Hasil Lengkap Piala Bogor Raya: Depok Bersatu dan Hello Kitty SF terbaik, MB Bravo juara kelas utama

Festival burung berkicau Piala Bogor Raya berlangsung meriah di lapangan GOR Pajajaran Bogor, Minggu (7/8). Tiket terjual mencapai 1.113 lembar. Meski menjadi hajatan komunitas kicaumania Bogor, peserta datang dari berbagai daerah di Jabodetabek, bahkan ada juga yang datang dari Bandung dan Sukabumi.

festival burung berkicau Piala Bogor Raya
Suasana lomba Piala Bogor Raya di lapangan GOR Pajajaran Bogor, Minggu (7/8).

Gelar juara bird club (BC) diraih Kicau Depok Bersatu, adapun juara perorangan / single fighter (SF) diraih Hello Kitty SF pimpinan Mbak Uchie.

Even ini dimotori sejumlah tokoh perburungan di Kota Bogor, antara lain Drs H Dadang Iskandar Danubrata (pembina), Om Andi Suseno (penasihat), Om Pitax dan Om Ayi (ketua panitia), serta Om Hengky Nias (ketua pelaksana), bekerjasama dengan Ronggolawe yang hari itu diwakili Om Jhon Bhiver.

Penggagas Piala Bogor Raya
Penggagas Piala Bogor Raya: Dari kiri, Om Jhon Biver, Drs H Dadang Iskandar Danubrata, dan Om Pitax.

“Gelaran ini murni prakarsa teman-teman kicaumania Bogor. Alhamdulillah bisa berjalan sangat kondusif, berkat dukungan teman-teman. Kemasan hadiah dan  teknis penjurian sangat kami perhatikan,” jelas Om Pitax.

Murai batu Bravo kembali menunjukkan kehebatannya sebagai spesialis juara di kelas utama. Gaco andalan Om Cece (Jakarta) ini memenangi kelas paling bergengsi (Bogor Bersatu Team) yang berhadiah utama Rp 6 juta.

Murai batu Bravo
Murai batu Bravo, spesialis juara kelas utama.

Sebelumnya, Bravo juga menjuarai kelas utama dalam Piala Kota Hujan di Bogor (29/5), Taman Radja Special di Jakarta (4/6), Royal Cup 2016 di Lapangan Banteng Jakarta (24/7), dan JBI Cup I di Taman Burung TMII Jakarta (31/7).

Kali ini, dalam Piala Bogor Raya, murai batu Bravo tampil terbaik di Kelas Bogor Bersatu Team, unggul atas Android milik Om Romi (Al Assoy) dan Donat kepunyaan Om Asep PPH dari Bogor Bersatu Team.

Murai batu Bravo bisa dikategorikan sebagai jawara lintas-EO, karena sudah pernah menang di BnR, Ronggolawe, Radjawali Indonesia, hingga beragam EO independen.

Om Cece dan murai batu Bravo
Om Cece (tengah) siap turunkan MB Bravo di Batavia Cup Tangerang, Minggu (14/8).

Yang menarik, Om Cece tak pernah menurunkan Bravo lebih dari satu kali. Dia selalu memilih kelas utama / bergengsi saja, dan sebagian besar berhasil dimenanginya.

“Minggu (14/8) depan, saya akan menurunkan Bravo dalam even Batavia Cup di Tangerang yang berhadiah lima puluh juta bagi juara pertama, dan dua puluh juta untuk runner-up,” jelas Om Cece.

Meski menempati juara kedua di kelas utama, Om Romi Al Assoy tetap puas melihat kinerja MB Android miliknya. Android juga bukan urung kemarin sore. Prestasinya sudah seabrek.

Murai batu Android
Murai batu Android milik Om Romi.
Om Romi dan murai batu Android
Om Romi (tengah) dan rekan moncer bersama murai batu Android.

Kelas Ebod Joss dimenangi murai batu Naga Mas besutan Om Wisnu (Red Wine), unggul atas Benggala milik Om Subur (49 SF) dan Janggo orbitan Om Aries (Sindang Rasa).

Murai batu Naga Mas
Murai batu Naga Mas terbaik di Kelas Ebod Joss.

Sejak di tangan Om Wisnu, MB Naga Mas juga sudah berkali-kali moncer, termasuk dalam Piala Konservasi di Sentul Bogor (17/7). Naga Mas memiliki materi isian lengkap, seperti lovebird, cucak jenggot, tengkek, kapas tembak, jalak suren, siri-siri, kenari, jangkrik, belalang, pelatuk, dan lain-lain. Durasi kerjanya bagus, didukung volumenya yang tembus.

Om Wisnu dan murai batu Naga Mas
Om Wisnu (3 dari kiri) dan kru sukses bersama murai batu Naga Mas.

Satu sesi lainnya, Kelas Ebod Vit, dijuarai murai batu Ganteng orbitan Om Ahmad (Al Assoy). Juara kedua dan ketiga masing-masing diraih Rajo Bintang milik Om Sonny (Ciluar) dan Capetang besutan Om Aep SF dari Citeureup.

