Pentet John Mayer tak terkalahkan di SSB Seri-1 Kudus

Latpres serial mulai diluncurkan Sabtu Sadang Berkicau (SSB) pimpinan H Amir, Minggu (28/8), ditandai dengan penyelenggaraan SSB Seri-1 di Lapangan PTPN IX Pabrik Kapas (sebelah timur SPBU Prambatan, Kudus.

Dengan tiket merakyat, tetapi kemasan hadiahnya cukup mewah, tidak heran apabila Latpres SSB Seri-1 ini dibanjiri ratusan kicaumania dari berbagai daerah, terutama dari Jepara, Pati, Demak, Semarang, dan tuan rumah Kudus.

Tiket kelas utama (VIP) hanya dibanderol Rp 70.000. Kalau di tempat lain, hadiah untuk juara 1 biasanya sekitar Rp 700.000 atau lebih sedikit, SSB mengganjar pemenang pertama dengan hadiah sebesar Rp 1,2 juta. Begitu pula hadiah untuk kelas-kelas lainnya, jauh lebih besar daripada di tempat lain.

SSB merupakan salah satu dari 20 tempat latihan / gantangan burung kicauan di Kabupaten Kudus. Even latberan rutin digelar setiap Sabtu sore di Desa Sadang, Kecamatan Jekulo. Yang menarik, daftar juara di setiap kelas dalam even latberan lumayan banyak, bahkan bisa mencakup juara 1 s/d 20.

“Ini untuk memberikan support kepada para kicaumania, khususnya pemula, agar berani berlatih di SSB. Masalah untung dan rugi itu nomor dua,” tutur H Amir sambil tersenyum.

Berbagai keunggulan pada Gantangan SSB inilah yang membuat sejumlah kicaumania papan atas seperti Om Gerry All’In (Pati) rajin mengikuti even latberan. Dalam Latpres SSB Seri-1, Om Gerry All’in juga hadir langsung dengan membawa gaco andalannya, pentet John Mayer.

Tak sia-sia Om Gerry datang ke Kudus, karena pentet John Mayer sukses menyapubersih dua kelas yang dilombakan. “John Mayer sudah sering turun di Gantangan SSB, dan hampir selalu juara,” tuturnya.

Om Gerry dan pentet John Mayer
Om Gerry All’In bersama pentet John Mayer.

Pada Kelas Bintang, John Mayer mampu mengungguli Genx Star, yang juga salah satu langganan juara di wilayah timur pantura Jawa Tengah. Genx Star besutan Om Ony / Om Hery (Duta Dandim Jepara) berada di posisi kedua, disusul Black Hole kepunyaan Om Bob (BSJ Jepara).

John Mayer juga memenangi Kelas Sejati. Posisi runner-up kembali ditempati Genx Star, disusul Samber Nyowo milik M Dara (ALKF).

Beberapa rekan setim Om Gerry di All’In SF juga moncer bersama jagoan masing-masing. Om Ateng Oek-Oek, misalnya, sukses bersama kacer Madona yang menjadi juara 2 Kelas Bintang. Kemudian Om Yusimi menurukan cucak ijo Pethok-Pethok (juara 3 dan 6).

Lovebird dimainkan enam sesi, dan hampir seluruhnya full gantangan. Banyak calon peserta yang sudah datang namun tak kebagian tiket lovebird.

Dua lovebird sama-sama mencetak double winner, yakni Namira milik Om Agus Rokhayanto (Namira SF) dan Kencono andalan HM Faizal AB (Ganesha BC Kudus).

Namira menjuarai kelas utama VIP, disusul Mamah Loren milik Om Wito Ompong (Kudus) dan Jalu milik Bos Jayen (SK BC Kudus). Pada Kelas Bintang B, lovebird Namira mengalahkan Kencono dan Saskia Gotik milik H Solichul Hadi (CP Jepara).

Adapun lovebird Kencono sukses menjuarai Kelas Bintang B dan SBB. Di Kelas Bintang A, Kencono unggul atas Saoshi milik Om Angga SN (Pasuruan Lor) dan Mr Boy kepunyaan H Wahyudi (Jepara). Di Kelas SSB, Kencono dibuntuti lovebid Cinta milik KJI Ari (Horor BC) dan Ratemi besutan Om Dhewa / Om Cicot dari Ababil Jepara.

HM Faisal moncer bersama lovebird Kencono
HM Faisal moncer bersama lovebird Kencono: juara 1, 1, 2, dan 8.

Dua kelas lainnya, yakni Sejati A dan Sejati B, masing-masing dimenangi lovebird Dewa Amor orbitan Om Lanting (X-Jaga BC) dan lovebird Janda kepunyaan Om Sikin dari Duta Dandim Jepara.

Secara keseluruhan, dari enam sesi yang dimainkan, penampilan lovebird Kencono lebih stabil daripada lawan-lawannya. Burung ini meraih juara 1, 1, 2, dan 8. Adapun lovebird Namira juara 1, 1, dan 7.

Om Faisal AB, pemilik LB Kencono, merupakan kicaumania pendatang baru dari Ganesha SF. Sehari-hari dia mukim di Kelurahan Purwosari, Kudus Kota. “Isian cililnnya keluar panjang sekali,” kata Om Faisal.

Dia berencana akan terus mematangkan lovebird Kencono, agar bisa menjelma menjadi langganan juara setidaknya di kawasan Muria. Caranya tentu rajin mengunjungi even-even di wilayah pantura timur Jawa Tengah.

Om Humam (Mat BF) sukses bersama kenari Mat Killer. Gaco langganan juara ini sukses meraih juara 1 dan 2 pada dua kelas yang dilombakan (SSB A dan SSB B). Mat Killer bersaing ketat dengan Bah Bejo milik Om Rif’an (Jepara), yang juga meraih juara 1 dan 2.

Kenari Mat Killer
Kenari Mat Killer milik Om Humam juara 1 dan 2.

Secara individual, Bos Jayen (SK BC) meraih trofi paling banyak. Dia moncer bersama cucak hijau Bledex (juara 1, 1, 3), kacer Buah Bibir (juara 1, 1), dan lovebird Jalu (juara 3, 4).

Bos Jayen bersaing ketat dengan H Nor (Kudus) pada kelas cucak hijau dan kacer. Pasalnya cucak ijo Raja Tembak milik H Nor juga tampil stabil, dengan meraih juara 1 dan 2. Sayangnya, kacer Rudal orbitannya harus puas menjadi juara 4.

Mewakili seluruh kru panitia dan tim juri, H Amir mengucapkan terimakasih atas kehadiran rekan-rekan kicaumania dari berbagai daerah. “Mohon maaf apabila ada kekurangan kami, dan sampai berjumpa lagi dalam seri berikutnya,” tandasnya. (Heres Budi S)

kru panitia SSB
H Amir (duduk, tengah) bersama kru panitia SSB.

Hasil Latpres SSB Seri-1 (klik di sini)

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

loading…


loading…





Aplikasi Android omkicau.com gratis

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE
BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.