Kacer Dy Bala dan pentet Serdadu double winner di Silugonggo BC Juwana

Latpres akhir tahun dalam rangka memperingati Hari Natal dan pergantian tahun digelar Silugonggo BC di Lapangan Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Minggu (27/12). Gelaran yang diketuai Om Andi ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antarkicaumania.

Latpres Silugonggo BC di Juwana - kelas lovebird
Suasana penilaian kelas lovebird dalam Latpres Silugonggo BC di Juwana, Minggu (27/12).

Acara berjalan lancar hingga gantangan terakhir, tanpa ada protes dari peserta. Lomba ini menggunakan Sistem Inovasi Lomba Burung (Silobur).

Sang penggagas Silobur, Om Yogi Prayogi, ikut hadir mengawasi langsung jalannya penjurian. Hadir pula perwakilan Silobur di Pati, yakni Om Kiem San dan H Pincuk.

Om Yogi Prayogi
Om Yogi Prayogi (berkaos garis-garis) terjun langsung mengawasi penjurian Silobur.

Kicaumania datang dari berbagai daerah di Kabupaten Pati, Kudus, Rembang, hingga Tuban. Pada akhir lomba dibagikan aneka doorprize sebagai penyemangat bagi para kicaumania yang hadir.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Bintang lapangan kali ini adalah kacer Dy Bala milik Om Herumulya (Juwana) dan pentet Serdadu kepunyaan Om Nico Pati (Kere Hore SF). Keduanya sama-sama meraih double winner.

Kacer Dy Bala bahkan hampir mencetak kemenangan hattrick. Burung ini menjuara Kelas B, unggul atas Pari Kesit milik Om Suwardi (Tayu) dan Asmara orbitan H Manaf Nahu dari Borneo BC. Kelas C juga milik Dy Bala, setelah mengungguli kacer Pragawan milik Om Kelvin (Putra Sejati SF).

Om Herumulya dan kacer Dy Bala
Om Herumulya bersama kacer Dy Bala yang nyeri juara 1.

Namun di Kelas A, Dy Bala berada di peringkat kedua. Kelas ini dimenangi kacer Asmara. Sasuke, jagoan Bang Doel (Tayu BC), bertengger di urutan ketiga.

Kendati tidak tampil dengan kekuatan penuh, Borneo BC masih mampu menempatkan kacer-kacernya di peringkat atas. Bahkan kacer Asmara meraih juara 1 dan 3. Kacer Ember Borot, juga milik H Manaf Nahu, masuk lima besar Kelas B.

Kacer Asmara mampu melontarkan isian burung-burung kecil secara fasih. Hal ini terutama terlihat pada Kelas A yang dimenanginya. Sejak awal digantang hingga akhir penilaian, burung ini tampil ngotot. Gaya songketan lentur lehernya masih menjadi tontonan mengesankan.

Borneo BC
Borneo BC andalkan kacer Asmara dan Ember Borot.

Namun karena kelelahan lantaran setiap pekan selalu tampil, Asmara harus puas di posisi ketiga Kelas B. “Kami tidak berani menyeting Asmara tampil terlalu ngotot, karena Kamis (31/12) dibawa ke Pontianak, untuk merasakan atmosfer lomba di sana,” tutur Om Subkhan, kapten Borneo BC yang setiap berlomba selalu didampingi adiknya, Om Kholiq.

Pertarungan sengit terjadi pada tiga kelas pentet, terutama antara Serdadu milik Om Nico (Kere Hore SF), Genx Star langganan juara milik Om Ony (Putra Pesisir SF), Hunter besutan Om Santos (Kalingga SF), dan John Mayer besutan Om Gerry (All In SF).

Genx Star menunjukkan performa terbaiknya di Kelas A, dan meraih juara 1. Hunter di peringkat kedua, diikuti John Mayer. Tetapi Kelas B dan C disapubersih pentet Serdadu., Serdadu mengalahkan Genx Star dan Hunter.

Putra Pesisir SF
Putra Pesisir SF makin terdepan.

Murai batu digelar dua kelas, dan dimenangi burung yang berbeda. Murai batu Kompeni milik Om Bing (Rembang) menjadi jawara Kelas A, mengalahkan Legowo orbitan Om Harris (KBC) dan Serdadu andalan H Abik (C2N BC Sedan).

Gaya murai batu Serdadu
Gaya murai batu Serdadu milik H Abik (C2N BC).

Kelas B dimenangi murai batu Canter SS milik Om Ud (Putra Pesisir SF), disusul Boncy milik Om D’Gamer (Kapoek BC) dan Serdadu. Serdadu merupakan gaco andalan H Abik dan sudah malang-melintang dalam berbagai kejuaraan di Rembang, Tuban, dan Blora.

Datang dengan kekuatan penuh, C2N BC yang belum lama terbentuk makin menunjukkan prestasinya. Tim ini juga siap bersaing untuk menjadi salah satu klub bruung terkemuka di Rembang.

C2n BC Sedan, Rembang
C2N BC Sedan, Rembang, makin kompak di lapangan.

Lovebird dibuka tiga sesi. Kelas A dijuara LB Susi milik H Ujang (Duta KMB), disusul Pretty Women koleksi Om Tik (Juwana) dan Suminten orbitan Om Agung (Putra Pesisir SF).

Lovebird Razia milik Om Rifai (Pati) menjuarai Kelas B, unggul atas Starsip milik Om Shillo (Tambakromo) dan Liem Li besutan Om Ahmat/ Memet (Growong kidul).

Om Shillo
Om Shillo (kanan) makin eksis bersama lovebird Starsip.

Duta KMB yang mengandalkan LB Susi cukup terkejut. Pasalnya, burung yang terbilang masih piyikan itu mampu menjadi juara 1. Gaco milik H Ujang itu memiliki dasar yang bagus, sehingga dipoles sedikit saja sudah jalan. KMB (Kicau Mania Bajomulyo) akan mengadakan latpres di Lapangan Bajomulyo, Juwana, Minggu 10 Januari 2016.

Duta KMB
Duta KMB siap gelar latpres di Juwana, Minggu 10 Januari 2016.

Om Shillo juga puas melihat penampilan lovebird Starsip. “Ini burung baru, dan baru pertama mengikuti lomba, tapi bisa meraih juara kedua,” ujarnya. (neolithikum)

Juri-juri Silugonggo BC
Juri-juri yang bertugas di Latpres Silugonggo BC.
Panitia Latpres Silugonggo BC Juwana
Panitia Latpres Silugonggo BC Juwana.

Hasil Latpres Silugonggo BC Juwana (klik di sini)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.