Lovebird Gentar raih kemenangan hattrick

Prestasi mengesankan ditorehkan lovebird Gentar milik JJ Rafi (JRC Team). Gaco ini sukses mencetak hattrick, termasuk menjuarai Kelas Bogor Bersatu Team. Gaco ini mengungguli dua lovebird andalan Hello Kitty SF, yakni Ronggeng milik H Umar dan Mancunk Cantik milik Uchie.

Gentar juga terbaik di Kelas Nirina A, unggul atas Dewi Mulia milik Om Arief Wai (Bandung SF) dan Dinda kepunyaan Om Ahmad (Al Assoy). Di Kelas Nirina B, Gentar mengalahkan Ronggeng dan Dewi Fortuna milik Om Arief Wai.

Namun Ronggeng tetap menunjukkan kualitasnya sebagai lovebird jawara. Burung ini menjuarai Kelas Ebod Joss, serta runner-up Kelas Ebod Vit di bawah LB Trimo besutan Babeh (Kicau Depok Bersatu).

Lovebird Ronggeng
Lovebird Ronggeng raih juara 1, 2, 2, 2.

Hattrick juga diraih kacer Nakoda orbitan Om Dhika Leopard (Kicau Depok Bersatu). Burung ini menjuara Kelas Ebod Joss, Nirina, dan Tirto Kukilo.

Kicau Depok Bersatu juga menurunkan kacer Kujang Kembar andalan Om Anung dan Spacartus milik Om Indra, yang semuanya masuk papan atas di tiga kelas yang dilombakan.

Om Dhika
Om Dhika hattrick di kelas kacer.

Kemenangan kacer Nakoda, ditambah beberapa gelar di kelas lainnya, inilah yang mengantar Kicau Depok Bersatu mengumpulkan poin tertinggi dan tampil sebagai juara BC.

Tim ini baru terbentuk pekan lalu, merupakan gabungan para kicaumania di Kota Depok. Sobat kicaumania yang berdomisili di kota dipersilakan bergabung dengan Kicau Depok Bersatu.

Kicau Depok Bersatu juara BC
Kicau Depok Bersatu juara BC.
Mbak Uchie (Hello Kitty) juara SF
Mbak Uchie (Hello Kitty) menerima trofi juara SF dari Om Pitax.

Empat burung meraih double winner, yakni anis merah Petir milik Om Deni (KAMB), kenari Radja Copet andalan Om Fauzi MDR (Kicau Depok Bersatu), pleci Zagat orbitan Om Nanoy PJM (Hulk Team), dan ciblek Rajin kepunyaan Om Asep (Bentank SF).

Dua gelar juara 1 yang diraih anis merah Petir membuktikan ketangguhan burung tersebut. Sang pemilik, Om Deni yang juga ketua Komunitas Anis Merah Bogor (KAMB), mengingatkan kepada semua EO agar selalu membuka kelas anis merah.

Om Deni KAMB dan anis merah Petir
Om Deni KAMB (kanan): Anis merah Petir double winner.

“Sebab, selama ini banyak penyelenggara even besar tidak membuka kelas anis merah, padahal komunitas penggemar anis merah cukup banyak,” ungkap dia.

Kenari Radja Copet menyapubersih dua kelas standar umum. Di Kelas Nirina, Radja Copet unggul atas Tirani milik Om Yudi (Canary Bogor Raya) dan Daun Fulus andalan Om Jiepank (Dojie Bogor). Radja Copet juga terbaik di Kelas Tirto Kukilo, mengalahkan kenari Juragan milik Om Topan dari Canary Bogor Raya dan Tirani.

Kenari Radja Copet
Kenari Radja Copet dua kali juara 1.

Adapun kenari Kidung Langit milik Om Reza Sounda (Canary Bogo Raya) menjuarai Kelas Standar Kecil Nirina, unggul atas Reyes besutan Om Agus Klantink, rekan setimnya, serta Bintang Kejora milik Om Ibenk (Kicau Depok Bersatu).

Om Fauzi MDR dan kenari Radja Copet
Om Fauzi MDR (3 kiri), pemilik kenari Radja Copet.

Persaingan ketat terjadi pada kelas cucak hijau yang dimainkan tiga sesi yang semuanya diluberi peserta. Cucak hijau Patriot milik Om Reza (Al Assoy) terbaik di Kelas Ebod Vit, mengalahkan Rudal milik Om Penjol (Ciapus) dan Mr Baretta andalan Om Paulus (Cimanggis).

Cucak hijau Patriot
Cucak hijau Patriot terbaik di Kelas Ebod Vit.

Kelas Ebod Joss dan Nirina masing-masing dimenangi cucak hijau Brahma milik Om Aken (KBC Team) dan Dhedut koleksi N’Ce (Warban Zona 1). Posisi runner-up pada kedua sesi itu ditempati Big Keket milik H Eful (49 SF) dan Kramat besutan Om Jerry dari Legenda SF. (d’one)

Om Reza dan cucak hijau Patriot
Om Reza (2 dari kanan), pemilik cucak hijau Patriot.
Al Assoy Team
Al Assoy Team eksis di berbagai kelas.
Tim Andi Suseno BBF
Tim Andi Suseno BBF

Hasil Lomba Piala Bogor Raya (klik di sini)

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

loading…


loading…





Aplikasi Android omkicau.com gratis

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE
BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.