Kenari Mr Voleng merajai kelas standar bebas di Road to Parikesit Award

Kontes burung kenari Road to Parikesit Award yang berlangsung di Balai Desa Dompyongan, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Minggu (28/8), berjalan meriah. Bahkan lima dari tujuh kelas yang dimainkan full (60) gantangan, yakni Standar Bebas A/B, Standar Kecil A/B, serta Standar Ring PPK. Kelas Isian hanya bolong empat gantangan, sedangkan Campuan Impor diikuti 40 peserta.

Kontes kenari Road to Parikesit Award
Suasana kontes kenari Road to Parikesit Award di Klaten, Minggu (28/8).

Peserta pun datang dari berbagai daerah, mulai dari tuan rumah Klaten, Jogja, Sleman, Kudus, Rembang, Solo, Salatiga, hingga Purwokerto, dan Cilacap.

Sebaran wilayah yang luas ini menjadi bukti bahwa PPK1 Parikesit yang digawangi Om Kelik Jenggot, Om Tari S, Om Zimon DP, dan rekan-rekan mampu menjalin komunikasi dan tali silaturahmi dengan sahabat-sahabat kenarimania di Blok Tengah, baik yang berhimpun dengan Papburi maupun tidak.

Kontes kenari Road to Parikesit Award
Beberapa kenarimania asal Purwokerto ikut berpartisipasi di Road to Parikesit Award.
Kontes kenari Road to Parikesit Award
Para peserta dari Rembang dan Kudus.

Dalam kontes tersebut, kenari Mr Voleng milik Om Supriyanto (Shakura SF Klaten) tampil mengesankan. Dua kali turun di Kelas Standar Bebas (A/B), Mr Voleng selalu menempati peringkat  pertama.

Ini bukan pekerjaan mudah, karena untuk setiap kelas saja, masing-masing peserta harus melewati sesi penyisihan yang diikuti 10 ekor burung. Di Kelas Standar Bebas A, Mr Voleng mengungguli Bejo besutan Om Tulis (KL Independent) dan Dollar milik Aprillia (Aprillio SF) yang menempati posisi kedua dan ketiga.

Kenari Mr Voleng
Om Supriyanto bersama kenari Mr Voleng.

Mr Voleng juga terbaik di Kelas Standar Bebas B. Juara kedua dan ketiga masing-masing ditempati kenari Suarez milik Filla Mas Bro (Mahadewa Klaten) dan Robbin kepunyaan Om Kenting (Koboy).

Kontes kenari Road to Parikesit Award
Para juara di Kelas Standar Bebas B.

Kenari Mohack juga tampil stabil pada dua kelas standar kecil. Gaco milik Om Bowie Clara (Jakapodang) ini terbaik di Kelas A, disusul Denzho orbitan Om Gunawan (Mahadewa Klaten) dan Jolowok kepunyaan Om Irkham Ardy (GMD 120 SF).

Di Kelas B, Mohack menempati urutan ketiga. Jawara di kelas ini adalah kenari Gada Wesi Kuning orbitan Om Topan (Jogja). Kenari RK milik Om Kevin (Papburi Purwokerto) berada di posisi runner-up.

Kelas Standar Ring PPK yang juga full peserta dimenangi kenari Pengkut Jr besutan Om Iyon dari Pulosari Team. Juara kedua dan ketiga diraih Jeco koleksi Papburi Rembang dan Adipati milik Om Ridwan (Fadhil BC Kudus).

Kelas Isian didominasi kenari-kenari asal Jogja. Kenari Mukidi milik Om Eddy Kharisma (Jogja) bertengger di peringkat pertama, disusul Pendowo Jr besutan Om Lilik J (Jogja) dan Jericho kepunyaan Om Daniel SP (Star Paris Jogja).

Juara Kenari Isian
Juara 1-3 Kenari Isian: (dari kanan) Om Eddy Kharisma, Om Lilik, dan Om Daniel SP.

Om Daniel SP juga moncer di Kelas Campuran Impor. Gaconya yang bernama Pokemon menjadi runner-up, di bawah Blaky milik Blank On (Kadirojo / BSJ). Ipin milik Om Putra Baron (Duta Piala Raja) berada di urutan ketiga.

Kontes kenari Road to Parikesit Award
Om Tari S (kanan) menyerahkan hadiah kepada Om Blank On (kiri), pemilik Blaky yang menjadi jawara Kelas Campuran Impor.

Secara keseluruhan, even Road to Parikesit Award berlangsung lancar dan sukses. Lomba dimulai tepat pukul 10.00, sedangkan sesi terakhir digelar pukul 18.15. Panitia menobatkan Mr Voleng sebagai kenari terbaik, dan mendapat hadiah berupa trofi dan uang pembinaan Rp 200.000. (Waca/OK-1)

Panitia Road to Parikesit Award
Panitia kontes kenari Road to Parikesit Award.

Hasil kontes kenari Road to Parikesit Award (klik di sini)

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.




Aplikasi Android omkicau.com gratis

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE
BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.