Perjuangan Om Eko LMS mengorbitkan lovebird Halimun –lihat juga videonya!

Seperti disinggung dalam artikel sebelumnya, lovebird Halimun merupakan gaco anyar Om Eko LMS. Burung ini ditake-over sehari setelah mengikuti Latber Soba Entresprise di Solo Baru Sukoharjo, awal Juli lalu. “Namun saya sudah memantaunya saat latihan di Perwira Team Sukoharjo, tanggal 28 Juni 2016,” jelasnya.

Saat itu Om Eko sudah kepincut dan ingin segera meminangnya. Tetapi si pemilik belum melepasnya. Karena penasaran, Om Eko menawarkan kepada pemilik untuk menurunkan lovebird Halimun pada latberan di Soba Enterprise, 1 Juli 2016.

Lovebird Halimun
Lovebird Halimun, gaco anyar orbitan Om Eko LMS.

Sang pemilik pun bersedia. Meski saat itu hanya menempati peringkat kelima, Om Eko tetap interest terhadap lovebird Halimun. Namun hari itu tetap belum terjadi kesepakatan. Sehari kemudian, baru terjadi deal, sehingga Halimun resmi menjadi milik Om Eko.

Ternyata, setelah berada di tangan majikan baru, lovebird Halimun justru ogah nampil, tak mau kerja di lapangan. Om Eko sempat menurunkan Halimun dalam beberapa latber dan latpres, namun selalu nggak mau kerja.

Karena sudah terbiasa menghadapi tingkah burung ketika berganti majikan, Om Eko pun tidak panik. Dia terus mencari setelan yang tepat agar Halimun mau tampil maksimal di lapangan. Yuk, kita lihat bagaimana perjuangan Om Eko LMS mengorbitkan lovebird Halimun.

Setelah melakukan utak-atik singkat, akhirnya pada 14 Juli 2016, Halimun sudah mulai mau nampil dengan meraih juara 3 dan 10 dalam latihan di PJSI Manahan. “Belum maksimal, tetapi saya mulai lega,” tuturnya.

Dua minggu berikutnya, di lapangan yang sama, Kamis (28/7), Halimun meraih juara 2, 7, dan 8. Lalu juara 7 dari 63 peserta saat tampil di lapangan Dinakkeswan Balekambang Solo.

Om Eko LMS
Om Eko LMS (kiri) saat mengikuti kontes Papburi Solo (21/8).

Sejak awal, ketika hendak membeli, Om Eko sudah yakin kalau lovebird Halimun mempunyai kualitas irama lagu dengan intonasi turun-naik dan durasi panjang. Tetapi kenapa eh kenapa, di lapangan kok belum mau tampil maksimal?

Karena makin penasaran, akhirnya Om Eko memutuskan mengubah pola perawatan harian maupun setelan lomba untuk lovebird Halimun. Berikut ini beberapa poin pentingnya:

  • Biasanya kalau mau dilombakan, burung sudah dikerodong sejak H-1 dan sudah tak dimandikan lagi. Setelan terbaru, burung tetap mandi dan jemur.
  • Biasanya, burung tak pernah diberi jagung. Sekarang, burung diberi jagung sejak H-2.

Om Eko kemudian mencoba hasil eksperimen ini dengan menurunkan lovebird halimun pada Latpres Special PJSI di Manahan Solo, Selasa 2 Agustus 2016. Ternyata kinerjanya benar-benar menggila, dan Halimun untuk kali pertamanya mampu mencetak hattrick (tiga kali juara 1).

Woww!!! Bukan hanya Om Eko yang terkejut. Bosnya di Luwes BC, Om Benny LWS, juga terbengong-bengong. Bahkan Om Benny mengajukan penawaran hingga Rp 20 juta untuk menebus LB Halimun. “Wah, saya masih sayang, belum mau melepasnya,” jawab Om Eko.

Dua hari kemudian, lovebird Halimun kembali diturunkan dalam Spesial Soba Enterprise, dan meraih juara 1, 2, dan 3. Selanjutnya Halimun menjuarai salah satu kelas dalam Lomba Spesial Kemerdekaan Sembara Team di Mojolaban, Sukoharjo. Pada dua kelas lainnya, Halimun menempati posisi 7 dan 8.

Om Eko LMS
Om Eko saat LB Halimun menjuarai even Spesial Kemedekaan Sembara Team (17/8).

Meski mulai sering menempati posisi puncak, Om Eko LMS terus mengevaluasi penampilan Halimun dalam berbagai kontes yang pernah diikutinya. Kesimpulannya, burung ini biasanya tampil maksimal jika banyak musuhnya di lapangan.

Namun, jika jumlah lawan sedikit, penampilannya tidak semaksimal ketika dikelilingi banyak musuh. Hal ini sangat kentara ketika Halimun mengikuti even Papburi Solo (21/8). Saat itu Halimun hanya di posisi 8 Kelas Silver. Adapun LB Pancasona, gaco lain milik Om Eko, meraih juara 1 di Kelas Gold dan juara 2 Kelas Silver.

Seperti diketahui, kontes di lingkungan Papburi menerapkan sesi penyisihan dan final. Setiap sesinya hanya diikuti 10 ekor burung. “Ketika lawannya sedikit, sepertinya Halimun kurang greget. Beda jika lawannya banyak, kerjanya makin greng, makin maksimal,” jelas Om Eko.

Jika dihitung keseluruhan, sejak di tangan Om Eko LMS per 2 Juli 2016, LB Halimun sudah moncer 17 kali, dengan rincian enam kali juara 1, dua kali juara 2, dua kali juara 3, sekali juara 5, tiga kali juara 7, dan tiga kali pula juara 8.

Berikut ini video singkat lovebird Halimun saat digantang di rumah dan dalam kondisi tak ada sparring partner:

Video lovebird Halimun | Download

Om Eko juga mulai mengetahui beberapa karakter dan kebiasaan Halimun. Apabila terlalu lama tidak dilombakan, biasanya penampilannya agak malas-malasan alias tidak mau tampil maksimal.

Berdasarkan pengalaman itulah, Om Eko LMS menurunkan Halimun dua kali dalam seminggu. Dalam setiap even, burung bisa tampil 2-3 kali, tergantung jumlah kelas yang dibuka panitia.

koleksi trofi dan piagam lovebird Halimun
Beberapa koleksi trofi dan piagam lovebird Halimun.

“Meski prestasinya saat ini masih sebatas latber, latpres, dan lomba regional, saya optimists Halimun kelak bisa berprestasi pada lomba yang skalanya lebih besar lagi, untuk mendampingi Pancasona,” tandas Om Eko, pemilik Pin BB D2797C7D. (v1rgoboy)

Artikel terkait tentang Om Eko LMS:

Semoga bermanfaat.

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.




Aplikasi Android omkicau.com gratis

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE
BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.