenari.

Panitia yang dipimpin Om Nursid Himawan (ketua) juga membuka kelas pleci dan campuran impor. Pleci Nokia milik Permata Alam (PCMI Solo) tampil sebagai juara 1, diikuti Biang Lala kepunyaan Om Faris dan Irawati orbitan Om Handika (Sorac).

Juara 1 kelas pleci
Juara 1 kelas pleci.

Kelas campuran impor dijuarai Serigala Malam kepunyaan Om Winu (Giras Mapan SF). Juara 2 dan 3 diraih Es Degan milik Om Nunung (Embun BC) dan Black JJ orbitan Om Andi GBU (Solo Star BC).

Juara 1 kelas campuran impor
Juara 1 kelas campuran impor.

Secara keseluruhan, kontes Papburi Solo berjalan lancar sejak awal hingga akhir tanpa disertai protes maupun komplain dari peserta.

Mewakili seluruh kru panitia, Om Nursid Himawan yang juga Koordinator Bidang Lomba Papburi Solo mengucapkan terimakasih atas partisipasi seluruh peserta, dan mohon maaf kalau ada kekurangan di sana-sini.

Om Nursid Himawan
Om Nursid Himawan, ketua panitia kontes Papburi Solo.

“Panitia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang, dan jangan putus asa bagi rekan-rekan kicau mania yang belum berhasil menjadi pemenang,” tandasnya. (OK-1)

Hasil kontes Papburi Solo (klik di sini)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.